Penasehat Erdogan Percaya Khashoggi Dibunuh di Konsulat Saudi

Penasehat Erdogan Yakin Khashoggi Dibunuh di Konsulat Saudi
Loading...

Penasehat Erdogan Percaya Khashoggi Dibunuh di Konsulat Saudi

ISTANBUL – Penasihat Presiden Turki Recep Tayyip Erdogan menjelaskan bahwa ia meragukan pernyataan para pejabat Saudi yang dilansir Pangeran Mahkota Saudi, Mohammed bin Salman, bahwa Khashoggi sudah meninggalkan konsulat sebab tidak ada rekaman kamera CCTV yang memperlihatkan hal itu.

Yasin Aktay, penasehat pemimpin Turki dalam Partai Keadilan dan Pembangunan (AK) yang berkuasa, membikin komentar tersebut dalam Tanya Jawab singkatnya dengan Reuters pada hari Minggu (07/10) dimana ia menjelaskan dirinya percaya bahwa jurnalis terkemuka Saudi itu, Jamal Khashoggi, yang sudah hilang selama nyaris 1 minggu, sesungguhnya sudah meninggal di konsulat Arab Saudi di Istanbul.

Ia juga menambahkan bahwa pemerintah Turki percaya bahwa sekelompok 15 masyarakat Saudi “pasti terlibat” dalam hal ini.

Aktay mengatakan dengan tegas pernyataan para pejabat Saudi bahwa Khashoggi sudah keluar dari konsulat tetapi tidak ada rekaman kamera yang memperlihatkan keluarnya Khashoggi, seperti yang dikatakan oleh Pangeran Mahkota Saudi Mohammad bin Salman dalam Tanya Jawab Bloomberg ialah pernyataan tidak tulus.

Khashoggi, yang tinggal di pengasingan di Washington, Amerika Serikat, tahun lalu, dikenal kritis kepada bermacam keputusan strategi pemerintah Arab Saudi. Dia hilang setelah masuk kantor Konsulat Saudi di Istanbul pada Selasa 2 Oktober 2018 untuk mengamankan dokumen pribadi demi keperluan pernikahannya.

“Penjelasan tersebut disampaikan oleh tunangan Khashoggi yang menanti kekasihnya di luar gedung Konsulat. Semenjak itu, tidak terdengar berita keberadaan Khashoggi,” Middle East Monitor mengabarkan.

Perkara Khashoggi membikin hubungan Ankara Riyadh memanas. Pejabat Turki maupun Arab Saudi saling serang Soal keberdaan jurnalis yang juga komentator kenamaan di televisi. Menurut Ankara, tidak ada bukti Khashoggi meninggalkan Konsulat seperti dinyatakan oleh pejabat Saudi. (ARN)


Arrahmah News
by Muhammad Najib

Loading...

You might like

About the Author: Muhammad Najib

KOLOM KOMENTAR ANDA :