Perang Yaman: Beredar Video Palsu Kemenangan Arab Saudi di Yaman

Perang Yaman 2015: Propaganda Video Palsu Kemenangan Arab Saudi di Yaman

Sampai Saat ini, Agresi pimpinan Arab Saudi itu sudah mematikan setidaknya 5.535 warga Yaman termasuk perempuan dan bocah-bocah.

Islam-institute,com, RIYADH – Dalam aksi propaganda perang Yaman, Media Arab Saudi kembali  terbukti sengaja menciptakan propaganda heboh dengan mengabarkan mengenai kemenangan angkatan bersenjata Arab Saudi di Yaman. Mereka memperlihatkan video-video palsu mengenai terbunuhnya para pasukan Yaman.

Rekaman perang Yaman dalam video palsu Arab Saudi itu dikeluarkan cuma beberapa hari sesudah pasukan Yaman dan prajurit revolusioner Ansarullah mengunggah video asli mengenai kemenangan pasukan Yaman atas Arab Saudi di Yaman dan kemenangan Yaman di wilayah Arab Saudi bagian selatan.

Bagian dari video dengan judul, “Helikopter Apache Saudi sudah menargetkan Al-Houthi di pegunungan Sa’ada”, sesungguhnya ialah sebuah video game yang bahkan pernah juga ditayangkan di beberapa media pro-Saudi seperti Al Watan al-Kuwait dan al-Manateq al-Wusta.

Video palsu perang Yaman itu berasal dari game komputer bernama “Medal of Honor 2010”. Judul Arab dari video itu bahkan juga masih tampak dalam video tersebut dan membikin kasus ini  tampak amat konyol.

Pada hari Sabtu lalu, Seorang komandan pasukan rakyat menjelaskan bahwa media Arab Saudi sengaja membikin kehebohan mengenai perang Yaman di Sana’a dalam rangka untuk mengurangi tekanan pada pasukan Riyadh di Selatan.

“Sensasi heboh media Saudi soal pertempuran di Sana’a tidak lain hanyalah perang psikologi untuk menolong pasukan yang setia pada eks presiden yang buron, Mansour Hadi, yang Saat ini sedang bertempur dengan pasukan Yaman di Selatan Saudi serta di Najran dan Jizan supaya tekanan psikologis yang dialami para pasukan itu tidak banyak berkurang dan moral mereka bangkit lagi,” ungkap komandan Ansarullah kpd FNA pda hari Sabtu (29/8) kemarin.

Komandan itu menjelaskan bahwa pihak musuh, yaitu Arab Saudi wajib melewati provinsi sebelah Selatan sebelum membuka jalan ke Sana’a, tapi mereka gagal dalam mewujudkan hal itu. Sebelum Sana’a, mereka wajib terlebih dahulu menguasai Idlib, Taez dan Damar, tapi juga lagi-agi sudah gagal dalam menaklukkan provinsi-provinsi tersebut.

Perang Yaman: Agresi Arab Saudi Mematikan Setidaknya 5.535 Warga Yaman

Ia menjelaskan rezim Saudi bahkan nggak tahu tempat atau keberadaan rudal Ansarullah yang menargetkan pasukannya. “prajurit angkatan bersenjata dan revolusioner Yaman sudah mengembangkan kesanggupan rudal mereka untuk mengadopsi strategi baru melawan musuh,” tambahnya.

Arab Saudi sudah menyerbu Yaman selama 158 hari terhitung Minggu (30/8) kemarin, untuk mengembalikan kekuasaan eks presiden buronan negara dan rakyat Yaman Masour Hadi, sekutu dekat Riyadh.

Dalam perang Yaman terkini, meski Riyadh mengkalim bahwa pihaknya menargetkan posisi pasukan Ansarullah, pada kenyataannya serbuan udara Arab Saudi dengan sengaja menargetkan pemukiman warga dan infrastruktur sispil. Sampai Saat ini, Agresi pimpinan Arab Saudi itu sudah mematikan setidaknya 5.535 warga Yaman termasuk perempuan dan bocah-bocah. (alARN/RM/FNA)

 

Jasa Website Alhadiy

You might like

About the Author: admin

KOLOM KOMENTAR ANDA :