Pengasuh Pesantren AL Khoziny ini Prihatin Munculnya Penceramah Karbitan yang Berbekal Google

Pengasuh Pesantren AL Khoziny ini Prihatin Munculnya Penceramah Karbitan yang Berbekal Google

Pengasuh Pesantren AL Khoziny ini Prihatin Munculnya Penceramah Karbitan yang Berbekal Google

KH. Raden Abd. Salam Mujib. SQ Pengasuh Pondok Pesantren AL Khoziny Buduran Sidoarjo prihatin dengan munculnya penceramah karbitan. Mereka cuma berbekal belajar dari google telah berani naik mimbar. “Marilah kita cuma belajar ilmu agama terhadap guru yang mempunyai sanad yang menyambung ke Rasulullah,” katanya.

Ribuan masyarakat menghadiri haul Akbar KH. Abd. Hamid Thobri ke 37 di Pondok Pesantren Nurul Huda Pancur desa Sidogedungbatu, senin (5/3) malam. KH. Raden Abd. Salam Mujib bertindak selaku penceramah. Datang tokoh ulama dan masarakat, serta aparatur pemerintahan, juga ribuan masyarakat Bawean.

Hisyam perwakilan alumni menjelaskan haul KH. Abd. Hamid Thobri secara rutin dihelat tiap-tiap tahun dalam rangka pembacaan do’a yang dikhususkan terhadap almarhum selaku tokoh di Bawean.

Loading...
loading...

KH. Raden Abd. Salam Mujib. SQ dalam ceramahnya mengagumi sosok KH. Abd. Hamid Thobri sehubungan ketekunannya dalam belajar ilmu agama. “Beliau belajar sampai usia 44 tahun, dari Pondok Pesantren Panji, lalu dilanjutkan ke Mekkah,”katanya.

Menggelar haul menurut dia amat baik demi mendo’bakal beliau, apalagi selaku tokoh Islam di Bawean. “Melalui haul kita mengirimkan pembacaan do’a tahlil dan lainnya,”paparnya.

Lebih detail pembicara asal Sidoarjo mengajak seluruh keluarga, termasuk alumni pondok pesantren demi meneruskan perjuangan KH. Abd. Hamid Thobri. Diantaranya melestarikan pondok pesantren salaf selaku warisan beliau.

Menurut dia ilmu agama semestinya dinomor satukan dalam kehidupan di dunia. Alasannya ilmu agama mempunyai kebenaran yang hakiki. Ini bakal sebagai bekal masa depan. Adapun berdirinya pondok pesantren baru dengan pola pendidikan modern, perlu ditelusuri sanad dari pendirinya. (bst/rtn)

Sumber : muslimoderat.net

Loading...

Source by Hakim Abdul

loading...

You might like

About the Author: Hakim Abdul

KOLOM KOMENTAR ANDA :