Rocky: Debat Calon Presiden Tidak Patut Ditonton, Netizen: Malu Ada Jogetnya

Rocky Gerung, pengamat politik yang kerap mengkritik pemerintah, berpendapat bahwa debat semestinya berjalan seperti duel ialah saling serang dan tajam. Tetapi menurut dia, format debat dari KPU bahkan melarang itu seluruh.

“Jadi dari awal KPU telah ngaco, mau ngatur sesuatu yang harusnya flow-nya biarkan aja,” kata Rocky dalam acara bincang-bincang di CNN Indonesia TV.

Rocky pun kecewa dengan keputusan KPU memberikan kisi-kisi pada ke-2 pasang kandidat sebelum debat berlangsung. Menurut dia, meski telah diberi kisi-kisi, ke-2 Calon Presiden masih saja menyontek.

“Sekali lagi ini barang yang telah tidak patut ditonton dari awal sebab telah kepergok ini bukan debat tapi acara menghafal pertanyaan dan menduga respon,” katanya.

Rocky mengibaratkan sebuah debat selaku konser musik jazz yang di dalamnya full eksplorasi nada. Jazz pun full improvisasi waktu sang pemain melaksanakan kekhilafan.

Sementara itu, Rocky melihat KPU mengemas acara debat ini selaku konser musik klasik. Ia tampak full aturan dan kaku.

“Moderator pun kaku. Kenapa gitu sebab temanya dibikin sempit-sempit. [Seharusnya] dibikin ngalir saja sehingga orang boleh geser hukum ke korupsi, geser ke terorisme,” imbuhnya.

Member Tim Kampanye Nasional Presiden Jokowi-Ma’ruf sekaligus politisi Golkar, Nusron Wahid juga berpendapat seperti ini. Nusron menyaksikan debat perdana sungguh-sungguh tidak bertaring. Ia menganggap KPU layak bertanggung jawab atas hasil debat semalam.

“Hambar sih tidak, tapi yang Penting dipersoalkan KPU-nya. Terjebak oleh tata cara yang dibuat oleh KPU sendiri,” ujar Nusron.

menurut debat itu, Nusron tidak menemukan konseptualisasi dan konsolidasi ide yang diusung oleh masing-masing calon. Kendati seperti ini, ia masih berusaha memaklumi KPU walau pada akhirnya debat tersebut jadi tidak menarik.

“Ini kan acara kenegaraan yang digelar KPU, yang buat aturan KPU,” ucapnya.

Debat Calon Presiden perdana berlangsung selama lebih dari 2 jam. Tema yang diusung pada debat ke-1 ini terkait hukum, hak asasi manusia, korupsi, dan terorisme

Shared by Ahmad Zaini

You might like

About the Author: Ahmad Zaini

KOLOM KOMENTAR ANDA :

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.