Perancis Kepergok Angkut Amunisi dan Dolar untuk Boko Haram

Kamerun mencegat helikopter Perancis membawa full amunisi dan dolar untuk Boko Haram, ternyata ada hubungan erat antara terorisme Boko Haram dan kemiskinan di Afrika….

 

Islam-Institute, YAOUNDE – Website Informasi Berita Afrika pada minggu ini mengeluarkan info kredibel, bahwa serdadu Kamerun sudah mencegat helikopter Perancis yang membawa senjata, amunisi dan uang untuk kubu teroris yang berafiliasi dengan Daesh di utara negara itu. Info itu disampaikan dengan mengutip pernyataan politisi Kamerun, Banda Kani, presiden nasional Gerakan Rakyat Baru (NPM).

“Kalian juga tahu bahwa ada dua teroris Prancis yang ditangkap di Briqueterie dengan bahan peledak. Faktor lain ialah bahwa sebuah helikopter sudah dicegat di utara Kamerun dimana didalamnya membawa senjata, amunisi dan dolar,” katanya.

Untuk menyokong fakta-fakta tersebut, mereka mengingatkan bahwa praktek ini sudah kelihatan selama krisis pasca pemilu yang dimainkan di Pantai Gading.

“Kita ingat bahwa pada tahun 2010 dan 2011, untuk menurunkan presiden terpilih Laurent Gbagbo, pemberontak Soro-Ouattara memperoleh persenjataan yang dibawa oleh helikopter serdadu Prancis yang ditempatkan dalam pasukan Unicorn di Pantai Gading.

Sebuah kontainer full senjata mungkin juga sudah ditemukan di pelabuhan Douala, tapi kali ini ada pejabat Kamerun yang terlibat. Walaupun ndak ada info spesifik yang diberikan mengenai hal itu, gambar-gambar penangkapan helikopter Perancis itu tampaknya beredar luas di Internet.

Memang benar bahwa problem pendanaan dan terutama perekrutan sekte radikal yang mengatas-namakan Islam itu sering pro kontra. Menurut seorang peneliti dari University of Yaounde, ada hubungan erat antara terorisme dan kemiskinan di Afrika.

Para pemuda labil, pengangguran, dan dicengkeram kemiskinan di wilayah ini akan berkoalisi dengan barisan Boko Haram, sebab mereka akan menerima 100.000 Franc CFA tiap-tiap minggu, lebih dari apa yang sanggup mereka dapatkan dalam pekerjaan paling berbahaya sekalipun.

Tingkat yang amat rendah dari pendidikan dan kebudayaan, akan membikin mereka rentan kepada propaganda ideologis dari organisasi sektarian yang lantas dengan mudah sanggup merekrut mereka.

Pengamat menyebut bahwa jalan keluar angkatan bersenjata ndak akan cukup. Yang paling utama ialah memecahkan problem sosial di Nigeria utara, yang kurang memperoleh perhatian dari pemerintah pusat, di mana orang-orang disana hidup dalam kemiskinan.  (AL/ARN)

 

Jasa Website Alhadiy

You might like

About the Author: admin

KOLOM KOMENTAR ANDA :