Prabowo Pidato di Facebook Menyebut Sistem di RI Melenceng Dipunyai Asing sampai TNI Lemah

Prabowo Pidato di Facebook Sebut Sistem di RI Menyimpang Dimiliki Asing hingga TNI Lemah

Prabowo Pidato di Facebook Menyebut Sistem di RI Melenceng Dipunyai Asing sampai TNI Lemah

Ketua Umum Partai Gerindra Prabowo Subianto berpidato via Facebook. Dia menyampaikan pandangan kepada keadaan bangsa Indonesia yang menurut dia kian lemah, termasuk TNI.

“Kita merasakan, Gerindra merasakan, dan saya berpandangan dan berkeyakinan bahwa sistem bernegara, sistem politik, dan sistem ekonomi bangsa kita berada di jalur yang melenceng, melenceng dari apa? Melenceng dari rencana dari cetak biru yang dibangun oleh pendiri-pendiri bangsa kita,” kata Prabowo di video yang diupload di akun Facebbok @PrabowoSubianto, Selasa (19/6/2018) kisaran pukul 19.30 WIB.

Prabowo mengumumkan terhadap kader dan simpatisan Gerindra, Indonesia telah berada di arah yang salah. Pancasila dan Undang-Undang Dasar 1945 Nggak lagi dijadikan pegangan. Pancasila dan UUD 1945 cuma sebagai slogan saja tanpa dilaksanakan. Contohnya, ekonomi Indonesia enggak mempertimbangkan sila ke-5 Pancasila, ‘Keadilan sosial bagi seluruh rakyat Indonesia’.

“Bagaimana kita mampu katakan keadilan sosial jika yang menguasai kekayaan bangsa kita cuma segelintir orang saja. Kurang dari 1%. Bahkan ada yang menjelaskan Nggak lebih dari 300 keluarga dari 250 juta orang yang menikmati kekayaan bangsa Indonesia,” kata Prabowo.

Loading...
loading...

Prabowo mengakui punya data yang siap dibuka soal ini, dan pada waktu yang tepat data soal keadilan sosial itu bakal dibuka. Menurut dia, kekayaan negara diambil dan dikuasai bangsa asing. Indonesia sekarang wajib meminjam uang demi membayar utang dan menggaji pegawai. Intinya, Indonesia dalam kondisi lemah.

“Pelabuhan yang begitu vital, pelabuhan udara yang begitu vital, yang merupakan jalur bernafas sebuah bangsa, tidak sedikit sekarang telah dikendalikan oleh bangsa asing. Saudara-saudara, sumber-sumber ekonomi kita juga telah lepas kendali dari penguasaan negara dan bangsa Indonesia,” tutur Prabowo.

Indonesia disebut sedang dalam kondisi ‘state capture’, suatau kondisi negara yang dikuasai pejabat, pihak swasta, dan pihak asing. Keadaan inilah yang membikin Prajurit Nasional Indonesia (TNI) sekarang lemah.

“Saudara-saudara, keadaan inilah yang membikin bangsa Indonesia sebagai lemah. Prajurit kita lemah, Angkatan Udara kita lemah, Angkatan Laut kita lemah, kekayaan kita diambil. Dan dengan beginilah kita merasa keadaan ekonomi kita kian memprihatinkan, kian menyusahkan kehidupan rakyat,” kata dia.

Sumber: Detik.com

Loading...

Source by Hakim Abdul

loading...

You might like

About the Author: Hakim Abdul

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *