Ramzan Kadyrov: Dalang Pembunuhan Dirinya Ada di Suriah

Ramzan Kadyrov Presiden Chechnya Klaim Dalang Upaya Pembunuhan Dirinya Ada di Suriah

Ramzan Kadyrov juga menyerukan penerapan hukuman mati di wilayah Rusia bagi teroris dan orang-orang yang merekrut teroris serta mereka yang melencengkan pemahaman agama Islam dan Al Quran secara ekstrim.

 

Ramzan Kadyrov Presiden Chechnya Klaim Dalang Upaya Pembunuhan Dirinya Ada di Suriah.

Islam-Instituet, GROZNY – Telah dilaporkan sebelumnya, upaya pembunuhan terhadap Ramzan Kadyrov gagal karena tercium oleh intelijen Chechnya. Presiden Chechnya, Ramzan Kadyrov menyatakan bahwa orang-orang yang dalang perencana pembunuhan terhadap dirinya berasal dari Suriah.

“Mereka yang memerintahkan atau mengatur semua ini kini berada di Suriah,” ungkap Ramzan Kadyrov kepada saluran NTV Rusia, sebagaimana dilaporkan Sputnik pada hari Kamis.

Sekitar 20 pemuda Chechnya yang diduga merencanakan serangan itu telah ditangkap di Argun, kota yang terletak 10 kilometer (enam mil) dari ibukota Chechnya, Grozny.

Ramzan Kadyrov  dilaporkan telah mengampuni para pemuda yang ditangkap itu sebagai upaya untuk memberi mereka kesempatan guna menebus kesalahan yang telah mereka lakukan.

20 pemuda yang diinterogasi itu memahami kesalahannya, menyatakan penyesalan dan berjanji tak akan mengulang perbuatan yang diajarkan kaum ektremis. Para orang tua dan kerabat 20 opemuda ini diundang untuk menyaksikan jalannya pemeriksaan. Usai interogasi, para orang tua dan kerabat 20 pemuda ini berjanji akan lebih ketat mengawasi mereka.

Dalam wawancara dengan saluran NTV tersebut, Ramzan Kadyrov juga menyinggung kembali topik hubungan antara intelijen Barat dan kelompok teroris Timur Tengah.

“Hari ini kita harus melawan tidak hanya manifestasi terorisme, tetapi juga layanan khusus Barat, agen-agen yang bekerja di Republik Chechnya dan di wilayah Rusia lainnya. Kami telah benar-benar memulai menempatkan mereka di balik jeruji besi, kami memang harus menempatkan mereka di balik jeruji besi, ” ucapnya.

Ramzan Kadyrov mengklaim punya informasi bahwa Abu Bakar al-Baghdadi direkrut secara pribadi oleh Jenderal David Petraeus yang merupakan mantan Direktur CIA serta mantan komandan pasukan koalisi di Irak dan Afghanistan.

Ramzan Kadyrov juga menyerukan penerapan hukuman mati di wilayah Rusia bagi teroris dan orang-orang yang merekrut teroris serta mereka yang melencengkan pemahaman agama Islam dan Al Quran secara ekstrim. (AL/ARN/LM/SputnikNews/Rt-News)

You might like

About the Author: admin

KOLOM KOMENTAR ANDA :