Home / Berita Arab Saudi / Raja Salman Perintah Rekaman CCTV Tragedi Mina Disembunyikan

Raja Salman Perintah Rekaman CCTV Tragedi Mina Disembunyikan

Arab Saudi: Raja Salman Perintahkan Rekaman Kamera CCTV Tragedi Mina Disembunyikan

Mengapa gambar-gambar yang dihasilkan dari rekaman kamera CCTV itu dikumpulkan adalah terkait desakan dari para jamaah haji sedunia yang menuntut diadakannya komite pencari fakta Internasional independen untuk menyelidiki insiden tragis Ibadah Haji tersebut.

Islam-instiute.com, RIYADH – Terkait Tragedi Mina, Raja Salman telah memerintahkan pasukannya untuk mengirimkan semua hasil gambar yang terekam oleh kamera CCTV (Closed-circuit television) mengenai ritual lempar jumrah ke sebuah lokasi yang tidak diketahui untuk kemudian disembunyikan di pusat data paling rahasia, lapor sebuah media pada hari Minggu (27/9) kemarin.

“Perintah raja itu datang setelah beberapa video menunjukkan penyebab utama tragedi Mina yang dirilis di Internet,” tulis website berita Middle East Panorama dalam laporannya.

Ditulis pula bahwa alasan lain mengapa gambar-gambar yang dihasilkan dari rekaman kamera CCTV itu dikumpulkan adalah terkait desakan dari para jamaah haji sedunia yang menuntut diadakannya komite pencari fakta Internasional independen untuk menyelidiki insiden tragis Ibadah Haji tersebut.

Peristiwa kepanikan yang kemudian menjadi desak-desakan para jamaah pada ritual haji musim ini yang telah menewaskan lebih dari 2.000 orang dan menyebabkan sekitar 2.000 orang lainnya mengalami luka-luka.

Pada hari Sabtu sebelumnya, seorang aktifis Arab Saudi ternama mengatakan bahwa sesungguhnya otoritas kerajaan telah diperingatkan mengenai terlalu banyaknya jumlah peziarah dan kurangnya pengelolaan terhadap hal itu sebelum peristiwa naas yang menewaskan lebih dari 2.000 orang jamaah haji terjadi dalam sebuah tragedi paling buruk dalam peristiwa haji.

Aktifis yang dikenal dengan @mujtahid dalam twitternya menulis bahwa kamera-kamera CCTV telah menunjukkan kelebihan luar biasa jumlah peziarah sekitar dua jam sebelum peristiwa terjadinya tragedi Mina, 24 September di Mina.

Aktivis itu menambahkan bahwa para pejabat Arab Saudi yang bertanggung jawab terhadap keamanan telah menghubungi otoritas tinggi kerajaan sebelum terjadinya bencana, menyerukan bala bantuan untuk menjaga keamanan dan mengatur lalu lintas  orang banyak, tapi semua tidak diindahkan.

Mujtahidd lebih lanjut mencatat bahwa Putra Mahkota Saudi Muhammad bin Nayef bin Abdul Aziz Al Saud juga telah mengeluarkan perintah bahwa rekaman dari kamera polisi serta semua telepon konservasi tetap disegel.

Hal ini terjadi setelah  sebuah tur  jamaah haji  menyatakan bahwa mereka takut untuk melanjutkan ritual melempar jumroh di Mina karena kurangnya pengelolaan dan tidak kompetennya personil keamanan Saudi dalam menangani urusan ini.

Tragedi itu telah menimbulkan keraguan atas kemampuan pemerintah Saudi untuk mengelola masuknya sejumlah besar jamaah haji ke kerajaan tersebut selama musim haji pada setiap tahunnya. (AL/SFA/LM/FNA)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

x

Check Also

Islam Institute, No Image Available.

Fatwa Ulama Saudi: Muslim Boleh Salat di Masjid Syiah dan di Gereja

Telah terbit Fatwa Ulama Saudi Abdullah bin Sulaiman Al-Manea bahwa Muslim Boleh Salat di Masjid Syiah ...