Kisah Sahabat Nabi

Sayyidina Umar bin Khottob, Pemimpin Paling Tegas di Jagat

Sayyidina Umar bin Khoththob ra itu orangnya keras dan tegas. Jika marah, bisa bunuh orang. Berbagai kali dia menawarkan menghabisi orang yg menghina Nabi / maksiat lain, tetapi ketika Nabi menolak, beliau tunduk.

Ketika Hijrah menuju Madinah, kalau yang lain kabur dengan sembunyi-sembunyi, Umar bin Khoththob terang2an berangkat menuju Madinah dgn kendaraannya sambil menantang kaum kafir Mekkah.
“Siapa yang mau anaknya menjadi yatim dan istrinya menjadi janda, silahkan halangi aku,” kata Umar kepada kaum kafir tsb. Satu juga orang2 kafir tsb tidak ada yang heroik mencegah Umar.

Ketika Gubernur Mesir, ‘Amr bin Ash menggusur rumah seorang Yahudi untuk perluasan masjid dan Yahudi ini lapor kepada Umar, Umar tanpa berbagai kata cuma mengambil sebuah tulang dan menggoresnya dengan pedangnya garis lurus dan garis yang menyilang yang membelah garis pertama. Berikan tulang ini kepada ‘Amr, kata Umar kepada Yahudi tsb.

Ketika Yahudi tsb memberikan tulang tsb kepada ‘Amr, ‘Amr juga gemetar ketakutan dan langsung memberikan kembali rumah orang Yahudi itu.

“Kenapa anda takut dan mengembalikan rumah aku?” Kata Yahudi tsb. “Apa arti tulang tsb?”
‘Amr menerangkan, “Garis lurus ini ialah perintah supaya saya berlaku lurus. Garis yang membelah ini ialah peringatan bahwa kalau saya berlaku tak lurus, Umar bakal memenggal leherku”.

Tanpa kata2. Tanpa diplomasi atau negosiasi, Umar membuat ‘Amr menjadi gentar ketakutan dan tunduk. Terbayang kalau garis pedang ditulang itu menggores lehernya.

Khalid bin Walid juga Jenderal yang dikenal selaku Syaifullah atau pedang Allah dan kejam luar biasa tetapi dikagumi berbagai orang, tak berdaya ketika Umar memberhentikannya.

Nabi bersabda, andai Umar berjalan di satu jalan, dan setan sebetulnya mau lewat jalan itu pun, tetapi seperti itu setan itu tahu Umar lewat situ, setan itu bakal mengambil jalan lain sebab takutnya. meskipun jauh memutar.

Ketegasan dan kekerasan Umar bin Khoththob inilah yang membuat ummat Islam bersatu ketika itu. Tidak ada yang heroik berontak. Ketika Umar terbunuh, fitnah juga baru mulai muncul. Sesama Muslim akhirnya berperang atau berontak pada Khalifah yang sah.

Sayyidina Umar bin Khottob, Setan pun Ketakutan dengannya
Jasa Web Alhadiy
Tags

Related Articles

Jika ada ditemukan artikel yang salah, dan lain-lannya, silahkan tinggalkan komentar. Terima kasih.

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

Adblock Detected

Please consider supporting us by disabling your ad blocker