Polisi Tangkap Netizen yang Tuduh Bom Surabaya Pengalihan Isu 2019GantiPresiden

Polisi Tangkap Netizen yang Tuduh Bom Surabaya Pengalihan Isu 2019GantiPresiden

Seorang perempuan berinisial FSA diamankan polisi lantaran menyebut tragedi serbuan bom di Surabaya selaku pengalihan isu pemerintah. FSA diciduk di sebuah rumah kos, Jl Sungai Mengkuang, Desa Pangkalan Buton, Sukadana, Kayong Utara, Kalimantan Barat.

“Ya, benar. Kami amankan yang bersangkutan,” kata Kabid Humas Polda Kalimantan Barat Kombes Nanang Purnomo saat dimintai konfirmasi detikcom, Senin (14/5/2018).

Nanang menjelaskan ketika ini FSA masih menjalani pemeriksaan oleh petugas dan kasusnya bakal diberikan penyidik Polres Kayong Utara terhadap Polda Kalimantan Barat.

“Ketika ini yang bersangkutan masih diperiksa. Kasusnya bakal ditangani Polda Kalbar,” ujar Nanang.

FSA ditangkap pada Minggu (13/5) pukul 16.00 WIB oleh personel Satuan Reskrim Polres Kayong Utara. Dalam akun Facebook-nya, FSA mecatat status analisisnya, yaitu tragedi bom Surabaya ialah rekayasa pemerintah.

“Sekali mendayung 2-3 pulau terlampaui. Sekali ngebom: 1. Nama Islam dibuat tercoreng ; 2. Biaya trilyunan anti teror cair; 3. Isu 2019 ganti presiden tenggelam. Sadis lu bong… Rakyat sendiri lu hantam pun. Dosa besar lu..!!!” tulis FSA, sebagaimana dilansir dari akun Facebook FSA.

FSA pun mecatat status tragedi Surabaya sebuah drama yang dibuat polisi supaya anggaran Densus 88 Antiteror ditambah.

“Bukannya ‘terorisnya’ telah dipindahin menuju NK (Nusakambangan)? Wah ini pasti program mau minta tambahan biaya anti teror lagi nih? Sialan banget sih sampai ngorbankan rakyat sendiri? Drama satu enggak laku, mau buat draama kedua,” tulis FSA pun.

Dari tangan FSA, polisi menyita satu unit ponsel Samsung J3.

FSA terancam jerat Pasal 28 ayat 2 UU Info dan Transaksi Elektronik. “Saban orang dengan sengaja dan tanpa hak menyebarkan info yang ditujukan guna menimbulkan rasa kebencian atau permusuhan individu dan/atau kubu masarakat tertentu berdasarkan atas suku, agama, ras, dan antargolongan (SARA),” papar Nanang.

Sumber: Detik.com

Polisi Tangkap Netizen yang Tuduh Bom Surabaya Pengalihan Isu 2019GantiPresiden

Link

You might like

About the Author: Hakim Abdul

KOLOM KOMENTAR ANDA :