Prajurit Suriah Rebut Senjata Buatan AS dari Depot ISIS di Deir Ezzor

Prajurit Suriah Rebut Senjata Buatan AS dari Depot ISIS di Deir Ezzor

SURIAH – Selama operasi penyisiran di provinsi Deir Ezzor, prajurit Suriah menemukan tidak sedikit sekali senjata, amunisi, peralatan telekomunikasi, serta mortir buatan AS di depot yang ditinggalkan oleh teroris ISIS, Kantor Kabar Arab Suriah (SANA) mengabarkan.

Laporan itu memperlihatkan bahwa senjata-senjata itu termasuk mortir 120mm, roket BM-21 Grad, roket 107mm, granat 40mm, rudal anti-tank dan radio perang, serta sejumlah ranjau dan bahan peledak yang tak ditetapkan jumlahnya.

Pada bulan November 2017 pasukan pemerintah Suriah mengumumkan pembebasan full provinsi Deir ez-Zor, yang sebelumnya ialah benteng pertahanan ISIS selama 3 tahun.

Dalam perkembangan lain awal pekan ini, pasukan Suriah menyita sejumlah sistem anti-tank APILAS (Armor-Piercing Infantry Light Arm) di provinsi Daraa, Al-Masdar mengabarkan, mengutip sumber angkatan bersenjata.

Laporan SANA juga memperlihatkan bahwa para sappers Suriah yang bekerja di pemukiman Daraa yang baru-baru ini dibebaskan dari pemberontak sudah menemukan fasilitas penyimpanan yang berisi sistem rudal anti-tank TOW buatan AS.

Loading...
loading...

Pada tanggal 12 Juli, prajurit Suriah mengangkat bendera nasional atas sejumlah bangunan di Daraa sesudah para pemimpin kubu bersenjata setuju demi menyerahkan senjata dan menghentikan permusuhan dengan sokongan Pusat Rekonsiliasi Rusia demi Suriah. [ARN]



Source by Ahmad Zaini

loading...

You might like

About the Author: Ahmad Zaini

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *