Perang Yaman: Arab Saudi Berperang Atas Nama Washington

Website Islam Institute

Analis Perang Yaman: Arab Saudi Berperang Atas Nama Washington di Yaman

Analis politik senior, Naisseh mengatakan dengan tegas bahwa Arab Saudi terlibat dalam perang proksi di Yaman, dan menjelaskan, “Arab Saudi tidak sanggup melaksanakan kejahatan seperti di Yaman tanpa dukungan AS.”

Prang Yaman: Serbuan Udara Arab Saudi Tewaskan 36 Penduduk Sipil Yaman

Islam-institute.com, YAMAN – Serbuan udara Arab Saudi baru-baru ini ke wilayah pendudukan di Provinsi Hajjah, setidaknya sudah mematikan 36 penduduk sipil dan melukai puluhan lainnya.

Para korban sebagian besar ialah pekerja di sebuah pabrik air mineral di Kabupaten Abs, media lokal mengabarkan pada hari Minggu.

Sumber itu, juga mengabarkan bahwa pesawat perang Saudi membombardir kabupaten Abs sebanyak 15 kali, sampai mematikan 35 penduduk sipil dan melukai puluhan lainnya dalam serbuan mematikan itu.

Sementara itu, Arab Saudi juga melaksanakan 12 serbuan udara di distrik Baqim, Provinsi Sa’ada, melukai sedikitnya 1 penduduk sipil.

Jet perang Arab Saudi juga membombardir sebanyak 6 kali di daerah Talh. Belum ada laporan mengenai hal kemungkinan hitungan total korban atau kerusakan yang dikarenakan dalam pemboman itu.

Pada hari Sabtu, pesawat perang Saudi membombardir wilayah di Kabupaten Razeh di Sa’ada, mematikan sedikitnya 1 anak.

Jet Saudi juga membombardir Provinsi Taiz, melukai delapan penduduk sipil termasuk 4 anak. Sedemikian pula, daerah pemukiman di Propinsi Ma’rib dan Hudaydah tidak luput dari dari serbuan udara Arab Saudi.

Loading...
loading...

 

Analis Perang Yaman: Arab Saudi Berperang Atas Nama Washington

YAMAN – Seorang analis politik senior mengumumkan bahwa pemerintah Riyadh berperang atas nama Washington di Yaman.

“Arab Saudi menerapkan planning AS di wilayah,” Awak media Suriah dan analis Politik Nezal Naisseh menjelaskan untuk FNA pada hari Rabu (26/8/2015).

Naisseh mengatakan dengan tegas bahwa Arab Saudi terlibat dalam perang proksi di Yaman, dan menjelaskan, “Arab Saudi tidak sanggup melaksanakan kejahatan seperti di Yaman tanpa dukungan AS.”

Dia juga mengkritik keras keheningan badan-badan internasional atas kejahatan Arab Saudi yang terus berlangsung di Yaman dan Suriah. Dan menambahkan bahwa ini ialah kejahatan AS, bagaimana mungkin ia bisa mengutuk dirinya sendiri atau Arab Saudi yang Adalah sekutu setia AS di wilayah.

Analis Suriah menjelaskan bahwa mereka yang memerintah dan menyokong terorisme di Suriah, juga mengarahkan aksi terorisme di Yaman.

Pada bulan Mei, seorang analis terkemuka Suriah menjelaskan bahwa Arab Saudi berusaha menggagalkan pembahasan damai di Yaman melalui serbuan yang terus dikerjakan kepada negara Arab miskin itu.

Wael al-Hassan menjelaskan serbuan udara Saudi di Yaman lebih biadab, dan Saudi bahkan sudah memblokir pengiriman dukungan kemanusiaan ke Yaman secara sistematis dalam usaha untuk menekan orang-orang Yaman.

Arab Saudi sudah menyerbu Yaman selama 155 hari, untuk mengembalikan kekuasaan Presiden Mansour Hadi, sekutu dekat Riyadh. Agresi Saudi yang dipimpin sejauh ini sudah mematikan sedikitnya 5.529 penduduk Yaman, termasuk ratusan wanita dan bocah kecil. (al/MM/PTV/FNA/ARN)

 

loading...

You might like

About the Author: admin

KOLOM KOMENTAR ANDA :