Berita Arab Saudi

Polisi Arab Saudi Minta Dituliskan Syair Yaa Lal Wathon

Jasa Web Alhadiy

Polisi Arab Saudi Minta Dituliskan Syair Lagu Yaa Lal Wathon. Di saat musuh-musuh NU membuly Banser NU karena menggemakan Ya Lal Wathon sewaktu Sa’i, Polisi Arab Saudi justru minta dituliskan syairnya.

Siapa pun orangnya, jika tidak dipengaruhi latar belakang ideologi politik, ketika mendengar Yaa Lal Wathon pasti akan jatuh cinta. Tak terkecuali polisi Arab saudi tersebut.

Selain nada lagunya yang penuh antusias, syair Yaa Lal Wathon juga memancarkan kekuatan dalam renungan.

Setelah beberapa hari ini viral dan menggelegar video Banser 999 yang sedang melantunkan Yaa Lal Wathon (Mars Banser) di saat melaksanakan Sa’i, dan sempat menjadi bahan bullyan Saracen/MCA/dan sejenisnya, juga Wahhabi  dan para musuh NU lainnya.

Polisi Arab Saudi Minta Dituliskan Syair Lagu Yaa Lal Wathon
Polisi Arab saudi

Polisi Arab Saudi jatuh cinta ke Yaa Lal Wathon, kenapa tidak diviralkan oleh jaringan mereka ?

Namun tahukah Anda, ternyata pada saat lagu tersebut dikumandangkan, Polisi Arab Saudi yang sedang berjaga di lokasi kejadian justru meminta untuk dituliskan syairnya. Akan tetapi berita ini tidak akan seheboh dan seviral seperti video yang tersebar. Sebabnya karena para musuh NU hanya akan memviralkan suatu masalah yang sekiranya menurut mereka dapat menjatuhkan muru’ah dan martabat NU.

Dikutip dari kesaksian Admin di laman facebook Satkorwil Banser Jambi, ia menceritakan bahwa setelah jama’ah Banser 999 melantunkan lagu Yaa Lal Wathan, justru Polisi Arab Saudi yang menjaga di sekitar lokasi meminta dituliskan Syair lagu Yaa Lal Wathan.

“Setelah Jamaah 999 Banser Sya’i dan menyuarakan cinta tanah air ternyata malah Polisi Arab penjaga Sa’i minta dituliskan syair Syubbanul Wathan (red: Yaa Lal Wathon). Ini yang belum diviralkan,” tulisnya, seperti dikutip Dutaislam.com pada Kamis (01/03/2018).

Dia justru memprediksi bahwa lagu Syubbanul Wathon nantinya juga akan dinyanyikan masyarakat muslim dunia, bukan hanya Nahdliyin Indonesia saja.

“Selanjutnya kita tunggu “khizib” Subbanul Wathon menggema di Mekah dan bukan Banser lagi yang menggelorakan tapi masarakat muslim dunia,” tambahnya.

Sumber: Dutaislam.com

Jasa Web Alhadiy
Tags

Related Articles

Jika ada ditemukan artikel yang salah, dan lain-lannya, silahkan tinggalkan komentar. Terima kasih.

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

Adblock Detected

Please consider supporting us by disabling your ad blocker