Pembebasan Aleppo oleh Pasukan Suriah Pukulan Berat untuk AS

Loading...

Pembebasan Aleppo oleh Pasukan Suriah jadi Pukulan Berat untuk AS dan sekutunya. Pembebasan Aleppo oleh serdadu Suriah juga memberikan pukulan berat bagi seluruh kelompok-kelompok teroris yang sudah berjuang di negara Suriah selama lebih dari empat tahun, menurut awak media Argentina Leandro Albani.

Leandro sudah bekerja selaku reporter di Timur Tengah untuk majalah Sudestada dan situs-situs seperti Resumen Latinoamericano dan Marcha.org. “Namun ini juga merupakan pukulan ke Amerika Serikat dan sekutu-sekutunya. Sebab selama beberapa bulan terakhir Washington sudah melaksanakan segala kemungkinan untuk membantu seluruh kubu pemberontak tak sama supaya berkumpul kembali membangun power,” Albani berkata dalam sebuah wawancara dengan Sputnik Mundo.

Sebab target Washington satu-satunya ialah untuk membantu kelompok-kelompok pemberontak “berkumpul kembali dan mempersenjatai kembali”. Jadi pembebasan Aleppo, mungkin ialah “pukulan terberat” oleh serdadu Suriah untuk anggota milisi dan para sponsor Asing”, menurut awak media itu.

Pembebasan Aleppo oleh Pasukan Suriah dan Peran Pentin Angkatan bersenjata Rusia

Ia juga memuji peran Rusia selaku pemain penting membantu menstabilkan situasi di negara yang dilanda perang. “Rencana perdamaian dan rekonstruksi yang dilaksanakan yang terbaik ialah saat Rusia ikut terlibat,” Albani menuding keluar. Dia menambahkan bahwa dalam bidang Aleppo dikendalikan oleh teroris masyarakat sipil tinggal dalam keadaan kekejaman yang tidak tertahankan.

“Mereka nggak berbuat untuk orang-orang. Mereka bahkan menggunakannya selaku perisai manusia. Sekarang, kota akan dibangun pemerintah. Tetapi beberapa teroris menyelamatkan diri, dan beberapa anggota milisi masih aktif di Aleppo,” ia mengingatkan.

loading...

Menurut dia, ancaman teroris juga tetap eksis di Suriah Utara, di mana teroris meneruskan kekejaman mereka di wilayah tertentu. “Pasukan Suriah dan angkatan bersenjata Rusia mesti bersiap siaga untuk kemungkinan serbuan baru,” Albani menulis.

Awak media itu juga menekankan bahwa selama tahun yang lalu pemerintah Suriah sudah membikin sejumlah perjanjian dengan kubu pemberontak, untuk meyakinkan mereka untuk menaruh senjata dan kembali ke kehidupan normal. “Barat, untuk usaha-usaha kemanusiaan, mereka sudah lembek. Pada kenyataannya, Barat sudah melaksanakan lebih beberapa untuk menyokong Pemberontak Suriah,” katanya.

Pada hari Kamis, koridor spesial Timur Aleppo didirikan untuk menarik anggota milisi dan keluarga mereka. Lebih dari 1.000 orang dievakuasi dari Aleppo siang hari.

Pertama-tama, keputusan untuk menarik anggota milisi dari Aleppo dibuat untuk melarang korban sipil, menurut Alexander Zhilin, ahli angkatan bersenjata dan Kepala Pusat Kajian problem keamanan nasional. “Evakuasi anggota milisi dari Aleppo diadakan untuk melarang para korban dari kubu warga sipil yang diselenggarakan oleh mereka. Itu ditunaikan untuk meminimalkan kerugian di serdadu Suriah selama bentrokan di jalan-jalan kota. Jadi, wilayah dibebaskan tanpa menumpahkan beberapa darah,” Zhilin menjelaskan ke Radio Sputnik.

Menurut dia, kehidupan masyarakat sipil ialah prioritas selama operasi serdadu Suriah di Aleppo.

“Kami cuma nggak mampu melaksanakan apa yang Amerika sudah melaksanakan dalam konflik selama beberapa dekade terakhir. Ini ialah alasan mengapa media arus utama sudah mendistribusikan info palsu mengenai hal Aleppo,” tutupnya.

https://sputniknews.com/middleeast/201612171048694128-aleppo-syrian-army-us/

loading...

Loading...

You might like

About the Author: admin

KOLOM KOMENTAR ANDA :