‘Rahmah’ Pesan Langit yang Disampaikan Gus Yahya untuk Pihak yang Bertikai

Jadi Pembicara di Israel, Gus Yahya: Saya Berdiri di Sini untuk Palestina

‘Rahmah’ Pesan Langit yang Disampaikan Gus Yahya untuk Pihak yang Bertikai

Dishare dari Tulisan Gus Nadirsyah Hosen

Memahami Pesan Rahmah KH Yahya Cholil Staquf

Sisi lain. Dari sudut pandang yg tak sama.

Begitulah peranan Pak Kyai Yahya Cholil Staquf. Hadir sbg pribadi, tapi mendadak sorot mata, baik yg memuji maupun mencela, tertuju padanya, pada NU ormas terbesar di dunia, pada Indonesia negeri Islam terbesar di dunia. Bergema kemana-mana!

Sampai-tiba dunia mafhum peranan apa yg mampu dimainkan oleh Kyai, NU dan Indonesia. Konsisten membawa pesan yg melampaui keadilan yg diperebutkan dan perdamaian yg dipertarungkan, yaitu pesan Rahmah.

Rahmah tidak cuma menuntut tapi memberi keadilan. Pesan untuk pihak yg bertikai.

Betapa sering kita menuntut atas nama keadilan, tapi tanpa Rahmah, kita cuma akan menuntut, dan lupa untuk juga memberi keadilan. Ini pesan yg menohok.

Anda menuntut hak atas tanah, tapi sudahkah anda jg memberi keadilan pada pihak lain.

Pahamkah anda apa yg dituju Kyai Yahya?

Pesan Rahmah disampaikan dg cara yg Rahmah. Tidak ada caci-maki; tidak ada penghakiman pada pihak yg bertikai, tapi seluruh yg paham mampu merasakan pembelaan yg terang pada perdamaian dan rekonsiliasi.

Yang berkeinginan akan keluar cacian pada pihak tertentu, pasti kecewa. Inilah Rahmah!

‘I stand with palestine’ dimaknai lewat pesan Rahmah. Bukan dipahami secara literal “saya berdiri” sebab pesan Rahmah disampaikan dg kalem dan duduk santai. Menyokong Palestina bukan krn tidak suka Israel, tapi sebab perwujudan Rahmah. Itupun disampaikan tanpa nada berani. Kalem!

Dunia sudah menyaksikan seorang Kyai dari Rembang, Hadir atas nama pribadi ke Yerussalem, bicara dengan datar dan kalem, mencari titik temu (kalimatun sawa) lewat konsep Rahmah yg merangkul, bukan memukul.

Saya menyebutnya suara adem dan kalem dari Rembang menyampaikan pesan langit

Peradaban dunia waktu ini terancam oleh konflik global. 3 jantung masalah wajib ditembus utk menyampaikan pesan Rahmah. sebelum ini Kyai Yahya sdh ke gedung putih ketemu Wapres Amerika, kemudian ke Yerussalem, tinggal 1 lagi: ketemu putra mahkota MBS di Saudi Arabia.

Anda boleh tidak setuju dg apa yg dilaksanakan Kyai Yahya. Tetapi jangan meremehkan pesan Rahmah yang dibawanya untuk perdamaian dunia. Ini ialah pesan langit. Anda mungkin tidak menyadarinya, tapi Kanjeng Nabi ada di sana waktu pesan Rahmah itu diucapkan Kyai Yahya.

“Tidaklah Kami mengutusmu wahai Muhammad kecuali selaku rahmat untuk semesta alam”

Saban ummat Muhammad yang menggaungkan kembali pesan Rahmah yg sudah diajarkan Nabi, sebenarnya akan didampingi dan dibela oleh Nabi Muhammad.

Ini bukan lagi problem Kyai Yahya, NU dan Indonesia.

Pesan langit sdh disampaikan Kyai Yahya. Caci-maki sdh beliau terima. Beberapa pihak berlepas diri. Beberapa pihak meninggalkannya. Tetapi mereka yg paham bahwa ini pesan langit, akan menyebut asma-Nya dan bershalawat pada Kanjeng Nabi.

Mari kita terus sampaikan pesan Rahmah ini🙏

Tabik,

Nadirsyah Hosen
Rais Syuriah PCI Nahdlatul Ulama
Australia – New Zealand

Source by Hakim Abdul

You might like

About the Author: Hakim Abdul

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.