Perang AS Kepada Islam Agenda Siapa, Ini Jawabnya

Loading...

CHICAGO – Perang AS Terhadap Islam ialah agenda kekaisaran, seperti ini menurut kesimpulan analis. Perang Amerika Serikat kepada Islam ialah nyata dapat dilihat dan dinikmati ummat Islam. Perang AS kepada Islam ialah bagian dari agenda kekaisaran yang dilaksanakan di seluruh dunia. Sedemikian menurut Stephen Lendman, seorang penulis dan analis Amerika. Dia juga komentator politik dan pembawa acara radio.

“Amerika sudah berperang dengan Islam selama bertahun-tahun … Semenjak jatuhnya komunisme pada tahun 1991, perang AS kepada Islam diawali dengan memilih beberapa intensitas untuk satu alasan utama. Satu-satunya cara Amerika dapat mengejar agenda kekaisaran untuk memperoleh kepercayaan publik, NATO dan negara-negara lain ialah dengan meyakinkan orang bahwa ada ancaman. Dan Amerika perlu menjaga kita seluruh dengan aman,” kata Stephen Lendman kpd Press TV, Kamis.

“Sayangnya, publik tak menyadari bahwa satu-satunya ancaman datang dari otoritas Washington dan mitra kekaisarannya. Tentu bukan orang-orang dari negara-negara lain atau agama mereka mengakui bertanggung jawab,” katanya menyingkap siapa di balik perang AS kepada Islam.

“Saat Anda menyerbu Muslim, Anda menyerbu Islam. Siapa saja tahu soal agama-agama besar. Tahu bahwa Islam, Kristen, dan Yahudi, berasal dari akar yang sama. Dengan dasar-dasar dan prinsip-prinsip yang dipercayai,” kata Stephen Lendman.

 

Popaganda perang AS kepada Islam

Efek propaganda perang AS kepada Islam, pekan lalu, seorang lelaki Lebanon-Amerika di negara bagian Oklahoma ditembak dan dibunuh oleh seorang tetangga. Si penembak dituduh mempergunakan aksi anarkis dan berteriak hinaan anti-Muslim kepada keluarga lelaki itu selama bertahun-tahun.

Polisi menjelaskan Khalid Jabara, 37, mati di rumahnya di Tulsa pada hari Jumat, ditembak oleh Stanley Majors berumur 61 tahun. Ironisnya, Jabara ternyata bahkan bukan seorang Muslim, melainkan seorang Kristen yang berasal dari Lebanon.

loading...

Mengenai agenda perang AS terhadap Islam, Stephen Lendman menjelaskan, “Anda tak pernah tahu cara Muslim difitnah di Amerika. Dan terutama tak cuma semenjak tahun 1991, terutama semenjak serbuan 9/11. Sehingga dalam 15 tahun terakhir dengan satu perang yang dilancarkan, senantiasa kepada negara-negara Muslim.”

“Maksudmu Muslim ialah satu-satunya orang jahat di dunia? Sementara hal ini berlangsung, dan orang-orang Amerika yang diserang dengan ancaman ini disebut terorisme di Amerika. Dan saya menyaksikan hal itu menuding ke Muslim selaku orang-orang jahat. Orang-orang yang melaksanakan hal ini,” tandasnya.

“Seluruh ini ialah sampah, kebohongan besar, propaganda. Tetapi Anda terus mengulangi hal ini berulang kali dan orang-orang percaya. Dan itu berakhir dengan insiden seperti acaman tindakan mematikan tanpa alasan” tegasnya.

Kasus-kasus penghinaan, ancaman dan tindakan mematikan kpd Muslim di AS ialah akibat propaganda Islam Teroris. Stephen Lendman dalam dialognya itu, menggambarkan efek propaganda perang AS kepada Islam.

 

Simpan

Simpan

loading...

Simpan

Loading...

You might like

About the Author: admin

KOLOM KOMENTAR ANDA :