Berita Yaman

Pemberontak Houthi di Yaman, Siapakah Mereka Sebenarnya?

Pemberontak Houthi di Yaman, Mereka Syiah Zaidiyah

Nama aliran Syiah Zaidiyah mereka berasal dari Zaid bin Ali, cucu dari Imam Hussain, cucu Nabi Muhammad. Kaum Syiah Zaidiyah meyakini Zaid bin Ali adalah imam mereka. Sedangkan kaum Syiah pada umumnya meyakini 12 imam tanpa memasukkan Zaid bin Ali sebagai imam.

Pemberontak Houthi – September lalu ribuan pemberontak dari sebelah utara Yaman menyerbu Ibu Kota Sanaa. Pemerintah saat itu sangat lemah, militer terpecah, kaum pemberontak yang menamakan diri Houthi menguasai ibu kota hanya dalam waktu empat hari.

Di sejumlah dinding di Sanaa, terpampang slogan pemberontak Houthi yang terinspirasi dari Revolusi Iran pada 1979. Kaum pemberontak yang beraliran Syiah Zaidiyah ini masih menguasai Sanaa hingga kini.

“Allah Maha Besar. Mampuslah Amerika. Matilah Israel. Allah mengutuk Yahudi. Kemenangan bagi Islam,” begitu bunyi slogan mereka, seperti dilansir BBC, pertengahan Maret lalu.

Mereka kini sudah mendirikan apa yang disebut Komite Revolusioner bertujuan memberantas korupsi di pemerintahan sebelumnya.

 

Syiah Zaidiyah di Yaman kurang lebih ada sepertiga dari warga muslim

Mayoritas warga Yaman adalah muslim, sebagian kecil beragama Yahudi, Kristen, Hindu, dan Bahai. Syiah Zaidiyah di Yaman kurang lebih ada sepertiga dari warga muslim. Sisanya menganut paham Sunni.

Nama aliran Syiah Zaidiyah mereka berasal dari Zaid bin Ali, cucu dari Imam Hussain, cucu Nabi Muhammad. Kaum Syiah Zaidiyah meyakini Zaid bin Ali adalah imam mereka. Sedangkan kaum Syiah pada umumnya meyakini 12 imam tanpa memasukkan Zaid bin Ali sebagai imam.

Kaum Houthi kebanyakan berada di sebelah utara dan barat laut Yaman, berbatasan langsung dengan Arab Saudi.

Awal pergerakan pemberontak Houthi berasal dari era tiga dekade lalu dalam bentuk organisasi keagamaan bernama Shabab al-Momin. Organisasi ini punya agenda mengenalkan kondisi sosial politik dan budaya kepada kaum muda Zaidiyah Yaman. Buku-buku sekolah bikinan negara menghapus sejarah bahwa Yaman pernah dikuasai oleh pemimpin atau imam dari kalangan Syiah Zaidiyah. Organisasi ini berubah menjadi organisasi politik dan sempat menggelar unjuk rasa damai pada 2004. Saat itu negara menghukum mereka sehingga muncullah sayap militer Houthi yang kini menjadi kelompok pemberontak.

Mereka sudah pernah memberontak atas kepemimpinan Presiden Saleh (beraliran syiah Zaidiyah) dan kemudian ketika digantikan Presiden Hadi (Sunni), mereka juga melanjutkan pemberontakan karena menganggap pemerintahan Yaman gagal.  (merdeka.com)

Jasa Web Alhadiy
Tags

Related Articles

Jika ada ditemukan artikel yang salah, dan lain-lannya, silahkan tinggalkan komentar. Terima kasih.

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

Adblock Detected

Please consider supporting us by disabling your ad blocker