Perhelatan Akbar Di Monas Menyambut Maulid Nabi

Perhelatan Akbar Di Monas Menyambut Maulid Nabi – Tadi malam kami menghadiri kajian agama Majelis Nabi Saw di Buaran Jaktim. Kajian agama yang didihadiri 30.000 Muslimin Muslimat itu duduk tertib mendengarkan tausiah Habib Munzir yang dapat dilihat melalui dua layar lebar yang dipasang untuk mepermudah jemaah mengikuti kajian agama.

Didukung sound sistem yang cakep, Habib Munzir menerangkan soal acara Maulid Nabi yang beberapa mengutip Hadits-hadits Bukhari Muslim.  Walaupun bertempat di sisi jalan raya Buaran, tapi jalanan nggak sampai macet total, karena Pak Polisi dibantu kru kajian agama  bekerja keras mengatur lalu lintas.

Habib Munzir Al-Musawa dalam akhir tausiahnya mengumumkan akan menggelar perhelatan terbesar di dunia  berlokasi di MONAS – Jakarta Pusat. Acara ini akan digelar pada hari  Jum’at tanggal 26 Februari 2010,  jam 7.00 pagi sampai jam 10.00 siang. Perhelatan itu berjudul:  Maulid Akbar Majelis Nabi Saw  dan zikir Yaa Allah 1000 x, serta Do’a Untuk Bangsa Berbarengan Presiden Republik Indonesia. Diperkirakan yang datang akan mencapai lebih 1000.000 Muslimin Jakarta.

Di Monas Menyambut Maulid Nabi

Nah, kalau anda dari luar Jakarta mau ikut dalam acara ini, maka sebaiknya cepat bersiap-siap, karena acaranya pada pagi hari. Kami sarankan datanglah sehari sebelum tanggal 26  februari 2012 supaya nggak ketinggalan acara. Bagi yang ongkosnya pas-pasan ada penginapan gratis, yaitu di masjid-masjid yang ada di dekat MONAS. Ini sekedar saran, sampaikan maksud kedatangan anda untuk ikut acara Majelis Rasulullah di Monas, mintalah izin bermalam pada pengurus masjid, inyaallah diperbolehkan. Amin….

Mari kita bersukur dan gembira atas kelahiran Nabi kita tercinta, jangan lewatkan begitu saja. Beberapa orang bergembira atas kelahiran cucunya, anaknya, keponakannya, lalu kenapa nggak lebih bersukur dan gembira atas lahirnya sang Nabi Pembawa Hidayah?

Beberapa orang yang gembira dan bersukur atas kelahiran kucingnya, sapinya, anjingnya, lalu kenapa kita bersukur dan bergembira atas kelahiran Sanga Nabi takut dibilang bid’ah? Bukankan kelahiran Nabi ialah yang paling layak untuk kita sukuri?

Jasa Website Alhadiy

You might like

About the Author: admin

KOLOM KOMENTAR ANDA :