Rusia: AS Tidak Mungkin Hentikan Ekspor Minyak Iran

Rusia: AS Tak Mungkin Hentikan Ekspor Minyak Iran

Rusia: AS Tidak Mungkin Hentikan Ekspor Minyak Iran

TEHRAN – Wakil Menteri Luar Negeri Rusia, Sergei Ryabkov, menjelaskan bahwa dirinya percaya AS tidak mungkin mampu menurunkan ekspor minyak Iran sampai nol, sebab Washington sendiri nyaris terisolasi secara internasional khususnya pada problem ini.

Berbicara dalam sebuah Tanya Jawab eksklusif dengan Kantor Berita Tasnim di Tehran pada Rabu (12/09), Sergei Ryabkov mengumumkan bahwa sebagian besar masarakat nasional percaya bahwa JCPOA mesti dipertahankan untuk bermacam argumentasi seperti politik dan ekonomi, menambahkan bahwa Amerika Serikat nyaris terisolasi dalam idenya untuk menghentikan ekspor minyak Iran.

“Saya berpikir itu tidak mungkin sama sekali. Saya tidak percaya, dan yang paling penting ialah bahwa hal ini tidak realistis bagi AS untuk mengharapkannya sebab AS nyaris terisolasi secara internasional khususnya pada problem ini,” ujarnya.

“Kami mempunyai beberapa kemajuan dan anda benar bahwa kami melaksanakan kontak yang terlalu intens baik dengan teman-teman Iran, juga dengan kolega-kolega Eropa maupun dengan mitra China kami dan dengan pihak lain yang cenderung menyaksikan ke dalam hal ini dari perspektif kelanjutan Komitmen dan mempergunakan manfaat dari Komitmen (nuklir). Seluruh ini secara bersama-sama mesti dilestarikan, diperkuat dan dilindungi dari usaha AS untuk menghancurkannya,”kata Ryabkov, menambahkan bahwa Rusia akan tetap bekerjasama dengan Iran walaupun ada ancaman dari AS.

Loading...
loading...

Rabykov juga menekankan bahwa Rusia waktu ini tengah mengupayakan dengan bermacam pihak termasuk Eropa supaya ekspor minyak Iran bisa terus Dilakukan dan memastikan bahwa Iran memperoleh keuntungan dari hasi ekspor minyaknya.

“Jadi JCPOA mudah-mudahan akan terus Dilakukan oleh seluruh pihak yang tersisa termasuk dalam aspek Iran memperoleh manfaat ekonomi dan keuangan sebab masih tetap bertahan dalam Komitmen,” tegasnya. (ARN)


Source by Ahmad Zaini

loading...

You might like

About the Author: Ahmad Zaini

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *