Rahbar: AS Ingin Posisi Iran Kembali ke Masa Sebelum Revolusi

Pertemuan dengan Rahbar.

Rahbar: AS Ingin Posisi Iran Kembali ke Masa Sebelum Revolusi

Pemimpin Besar Revolusi Islam Iran Ayatullah al-Udzma Sayid Ali Khamenei pada Sabtu pagi, 21 Juli 2018 berjumpa dengan para duta besar, kuasa usaha dan pejabat Kementerian Luar Negeri Iran. Rahbar menjelaskan, kehadiran regional Iran merupakan bagian elemen power dan keamanan negara ini dan termasuk maksud strategis negara dan itulah mengapa musuh menentangnya.

Ayatullah al-Udzma Sayid Khamenei menyebut penentangan Amerika kepada kesanggupan nuklir dan pengayaan uranium tingkat tinggi dan kehadiran Iran di wilayah bersumber dari permusuhan mendalam mereka kepada elemen-elemen power Republik Islam Iran. “AS menginginkan posisinya di Iran kembali seperti sebelum Revolusi Islam dan Nggak akan rela kurang dari itu,” imbuhnya.

Pemimpin Besar Revolusi Islam Iran menilai perluasan hubungan multilateral dan bilateral serta perhatian spesial terhadap organisasi-organisasi regional selaku penting. “Para duta dan wakil Iran di luar negeri wajib sepenuhnya sadar soal kapasitas dan kesanggupan bangsa dan negara,” tegas Ayatullah Khamenei.

Loading...
loading...

Rahbar juga menyinggung kejahatan Eropa dan Barat di negara-negara jajahannya, pembatasan demokrasi di Eropa dengan multi aturan atau cuma mengambil pandangan dari pusat-pusat tertentu, adanya kediktatoran partai di Amerika dan sebagian negara Eropa serta kejahatan ketika ini yang dikerjakan oleh Barat seperti bersekutu dengan Arab Saudi dalam pembunuhan masal rakyat Yaman.

Menurut Rahbar, Barat ialah manifestasi pelanggar Hak Asasi Insan, tetapi mereka dengan lancang menuduh Iran, sedemikian rupa sehingga insan terkejut dengan kelancangan ini.

Ayatullah Khamenei lebih detail mengisyaratkan penjelasannya terhadap para pejabat Iran. Rahbar berulang kali mengatakan dengan tegas bahwa Amerika Nggak dapat dipercaya. “Saya telah semenjak lama mengingatkan poin penting ini bahwa jangan mempercayai ucapan bahkan tanda tangan AS. Oleh karenanya, berunding dengan Amerika Nggak ada gunanya,” tegasnya.

Pemimpin Besar Revolusi Islam Iran menilai pengaktifkan kapasitas yang belum dimanfaatkan atau baru dimanfaatkan tidak banyak selaku penting.

“Perundingan dengan Eropa Nggak wajib dihentikan, tapi jangan terlena dengan paket usulan Eropa. Wajib melaksanakan tidak sedikit pekerjaan penting di dalam negeri,” pungkas Rahbar.

Loading...

Source by Hakim Abdul

loading...

You might like

About the Author: Hakim Abdul

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *