Prajurit Turki Terus Perkuat Posisi di Idlib

Tentara Turki Terus Perkuat Posisi di Idlib

Prajurit Turki Terus Perkuat Posisi di Idlib

SURIAH – Prajurit Turki menyampaikan konvoi lain ke Idlib untuk memperkuat posisi militernya di wilayah tersebut.

Turk Press mengakui bahwa angkatan bersenjata Turki sudah mengirimkan konvoi Tentara ke Suriah Utara sesudah kubu teroris mengevakuasi senjata berat mereka dari zona demiliterisasi.

Ia menambahkan bahwa konvoi terdiri dari 20 truk, membawa 20 blok semen, yang masuk wilayah yang dikuasai prajurit Turki di provinsi Idlib.

Laporan itu menjelaskan bahwa saban blok semen mempunyai panjang 4 meter, dan menambahkan bahwa prajurit Turki akan terus menyampaikan konvoi angkatan bersenjata ke daerah-daerah di bawah pengawasannya di Idlib.

Media Turki sudah memberitahukan evakuasi senjata berat dari zona demiliterisasi sebab sumber media Suriah menjelaskan Tahrir al-Sham Hay’at atau Jabhat Al-Nusra menuntut Turki mundur dari zona bebas senjata yang disepakati dalam Perjanjian Sochi sampai 20 Oktober.

Surat berita al-Watan mengutip sumber-sumber yang dekat dengan kelompok-kelompok teroris di Aleppo dan Idlib pada hari Rabu menjelaskan bahwa Tahrir al-Sham belum mengevakuasi senjata beratnya dari zona demiliterisasi, dan menambahkan bahwa mereka sudah menyembunyikan tank, artileri dan rudal.

Mereka menambahkan bahwa Tahrir al-Sham sudah memberitahu badan intelijen Turki bahwa mereka tidak akan Mundur dari zona bebas senjata sebab kurangnya Komitmen mengenai hal daerah-daerah yang akan diselenggarakan oleh anggota milisi yang Disokong Ankara yang akan jadi tuan rumah bagi Tahrir al-Sham. .

Menurut laporan itu, Tahrir al-Sham sudah menyerukan kelanjutan Perundingan dan menuntut Turki untuk menggelar pembahasan dengan Rusia untuk memberi anggota milisi waktu sekali lagi untuk penarikan sampai 20 Oktober.

Sebuah outlet media Rusia memberitahukan pada hari Rabu bahwa kelompok-kelompok teroris terus membentengi posisi dan menggali lebih beberapa terowongan dan parit di timur laut Lattakia dalam pelanggaran mencolok dari Perjanjian Sochi. [ARN]


Arrahmah News
by Ahmad Zaini

You might like

About the Author: Ahmad Zaini

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.