Jasa Web Alhadiy
Inspirasional

Pengelola Situs Radikal Almustaqbal.net Divonis 5 Tahun Penjara

Menurut Sidney Jones, Tuah Febriansyah alias Muhammad Fachry memiliki peranan penting dalam pergerakan ISIS di Indonesia.

Tuah Febriansyah terbukti menyebarkan propaganda ISIS melalui situs Almustaqbal.net. Situs radikal ini memiliki peranan penting dalam pergerakan ISIS di Indonesia. Tuah Febriansyah alias Muhammad Fachry adalah Pengelola Almustaqbal. Dia divonis 5 tahun penjara atas perbuatannya menyebarkan Propaganda ISIS. 

Tuah Febriansyah alias Muhammad Fachry divonis lima tahun penjara dan denda Rp 5 juta subsider 3 bulan kurungan. Vonis ini diputuskan oleh Pengadilan Negeri Jakarta Barat, Selasa (09/02). Tuah terbukti secara sah dan meyakinkan menyebarkan informasi melalui situs radikal Almustaqbal.net yang dapat mempengaruhi pengunjungnya melakukan kekerasan.

Situs radikal Almustaqbal.net ajak pembaca berangkat ke Suriah

Di situs radikal itu, Tuah Febriansyah disebut menyebarkan video-video propaganda ISIS dan mengajak pembaca berangkat ke Suriah untuk melawan Presiden Bashar Al Assad.

Vonis yang diberikan untuk Tuah Febriansyah lebih ringan dari tuntutan JPU. Yaitu hukuman delapan tahun penjara dan denda Rp50 juta.

Padahal, menurut Sidney Jones, Tuah Febriansyah alias Muhammad Fachry memiliki peranan penting dalam pergerakan ISIS di Indonesia. Website Almustaqbal.net adalah situs radikal yang dikelolanya.

“Fachry sebetulnya adalah aktor terbesar yang mengorganisir kelompok-kelompok pro-ISIS di seluruh Indonesia melalui website Almustaqbal.net, yang sekarang ditutup pemerintah Indonesia. Kalau kita lihat apa yang dia lakukan untuk merekrut orang untuk ISIS, (vonis) lima tahun jauh terlalu ringan,” kata Jones, lansir BBC Indonesia.  (Al/BBCIndonesia)

Jasa Web Alhadiy

Related Articles

Jika ada ditemukan artikel yang salah, dan lain-lannya, silahkan tinggalkan komentar. Terima kasih.

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

Adblock Detected

Please consider supporting us by disabling your ad blocker