Pengesahan RUU Antiterorisme Dipastikan Mulus

Pengesahan RUU Antiterorisme Dipastikan Mulus


loading…

JAKARTA – Pengesahan Revisi Undang-Undang Nomor 15/2003 soal Pemberantasan Tindak Pidana Terorisme (RUU Antiterorisme) bakal berjalan mulus di DPR. Pertentangan mengenai definisi terorisme yang sebelumnya mengemuka, sekarang telah ndak ada lagi. Sepuluh fraksi di DPR setuju memilih alternatif definisi kedua di mana memuat frasa motif politik, ideologi, dan gangguan keamanan. Ang gota pansus yang datang juga cuma satu orang dari masing-masing perwakilan fraksi ditambah 3 orang pimpinan pansus.

Mereka merupakan anggota yang semenjak awal ditugaskan guna duduk di pansus. Bukan kelihatan adanya gelagat voting dalam pengambilan keputusan. Bahkan, DPR telah menjadwalkan adanya rapat paripurna dengan jadwal pengesahan RUU Antiterorisme pada Jumat (25/5) pagi.

PDIP yang sebelumnya memilih alternatif satu tanpa adanya frasa motif politik, ideologi, dan gangguan keamanan, berubah memilih alternatif kedua.

“Terkait definisi ndak kami sampaikan dalam pandangan, jadi keputusan terkait definisi kami dengan mempertimbangkan usaha terpadu, sistemik, dan masif wajib dikerjakan. Dan menyokong pemerintah. Menuju depan kita punya agenda internasional, ada IMP World Bank Forum, Asian Games. Ini guna memperkuat supporting pada pemerintah. PDI Perjuangan mengambil alternatif dua,” kata anggota pansus dari Fraksi PDIP Risa Mariska dalam raker di Gedung DPR, Jakarta, kemarin malam.

Loading...
loading...

Sama halnya dengan PKB yang sebelumnya memilih alternatif pertama. Perwakilan Fraksi PKB M Toha pun menjelaskan bahwa fraksinya memilih alternatif kedua.

Rapat kerja (raker) Panitia Spesial (Pansus) RUU Antiterorisme yang diawali pukul 20.15 malam itu dihadiri oleh Menteri Hukum dan HAM (Menkumham) Yasonna H Laoly, Panglima TNI Marsekal TNI Hadi Tjahjanto, Kabaintelkam Mabes Polri Komjen Pol Lutfi Lubihanto, dan Kepala Badan Nasional Penanggulangan Teroris Komjen Pol Suhardi Alius.

Sampai kabar ini diturunkan, pukul 10.01 malam belum ada kesimpulan akhir, pihak pemerintah juga belum menyampaikan pandangannya. Tapi, Menkumham Yasonna H Laoly sebelum raker sempat menyampaikan bahwa pemerintah berharap RUU ini disahkan secara musyawarah mufakat. “Musyawarah. (Optimis besok paripurna?) Insya Allah,” ujarnya. (Kiswondari)

 

(nfl)

Pengesahan RUU Antiterorisme Dipastikan Mulus

Loading...

[Source]

loading...

You might like

About the Author: Ahmad Naufal

KOLOM KOMENTAR ANDA :