Putin Tuntut Hukum Pemberontak yang Otaki Serbuan Kimia

Putin Tuntut Hukum Pemberontak yang Otaki Serangan Kimia

Putin Tuntut Hukum Pemberontak yang Otaki Serbuan Kimia


Korban serbuan kimir teroris

ARGENTINA – Serbuan kimia yang diluncurkan oleh teroris di barat Aleppo semestinya tidak dibiarkan begitu saja, kata Presiden Rusia Vladimir Putin.

“Di Suriah, di mana anggota milisi meneruskan serbuan bersenjata kepada Tentara pemerintah, serbuan 24 November kepada masyarakat di bagian barat Aleppo mempergunakan zat beracun, mungkin klorin, ialah pelanggaran mencolok kepada gencatan senjata”, kata Putin, berbicara pada perjumpaan BRICS di sela-sela KTT G20, seperti dikutip Almasdarnews (30/11).

Baca: Tim Ahli Kimia Rusia Sampai di Tempat Serbuan Klorin Anggota milisi

Menurut Putin, puluhan masyarakat Suriah cedera, termasuk anak kecil.

“Kejahatan teroris seperti itu semestinya tidak dibiarkan begitu saja. Kalau tidak, mereka akan mengulanginya lagi dan lagi,” kata Putin.

Baca: Rusia: Pemberontak Suriah Siapkan Serbuan Kimia ke Kota Kristen

Pernyataan Putin dibuat beberapa jam sesudah Pusat Rekonsiliasi Rusia untuk Suriah memberitahukan bahwa teroris dari kubu Hai’at Tahrir Al-Sham (Jabhat Nusra) tengah merencanakan provokasi baru dengan pemanfaatan agen beracun di zona eskalasi Idlib.

Serbuan yang disebutkan Putin terjadi pada 24 November, saat kelompok-kelompok teroris yang menduduki zona eskalasi Idlib menembakkan mortir 120 milimeter ke distrik barat laut Aleppo dari bagian tenggara zona demiliterisasi, menurut Pertahanan Rusia.

Baca: Rusia: 2 Truk Klorin White Helmets Jatuh ke Tangan ISIS

Misil dipenuhi dengan zat beracun, dan meledak di kisaran Nil Street di lingkungan Al-Khalidia. Menurut petugas medis, sokongan sudah diberikan untuk 73 masyarakat sipil yang cedera dalam serbuan itu. (ARN)


Arrahmah News
Shared by Ahmad Zaini

You might like

About the Author: Ahmad Zaini

KOLOM KOMENTAR ANDA :

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.