Penggalangan ‘Biaya Suriah’ Masuk Kantong Pencari Sumbangan

Syekh Taufik Al-Bouthi : Penggalangan ‘Dana Suriah’ Cuma Sampai ke Kantong Pencari Sumbangan

Dalam seminar internasional beberapa bulan lalu yang dibuka oleh Prof. Dr. Sulistyowati Iryanto, selaku Ketua Program Pascasarjana Interdisiplin, Universitas Indonesia, Prof. Al-Bouthi memperoleh sejumlah pertanyaan dari peserta:

Tanya: Apakah benar yang dikatakanHasan Nasrullah, pimpinan Hizbullah, bahwa pertempuran Suriah terjadi sebab Suriah penyokong utama Palestina?

Jawab: Pada awal krisis di Suriah, sejumlah delegasi ulama dari Suriah yang datang menuju Turki dinasehati oleh Presiden Turki supaya menyampaikan pesan kepada Bashar, supaya memutus hubungan dengan kelompok perlawanan (Palestina), sehingga krisis di Suriah berakhir.

Tanya: Bagaimana pandangan Dr. Taufik tentang orang-orang Indonesia yang berangkat berjihad menuju Suriah? Dan bagaimana dengan penggalangan dana untuk Suriah yang mengatas-namakan rakyat Suriah sambil membawa bendera ISIS, Nusra atau FSA?

Jawab: Aku percaya mereka hanyalah bakal menjadi korban yang sia-sia. Kami sedih atas yang mereka lakukan. Sebagaimana yang aku sebutkan sebelumnya, bahwa maksud konflik ini hanyalah memperburuk citra Islam. Negara Islam tak dibangun dengan menumpahkan darah. Kalau mereka ingin berjihad, mengapa mereka tak berangkat saja menuju Palestina untuk membebaskan Al-Quds yang dicengkeram oleh Zionis? Tidakkah Anda tahu bahwa korban luka dari pihak Jabhatal-Nusra dirawat di rumah-rumah sakit di Israel ?!

Terkait pengumpulan dana untuk Suriah, aku percaya bahwa dana tersebut tak bakal sampai menuju Jabhat al-Nusra, FSA apalagi rakyat Suriah. Akan tetapi, biaya itu cuma bakal sampai menuju kantong-kantong para pencari sumbangan.

Sebelum terjadi tempur di Suriah

Tanya: Benarkah Prof. Al-Bouthi pendukung Bashar Assad?

Jawab: Aku sama sekali tak menyokong rezim atau juga tempur. Aku cuma menyokong keselamatan bangsa dan negeri aku. Aku tak mau ada pertumpahan darah. Semenjak sebelum terjadi tempur di Suriah, kami di depan Bashar Assad selalu menasehatinya kalau terdapat kesalahan-kesalahan yang dilaksanakan pemerintahan kami.

Allah berfirman kepada Nabi Musa dan Harun, Pergilah kau berdua kepada Firaun, sesungguhnya dia sudah melampaui batas. Maka berbicaralah kau berdua kepadanya dengan kata-kata yang lemah halus, (QS. 20: 43-44) tidak menyuruhnya untuk melawan Firaun.

Tanya: Apakah peran pelajar Muslim dalam penyelesaian konflik?

Jawab: Seluruh bangsa Suriah sedang mencari bahtera keselamatan. Mereka berteriak: Hentikan tempur! []

Prof-al-Bouthi-penggalangan-dana-atas-nama-suriah-hanya-untuk-pencari-dana copy

Tom/IslamIndonesia

You might like

About the Author: admin

KOMENTAR: Jika ada artikel yang salah, dll, silahkan tinggalkan komentar. Terima kasih.