Satu dari Empat Anak di Arab Saudi Mengalami Penghinaan Seksual

Loading...

Menurut pemeriksaan 7 orang mahasiswi yang bertanggung jawab memberikan info soal penghinaan seksual kpd publik, bahwa di Arab Saudi dari empat bocah-bocah terdapat satu anak jadi korban penghinaan seksual ….

 

 

Islam-InstituteRIYADH – Data statistik yang dipublikasikan Kementerian Dalam Negeri Arab Saudi mengungkap fakta tersembunyi di ibukota Riyadh dengan 47% jadi wilayah yang paling beberapa terjadi kasus penghinaan seksual kepada bocah-bocah, lalu diikuti Jeddah, Taif dan Dammam.

Para pendiri inisiatif “Telah Cukup Bagi Saya” menekankan bahwa satu di antara empat bocah-bocah di Arab Saudi, ialah korban aksi anarkis dan penghinaan seksual.

Kantor berita Russian Today memberitahukan anggota organisasi “Telah cukup bagi saya” terdiri dari 7 orang mahasiswi, yang bertanggung jawab memberikan info soal penghinaan seksual kpd publik, dan membantu kpd kedua orang tua dalam berhadapan dengan dan menangani problem ini.

Data statistik yang dirilis oleh 7 anggota itu, dan “Wafaa Mahmoud” asisten Guru besar Psikologi di Universitas “Al-Malik Saud” menunjukan bahwa 61% korban penghinaan seksual, pelakunya ialah dari kerabat korban atau orang yang masih mempunyai hubungan keluarga dengan korban.

INFO PENTING

Sementara, 62% korban penghinaan seksual ndak ingin mengungkap siapa pelaku yang sudah melaksanakan kejahatan seks kepada diri mereka.

Fenomena ini, menginspirasi Muniroh binti Abdurrahman untuk melaksanakan investigasi lain atas angka kejahatan seks kepada anak yang amat mengkhawatirkan. Dari hasil investigasinya, ia menemukan bahwa di antara warga Saudi 49,23% dari mereka ialah anak berumur 14 tahun yang amat rentan mengalami penghinaan seksual.

Pemeriksaan itu juga menyebutkan bahwa tingginya angka penghinaan seksual dikarenakan sebab korban cenderung ndak mau mengungkap siapa pelaku kejahatan tersebut. Seperti anak yang cenderung penakut, berbaju ketat, hiperaktif, dan ancama serta kurangnya kontrol dari kedua orang tua ialah ha-hal yang membikin mereka menyembunyikan siapa pelaku kejahatan seksual.

Terlalu disayangkan negeri yang konon dikenal selaku pelayan Haramain (Mekkah dan Madinah) ndak sanggup membendung dan melarang warganya dari prilaku keji para pedofil atau ndak sanggup menyelamatkan bocah-bocah dari para pelaku penghinaan seksual.

Arab saudi, negeri yang dikenal beberapa menabrak hak asasi manusia, beberapa mengeksekusi mati para tahanan politik atau aktivis, ternyata membiarkan kejahatan seks dan penghinaan seksual pada bocah-bocah. Bahkan membiarkan para pelaku terus bergentayangan menghantui kehidupan satu dari empat bocah-bocah di Arab Saudi. (ARN/AU/Addiyar)

Loading...

You might like

About the Author: admin

KOLOM KOMENTAR ANDA :