Rusia Akan Tingkatkan Sistem Kontrol Otomatis di Suriah

Rusia Akan Tingkatkan Sistem Kontrol Otomatis di Suriah

Rusia Akan Tingkatkan Sistem Kontrol Otomatis di Suriah

MOSKOW – Kemenhan Rusia tengah membikin langkah-langkah untuk menaikkan keamanan di pangkalan angkatan bersenjata Rusia di Suriah. Pemasangan instrumen kontrol otomatis ialah bagian jalan keluar teknis yang waktu ampuh, Wakil Perdana Menteri Yuri Borisov menjelaskan ke awak media pada hari Rabu.

Baca: Salahkan Suriah, Netanyahu Ekspresikan Penyesalan atas Jatuhnya Pesawat Rusia

“Presiden Vladimir Putin mengeluarkan petunjuk [sebelum insiden Senin yang melibatkan pesawat pengintai Rusia Ilyushin-20] untuk menaikkan penjagaan pangkalan di Hmeymim dan Tartus,” katanya. “Misalnya, perusahaan Kalashnikov sudah Hadir dengan jalan keluar teknis dalam bentuk instrumen kontrol otomatis yang akan dipasang di sana untuk membangun Sarana pertahanan.”

Baca: Pasca Serbuan Drone ke Hmeymim, Jet-jet Rusia Bombardir Tapal batas Turki

“Kemenhan Rusia memperhatikan problem keamanan,” kata Borisov waktu menjawab pertanyaan mengenai hal kemungkinan peningkatan keamanan dan keamanan angkatan bersenjata Rusia di Suriah, yang disinggung Putin sesudah kecelakaan Ilyushin-20. “Usaha ini berjalan lancar hari ini.”

Menurut laporan sebelumnya oleh Departemen Pertahanan, komunikasi radio dengan Ilyushin-20 hilang kisaran pukul 23:00 waktu atau waktu Moskow (20:00 jam UTC) pada hari Senin, 17 September, tatkala pesawat itu tengah dalam misi di atas Laut Tengah, kisaran 35 km dari pantai Suriah.

“Label yang menandai Ilyushin-20 pada radar kontrol navigasi menghilang pada waktu 4 jet F-16 Israel melaksanakan serbuan di Sarana provinsi Latakia,” kata laporan itu.

Baca: Sejumlah Drone Ditembak Jatuh Sistem Pertahanan Udara Rusia di Hmeymim

Loading...
loading...

Kementerian itu menjelaskan pesawat itu sudah jatuh oleh sistem anti-pesawat Suriah. Pilot Israel mempergunakan pesawat Rusia selaku perisai dan membawa rudal anti-pesawat S-200 ke sana.

Para pejabat kementerian mengesampingkan situasi di mana pesawat perang Rusia mungkin tetap tidak diperhatikan oleh awak Israel, sebab mendekati tanah dari ketinggian 5 km di atas permukaan air laut. Jubir legal kementerian pertahanan, Jend. Igor Konashenkov menjelaskan, pihak Rusia sudah menyimpulkan tindakan Israel selaku provokasi.

Vladimir Putin menjelaskan insiden yang melibatkan pesawat Rusia tampak seperti rantai kebetulan yang tragis. Dia menambahkan bahwa Rusia akan mengambil langkah-langkah untuk memperkuat keamanan kontingennya di Suriah.

Menhan Sergei Shoigu menuding Israel secara langsung, dengan menjelaskan seluruh kekhilafan atas jatuhnya Ilyushin-20 ialah tanggung jwab Israel. Dia berjanji bahwa Moskow tidak akan meninggalkan situasi yang tidak terkendali.

Sementara itu, pihak Israel menyalahkan insiden itu ke Suriah, Iran dan gerakan Hizbullah di Libanon. Mereka juga menawarkan sokongan untuk penyelidikan tragedi yang merenggut nyawa 5 belas angkatan bersenjata Rusia. (ARN)


Source by Ahmad Zaini

loading...

You might like

About the Author: Ahmad Zaini

KOLOM KOMENTAR ANDA :