Jasa Web Alhadiy
BERITA DUNIA ISLAMBerita Suriah

Perang Suriah Bikin Petinggi PBB Ini Prihatin, Rakyat Sipil Jadi Korban

Perang Suriah Membuat Petinggi PBB Ini Prihatin, Rakyat Sipil Jadi Target Serangan

Petinggi PBB itu bernama Stephen O’Brien, Kepala Badan PBB Untuk Kemanusiaan, mengaku prihatin dengan serangan terhadap warga sipil yang sedang terjadi di Suriah.

Petinggi PBB Prihatin Lihat Perang Suriah
Warga sipil menjadi korban perang saudara di Suriah | (NRC)

 

Islam-institute.com, DAMASKUS – Perang Suriah yang sudah berlangsung selama 4 tahun di Suriah membuat prihatin seorang petinggi badan PBB. Pasalnya, pihak-pihak yang bertikai dari kalangan kaum ekstrimis menyasar warga sipil sebagai target serangannya.

Petinggi PBB itu bernama Stephen O’Brien, Kepala Badan PBB Untuk Kemanusiaan, mengaku prihatin dengan serangan terhadap warga sipil yang sedang terjadi di Suriah.

“Saya sangat ngeri dengan serangan total yang tidak menghormati hak-hak hidup warga sipil dalam konflik ini. Serangan terhadap warga sipil itu melanggar hukum, tidak dapat diterima dan harus dihentikan,” kata O’Brien sang Petinggi PBB seperti disutat dari Fox News, Senin (17/8/2015).

Hal itu diungkapkan O’Brien di ibukota Suriah, Damaskus, saat melakukan kunjungan ketiga ke negara itu. O’Brian dijadwalkan akan bertemu dengan para pejabat senior Suriah dan akan mengunjungi provonsi Homs.

Pernyataan ini mucul sehari setelah serangan udara yang menewaskan sedikitnya 96 orang di kota pinggiran Damaskus, Douma. Serangan ini adalah serangan tunggal yang mematikan sejak perang Suriah pecah di negara berpenduduk mayoritas Sunni (Aswaja) itu pada Maret 2011. Konflik ini sendiri telah menewaskan lebih dari 250.000 orang dan melukai setidaknya satu juta orang.

Sejumlah negara sejatinya tengah berupaya untuk mengakhiri konflik yang terjadi. Rusia, sebagai salah sekutu dari Presiden Suriah Bashar al-Assad, tercatat berapa kali melakukan pertemuan bilateral dengan sejumlah negara dan kelompok penentang Al-Assad. Namun hingga kini belum ditemukan titik terang.

Rusia bersikukuh menganggap Al-Assad dapat berperan dalam perang melawan ISIS. Namun bagi negara dan kelompok penentang Al-Assad, presiden Suriah itu adalah sumber bencana dan harus mundur karenanya.

Dan karena alasan ini, Suriah tampaknya masih akan lama menderita dalam konflik perang melawan kaum radikal yang terus bertindak ekstrim atas nama Islam.  (al/foxnews/alarabiya/alalam/almasdarnews)

Jasa Web Alhadiy
Tags

Related Articles

Jika ada ditemukan artikel yang salah, dan lain-lannya, silahkan tinggalkan komentar. Terima kasih.

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

Adblock Detected

Please consider supporting us by disabling your ad blocker