Laki-laki Berjenggot Membentak Rasulullah Saw

Pria Berjenggot Membentak Rasulullah Saw

Laki-laki Berjenggot dan Berjidat Hitam – Pada zaman Rasulullah ada kasus seorang pria berjenggot lebat membentak Rasulullah. Dia menggunakan celana di atas mata kaki serta tanda hitam bekas sujud di jidat. Dengan kasar, dia menyentak Rasulullah yang mulia.

Laki-laki berjenggot lebat itu tiba-tiba membentak Nabi Saw ketika membagi-bagikan ghonimah (harta rampasan perang) terhadap sejumlah kalangan sahabat. Ia melaksanakan hal itu sebab merasa tak memperoleh jatah harta rampasan perang. Ia pun mengganggap Nabi Saw tak berbuat adil.

Pria Berjenggot Membentak Rasulullah Saw

Laki-laki berjenggot itu ialah Hurqush bin Zuhair yang lebih dikenal Dzul Khuwaishirah al-Tamimi

Nama lelaki berjenggot lebat dan berdahi hitam tersebut ialah Hurqush bin Zuhair. Laki-laki berjenggot itu lebih dikenal dengan sebutan Dzul Khuwaishirah al-Tamimi.

Terhadap Nabi Saw, lelaki berjenggot itu mengingatkan supaya bersikap adil kepada seluruh sahabatnya. Supaya Rasul tak pilih kasih serta membagikan harta rampasan perang terhadap para sahabatnya secara adil.
“Wahai Muhammad, berbuatlah adil,” bentak Dzul Khuwaishirah.

Sikap Dzul Khuwaishirah terhadap Nabi Saw ini dipandang amat tak sopan dan lancang sekali sehingga membuat para sahabat lainnya marah. Sebagaimana reaksi Sayyidina Umar bin Khattab dan Khalid bin Walid. 

Kedua sahabat yang marah itu ingin membunuhnya. Akan tetapi dicegah oleh Nabi Saw untuk menghindari api fitnah di kalangan ummat Islam. Sebab lelaki berjenggot itu (Dzul Khuwaishirah) mempunyai pengikut yang tidak sedikit.

“Celakalah kau, siapakah lagi yang bakal berbuat adil kalau saya saja dipandang tak adil?” Sahut Nabi Saw.

Setelah lelaki berjenggot itu pergi, lantas Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda:

يحقر أحدكم صلاته مع صلاتهم وصيامه مع صيامهم وقراءته مع قراءتهم يقرؤون القرآن لا يجاوز حناجرهم يمرقون من الإسلام كما يمرق السهم من الرمية

Salah seorang kalian meremehkan sholatnya di depan sholat mereka, puasanya di depan puasa mereka, dan bacaannya di depan bacaan mereka. Mereka membaca Al Quran (bakal tetapi) tak melampaui tenggorokan mereka. Mereka keluar dari agama Islam bagai anak panah keluar (ketika menembus) sasarannya. (HR. Bukhari (3610), (3344), Muslim (1064) dari hadits Abi Sa’id)

“Sesungguhnya bakal muncul dari bernasab orang ini. Sekelompok orang yang membaca Al-Quran akan tetapi tak sampai melewati kerongkongan mereka (bacaannya tak diterima oleh Allah SWT). Mereka menghabisi ummat Islam dan membiarkan para penyembah berhala (orang-orang kafir). Mereka keluar dari Islam sebagaimana anak panah meroket dari busurnya,” pungkas Nabi Saw.

(Muttafaqun ‘aIaihi, HR. AI-Bukhari no. 3344, 7432, 7562; Muslim no. 1064, 1065)

Hati-hatilah kepada lelaki berjenggot, jidat hitam dan pakai celana di atas mata kaki

Maka, hati-hatilah kepada lelaki berjenggot, jidat hitam dan celana di atas mata kaki yang mengklaim dirinya paling mengikuti Sunnah Rasul. Orang-orang seperti ini mempunyai watak kasar, orang tua Nabi saja dikafir-kafirkan, dan dianggap masuk neraka, apalagi orang tua Anda.

Mereka tak paham ilmu bayan, atau disiplin ilmu soal tatacara mengambil keterangan hadits, langsung bisa menyimpulkan. Amat logis kalau lantas kaum semacam ini tak memahami hakikat agama.

Kalau anda berada dalam pengaruh pria berjenggot, segeralah menyadarinya seusai membaca artikel ini. Gunakan nalar anda dan cari cara guna menjauhi mereka. Karena memang tak mudah menjauhi mereka, melainkan anda bakal dikejar oleh kaki tangan mereka sampai ke ujung dunia. (al/dutaislam.com/ab)

Jasa Website Alhadiy

You might like

About the Author: admin

KOLOM KOMENTAR ANDA :