Peran Kedutaan Arab Saudi dalam Pembantaian Muslim di Nigeria

Saksi mata dan mahasiswa Pemimpin Gerakan Islam Nigeria Ungkap Peran Kedutaan Arab Saudi dalam Pembantaian Muslim di Nigeria.

Islam-Institute, NIGERIA – Baru-baru ini di Nigeria telah terjadi pembantaian besar-besaran terhadap kaum muslim. Hal ini kemudian terungkap bahwa Kedutaan Arab Saudi di Abuja adalah yang memerintahkan langsung militer Nigeria untuk menyerang komunitas muslim di wilayah Zaria, yang merenggut ribuan nyawa warga sipil muslim, kata seorang saksi mata dan mahasiswa Pemimpin Gerakan Islam Nigeria.

“Sumber-sumber pemerintah Nigeria telah menyatakan bahwa peristiwa itu terjadi dalam koordinasi dengan kedutaan Arab Saud. Tentara Nigeria langsung mendapatkan instruksi  dari Kedubes Arab Saudi di Abuja,” kata Ismail Shoaib dalam sebuah wawancara dengan situs berita al-Waqt pada hari Minggu (20/12/15).

“Kami juga melihat bahwa komando sedang mengemudi sebuah kendaraan militer yang menyerang Hussainiyah (pusat keagamaan) dan orang-orang kulit putih yang sedang memberondong peluru ke jamaah yang berusaha mencegah penyerangan ke husainiyah tersebut”, tambahnya.

Shoaib juga mengungkapkan bahwa pemerintah Nigeria baru-baru ini, menerima bantuan keuangan dari Arab Saudi dalam enam bulan terakhir. Dan orang kulit putih ikut terlibat penyerangan karena memang Arab Saudi selama ini punya hubungan erat dalam aksinya memerangi umat Islam, seperti di Suriah, Irak, Yaman, Libya, dll.

Tentara Nigeria menyerang dua pusat keagamaan di negara itu pada 12 Desember lalu, yang menewaskan ribuan warga sipil tak berdaya di sana. Beberapa jam kemudian pada tanggal 13 Desember, militer menangkap Sheikh Ibrahim Zakzaky setelah merampok rumahnya dan membunuh tiga putranya, asisten dan para pengikutnya.

Aktivis politik itu juga mengatakan bahwa pasukan Nigeria  pada Kamis (17/12/15) terlihat mengubur dan membakar mayat-mayat muslim yang menjadi korban pembantaian mengerikan itu, selama serangan di wilayah Zaria.

Mereka mengatakan bahwa tentara berusaha untuk menghancurkan setiap bukti kejahatan terhadap komunitas muslim itu. Para saksi mata menambahkan jika memang benar mereka punya alasan yang meyakinkan untuk melakukan pembunuhan itu, tentu mereka tidak akan menggunakan metode-metode pelenyapan bukti kejahatan tersebut. Sungguh aneh kenapa memusnahkan barang bukti kejahatan mereka?  (al/Sfa)

Jasa Website Alhadiy

You might like

About the Author: admin

KOLOM KOMENTAR ANDA :