Polri Ungkap dari mana Asal Aliran Biaya Teroris 1,3 Miliar

Loading...

Polri ungkap aliran biaya teroris 1,3 miliar dari Suriah, Yordania dan Turki. Kapolri mengungkapkan bahwa kepolisian Indonesia sudah menangkap 33 orang terkait terorisme.

 

Islam-Institute, JAKARTA –  Kapolri Jenderal Badrodin Haiti mengungkap adanya kubu teroris yang memperoleh aliran biaya asing. Mereka memperoleh biaya dari Suriah dan Yordania.

“Ada 3 kubu yang berencana melaksanakan aksi teror. Kubu Hendro Fernando memperoleh uang dari Suriah Rp 1,3 miliar, dari Yordania dan dari Turki,” ungkap Kapolri dalam rapat berbarengan Banggar DPR RI di Gedung Nusantara II, Senayan, Jakarta, Senin (15/2/2016).

Biaya itu lalu dialirkan lagi ke Filipina untuk membeli senjata, ke Poso, dan dicairkan sendiri untuk kubu itu. Badrodin menyebut kubu Hendro berencana menyerbu Bandara Soekarno-Hatta dan Mabes Polri.

loading...

“Lalu ada kubu Helmi yang berencana gunakan bom mobil untuk menyerbu Polda Metro Jaya ditangkap di Sumedang,” imbuh Badrodin.

Seterusnya ada lagi kubu yang ditangkap dan menyasar anggota polisi di jalanan. Mereka berencana menyerbu dengan cara penusukan.

Kapolri mengungkapkan bahwa kepolisian Indonesia sudah menangkap 33 orang terkait terorisme. Sebanyak 17 orang di antaranya diduga terkait aksi bom di jalan Thamrin, 14 Januari yang lalu. “Pada kasus bom Thamrin ini memang biayanya terlalu minim cuma 900 ribu rupiah,” kata Badrodin. (AL/SFA)

Sumber: Detik


loading...

 

Loading...

You might like

About the Author: admin

KOLOM KOMENTAR ANDA :