Penggulingan Bashar Al-Assad Telah Diplaningkan AS Semenjak 9/11

Website Islam Institute

Amerika Serikat, Qatar, Arab Saudi, dan Turki Sudah Menyokong Anggota milisi ISIS Beroperasi di Suriah untuk Gulingkan Bashar Al-Assad

 

Analis menulis bahwa dalam daftar itu, ada nama Suriah sesudah Irak dan diikuti oleh negara-negara seperti Libya dan Sudan.

Islam-institute.com, WASHINGTON – Planning AS menggulingkan pemerintah Suriah yang dipimpin presiden Bashar Al-Assad diawali semenjak serbuan 9/11. Hal ini seperti apa yang dikatakan oleh pendiri Wikileaks Julian Assange,dan ini tidak mengejutkan siapa pun, kata seorang awak media Amerika.

Seorang penulis dan jurnalis investigasi, Wayne Madsen, waktu ditanya soal pernyataan Assange yang menjelaskan pada hari Rabu (9/9) bahwa AS sudah merencanakan penggulingan Bashar Al-Assad jauh sebelum tahun 2011, tahun dimana konflik besar berdarah pecah di Suriah.

Apa yang dikatakan Assange bukan hal yang baru sebab “kita tahu itu dari eks Jend. Wesley Clarke, tidak lama sesudah kejadian 9/11, ia menampilkan daftar negara yang ingin digulingkan oleh Pentagon” pemerintahan mereka, kata Madsen untuk Press TV pada hari Kamis (10/9).

Analis menulis bahwa dalam daftar itu, ada nama Suriah sesudah Irak dan diikuti oleh negara-negara seperti Libya dan Sudan.

Dalam buku barunya, Assange mengungkap sebuah dokumen kabel yang berhubungan dengan Duta Besar AS William Roebuck, yang menjabat selaku Penasihat Politik di Kedutaan Besar AS di Damaskus antara 2004-2007, soal planning untuk menggulingkan pemerintah Suriah, Presiden Bashar al-Assad pada waktu itu.

Ini “juga tidak mengherankan sebab duta besar AS untuk Suriah terbukti  melaksanakan usaha pelemahan pemerintah Suriah,” lanjut Madsen.

Dia menambahkan bahwa “Ini terang bahwa cuma sebab Amerika Serikat mempunyai hubungan diplomatik dengan suatu negara,” tidak ada jaminan bahwa AS tidak akan menghindar dari mengambil tindakan keras kepada “pemerintah itu”.

Ini ialah demokrasi paling ekstrim, Madsen berpendapat bahwa penggulingan Bashar Al-Assad bukan cuma ditunaikan Presiden Obama, tetapi Partai Republik waktu dipimpin oleh George Bush juga berusaha untuk menggulingkan Presiden Suriah tersebut.

Semenjak Maret 2011, Pemerintah Suriah yang dipimpin presiden Bashar Al-Assad sudah berperang total melawan bermacam kubu radikal dan ekstrim yang hobi mengkafirkan dan menebar fitnah, seperti FSA, Jabhat Al-Nusro, Ahrar Al-Syam dan terakhir melawan kubu teroris ISIS yang menguasai sebagian wilyah Suriah dan Irak. Menurut laporan, Amerika Serikat dan sekutu regional di Timur Tengah – khususnya Qatar, Arab Saudi, dan Turki – sudah menyokong anggota milisi takfiri yang beroperasi di Suriah.

Konflik berdarah yang dikobarkan dan Disokong power asing ini, menurut PBB sudah menelan korban kisaran 230.000 orang. Jutaan orang Suriah juga sudah mengungsi sampai ke daratan eropa akibat ketakutan oleh kekejaman kaum radikal ekstrim, khususnya kubu ISIS. (al/ARN/Ptv)

 

You might like

About the Author: admin

KOLOM KOMENTAR ANDA :

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.