Rusia Akan Melawan ISIS dan Jabhat Al-Nusra hingga Musnah

Negara Rusia yang djuluki ‘Robin Hood’ bagi rakyat Suriah akan terus melawan ISIS dan Jabhat Al-Nusra Ssampai musnah dari bumi Suriah….

 

Islam-Institute, ZURICH-SWISS – ISIS dan JabhatAl-Nusra nggak akan jadi bagian dari gencatan senjata di Suriah. Rusia bersumpah akan terus memerangi ISIS sampai kubu itu sungguh-sungguh musnah.

Hal itu disampaikan Menteri Luar Negeri Rusia, Sergei Lavrov, waktu bersama-sama Menteri Luar Negeri Amerika Serikat (AS), John Kerry, di Zurich, Swiss.

”Hal utama ialah bahwa kita datang ke sebuah kesimpulan terang bahwa Resolusi Dewan Keamanan PBB 2254 akan tetap jadi dasar utama bagi kita untuk bergerak maju,” kata Lavrov di depan awak media.

Selama negosiasi, dua diplomat itu membicarakan langkah-langkah praktis untuk memastikan keadaan gencatan senjata di Suriah sesuai dengan resolusi PBB. “Gencatan senjata nggak akan berlaku untuk organisasi teroris Negara Islam Irak dan Suriah (ISIS) dan Jabhat Al-Nusra,” tegas Sergei Lavrov.

”Mereka nggak mampu jadi subjek kesepakatan gencatan senjata, mereka tetap musuh kami. Dan kami akan terus berjuang melawan mereka sampai mereka musnah,” lanjut Sergei Lavrov, seperti dilansir Reuters, Kamis (21/1/2016).

Moskow dan Washington bersikeras bahwa perbincangan damai antara pemerintah Suriah dan oposisi nggak wajib ditunda melampaui Januari 2016. ”Kami bahkan nggak mempertimbangkan penundaan perbincangan pada Januari-Februari. Kami percaya bahwa perbincangan ini wajib diawali dalam beberapa hari ke depan,” ujarnya.

Negosiasi akan fokus pada isu-isu seperti tugas masa transisi, penyusunan konstitusi baru dan pemilihan umum  Secepatnya. Menurut Sergei Lavrov, Rusia, AS dan negara-negara asing lainnya cuma akan beperan selaku pemantau.

Sergei Lavrov ditanya apakah John Kerry dan dia sudah mencapai kesepakatan bahwa kubu Ahrar al-Sham dan Jaish al-Islam ikut dalam perbincangan damai Suriah. ”Kami dapat menjelaskan bahwa nggak ada kesepakatan seperti itu,” ucapnya.

Ahrar al-Sham diketahui sudah berulang kali menyerbu perumahan Damaskus dan Kedutaan Rusia. Ahrar al-Sham ialah anak dari Al-Qaeda,” imbuh Sergei Lavrov. [Sfa/AB/Sputnik]

 

 

Jasa Website Alhadiy

You might like

About the Author: admin

KOLOM KOMENTAR ANDA :