Penebar Hoaks Bukan Pengikut Rasulullah

Website Islam Institute

Nabi Muhammad Saw Adalah contoh teladan bagi ummat manusia di muka bumi ini. Di dalam bagian hadis disebutkan bahwa Rasul diutus oleh Allah Swt semata-mata untuk menyempurnakan akhlak ummat manusia. Saban ummat Islam hendaknya jadi pengikut Rasulullah dengan mencontoh dari akhlaknya. Bahkan Allah sendiri memuji Rasul sebab akhlaknya sebagaimana pesan dalam al-Quran ‘sesungguhnya engkau Muhammad mempunyai akhlak yang agung.’ Sebab itu, ummat Rasulullah wajib mempunyai akhlak mulia dan menampilkannya dalam kehidupan bermasyarakat.

Pesan itulah yang disampaikan KH Abdul Manan Ghani, Ketua Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) waktu memberikan mauidlatul hasanah pada aktifitas Istighatsah dan warning Maulid Nabi Muhammad Saw di Pondok Pesantren Ainur Rahmah, Kelurahan Rawa Buntu, Serpong, Tangerang Selatan, Minggu (2/12). Menurut dia, siapapun yang mengklaim ummat Rasulullah hendaknya menampilkan moralitas luhur sebab Nabi dipuji sebab akhlaknya.

Kyai Abdul Manan menerangkan bahwa ada beberapa ciri orang yang tidak mempunyai akhlak baik, seperti mudah menebar hoaks, suka menggunjing dan kerapkali memprovokasi permusuhan kepada kubu yang tak sama. “Orang yang tidak mempunyai akhlak mulia sering menebar hoaks. Sering menggunjing. Sering menciptakan permusuhan di tengah-tengah warga. Itu namanya bukan pengikut atau ummatnya Rasulullah. Tetapi pengikutnya Iblis,” tegasnya.

Menurut Kyai Abdul Manan, makhluk yang ke-1 kali menebarkan hoaks ialah Iblis, yaitu tatkala merekayasa berita dan membohongi Nabi Adam dan Hawa supaya memakan buah Khuldi yang dicegah oleh Allah Swt. “Ke-1 kali yang menyebarkan hoaks di muka bumi itu Iblis. Dulu tatkala Iblis iri dengan Nabi Adam, Iblis menebar hoaks untuk Adam dan Hawa. Allah memerintahkan Adam dan Hawa supaya tidak memakan buah khuldi. Tetapi lalu oleh Iblis direkayasa beritanya. Kata Iblis untuk Nabi Adam dan Hawa, ‘Jika engkau mau kekal di surga, makan buah khuldi ini. itulah hoaks,” katanya.

Maka, siapapun yang suka menebar hoaks, sebenarnya bukan ummat Rasulullah. Ummat Rasulullah akan selalu menampilkan akhlakul karimah, sebaliknya ummat Iblis akan selalu menebarkan berita bohong dan memprovokasi kebencian. “Jadi siapapun yang hobi membikin hoaks dan hobi membikin berita palsu itu namanya pengikutnya Iblis. Bukan umatnya Rasulullah, sebab Rasul tidak pernah menebar hoaks,” pungkasnya.

(islamramah.co/suaraislam)

The post Penebar Hoaks Bukan Pengikut Rasulullah appeared first on The Truly Islam.

You might like

About the Author: Ahmad Zaini

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.