Pertanyaan Buat Felix Siauw Soal Bendera Nabi Saw

Islam Institute

Berikut ini ialah pertanyaan buat Felix Siauw soal bendera Nabi Saw. Ustad Felix Siauw berkata di acara ILC: Bendera yang disebutkan Abu Janda bukan bendera Nabi Saw (Al-liwa dan Ar-roya) Namun itu Bendera Turki Ustmani. Maka al-liwah ar-roya boleh dipakai siapa saja.

Maka berikut ini kami ajukan pertanyaan buat Felix Siauw soal bendera Nabi Saw:

  1. Pernyataan soal bendera Nabi Saw ini membuktikan bahwa Kerajaan Islam Turki Utsmani yang dipercayai koh Felix Siauw ialah negara khilafah malah tak mempergunakan Al-liwa dan Ar-royanya Rasulullah. Jika Turki Utsmani saja boleh mempergunakan selain Al-iwa dan Ar-roya selaku bendera mengapa negara Indonesia yang bukan negara islam gak boleh menggunakan merah putih?

  2. Adakah sejarahnya bendera Turki Utsmani diletakkan di bawah bendera Al-liwa dan Ar-royanya Rasulullah? Klo gak ada, ya jangan salahkan donk orang yang gak mau sang saka merah putih diletakkan dibawah bendera lain. Apalagi di bawah Al-liwa dan Ar-royanya HTI.

  3. Turki Utsmani melalui Muhammad al Fatih ialah yang dinubuwatkan oleh Nabi Saw untuk merebut konstantinopel selaku sebaik-baik Raja dan sebaik-baik Tentara. Pasti donk Bendera yang mereka buat ada dasarnya dari dalam Alquran maupun Hadits? Jadi gak boleh serta merta kita menjelaskan bahwa bendera Turki Utsmani itu bukan bendera Rasulullah tetapi bendera Turki Utsmani saja. Karena mampu jadi itu bendera Rasulullah juga. Cuma sampean saja yang belum tahu dalilnya. Jangan SOK PINTER kpd para ulama’ dan Khalifah di zaman Khalifah Muhammad Al Fatih.

  4. Setahu saya bendera Nabi Saw, bendera Al-liwa Ar-roya tak pernah dipakai di Madinah untuk mendemo Masarakat Madinah yang damai dengan piagam Madinah. Bendera itu dipakai untuk berperang. Terus ngapain sampean mengibarkan bendera itu di Indonesia? Mau perang? Mau Ganti Pancasila dan merah putih?

  5. Dalam Hadits yang sampean kutip mengenai Al-liwa dan Ar-roya nya Rasulullah itu cuma kalimat Tauhid saja yang ditulis di atas kain berwarna hitam atau sebaliknya. Dan tentunya TANPA HAROKAT, karena zaman itu belum kenal dengan harokat. Begitupun bentuk tulisan persisnya gak ada yang tahu. Nah, bendera punya HTI dan ISIS persis gak dengan bendera Rasulullah? Atau Cuma ngarang sendiri?

Ustad Felix Siauw mampu jawab gak atas pertanyaan soal bendera Nabi Saw tersebut di atas ?
Susanto Eko

You might like

About the Author: admin

KOLOM KOMENTAR ANDA :