Home / Berita Suriah / Rakyat Suriah Tutup Akhir Tahun dengan Shalat dan Doa

Rakyat Suriah Tutup Akhir Tahun dengan Shalat dan Doa

Rakyat Suriah berkumpul tutup akhir tahun dengan shalat dan doa penuh harapan akan munculnya kedamaian bagi negara Suriah seperti sebelum konflik 2011….

 

Islam-Institute, SURIAH – Perang Suriah melawan terorisme Wahabi terus berlangsung dan muncul sebuah harapan bagi warga akan kemenangan dan perdamaian tahun 2016. Pada akhir tahun 2015 masih belum ada perubahan masih seperti keadaam pada awal tahun 2015. Sepanjang tahun 2015 masih sedemikian banyaknya para pejuang yang telah berkorban jiwa raga dan harta demi membela dan mempertahankan bangsa dan Negaranya dari ancaman kekejaman Teroris ISIS hingga gugur dalam pertempuran.

Hal itu mendorong para keluarga dan warga Suriah untuk menghormati arwah para pejuang. Keputusan ini diambil sebagai penghormatan dan juga salam perpisahan dengan tahun 2015 akhir tahun ini, sekaligus untuk menyambut tahun baru dengan tanpa mengadakan perayaan tahun baru 2016. Warga Suriah menyambut tahun baru cukup dengan menunaikan shalat dan doa harapan lebih baik ke depan, dan mengenang para pejuang mereka yang telah gugur. Rakyat Suriah menjadikan momen liburan awal tahun baru 2016 sebagai kesempatan untuk merefleksikan kemenangan berikutnya.

Jalan-jalan Damaskus nampak biasa tanpa perayaan tahun baru, namun keadaan penuh dengan harapan dalam shalat dan do’a. Banyak warga yang mengatakan bahwa tahun ini mereka melihat banyak kemenangan yang telah diraih para tentara Suriah serta prestasi yang lebih besar dari yang diharapkan. Menurut mereka ini adalah faktor penting untuk untuk menjadikan akhir tahun 2015 sebagai momen yang pas untuk menumbuhkan optimisme menjalani kehidupan tahun 2016..

Tahun ini rakyat Suriah memilih untuk menghemat energi dalam beberapa perayaan yang berlangsung baik oleh warga Muslim maupun Kristen. Liburan awal tahun ini nampak penuh dengan kesucian, karena warga Muslim tengah memperingati Maulid Nabi Muhammad SAW di dalam masjid-masjid, dan umat Kristiani melakukan kebaktian di dalam gereja dengan menyalakan lilin sambil memanjatkan doa harapan akan terciptanya perdamaian setelah mereka melaksanakan doa bersama atas kelahiran Yesus Kristus dalam keyakinan mereka.

Dalam semua ritual keagamaan ini, terdengar doa harapan yang ditujukan bagi para pasukan Suriah dan para pejuang bangsa agar dapat meraih kemenangan demi kemenangan atas kelompok teroris Wahabi dalam ISIS yang telah menghancurkan negaranya dan ingin melengserkan presiden Sah Suriah  yang telah mereka pilih yaitu Bashar al-Assad,

“Kami mendoakan Bashar al-Assad, presiden yang sangat kami cintai dan banggakan karena dia berani melawan Amerika, Zionis Israel, Arab Saudi dan Teroris ISIS dan mempertahankan tanah Suriah dari para tangan-tangan Penjajah yang tidak punya hak sama sekali mengintervensi urusan Negara Kami,” tutur salah satu warga Suriah di Damaskus.  (AL/ARN)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

x

Check Also

Islam Institute, No Image Available.

Pemimpin ISIS Abu Bakar Al-Baghdadi Agen MOSSAD dan Yahudi Tulen

Pemimpin ISIS Abu Bakar Al-Baghdadi Agen MOSSAD dan Yahudi Tulen. Sejumlah media asing, diantaranya Veterans ...