Rusia Heran AS Tidak Pernah Pengumuman Citra Satelit Jatuhnya MH17

Rusia Heran AS Tidak Pernah Pengumuman Citra Satelit Jatuhnya MH17


loading…

MOSKOW – Rusia heran mengapa Amerika Serikat (AS) tak pernah mempertunjukkan citra satelit terkait jatuhnya pesawat Malaysia Airlines MH17 di timur Ukraina akibat tembakan rudal pada tahun 2014. Moskow sudah tersudut seusai Tim Investigasi Bersama-sama (JIT) menyimpulkan angkatan bersenjata Rusia selaku penanggung jawab insiden itu.Juru bicara Kementerian Luar Negeri Rusia Maria Zakharova mempersoalkan mengapa Washington tidak mengumumkan citra satelit soal tragedi MH17. Citra satelit AS berkemungkinan besar sebagai rujukan lain guna mengungkap apa yang sejatinya terjadi pada pesawat Malaysia tersebut.

“Pun perlu disebutkan bahwa Amerika Serikat belum menyediakan citra satelit cepat seusai bencana,” kata Zakharova semirip dilansir dari situs Kementerian Luar Negeri Rusia, Sabtu (26/5/2018).

Pada hari Jumat, Kementerian Pertahanan Rusia membantah tudingan kubu Bellingcat yang bermarkas di Inggris bahwa para perwira intelijen Rusia terlibat dalam serbuan kepada pesawat MH17.

“Perlu disebutkan bahwa seluruhnya spekulasi dari apa yang disebut selaku ‘simpatisan’ didasarkan pada kepalsuan lama dengan imitasi dari penyadapan radio tentan percakapan antara orang yang tak dikenal, yang diedarkan oleh Dinas Keamanan Ukraina pada 18 Juli 2014 (sehari seusai bencana),” kata kementerian dalam sebuah pengumuman terbuka.

Loading...
loading...

“Adapun para perwira yang disebutkan dalam laporan Bellingcat, mereka sudah lama diberhentikan dari dinas angkatan bersenjata. Kementerian Pertahanan Rusia tak mempunyai info soal aktifitas mereka di luar angkatan bersenjata,” imbuh pengumuman terbuka itu, yang dikutip Sputnik.

Pada hari Kamis, JIT yang dipimpin Belanda menyimpulkan rudal yang menjatuhkan pesawat MH17 diluncurkan oleh sistem Buk milik Angkatan Bersenjata Rusia. Akan tetapi, Menteri Luar Negeri Rusia Sergey Lavrov menjelaskan terhadap Menteri Luar Negeri Belanda Stef Blok, bahwa penyelidikan JIT kepada jatuhnya pesawat MH17 sungguh-sungguh melalaikan data penting yang disediakan oleh pihak Rusia.

Kecelakaan pesawat Malaysia Airlines tersebut mematikan 298 orang di dalamnya, masuk didalamnya 12 penumpang asal Indonesia. Selain dari Indonesia, kebanyakan penumpang dan awak berasal dari Belanda, Malaysia dan Australia.

(mas)

Rusia Heran AS Tidak Pernah Pengumuman Citra Satelit Jatuhnya MH17

Loading...

[Surce]

loading...

You might like

About the Author: Muhammad Najib

KOLOM KOMENTAR ANDA :