PEMBENCI NU MULAI MENGGORENG PENGANIAYAAN ULAMA NU KH. UMAR BASRI

PEMBENCI NU MULAI MENGGORENG PENGANIAYAAN ULAMA NU KH. Umar Basri. Kemarin bakda shalat Subuh sudah terjadi penyerbuan dan penganiayaan Ulama NU KH. Umar Basri, kiyai berumur 60 tahun, pengasuh pondok pesantren Al-Hidayah Cicalengka Bandung.
Pelaku diduga muslim dari kaum takfiri (suka mengkafirkan orang lain) yang mempunyai pandangan ekstrim soal keislaman. Kenapa pelakunya diduga seorang muslim takfiri, sebab sesudah pelaku ikut sholat subuh berjamaah, pelaku tiba-tiba memukuli Kiyai yang sedang berzikir. Pelaku sambil teriak “ieu mah pi narakaeun!” atau “ini sih calon masuk neraka!” Perkataan seperti ini ialah ciri khas perkataan kaum takfiri.
Baca: PBNU Ingin Polisi Segera Tangkap Pelaku Penganiayaan Ulama di Bandung
Komando tertinggi dari Panglima pasukan Banser, Yaqut Cholil Qoumas sudah mempercayakan penanganan untuk penangkapan pelaku ke aparat hukum. Dan meminta seluruh kader Ansor Banser menahan diri, supaya tetap dalam satu komando. Dengan dmikian diinginkan Ansor Banser ndak terpancing oleh provokasi dari pihak-pihak ndak bertanggung jawab.
Tetapi lucunya ialah akun-akun media sosial PEMBENCI NU di media sosial yang sehari-harinya pekerjaannya tiada lain selain menyerbu NU, menyerbu Kiyai-kiyai NU mendadak jadi “Peduli” Kyai NU.
Mereka mulai menggoreng kejadian penganiayaan Ulama NU dengan membikin status-status seakan marah atas penganiayaan Ulama NU KH. Umar Basri. Dan kemarahan mereka diarahkan ke PKI selaku pelakunya. Jelaslah, ini ialah HOAX tingkat tinggi. Awas, ummat Islam jangan sampai terprovokasi.
Berikut ini beberapa screen shot dari akun media sosial pembenci NU yang berlagak perduli dengan peristiawa penganiayaan ulama NU….

Akun Lasykar Cyber Syariah:

Akun Muslim Bersatu

Akun Muhammad Luthfi Arifianto:

Pembenci NU Tunggangi Kasus Penganiyaaan Ulama NU

Rupanya mereka ingin menunggangi kasus penganiyaaan Ulama NU ini untuk menebar HOAX bahwa “pelakunya ialah PKI”. Tujuannya ndak lain untuk provokasi konflik horisontal antar etnis, sebab “PKI” sering mereka identikkan dengan etnis minoritas tertentu.
Baca: GP Ansor Kutuk Keras Penyerangan Terhadap Ulama di Bandung
Dapat saja ini “kerjaan” konco-konco mereka sendiri buat semacam OPERASI FALSE FLAG untuk pemantik provokasi konflik horisontal, wallahua’lam cuma Allah yang tahu. Oleh sebab itu penting bagi kita untuk menyerahkan kasus penganiayaan ulama NU ini ke penegak hukum.
Kami minta, seluruh yg masih peduli akan keutuhan NKRI sesudah membaca postingan ini jangan segan-segan klik SHARE ke media sosial, baik Facebook, Twitter, maupun Whatsapp, dll. Sebab waktu anda ogah bantu menyebarkan klarifikasi dari status HOAX tersebut…. artinya anda telah membiarkan HOAX merajalela.
“Kezaliman menang bukan sebab ada orang jahat, tapi sebab orang baik ogah klik SHARE klarifikasi HOAX”.
SEBARKAN!

You might like

About the Author: admin

KOLOM KOMENTAR ANDA :