Pemalsuan Kitab Ulama oleh Salafi Wahabi

Tangan-tangan Salafi Wahabi dan Pemalsuan Kitab Ulama

Salafi Wahabi – “Mereka Memalsukan Kitab-Kitab Karya Ulama Klasik: Episode Kebohongan Publik Sekte Salafi Wahabi”. Buku ini adalah buku ke-2 terkait trilogi data dan fakta penyimpangan Salafi Wahabi. Sebelumnya adalah “Sejarah Berdarah Sekte Salafi Wahabi” dan Buku ke-3 rencananya akan terbit dengan judul “Ulama Sejagad Menggugat Salafi Wahabi“.

Mereka Memalsukan Kitab-Kitab Karya Ulama Klasik: Episode Kebohongan Publik Sekte Salafi WahabiOleh: Syaikh Idahram

Penerbit: Pustaka Pesantren

Tebal:  308 Hal.

Harga: Rp. 50.000,-

Adagium yang mengatakan bahwa, buku adalah pengikat ilmu, tidak ada yang mengingkarinya. Lebih dari itu, buku merupakan salah satu media utama dalam mencari kebenaran. Telah berabad-abad lamanya, para ulama terdahulu mewarisi ilmu mereka kepada generasi setelahnya melalui buku yang mereka tulis. Buku menjadi sangat berharga dan penting. la menjadi sandaran utama umat dalam mencari kebenaran dan petunjuk Tuhan. Lalu, apa jadinya jika buku-buku para ulama yang mewarisi ilmu dan petunjuk itu dikotori, diselewengkan, bahkan dipalsukan? Ke mana lagi umat ini hendak mencari kebenaran?

Barangkali Anda terperanjat, kasus-kasus penyelewengan Salafi Wahabi dalam hal amanah ilmiah ini sangat banyak dan beragam, sebagaimana yang-insya’Allah-akan dikupas dalam buku ini. Seperti: pemusnahan dan pembakaran buku; sengaja meringkas, mentahkik, dan mentakhrij kitab-kitab hadis yang jumlah halamannya besar untuk menyembunyi-kan hadis-hadis yang tidak mereka sukai; menghilangkan hadis-hadis tertentu yang tidak sesuai dengan faham mereka; memotong-motong dan mencuplik pendapat ulama untuk kemudian diselewengkan maksud dan tujuannya; mengarang-ngarang hadis dan pendapat ulama; memerintahkan ulama mereka untuk menulis suatu buku, lalu mengatasnamakan buku itu dengan nama orang lain; tindakan intimidasi dan provokasi; membeli manuskrip; menyogok penerbit; sampai kepada pencurian buku-buku induk dan manuskrip untuk dihilangkan sebagian isinya, atau dimusnahkan semuanya.

Sering terjadinya kasus-kasus penyelewengan seperti ini dibenarkan oleh ulama-ulama kawakan di Timur Tengah, semisal: Mufti Mesir, Syaikh Prof. Dr. Ali Jum’ah; tokoh ulama Syria, al-Muhaddits asy-Syaikh Abdullah al-Harari al-Habasyi; tokoh ulama Maroko, al-Muhaddits as-Sayyid Ahmad al-Ghimari; tokoh ulama Syria, Prof. Dr. Muhammad Sa’id Ramadhan al-Buthi; tokoh ulama tasawuf di Makah, al-Muhaddits asy-Syaikh Muhammad ibnu Alawi al-Maliki, dan ulama-ulama lainnya.

Tangan-tangan Salafi Wahabi dan Pemalsuan Kitab Ulama

Sekte Salafi Wahabi sangat menyadari bahwa buku merupakan salah satu media paling efektif untuk ‘mengarah-kan’ umat kepada faham yang mereka inginkan. Karenanya, tidak aneh jika mereka sangat concern dalam ranah per-bukuan, penerbitan, dan penerjemahan. Beragam jenis buku -baik buku kertas maupun e-book/digital- mereka cetak untuk dibagikan secara gratis maupun dengan harga murah.

Barangkali juga terlintas dalam benak Pembaca suatu pertanyaan, mengapa Salafi Wahabi melakukan tindakan-tindakan tidak terpuji itu? Di antara jawabannya adalah, karena faham penyelewengan, pemalsuan, perusakan, dan pe-lenyapan buku adalah doktrin ulama mereka, sebagai bagian dari upaya memperjuangkan akidah Salafi Wahabi yang mereka yakini paling benar. Anda mungkin tidak percaya, tapi inilah di antara bukti yang menunjukan bahwa, sekte Salafi Wahabi mendoktrinkan para pengikutnya untuk membakar dan melenyapkan buku-buku karya ulama Islam.

Salah seorang tokoh ulama Salafi Wahabi Saudi, Abu Ubaidah Masyhur ibnu Hasan Alu Salman menyatakan dalam salah satu bukunya, “Buku-buku semacam ini banyak dimiliki orang dan mengandung akidah-akidah sesat, seperti kitab: al-Fushush dan al-Futuhat karya Ibnu Arabi, al-Budd karya Ibnu Sab’in, Khal’u an-Na’lain karya Ibnu Qusai, ‘Ala al-Yaqin karya Ibnu Bukhan, buku-buku sastra karya Ibnu Faridh, buku-buku karya al-Afif at-Tilmisani, dan buku-buku sejenisnya.

Begitu juga kitab Syarh Ibnu Farghani terhadap kasidah dan syair Ibnu Faridh. Hukum semua buku yang semacam ini adalah, dilenyapkan keberadaannya (idzhab a’yaniha) kapan saja buku itu ditemukan, dengan cara dibakar, dicuci dengan air…” (lihat buku Salafi Wahabi: Kutub Hadzdzara minha al-Ulama, karangan Abu Ubaidah Masyhur ibnu Hasan Alu Salman, penerbit Dar ash-Shami’i, Riyadh, Saudi Arabia, h. 9)

Murid setia Ibnu Taimiyah sekaligus guru Salafi Wahabi, Ibnu Qayyim al-Jauziyah juga pernah menyatakan, “…Begitu juga, tidak perlu untuk mengganti rugi dalam membakar kitab-kitab sesat dan melenyapkannya (itlafuha).” (Lihat kitab: Zad al-Ma’ad karangan Ibnu Qayyim al-Jauziyah, penerbit Muassasah ar-Risalah, vol. 3, Beirut, Lebanon, h. 581).

Dalam bukunya yang lain, Ibnu Qayyim juga berwasiat untuk menghancurkan dan melenyapkan buku-buku bid’ah, “Maksudnya adalah, bahwa kitab-kitab yang mengandung kebohongan dan bid’ah ini wajib untuk dihilangkan dan dilenyapkan. Perbuatan (melenyapkan) ini lebih utama daripada melenyapkan alat-alat hiburan, musik, dan melenyapkan perabot minuman keras. Sungguh bahaya kitab-kitab itu jauh lebih besar dari bahaya-bahaya lain, dan tidak ada ganti-rugi dalam menghancurkan dan melenyapkannya.” (Ibnu Qayyim a-Jauziyah: ath-Thuruq al-Hukmiyah fi as-Siyasah asy-Syar’iyah, penerbit Majma al-Fiqh al-Islami, Jeddah, Saudi Arabia 1428 H., h. 325).

Begitu juga dengan Ibnu Taimiyah, soko guru Salafi Wahabi. Ia telah mengeluarkan fatwa untuk membakar buku-buku yang dianggap bertentangan dengan fahamnya. (Lihat akhir nomor 59 dari kitab al-Akhbar dan kitab al-Jami’ yang digabung dengan kitab Mushannaf Abd ar-Razaq 11/424, dan kitab Mushannaf Ibnu Abu Syaibah 6/211-212, penerbit Dar al-Fikr, bab Tahriq al-Kutub).

Jika kita berbaik sangka, barangkali wasiat dan fatwa Ibnu Taimiyah serta muridnya tentang pembakaran dan pelenyapan buku itu dimaksudkan untuk sesuatu yang baik. Yang menjadi rancu adalah, bid’ah dan sesat yang mereka berdua maksud, tidak sama dengan bid’ah dan sesat yang dimaksudkan oleh sekte Salafi Wahabi, wa bil khusus bid’ah dan sesat versi pendiri Salafi Wahabi, Muhammad Ibnu Abdul Wahab.

Sebagaimana telah dikupas pada buku penulis yang ke-1, “Sejarah Berdarah Sekte Salafi Wahabi; Mereka Membunuh Semuanya Termasuk Para Ulama”, Muhammad Ibnu Abdul Wahab -begitu juga para pengikutnya- memang terkenal bengis dan kejam terhadap umat Islam yang tidak sepaham dengannya.

sumber

You might like

About the Author: admin

672 Comments

  1. Memang karya Ulama’ klasik banya yang dipalsukan. Saya pernah dengar tentang kitab kita karangan Syeikh. Bahkan Al-hamdulillah sudah sampai di perpustakaan STAIN KUDUS. K.H. Sya’roni Ahmadi, seorang tokoh ulama’ juga mengakui hal tersebut. Tpi bukan memalsu kitab. Bahkan keseluruhan kitab diubah dengan isinya. Dan menjadi padanan atau vs baru karya ulama’ klasik murni.

    klik di sini ada yang bagus untuk diikuti:
    http://komisigratis.com/?reg=falaah

  2. oalah…….
    lha wong wis ketauan, wis jelas kalo d ganti, d rubah, d palsu….kog ttp ngeyel…
    kalo g percaya monggo k rumah saya, tag kasih liat yang asli n yg udah dirubah

    LANGSUNG, g pake baca artikel…..

    kita ini siapa????? kog bisa2nya kita merubah kitab2 karangan para ulama
    apa kita ini termasuk ulama?
    apa kita ini orang hebat?

    kita ini hanyalah orang awam yang belajar melalui para ulama’ yang berpegang teguh pada Al Quran, Hadits, Ijma’ n Qiyas…
    kalo kitabnya aslinya saja dirubah2, lha kita mau belajar pada siapa lagi…???

    wong para ulama pengarang kitab tersebut sudah g ad, yg ada hanya warisan mereka berupa kitab2 yang nafi’ah…..
    kalo udah dirubah, diganti, dirusak….trus piye ????

    1. si andre mau ngabsen ya, saya aswaja ndre, walaupun pernah punya guru wahabi tapi saya tak terpengaruh sedikitpun dan…..tetap aswaja

  3. @Super Nova
    @Umati
    @All ASWAJA

    Ini bukti yg mantaaab dan sungguh tak terbantahkan kecuali bagi para wahaby/salafy yg memang sdh dikunci mati hati dan otaknya…. Hehehehe…..

    @Admin sy izin donlod buat menggedor otak dan hatinya para wahaby/salay yg mungkin saja diantara mereka msh ada yg diberi hidayah oleh Allah untuk tobat dr kesesatan faham mereka….!!!

    Tenkyu n Syukron.

    1. @salman

      sekilas membacanya menurut saya belum mengena terhadap apa yang disanggah, artinya bukti2 pemutar balikan kitab2 klasik sudah didepan hidung.

      dibawah ada bukti nyata bagaimana kelakuan sheikh albani terhadab kitab Imam Bukhari mau bukti lagi liat postingan saya diatas

  4. Maaf All.. Ada yyg kurang dan salah ketik dibagian bawah koment saya karna mengebunya hasrat ingin segera ikut mengomentari posting di blog ini ^_^’

    Maksud saya; “semoga Allah merahmati seluruh pendukung blog ini beserta adminnya kini hingga nanti.

  5. Perkenalkan! Saya dari samarinda kalimantan timur.

    Allhamdulillah Semakin lama saya dan juga beberapa teman saya yang ada juga diantaranya adalah orang wahabi/salafi jadi mendapatkan hidayah lewat perantaraan blog ini, sebelumnya saya dan juga bersama dengan beberapa temen saya yang saya telah sebut diatas juga telah lama berkunjung ke blog2nya SALAFY?WAHABI sebagai bahan pembanding agar bisa obyektif dalam menilai, kedua kubu yang sedang berdebat ini dan hasilnya InsyaAllah iman saya jadi lebih mantap sebagai pengikut ASWAJA juga ada 2 lagi teman saya yang berfaham SALAFY?WAHABI kemarin bertobat dan keluar dari faham SALFY?WAHABI. Karena dulu memang saya pernah beri beberapa lembar copy’an dari blog ini dan juga blog2 dari ASWAJA dan SALAFY/WAHABI lainnya yg pada akhirnya membuat mereka jadi penasaran lalu ikut langsung rajin membaca keforum-forum yg membahas masalah ini lewat laptop , hp, warnet, dan apapun alat yg mereka punya dan hingga hari ini total teman2 saya yg telah sadar dan kembali keASWAJA sudah 7 orang karna hidayah Allah lewat perantara seperti yg saya sebutkan diatas ditambah lagi dgn membeli buku2 yg diterbitkan ASWAJA seperti yg menjadi tema sentral pokok bahasan diatas.

    Terimakasih dari saya dan jg beberapa teman saya menitipkan salam buat Admin blog beserta semua para komentatornya distiap postingan blog ini membuat keyakinan ASWAJA saya makin mantap dan ikut secara tdk langsung menyadarkan 7 orang teman saya kembali keASWAJA. dan semoga saja teman2 SALAFY/WAHABY saya lainnya ikut mendapatkan hidayah dari ALLAH mengikuti 7 teman saya diatas.
    Teruslah berjuang kawan2 ASWAJA. Semoga kelak amalan kalian, baik yg secara langsung atau tidak langsung telah ikut menyadarkan serta menguatkan iman akan bahaya faham sesat WAHABI/SALAY jg faham2 sempalan lainnya, dan semoga Allah merahmati seluruh pendukung blog beserta Aminnya kini hingga nanti.

    Syukron.

    1. @wahyuboez
      berita yang sangat memprihatinkan, terus berjuang akhi biar ASWAJA tidak goyah barisannya, dan jangan sampai terjadi peristiwa Karbala terulang di bumi ASWAJA Samarinda

      salam buat ASWAJA Samarinda

      syukron

  6. Kiamat sudah sangat dekat……….
    sesama muslim berantem, bertengkar, yg bener2 sesat kenapa dibiarkan??????? kenapa kemaksiatan dibiarkan??????? liat sex bebas merajalela gak ada yg peduli…..! berantem melulu!

    1. @Muslim

      antum jangan menuduh sembarangan ke sesama muslim, siapa bilang kemaksiatan di biarkan? antum sudahmelukai hati ustad2 kampung yang mengajar ngaji di surau2/langgar2, antum juga menyakiti romo kiyai yang ikhlas berdakwah? memeranginya banyak cara mas

      hati2 dalam berbicara/komentar semua amal kita tercatat oleh NYA

      1. @Muslim
        antum kalo ingin komen silakan antum komentari tuk koment #639 dan #644

        jika tidak punya sanggahan dan dalil ya jangan komentar mendingan menyaksikan diskusi dan memilah mana yang benar dan batil

        oh ya di ummati ini banyak artikel mengenai ilmu aqidah islam monggo dibaca, jangan komentar sebelum membaca

        syukron

    2. @Muslim
      antum kalo ingin komen silakan antum komentari tuk koment #639 dan #644
      jika tidak punya sanggahan dan dalil ya jangan komentar mendingan menyaksikan diskusi dan memilah mana yang benar dan batil
      oh ya di ummati ini banyak artikel mengenai ilmu aqidah islam monggo dibaca, jangan komentar sebelum membaca
      syukron

  7. ALL
    dari pemalsuan kitab2 klasik perlu juga sekiranya diungkap taubatnya ibnu Taimiya berikut ini pernyataanya: kutipan dari blog sebelah

    Ibnu Taimiah Bertaubat Dari Akidah Salah

    Syeikhul Islam Imam Al-Hafiz As-Syeikh Ibnu Hajar Al-Asqolany yang hebat dalam ilmu hadith dan merupakan ulama hadith yang siqah dan pakar dalam segala ilmu hadith dan merupakan pengarang kitab syarah kepada Sohih Bukhari berjudul Fathul Bari beliau telah menyatakan kisah taubat Ibnu taimiah ini serta tidak menafikan kesahihannya dan ianya diakui olehnya sendiri dalam kitab beliau berjudul Ad-Durar Al-Kaminah Fi ‘ayan Al-Miaah As-Saminah yang disahihkan kewujudan kitabnya oleh ulama-ulama Wahhabi juga termasuk kanak-kanak Wahhabi di Malaysia ( Mohd Asri Zainul Abidin).

    Kenyataan bertaubatnya Ibnu Taimiyah dari akidah sesat tersebut juga telah dinyatakan oleh seorang ulama sezaman dengan Ibnu Taimiyah yaitu Imam As-Syeikh Syihabud Din An-Nuwairy wafat 733H. Ini penjelasannya : Berkata Imam Ibnu Hajar Al-Asqolany dalam kitabnya berjudul Ad-Durar Al-Kaminah Fi “ayan Al-Miaah As-Saminah cetakan 1414H Dar Al-Jiel juzuk 1 m/s 148 dan Imam As-Syeikh Syihabuddin An-Nuwairy wafat 733H cetakan Dar Al-Kutub Al-Misriyyah juzuk 32 m/s 115-116 dalam kitab berjudul Nihayah Al-Arab Fi Funun Al-Adab nasnya:

    ???? ??? ????? ????

    ????? ?? ???? ????? ????? ??? ?? ??? ?????? ???? ????? ???? ??? ??????? ????????? ?? ??? ???? ????? ??? ??? ???????? ? ???? ??????? ?? ???? ???? ??? ? ???? ??????? ? ????? ?? ??? ?????? ?????? ???????? ?? ????? ????? ??? ??? ??????? ????? ????? ? ???? ??? ?? ??????? ? ?? ????? ????? ?? ????? ??????? ??? ????? ?????? ? ???? ???? ???? ?????? ??? ????? ??????? ? ??? ???? ???? ?? ?????? ? ???? ????? ? ???? ??? ???? ??????? ???? ???? ????? ?????? ????? ?????? : ??? ???? ?????? ?????? ??? ?? ??? ??? ???? ??? ??? ??? ???? ???? ????? ???? ?? ????? ??????? ??????? ????? ????? ?????? ?????? ??????? ??????? ??????? ??????? ??????? ?????? ??? ??????? ???? ?????? ??????? ???? ??????? ??????? ???? ???? ??? ? ???? ??? ????? ?? ?????? ??????? ??????? ??? ?????? ??????? ??????? ???? ?? ??? ??? ???? ???? ???? ??? ?? ??? ??? ?? ?????? ???????? ???????? ?? ???? ????? ????? ???? ? ??? ???????? ??? ?????? ? ???? ??? ??? ?? ????? ???? ???? ? ????? ?????? ??? ?? ??? ??? ????? ??? ????? ?? ??????? ?? ??? ? ??? ?? ??? ????? ???? : ( ??? ????? ) ???? ???? ???????? ??? ???? ? ????? ???? ??? ??? ??? ?????? : (( ????? ??? ? ???? ?????? ?? ?????? ???? ???? ???? ???? ? ??? ??? ?? ???? ???? ??????? ??????? ? ??? ??? ????? ? ???? ???? ??? ??? ? ???? ???? ?? ????? . ????? ?????? ?? ???? : ( ?????? ??? ????? ????? ) ??? ??? ?? ???? ??????? ? ??? ??? ??? ?????? ?????? ? ??? ???? ??? ?????? ??? ? ?? ?? ???? ??? ??? ???? ????? ? ???? ???? ?? ????? . ?????? ?? ?????? ?????? ?? ???????? ? ???? ??? ?? ???? ??? ? ??? ???? ??? ?????? ?? ?? ?? ???? ??? ??? ???? ????? ? ???? ??? ?????? ?????? ? ???? ???? ?? ????? ? ???? ?? ??? ????? ???? ????? ??? ???? ????? ??? ??? ???????? )) ??? ???? ?? ???? ???? ? ????? ???? ???? ??? ??? ??? ???? ????? ??? ????? ??? ???????? ?? ??????? ?????? ???????? ???? ? ????? ?????????? ????????? ? ????? ???? ????????? ????????? ?? ??? ??? ????? ????? ???????? ?? ?????? ??????? ????? ???? ????? ?????? ??? ????? ?????? ???????? ?? ??? ???? ????? ??? ??? ???????? ? ???? ???? ?? ??? ?????? ????? ?? ??????? ???????? ??????? ? ????? ??? ?????? ????????

    Saya terjemahkan beberapa yang penting dari nas dan kenyataan tersebut:

    1- ???? ???? ???? ??? ?? ??? ??? ?? ?????? ???????? ???????? ?? ???? ????? ????? ???? ? ??? ???????? ??? ?????? ? ???? ??? ??? ?? ????? ???? ???? Terjemahannya: “Dan para ulama telah mendapati skrip yang telah ditulis oleh Ibnu Taimiah yang telahpun diakui akannya sebelum itu (akidah salah ibnu taimiah sebelum bertaubat) berkaitan dengan akidahnya bahawa Allah ta’ala berkata-kata dengan suara, dan Allah beristawa dengan erti yang hakiki (iaitu duduk) dan selain itu yang bertentangan dengan Ahl Haq (kebenaran)”. Saya mengatakan : Ini adalah bukti dari para ulama islam di zaman Ibnu Taimiah bahawa dia berpegang dengan akidah yang salah sebelum bertaubat daripadanya antaranya Allah beristawa secara hakiki iaitu duduk. Golongan Wahhabiyah sehingga ke hari ini masih berakidah dengan akidah yang salah ini iaitu menganggap bahawa Istiwa Allah adalah hakiki termasuk Mohd Asri Zainul Abidin yang mengatakan istawa bermakna duduk cuma bagaimana bentuknya bagi Allah kita tak tahu. lihat dan dengar sendiri Asri sandarkan DUDUK bagi Allah di : http://abu-syafiq.blogspot.com/2007/06/asri-menghidupkan-akidah-yahudi-allah.html . Sedangkan ibnu Taimiah telah bertaubat dari akidah tersebut.

    2- ??? ????? ???? : ( ??? ????? ) ???? ???? ???????? ??? ????

    Terjemahannya: ” Telah berkata Ibnu Taimiah dengan kehadiran saksi para ulama: ‘ Saya golongan Asy’ary’ dan mengangkat kitab Al-Asy’ariyah di atas kepalanya ( mengakuinya)”. Saya mengatakan : Kepada Wahhabi yang mengkafirkan atau menghukum sesat terhadap Asya’irah, apakah mereka menghukum sesat juga terhadap Syeikhul islam mereka sendiri ini?! Siapa lagi yang tinggal sebagai islam selepas syeikhul islam kamu pun kamu kafirkan dan sesatkan?! Ibnu Taimiah mengaku sebagai golongan Asy’ary malangnya Wahhabi mengkafirkan golongan Asya’ry pula, rujuk bukti Wahhabi kafirkan golongan As’y’ary :http://abu-syafiq.blogspot.com/2007/05/hobi-wahhabi-kafirkan-umat-islam.html.

    3- ????? ?????? ?? ???? : ( ?????? ??? ????? ????? ) ??? ??? ?? ???? ??????? ? ??? ??? ??? ?????? ?????? ? ??? ???? ??? ?????? ??? ? ?? ?? ???? ??? ??? ???? ????? ? ???? ???? ?? ?????

    Terjemahan khot tulisan Ibnu Taimiah dihadapan para ulama islam ketika itu dan mereka semua menjadi saksi kenyataan Ibnu Taimiah : ” Dan yang aku berpegang mengenai firman Allah ‘Ar-Rahman diatas Arasy istawa’ adalah sepertimana berpegangnya jemaah ulama islam, sesungguhnya ayat tersebut bukan bererti hakikatnya(duduk) dan bukan atas zohirnya dan aku tidak mengetahui maksud sebenar-benarnya dari ayat tersebut bahkan tidak diketahui makna sebenr-benarnya dari ayat tersebut kecuali Allah.Telah menulis perkara ini oleh Ahmad Ibnu Taimiah”. Saya mengatakan: Ibnu Taimiah telah bertaubat dan mengatakan ayat tersebut bukan atas zohirnya dan bukan atas hakikinya iaitu bukan bererti Allah duduk mahupun bertempat atas arash. ( Bukti Ibnu Taimiah pernah dahulunya berpegang dengan akidah salah: ‘Allah Duduk’ sila rujuk: http://abu-syafiq.blogspot.com/2007/05/penjelasan1-allah-duduk-atas-arasy.html ). Malangnya kesemua tok guru Wahhabi sehingga sekarang termasuk Al-Bani, Soleh Uthaimien, Bin Baz dan kesemuanya berpegang ayat tersebut secara zohirnya dan hakikatnya (duduk dan bertempat atas arasy). Lihat saja buku-buku mereka jelas menyatakan sedemikian. Maka siapakah syeikhul islam sekarang ini disisi Wahhabiyah atau adakah syeikhul islam anda wahai Wahhabi telah kafir disebabkan taubatnya?!

    4- ????? ???? ???? ??? ??? ??? ???? ????? ??? ????? ??? ???????? ?? ??????? ?????? ???????? ???? ? ????? ?????????? ?????????

    Terjemahannya berkata Imam Nuwairy seperti yang dinyatakan juga oleh Imam Ibnu Hajar Al-Asqolany : ” Dan aku antara saksi bahawa Ibnu Taimiah telah bertaubat kepada Allah daripada akidah yang salah pada empat masaalah akidah yang telah dinyatakan, dan Ibnu Taimiah telah mengucap dua kalimah syahadah(bertaubat daripada akidah yang salah pernah dia pegangi terdahulu)”. Saya mengatakan: Ibnu Taimiah telah memeluk islam kembali dengan mengucap dua kalimah syahadah dan mengiktiraf akidahnya sebelum itu adalah salah dan kini akidah yang salahnya itu pula dipegang oleh golongan Wahhabiyah. Maka bilakah pula golongan Wahhabiyah yang berpegang dengan akidah yang salah tersebut akan memluk agama islam semula seperti yang dilakukan oleh rujukan utama mereka yang mereka sendiri namakan sebagai Syeikhul Islam?!. Jadikan qudwah dan ikutan Ibnu Taimiah dalam hal ini wahai Wahhabiyah!. Ayuh! bertaubatlah sesungguhnya kebenaran itu lebih tinggi dari segala kebatilan. Pintu taubat masih terbuka bagi Wahhabi yang belum dicabut nyawa.

    ULAMA-ULAMA YANG MENYATAKAN DAN MENYAKSIKAN KISAH TAUBATNYA IBNU TAIMIAH.

    Selain Imam Ibnu Hajar Al-Asqolany dalam kitabnya berjudul Ad-Durar Al-Kaminah Fi “ayan Al-Miaah As-Saminah cetakan 1414H Dar Al-Jiel juzuk 1 m/s 148 dan Imam As-Syeikh Syihabuddin An-Nuwairy wafat 733H cetakan Dar Al-Kutub Al-Misriyyah juzuk 32 m/s 115-116 dalam kitab berjudul Nihayah Al-Arab Fi Funun Al-Adab yang menyatakan kisah taubat Ibnu Taimiah ramai lagi ulama islam yang menyaksikan dan menceritakan kisah pengakuan tersebut antaranya lagi :

    -As-Syeikh Ibnu Al-Mu’allim wafat tahun 725H dalam kitab Najmul Muhtadi Wa Rojmul Mu’tadi cetakan Paris nom 638.

    -As-Syeikh Ad-Dawadai wafat selepas 736H dalam kitab Kanzu Ad-Durar – Al0Jam’-239.

    -As-Syeikh Taghry Bardy Al-Hanafi bermazhab Hanafiyah wafat 874H dalam Al-Minha As-Sofi m/s576 dan beliau juga menyatakn sepertimana yang dinyatakan nasnya oleh Imam Ibnu Hajar Al-Asqolany dalam kitabnya yang lain berjudul An-Nujum Az-Zahirah Al-Jami’ 580.

    Merekalah dan selain mereka telah menyatakan taubat Ibnu Taimiah daripada akidah Allah Duduk dan bertempat di atas arasy. Kata-kata akhirku dalam penerangan kajian ringkas berfakta ini.. Wahai Wahhabiyah yang berakidah Allah Duduk di atas arasy. Itu adalah akidah kristian kafir dan yahudi laknat (Rujuk bukti :http://abu-syafiq.blogspot.com/2007/05/penjelasan1-allah-duduk-atas-arasy.html . Berpeganglah dengan akidah salaf sebenar dan khalaf serta akidah ahli hadith yang di namakan sebagai akidah Ahli Sunnah Wal Jamaah iaitu Allah tidak memerlukan kepada mana-mana makhlukNya termasuk tempat dilangit mahupun tempat di atas arasy. Semoga Allah merahmati hambaNya yang benar-benar mencari kebenaran. Wassalam. * Saya mengharap komen diberikan atas artikel ini dengan syarat mestilah berfakta yang telus dan ilmiah bukan melulu dan bersemborono khususnya kepada mereka yang mengatakan ianya palsu. masih banyak lagi fatwa2 takfir wahabi alyahudiah….

    Ibnu taymiyah Pun Mendukung Maulid Nabi

    1) Al-Imam al-Hujjah al-Hafiz as-Suyuthi: Di dalam kitab beliau, al-Hawi lil Fatawa, beliau telah meletakkan satu bab yang dinamakan Husnul Maqsad fi ‘Amalil Maulid, halaman 189, beliau mengatakan: Telah ditanya tentang amalan Maulid Nabi ??? ???? ???? ???? pada bulan Rabiul Awal, apakah hukumnya dari sudut syara’? Adakah ia dipuji atau dicela? Adakah pelakunya diberikan pahala atau tidak?

    Dan jawapannya di sisiku: Bahawasanya asal kepada perbuatan maulid, iaitu mengadakan perhimpunan orangramai, membaca al-Quran, sirah Nabi dan kisah-kisah yang berlaku pada saat kelahiran baginda dari tanda-tanda kenabian, dan dihidangkan jamuan, dan bersurai tanpa apa-apa tambahan daripadanya, ia merupakan bid’ah yang hasanah yang diberikan pahala siapa yang melakukannya kerana padanya mengagungkan kemuliaan Nabi ??? ???? ???? ???? dan menzahirkan rasa kegembiraan dengan kelahiran baginda yang mulia.

    2) Syeikh Ibn Taimiyah : “Di dalam kitab beliau, Iqtidha’ as-Shiratil Mustaqim, cetakan Darul Hadis, halaman 266, beliau nyatakan: Begitu juga apa yang dilakukan oleh sebahagian manusia samada menyaingi orang Nasrani pada kelahiran Isa ???? ??????, ataupun kecintaan kepada Nabi ??? ???? ???? ???? dan mengagungkan baginda, dan Allah mengurniakan pahala kepada mereka atas kecintaan dan ijtihad ini…”

    Seterusnya beliau nyatakan lagi : “Ia tidak dilakukan oleh salaf, tetapi ada sebab baginya, dan tiada larangan daripadanya.”

    Kita pula tidak mengadakan maulid melainkan seperti apa yang dikatakan oleh Ibn Taimiyah sebagai: “Kecintaan kepada Nabi dan mengagungkan baginda.”

    3) Syeikhul Islam wa Imamussyurraah al-Hafiz Ibn Hajar al-‘Asqalani: Berkata al-Hafiz as-Suyuthi dalam kitab yang disebutkan tadi: Syeikhul Islam Hafizul ‘Asr Abulfadhl Ibn Hajar telah ditanya tentang amal maulid, dan telah dijawab begini: “Asal amal maulid (mengikut cara yang dilakukan pada zaman ini) adalah bid’ah yang tidak dinaqalkan dari salafussoleh dari 3 kurun (yang awal), walaubagaimanapun ia mengandungi kebaikan serta sebaliknya. Maka sesiapa yang melakukan padanya kebaikan dan menjauhi yang buruk, ia merupakan bid’ah yang hasanah.

    Telah jelas bagiku pengeluaran hukum ini dari asal yang tsabit iaitu apa yang tsabit dalam shahihain (shahih al-Bukhari dan shahih Muslim) bahawa Nabi ??? ???? ???? ???? ketika tiba di Madinah mendapati orang Yahudi berpuasa Asyura’, lalu baginda bertanya kepada mereka (sebabnya). Mereka menjawab: Ia merupakan hari ditenggelamkan Allah Fir’aun dan diselamatkan Musa, maka kami berpuasa kerana bersyukur kepada Allah. Maka diambil pengajaran darinya melakukan kesyukuran kepada Allah atas apa yang Dia kurniakan pada hari tertentu, samada cucuran nikmat atau mengangkat kesusahan.”

    Seterusnya beliau berkata lagi: Dan apakah nikmat yang lebih agung dari nikmat diutuskan Nabi ini ??? ???? ???? ????, Nabi Yang Membawa Rahmat, pada hari tersebut? Dan ini adalah asal kepada amalan tersebut. Manakala apa yang dilakukan padanya, maka seharusnya berlegar pada apa yang difahami sebagai bentuk kesyukuran kepada Allah Ta’ala samada tilawah, memberi makan, sedekah, membacakan puji-pujian kepada Nabi, penggerak hati atau apa sahaja bentuk kebaikan dan amal untuk akhirat.”

    Inilah istinbat-istinbat yang dikatakan oleh mereka yang menentang sambutan maulid (anti-maulid) sebagai istidlal yang bathil serta qias yang fasid, lalu mereka mengingkarinya. Cukuplah bagi kita memerhatikan siapakah yang mengingkari dan siapa pula yang mereka ingkari!!!

    semoga menjadi ilmu bermanfaat
    syukron

  8. @Sujarwo

    adalah menjadi lumrah jikalau sebuah faham atau teori akan dinamakan dengan orang yang mempopulerkan contoh: teori evolusi———> Darwinisme, yang lain hukum ilmu fisika Newton, Farentheait dll, dibidang filsafat dan aqama Taoisme, Budha, Plato, Marxis, dll. terlepas nama seseorang itu mengambil nama dari asmaul husna itu tidak menjadi masalah, dalam artian bukan namnya namun fahamnya. jadi hal ini bukan subtansi dalam diskusi.

  9. wirawan@

    Nte ini bener ada2 aja. Memang benar, Asmaul Husna salah satunya adalah Al-Wahhab. Akan tetapi Wahabi itu tidak ada kaitan sama sekali dg Al-Wahhab Asmaul Husna. Wahabi itu diambil dari nama ayah Syaik Muhammad AlNajdi, yaitu ayah beliau bernama Abdul Wahhab. Nta tahu kan Nama Perintis sekte Wahabi itu Muhammad bin Abdul Wahhab? Nah , Abdul Wahhab itu Ayah dari Muhammad tersebut. Wahabi di nisbatkan kepada nama ayahnya tsb.

    Sama seperti Imam Syafi’i, namanya sendiri bukan Syafi’i. Imam Hambali, namanya sendiri bukan Hambali. Imam Maliki namanya sendiri bukan Maliki. Jadi Nte jangan mau dikibuli terus menerus oleh ustadz antum mengenai nama Wahabi yg dikait-kaitkan dg Asmaul Husna ALWAHHAB. Itu namanya ono-ono wae alias aya-aya wae alias mengada-ada. Antum disugesti oleh Utadz antum seolah-olah nama Wahabi itu berkaitan dg Asmaul Husna supaya antum PEDE jadi Wahabi. Sadarilah Wahabi itu adalah firqoh/sekte paling buruk di antara sekte-sekte yg ada di dunia. Sekte Syi’ah walaupun sama-sama sesatnya dg sekte Wahabi, tetapi Syi’ah lebih baik karena semangat Syi’ah dalam membela kaum muslimin dunia lebih kelihatan daripada Wahabi yg cuek bebek.

  10. sujarwo: saya tidak mengatakan anda salah, karena saya orang yang baru brlajar agama, dna setahu saya salah satu asmaul husna adalah wahaab atu yg maha memberi, atau mungkin anda ingin menghilangkan salah satunya jadi 89, afwan siapapun wahabi saya cuma tidak senang kalau ada yang membahas dengan meyertakan asmaulhusna dalam pembahasan yang saling menghujat….

  11. For All

    ini saya copas dari artikel sebelah tanggapan saya terhadap akhi hadi tapi belum ter jawab
    semoga memabantu
    MOHON DICEK KEBENARAN LIST DIBAWAH INI

    Bentuk penyelewengan sekte Salafi Wahabi dalam hal amanah ilmu :
    1. Pemusnahan dan pembakaran puluhan ribu buku yang tidak sejalan dengan paham mereka.
    2. Sengaja men-tahkik, men-takhrij dan meringkas kitab-kitab hadis yang jumlah halamannya besar untuk menyembunyikan hadis-hadis yang tidak mereka sukai.
    3. Memotong-motong dan mencuplik pendapat ulama terkenal sehingga menjadi tidak sempurna, untuk kemudian diselewengkan maksud dan tujuannya.
    4. Mengarang-ngarang hadis dan perkataan Ulama.
    5. Mencuri buku-buku induk dan manuskrip untuk dihilangkan sebagian isinya atau dimusnahkan semuanya.
    6. Membuang hadis-hadis yang tidak mereka sukai dalam buku-buku yang mereka terbitkan, sehingga tidak sesuai dengan buku asli yang diterbitkan penerbit lain.
    7. Membajak buku, membeli manuskrip dan menyogok penerbit.
    8. Memerintahkan ulama mereka untuk mengarang suatu buku, lalu mengatasnamakan buku itu dengan nama orang lain.
    9. Melakukan tindakan kekerasan, intimidasi dan provokasi terhadap penulis yang isi karangannya berseberangan dengan faham mereka.
    10. Mencetak suau kitab induk dengan menghilangkan syarah ulama atas kitab tersebut, padahal buku induk tersebut sangat terkait erat dengan syarahnya.
    11. Memalsukan buku-buku ulama yang mereka pandang strategis bagi umat dengan cara mencetak ulang buku tersebut, namun hal itu dilakukan setelah tangan-tangan terampil mereka meng-edit, mengubah dan memalsukannya sesuai keinginan, pesanan, faham dan cara berpikir mereka.

    – Perintah untuk membakar buku-buku dan memalsukannya (hal 49)
    – Pemalsuan kitab Al Adzkar karya Imam Nawawi (hal 51)
    – Memalsukan perkataan Imam As-Subki dalam Syarh Al-Aqidah Ath-Thahawiyah (hal 58)
    – Pemalsuan kitab Aqidah As Salaf Ashhabu Al-Hadits (hal 60)
    – Pemalsuan kitab Hasyiah Ash-Showi (hal 67)
    – Pemalsuan kitab Tafsir Al-Kasysyaf karya Imam Az-Zamakhsyari (hal 71)
    – Pemalsuan kitab Al-Ibanah karya Imam Asy’ari (hal 73)
    – Pemalsuan kitab Seputar Ahlul Bait, Kekhalifahan Sayyidina Ali k.w. Tasawuf dan Alam Kubur (hal 81)
    – Pemalsuan kitab Al Fawaid Al Muntakhabat karya Ibnu Jami Az Zubairi (hal 83)
    – Pemalsuan kitab Diwan Imam Syafii (hal 86)
    – Pemalsuan kitab Sahih Bukhari (hal 87)
    – Pemalsuan kitab Sahih Muslim (hal 91)
    – Penghapusan hadis-hadis dari kitab Musnad Ahmad (hal 93)
    – Pemalsuan kitab tafsir Ruh Al-Maani karya Mahmud Al Alusi (hal 94)
    – Pemalsuan kitab Ash-Shawaiq Al-Muhriqah (hal 95)
    – Pemalsuan kitab Hasyiah Ibnu Abidin (hal 97)
    – Memalsukan perkataan Al Hafizh Syaikh As Sakhawi melalui tahqiq kitab (hal 100)
    – Pemalsuan kitab Majmu Fatwa karya Ibnu Taimiyah (hal 100)
    – Pemalsuan kitab Nihayah Al Qaul Al Mufid (hal 101)
    – Penghapusan bab Istighotsah dari kitab Al-Mughni karya Ibnu Qudamah (hal 105)
    – Pemalsuan kitab Tarikh Al-Ya’qubi (hal 106)
    – Pemalsuan kitab Iqtidha Ash Shirat Al Mustaqim (hal 107)
    – Pemalsuan kitab Ahwal Al Qubur karya Ibnu Rajab (hal 108)
    – Pemalsuan kitab tafsir Bahr Al Muhith karya Abu Hayyan (hal 108)
    – ‘Bermain-main’ dengan hadis demi faham mereka (hal 109)
    – Akibat fatal pemalsuan kitab-kitab ulama klasik (hal 115)

  12. Wirawan juga Wahabi asli, maklum kalau mbelain kesesatannya sebisa-bisanya. Aneh-aneh aja dia, membawa-bawa Asmul Husna, seakan-akan Wahabi itu dapat ridha Allah Swt. Tauhid Trinitas Wahabi aja udah batil karena terbukti Tauhid bid’ah yg tidak diajarkan Rasul saw.

  13. Assalamualaikum semuanya, sya orang awam yg baru saja membaca kehebatan tuan2 dalam urusan saling menghujat, saya cuma ingatkan hati2 dengan memberikan komentar kata Wahaab karena itu adalah salah satu dari 99 asmaulhusna yg artinya maha pemberi, adapun jika diantara kalian tidak senang pada seseorang jangan menisbatkan pada orang tuanya. yang kalian tidak senang kan Syaikh Muhammad Bin Abdull Wahhaab terus kenapa terus2 menggunakan kata wahaabi bukan muhammadi yg nama asli dari orang yang kalian tidak senangi..semoga Allah merahmati para ulama kita yang menghabiskan waktunya dalam menuntut ilmu, dan buat kita yg sok tau bisa diberi petunjuk dalam ilmu yang haq…

    1. @wirawan
      u said:
      “yang kalian tidak senang kan Syaikh Muhammad Bin Abdull Wahhaab terus kenapa terus2 menggunakan kata wahaabi bukan muhammadi yg nama asli dari orang yang kalian tidak senangi……”

      sudah mas dengan memakai nama Muhamadiyah, apakah antum tidak tahu?

  14. ada kontradiksi yang sangaaaat akut kalo ga mau disebut stadium 4

    mereka menuduh yang bukan2 pada penganut 4 madzab besar dan mendorong orang awam untuk tidak bermaszab, TAPI SEBALIKNYA MERKA MENGANUT DAN MEMBUAT MADZAB SENDIRI YAKNI MADZAB ABDUL WAHHAB AN NAJDI

    mereka melarang taqlid pada ulama yang benar alim dalam ilmu kalam dan islam serta menguasi 15 cabang ilmu, TAPI MEREKA TAQLID BUTA PADA IMAM2: IBNU TAIMIYA, WAHAAB AN NAJDI, MUHAMMAD ABDUH. nama yang terkhir disinyalir sebagai anggota MASSON

    syukron

  15. semoga Alloh merahmati Syaikhul Islam Ibnu Taimiyah,Ibnu Qayyim Al Jauziyah,Muhammad ibn Abdul Wahab…dgn tuduhan tuduhan orang orang yg tdk mengetahui menjadi semakin mulia beliau.semoga kelak di akhirat orang orang mengetahui kemuliaan beliau..

    1. semoga Alloh merahmati para ulama dan mayoritas kaum muslimin diseluruh dunia yang telah dianggap musyrik dan bidah oleh wahabi…dgn tuduhan tuduhan orang orang yg tdk mengetahui menjadi semakin mulia beliau.semoga kelak di akhirat orang orang mengetahui kemuliaan ulama dan jamah kaum muslimin..

    2. @ anti syiah
      bukan tuduhan tanpa bukti kepada syaikh2 paham wahabi yang ente agung2kan tapi kenyataannya buku2 ,fatwa dan tulisan beliau2 itu memang menyimpang dan itu juga diperkuat dengan buku2 ulama2 ASWAJA yg sejaman dgn mereka maupun setelahnya bahwa syaikh2 kebanggaan anda itu memang menyimpang dan sesat.

        1. maaf ya sob,,saya tidak berada di pihak manapun,,entah itu wahabi atau aswaja atau apalah,, tapi tolong sob,,kita dalam islam ini kan dilarang saling mencemooh,,apabila ada sebuah kejanggalan bukankah diantara kita saling membenahi dan mengingatkan,,dengan baik-baik bukankah begitu sob? jikalau telah diketahui sebuah kebenaran,,maka kita wajib mengikutinya tanpa ada rasa gengsi maupun rasa sombong,,

          1. Wahabi kalau terdesak ngomong kek gini, sudah adatnya begini tak usah heran. Ibrahim Abene adalah Wahabi asli.

          2. are you sure boy,,,?hahahahahaha,,, terserah ya bos mau ngomong apa cuma setau saya dalam ajaran islam itu diajarka seperti itu,,
            mungkin ilmu saya masih kurang,,,apa di dalam islam kita diajarkan untuk saling mencemooh?!
            setahu saya tidak,,,silahkan kalau ada yang mau ngomong saya wahabi atau aswaja atau apalah,,,hahaha
            saya hanya ingin mencari yang benar,,,

          3. gak mungkin lah Nte Aswaja, cirinya sudah jelas Wahabi gitu lho? Mana ada ASWAJA seperti Nte, ngomongnya menyerupai bunglon. Ini sih ciri khas kaum Nejed.

  16. maaf ya bos apakah tidak sebaiknya kalau semua perkara itu kita kembalikan berdasarkan al-quran dan as-sunnah berdasarkan pemahaman para sahabat-sahabat nabi SAW?

    agar tau yang mana yang hak dan yang bathil,,,
    kalau hanya seperti ini mana bisa selesai,,,
    ujung-ujungnya hanya bantah-bantahan saja,,, bukan untuk mencari kebenaran,,
    hanya kesombongan yang melekat pada diri kita,,,,

    1. ibrahim abene
      maaf ya bos , untuk tau mana yang hak dan mana yang bathil tidak cukup dengan mengembalikan perkara itu kepada qur`an dan as-sunnah dengan pemahaman para sahabat nabi SAW , dan saya tidak sependapat dengan ungkapan ” pemahaman para sahabat Nabi SAW ” saya lebih sepakat dengan ungkapan ” pernyataan para sahabat nabi SAW ” agar tidak terjadi salah paham , pernyataan para sahabat nabi yang kita baca dan coba pahami , bukanlah pemahaman para Sahabat itu sendiri.

      pertarungan antara yang hak dengan yang bathil tidak akan pernah usai , sementara diskusi di Blog seperti ini ternyata banyak manfaatnya , terbukti sudah banyak mantan pengikut sekte sesat dengan berani menyatakan : ” saya sudah tobat”.

      1. ahmadsyahi
        oh,gitu ya bos,,cuma kalau menurut saya kita harus sepaham dengan para sahabat nabi,,karena kalau al-qur’an dan assunnah itu kita tafsirkan dengan pemahaman kita sendiri maka bukankah kita orang yang sesat?,, untuk kata “pernyataan” mungkin bisa,akantetapi jika pernyataan maka masing-masing kita bisa mengartikan dengan pemahaman-pemahaman yang berbeda-beda,,bukankah seperti itu?

        dan untuk mengembalikan yang mana hak dan yang bathil saya rasa itu cukup,,

  17. Alhamdulillah, dengan pertolongan Allah, Telah selesai buku pertama yang berjudul: Salafi, Antara Tuduhan dan Kenyataan (Jawaban Ilmiah Terhadap Buku Sejarah Berdarah Sekte Salafi Wahabi) karya Syaikh Idahram. Insya Allah Ta’ala akan menyusul buku selanjutnya dalam rangkaian jawaban ilmiah terhadap kelompok-kelompok yang menyimpang dari jalan yang benar.
    Mohon bersabar sampai diterbitkannya buku-buku tersebut dan tetaplah memohon pertolongan Allah.

    1. @deto

      Mas deto, jalan yang benar itu ya jalan Islam sesuai Al Qur an dan Sunnah, bukan jalan yang sesuai dengan ulama-ulama wahabi, gitu lo mas.
      Jadi siapapun dia biar dia mengaku NU, Muhammadiyah, salafi bila memahami Al Qur an dan Sunnah dengan contoh ulama salaf ya semua masuk jalan yang benar dong.

      dan memahami Al Qur an dan Sunnah dengan contoh ulama salaf itu juga yidak mesti seragam hasilnya,
      Siapapun dia bila amalannya punya dasar dan hujjah yang kuat yang berasal dari ijtihad beserta pemahaman ulama terhadap nash maka dia termasuk orang yang berada di jalan yang benar.

      kelompok yang menyimpang itu adalah kelompok yang menganggap ijtihadnya paling benar dan mendakwahkannya sebagai jalan kebenaran dengan menganggap ijtihad kelompok lain adalah sesat dan keluar dari manhaj yang lurus, walaupun kedudukannya sama, yaitu sama-sama berijtihad dan memahami nash sesuai kemampuannya. Apalagi dakwahnya dilakukan dengan cara-cara yang tidak etis dan angkuh.

      Pahamilah…..

      1. benar mas @dianth, kebenaran berdasarkan diri sendiri yang merasa paling benar dan yang lani seolah sesat karena tidak sepaham dengannya, bukanlah kebenaran hakiki. Hal ini justru sangat diperingatkan oleh al-Imam al-Ghazali dalam kitab Bidayatul Hidayah, seyogyanya seorang muslim tidak merasa paling bersih (tazkiyyatunnfs), karena berpotensi menimbulkan riya, `ujub, sum`ah bahkan takabur yang menjadi sebab dikeluarkannya Iblis laknatullah `alaih dari surga. Semoga kita semua, umat Islam seluruhnya, apapun madzhab yang diantutnya, selalu dilimpahkan karunia keikhlasan dalam beramal. Amin.

      2. Ya mas dianth. Insya Allah buat orang” awam kaya ane jadi paham. di lapangan kelihatan jelas kok kelompok mana yang berdakwah dengan cara” yang tidak etis dan angkuh.

  18. Inilah yang di sebut golongan Asy’ariyah. Yang sangat-sangat membenci Ibnu Taimiyah dan Ibnu Qayyim al-Jauziyah. Dikarenakan sewaktu beliau masih hidup, berhasil memberantas ahli bid’ah, ahli filsafat, thariqat, sufi, tasawuf, dll. sampai ke akar-akarnya. sekarang tinggal sisa-sisanya yang muncul kembali menjadi banyak.
    Syetan lebih suka menggoda manusia melakukan bid’ah di karenakan manusia menganggap bid’ah adalah suatu kebenaran.
    CAMKAN ITU!!!!!!!!!

    1. PUTRA@

      Setan lebih cinta kepad ora-orang yg membenci Bid’ah Hasanah, Padahal kita disuruh oleh Rasulullah Saw agar membuat Bid’ah Hasanah yg menurut istilah Nabi Saw disebutnya sebagai SUNNAH HASANAH.

    2. @PUTRA

      Omongan nt super ngawur dan itu bukti nt super tolol, Mana bukti sejarah kalau tasawuf berhasil diberatas ibnu taymiyah……….Jadi orang yg cekak ilmunya kalau ngoceh gak masuk akal dan membodohi umat.

      Ayo tunjukkan kalau tasawuf musnah gara2 ibnu taymiyah. Bukankah menjelang akhir hayat ibnu taymiyah masuk tarekat sufi dibimbing guru sufi madzab hanbali dengan jalur qodiriyah?

      Nt baca ndak semua kitab karya ibnu taymiyah?

      Nt tuh cuman membesar2kan ibnu taymiyah seakan kagak ada ulama yg lebih hebat dari dia di dunia ini pada masa itu. KASIHAN SEKALI DIKAU.

      Masih ada ratusan ulama yang jauh lebih hebat dan lebih alim, lebih arif dari ibnu taymiyah.

    3. Memang sangat nikmat sekali ikutan tahlilah, yasinan, Maulidan.. soalnya makan gratis, bercampur dengan perempuan… apalagi ada yang cantik2…

      Sungguh berat belajar beriktizam dengan sunah, celana jingkrang,memelihara janggut…memang berat belajar mengikuti sunah Nabi.. Tapi jangan putus asa.. Memang islam itu awalnya asing dan akan kembali menjadi asing.. Sabarlah Ihkwan2 besarkan hati, mudah2an Allah memberi petunjuk pada mereka yang membenci Manhaj Salaf..

  19. Wahabi adalah NEO KHOWRIJ atau khowarij akhir zaman yg menebar fitnah Islam. Mereka melakukan fitnah kepada agama Islam di akhir zaman. Sekte penyebar fitnah ini muncul dari Najd, termasuk wilayah Hijaz (Arab Saudi).

  20. Bismillah. Komentar saya ini menjelaskan tersebarnya buku yang ternyata sangat tidak ilmiah. Diantaranya tuduhan2 dusta dan fitnah atas nama ulama dan dalil. Berikut penyelewengan hadits. Salah satu contohnya dikisahkan bahwa Dzul Kuwaisirah adalah pendiri Salafi. Sedangkan yang benar adalah Dzul Kuwaisirah adalah tokoh dibalik munculnya faham Khawarij. Kemudian tuduhan fitnah yang dilancarkan kepada salaf, yaitu faham takfiri, pengkafiran, dan pembunuhan. Yang sebenarnya itu adalah faham khawarij. Semoga penjelasan singkat ini dapat membantu kaum muslim untuk memahami manhaj yang diajarkan Rasulullah ini. Manhaj yang berdasar aqidah yang haq. Pentauhidan kepada Allah. Bersih dari bid’ah dan syirik. Barokallohu fiikum.

    1. Omar Salim, Wahabi dan Khowarij itu sama, Bos….
      Bedanya kalau Wahabi NEO KHOWARIJ yg ngaku-ngaku pengikut Salaf padahal yg benar mereka adalah pengikut Ibnu Taymiyah dan Muhammad bin Abdul Wahhab. Oke, walaupun singkat penjelasan saya ini, semoga jelas.

    2. @Mas Omar Salim Ana sependapat dengan antum

      Barakallahufikum…Mudah2an temen2 yang belum mengerti manhaj salaf segera tertarik untuk mengenlnya

  21. MUDAH2HAN YANG GONTA-GANTI KITAB DI BERI HIDAYAH….MAKA’A BELAJAR LEBIH DALAM LAGI TENTANG AGAMA,,,,,PELAJARI ILMU ALAT,,,,SEPERTI NAHWU,SHOROF,TAFSIR HADIS DLL,,,,INSYA ALLAH……GA KAN PERNAH KELIRU…………RIGHT

  22. @ abdullah al fakir

    Aaaamiii..iinn
    termasuk juga golongan yang memfitnah kaum muslim :
    – sebagai tauhidnya ga sempurna
    – sebagai penyembah kuburan
    – sebagai ahli bid’ah
    – dsb

    Ya Allah… berilah ” golongan itu ” hidayah… dan selamatkanlah kaum muslimin dari lidah dan tangan mereka….

    1. abdulloh al fakir@

      Alhamdulillah, akhirnya pemalsuan kitab-kitab ulama oleh Wahabi terungkap ke publik, semoga para korban fitnah-fitnah mereka diberi hidayah kembali kepada Ahlussunnah Waljama’ah. Semoga para korban itu segera sadar dari tipuan wahabisme (shlussunnah palsu), amin…..

  23. contoh video dialog wahabi vs aswaja:
    KLIK

    JUDUL: 1.Dialog Tawasul dr buya yahya vs ustadz thoharoh Lc.
    2.Mudzakarah dr.buya yahya vs prof.dr.salim bajri

    untuk mp3

    1. @Ferry ASWAJA, salam kenal jg ya.. Gak bisa di pungkiri, memang itu kenyatan pemahaman saya sbg orang awam… Lg pula banyak org2 yg risih atas kehadiran mereka. ketika di masjid mau nguasain masjid. giliran tetangga masjid ngundang utk hajatan pada ngumpet. terus org2 gak boleh mukul beduk lah, katanya Bid’ah. Semua gak di ajarin/di contohin ma Baginda Rasulullah Bid’ah. Tp ke masjid kok naik motor gak Bid’ah, kemana2 naik motor/mobil gak bid’ah juga??? mestinya kan naik Onta, baru gak bid’ah…

  24. @deto
    iya… selain liberalisai… pemalsuan kitab sesuai hawa nafsu juga harus kita bendung….. hanya akal yang dibimbing wahyu yang menjadikan ilmu2 para ulama aswaja diberkahi Allah dan membimbing ummat mengerti agama dan kehidupan, menghasilkan karya-karya / kitab-kitab top sepanjang masa…..

    sedangkan akal yang tidak dibimbing wahyu para syaikh wahabi akan menghasilkan karya yang akal-akalan, dan asal-asalan,… ga bakal dipake ummat yang mengerti ilmu…
    akhirnya para syeikh itu, akal-akalan lagi deh dengan mengedit dan memalsukan karya2 ulama aswaja sesuai hawa nafsu…..

  25. Assalamu’alaikum, ma’af sy orang awam. cuma mau mmberi masukan saja sesuai pemahaman orang awam. Ustadz saya pernah katakan bahwa” org yg biasa mengatakan sayuur…sayuur…it artinya tukang sayur. kalau bilang ikaaan…ikaan berarti tukang ikan. Jeruuuk…jeruuk…berarti tukang jeruk. Nah yang suka bilang/mengatakan Bid’ah, syirik, kafir itu artinya tukang apa?? Saya rasa di dunia ini manusia diberi gelar dng keahlian masing masing kan?? kalau tukang jahit di bilang tukang sate rasanya gak cocok, Ini femahaman yg sedikit simple/mudah buat siapapun. Bukankah begitu saudara2 ku yang satu Iman…?? Sekali lagi saya mohon ma’af kalau ini menyinggung perasaan saudara2 yang lain. Tp sebagai umat Islam kita saling mengingatkan yg ma’ruf dan mencegah kemungkaran..Apa pun pahitnya kalau itu benar, maka terimalah dengan lapang dada..Wassalam

  26. @deto

    Kalau kedesak kok ngomngnya begitu-begitu aja, bosen ahhh. Kok isinya suka menuduh dan selalu berprasangka jelek

  27. @deto
    benar akhi tinggalkanlah debat dan jangan ngeyel terus, akan lebih baik kalo kita juga mau memmpelajari buku-buku yang lain selain terbitan wahabi, biar ilmu kita nambah dan kita tidak merasa paling benar sendiri..

  28. Aduh3x kok membuku Alquraan dibilang bid’ah.Apa ngak baca Alquran bahwa Allah yang memeliharanya(cari sendiri ayat dan suratnya).Tida k asatupun ayat yang bertanbah kerna dibukukan.Aduh2 membuku hadist dibilang bid’ah. Apa ngak belajar ilmu usulfiqih yg ilmunya dari kalian punya Madzhab itu Imam Syafii.Waktu alquran blm dibuku sangat bahaya membuku hadist spy jangan bercampur inilah yg ditakuti Nabi.Yg membedakan masalah ini ialah membuku ini menurut Imam Safii adalah bidah wajib sedangkan Imam Maliki adalah kemasalahatan .Jasi bidah kalo ada sariat yg bertambahm

    1. sudahlah akhi, tinggalkan saja debat seperti ini, banyak yang lebih bermanfaat, sebentar lagi juga keluar buku bantahannya insyaa Allah, tetaplah istiqomah di atas sunnah dan jauhi majelis yang dipenuhi fitnah, Ketahuilah akhi liberalisasi agama dimulai dari yahudi, nasrani kemudian menyusul terakhir Islam, bagaimana mereka mau menghindar dari hasutan yahudi, buku-buku LKIS jelas berisi faham liberalisme dan pluralisme, hanya tasyabuh kepada yahudi, akal tidak dapat mencapai kebenaran tanpa dibimbing dengan wahyu, tapi lihatlah mereka mempertentangkan wahyu dengan akal, na’udzubillah, biarkan saja mereka membela apa yang mereka yakini itu yang mereka inginkan, karena mereka sudah dinasihati.
      ?????? ?????? ???? ???????? ???????? ??????. Berkata Imam Asy-Syathibiy Rahimahullahu Ta’ala: “dan ungkapan seperti ini adalah keras dalam perkara peng-ingkaran sesuatu”

  29. for deto & sayuti

    Tolong tunjukkan dong buktnya, jangan asal tuduh. Sejujurnya siapa sih yg suka menuduh? Bukankah salwahlah yg suka menuduh dan menghujat? Buktinya itu tuh ceramah dan buku2 karya si Mahrus Ali si mantan NU yg dengan sombongnya main tuduh sesat dan syirik pada kaum NU dan tasawuf?

    1. deto :

      abah asra :
      maklum saja, dinasti saudi sebagai biangnya wahabi masih keturunannya muawiyah yang berdarah yahudi.

      oted :
      deto@
      saya maklum kalau you kecewa berat karena Yau memang Wahabi yg selalu marah jika ada yg mengkritis Mu’awiyah. Para Sahabat Nabi adalah baik semuanya, tapi khususnya Mu’awiyah memang perlu dicermati secara obyektif berdasar sejarah biografi para sahabat Nabi. Bukankah keburukan Sahabat yg satu ini bisa dibaca dalam sejarah atau biografiya?

      ana tidak akan melanjutkan dialog, meskipun para sahabat tidak terlepas dari kesalahan, tapi Allah telah meridhoi mereka, maka mencela sahabat bukanlah akhlaq ahlus sunnah wal jamaah, semoga Allah menunjuki kita semua jalan yang lurus

  30. @sayuti, tolong tunjukkan bukti kami aswaja memfitnah ulama2 salaf, Nauzubillah minzalik kami memfitnah ulama2 kurun waktu 2-8 hijriah????setinggi apa ilmu2 kami dibanding ulama2 terdahulu????

  31. @deto

    makasi infonya.. emang gak setuju lihat forum ini
    semoga allah membukakan pintu kebenaran buat kita semua..
    tidak terkecuali orang yang memfitnah ulama salaf… amin

    1. dgn GURU BUKU jadi kalau nulis Tuhan yang menciptakan aja nggak hormat sama sekali dgn huruf kecil ……..naudzubillah ….

      1. Benar Mas Mamo, nulis kata ALLAH aja gak hormat pake hurup kecil. sama halnya mereka para “wahabiyun” kalo Takbir waktu shalat, tangannya dibawah bahu kayak orang lagi ngedorong mobil mogok, padahal takbir tangan diatas bahu dibawah telinga melambangkan mengagungkan Tuhan sesuai dgn Lapaz Allahu Akbar.

    2. @sayuti:
      Yg memfitnah Ulama’ Salaf itu Wahabi, karena mereka membuat-buat ‘Manhaj Salaf’, kemudian berlindung dibaliknya untuk melakukan pengKafiran massal pada umat Muslim sedunia.
      Astaghfirullah

  32. @sayuti, kalau membaca jngn zohirnya saja, pahami sejarahnya, pelejari ttg hadist2 yg menyatakan akan datangnya fitnah akhir zaman, ulama2 yg menetang IT, MAW…!! org kafir aja pinter mengambil ayat2 Allah dan hadist rosulullah???? membaca bku tanpa guru sama saja belajar dengan setan,,bljr ilmu harus jelas sanadnya dan keilmuannya, kalau mereka mengajarkan ilmunya mereka yg akan mempertanggung jawabkan ilmunya, dari guru ke guru terus sampai rosulullah SAW, satu lagi jgn ada didlm hati ente sifat su’uzon, dan merasa paling benar sendiri, ingat membid’ahkan adalah bahasa halus dr mengkafirkan!!!nauzubillah minzalik,

  33. artikel diatas alhamdulillah bagus banget sangat bermanfaat buat ana yang baru keluar dari kelompok salafy surury eh… salafy yamani eh…. wahabi. Insya Allah bermanfat buat yang lagi pada baru belajar nih

  34. maaf saya seorang yang tidak begitu paham dengan apa yang kalian omongkan..
    saya orang awam yang ingin mempelajari islam yang benar… saya sering membaca karangan syekh ibnu taimiyah.. muhammad bin abdul wahab.. subhanallah seluruh karangannya berdasarkan hadis shohih.. mereka juga menamakan diri ahlus sunnah wal jamaah.. subhanallah mahasuci engkau.. tunjuki kami jalan yang lurus, bukakanlah pintu hati kami untuk memilih jalan yang benar.. semoga umat islam tidak tertipu dengan satu pendapat, jika ingin mengetahui pelajarilah dari ke 2 sisi. semoga islam tidak berpecah belah dengan saling menyalahkan.. yang paling benar adalah orang yang mengikuti alquran dan sunnah nabi yang ditafsirkan para sahabat tabiin dan tabiuttabiin, jika ada perselisihan pilihlah yang menurut anda benar. jangan ikut dengan kalangan/ormas islam tertentu untuk mencari kebenaran. pelajarilah seluruhnya.

    1. akhi, sebaiknya antum jangan deket2 penyebar fitnah, buku tsb diterbtkan oleh pustaka pesantren, penerbit pustaka pesantren adalah anak cabang LKIS, LKIS ini adalah pembawa faham liberalisme dan pluralisme yang jelas menghancurkan islam dari sendi aqidah syari’at dam amal, coba cermati pengantarnya siapakah dia? jika akhi cermati dialog dari awal akhi dapat menarik benang merahnya, terlebih lagi mereka sering membuat tuduhan dusta terhadap para ulama, bahkan para pengikutnya di forum ini sampai berani mengkritik/mencela sahabat Rasulullah, na’udzubillah, hati kita itu lemah sedangkan fitnah menyambar-nyambar, untuk membantah fitnah syubhat yang ditulis dalam buku tersebut dibutuhkan waktu untuk meneliti dan meluruskan kebenarannya, tidak seperti orang2 yang belajar ilmu mantiq/filsafat yang belajar berdebat hanya untuk mengalahkan lawan debatnya, perpecahan itu sudah Qodarullah, ruh itu ibarat tentara dia berteman dengan sebangsanya, lihatlah betapa semangatnya mereka bersatu menikam salafy, seperti ini bukan hal baru akhi, cobalah antum belajar tarikh mulai dari Al Khulafa’ Ar Rasyidin sampai runtuhnya Khilafah Utsmani, insyaa Allah akan akhi temukan siapa penebar dusta, pencela sahabat, dan yang membunuh para ulama ahlus sunnah, buat salafiyyin tinggalkan saja dialog dengan mereka semua, barokallahu fiik

      1. doto@

        Asalkan yg disampaikan fakta dan fakta, tidak ada alasan untuk menghujat penerbit tsb. Bantah saja kalau menurut antum apa yang disampaikan dalam buku tsb tidak benar. Ingat, “Fakta Itu Bicara”.

      2. deto@
        Penerbit LKIS dan Pusaka Pesantren tidak pernah memalsu, merubah dan merekayasa buku2 Ulama ASWAJA. sebaliknya penerbit2 wahabi adalah biangnya pemalsu kitab2 ulama ASWAJA seperti kitab Imam Nawawi, Imam Bukhari, Imam Syafei dll. yg ditahkik oleh dedengkot wahabi seperti albanai, bin baz.
        inilah sebagian nama2 penerbit wahabi pemalsu dan pengubah Kitab ulama ASWAJA yg banyak bertebaran di toko2 buku Gramedia :
        1. Assunah
        2. Darusunnah
        3. Akbar
        4. Azzam
        5. Pustaka Imam Syafe’i
        6. Alkautsar
        7. Al Qowam. dll dgn nama lain
        penerbit2 tsb dibiayai oleh negara biang Wahabi “Arab Saudi”. jadi hati2lah dalam membeli buku jangan sampai kita tertipu dgn buku faham sesat wahabi.

    2. inilah contoh manusia yang belajar dgn GURU BUKU …….hati hati mas takutnya penerbitnya yahudi gimana ?????

  35. Semoga fakta tak terbantahkan diatas menjadi perantara dibukanya PINTU HIDAYAH bagi saudara-saudari kita SAWAH. Aamiin

    Ya Allah Hujani Hidayah kepada saudara-saudari kami SAWAH untuk kembali kejalan Kebenaran ASWAJA

  36. Semoga fakta tak terbantahkan diatas menjadi perantara dibukanya PINTU HIDAYAH bagi saudara-saudari kita SAWAH. Aamiin

    Ya Allah Hujani Hidayah kepada saudara-saudari keami SAWAH untuk kembali kejalan Kebenaran ASWAJA

  37. Walau sekedar meringkas memang memerlukan ‘kerja otak’. bagi orang-orang tertentu yang otaknya sudah dilumpuhkan, akan terasa sulit, apalagi yang diringkas berupa ilmu agama, pasti tidak akan mampu. jalan pintasnya COPAS, PLAGIAT, ATAU MANIPULASI

  38. Wahabinya gak bisa membantah artikel di atas sebab berita tentang perusakan kitab-kitab ulama oleh Wahabi adalah benar adanya. Bukan sekedar isu tetapi fakta nyata yg menunjukkan Wahabi menghalalkan segala cara demi terpenuhinya keinginan hawa nafsu.

  39. @Mas ADMIN….,
    wah, ana sangat berterimakasih atas didelete-nya koment-koment COPAs Wahabi/Salafy. Ini untuk mendidik mereka agar terbiasa berkoment dg koment yg mereka pahami sendiri, jadi bukan asak membeo dengan koment COPAS yg belum tentu mereka paham/mengerti.

    Nah, untuk teman-teman Wahabi/Salafy kalau mau Copas Artikel sebaiknya baca dulu artikel tsb, cari intinya lalu tulis sebagai koment antum. Jadi jangan asal COPAS aja sehingga terlalu panjang. Atau kalaian memang hobby COPAS artikel, saya sarankan kalian bikin Blog sendiri dan COPAS-lah sebanyak-banyaknya artikel yg antum sukai di balog kalian sendiri. Nah, begitu semoga kalian semua bisa memahami kenapa Koment COPAS artikel kalian didelete. Mahon maaf terpaksa saya lancang ikut-ikutan menjelaskan yg merupakan tugasnya @Mas Admin.

  40. Penampilan Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam dengan Celana Setengah Betis

    Perlu diketahui bahwasanya celana di atas mata kaki adalah sunnah dan ajaran Nabishallallahu ‘alaihi wa sallam. Hal ini dikhususkan bagi laki-laki, sedangkan wanita diperintahkan untuk menutup telapak kakinya. Kita dapat melihat bahwa pakaian Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam selalu berada di atas mata kaki sebagaimana dalam keseharian beliau shallallahu ‘alaihi wa sallam.

    Dari Al Asy’ats bin Sulaim, ia berkata :

    ???????? ???????? ? ????????? ???? ???????? ????? : ??????? ????? ??????? ?????????????? ? ????? ????????? ??????? ???????? : « ???????? ????????? ? ????????? ???????» ??????? ???? ???????? ????? ?????? ????? ???????? ????????? ???????? : ??? ???????? ????? ???????? ???? ???????? ?????????) ????? : « ?????? ???? ????? ???????? ? » ?????????? ??????? ????????? ????? ?????? ?????????

    Saya pernah mendengar bibi saya menceritakan dari pamannya yang berkata, “Ketika saya sedang berjalan di kota Al Madinah, tiba-tiba seorang laki-laki di belakangku berkata, ’Angkat kainmu, karena itu akan lebih bersih.’ Ternyata orang yang berbicara itu adalah Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam. Aku berkata,”Sesungguhnya yang kukenakan ini tak lebih hanyalah burdah yang bergaris-garis hitam dan putih”. Beliau shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda, “Apakah engkau tidak menjadikan aku sebagai teladan?” Aku melihat kain sarung beliau, ternyata ujung bawahnya di pertengahan kedua betisnya.” (Lihat Mukhtashor Syama’il Muhammadiyyah, hal. 69, Al Maktabah Al Islamiyyah Aman-Yordan. Beliau katakan hadits ini shohih)

    Dari Hudzaifah bin Al Yaman, ia berkata, “Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam pernah memegang salah satu atau kedua betisnya. Lalu beliau shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda,

    ????? ???????? ????????? ?????? ???????? ?????????? ?????? ???????? ????? ????? ??????????? ??? ?????????????

    “Di sinilah letak ujung kain. Kalau engkau tidak suka, bisa lebih rendah lagi. Kalau tidak suka juga, boleh lebih rendah lagi, akan tetapi tidak dibenarkan kain tersebut menutupi mata kaki.” (Lihat Mukhtashor Syama’il Al Muhammadiyyah, hal.70, Syaikh Al Albani berkata bahwa hadits ini shohih)

    Dari dua hadits ini terlihat bahwa celana Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam selalu berada di atas mata kaki sampai pertengahan betis.

    KOMENT INI TERPAKSA SEBAGIANNYA DIDELETE KARENA TERLALU PANJANG!!!

    Abu Hafshah, silahkan antum terus berkomentar sesuai yg antum Pahami, jangan terlalu memaksakan diri kirim komentar. Maaf COPAS-Coment antum terpaksa didelete karena terlalu banyak dan berbeli-belit, seandainya dicetak jadi buku bisa mencapai 100 halaman. Koment Kopas antum sungguh luar biasa panjangnya.

    Kami mohon jika antum koment lagi cukup kirimkan apa yg jadi inti artikel yg akan antum kopas tsb. Yang kami sisakan dari koment COPAS antum di atas adalah contoh dari inti persoalan yg ingin antum kemukakan.

    UMMATI PRESS

    1. Mas Abu Hafhshah@
      Ente bandingkan, Presiden Ahmad dinejab, selalu pakai celana cingkrang walau upacara kenegaraan, sekarang Raja Saudi (Wahabi) jangankan betis, sepatu aja tidak terlihat, bagaimana menurut anda, apakah ada unsur pembodohan disini?
      Ini Bab Pakaian kan?, ane yakin ente paling sunnah diantara yang ada disini, mari kita lihat :
      1. Rasulullah punya baju cuma 2, satu dipakai, satunya dijemur.
      2. Umar Bin Khatab cuma 1 – seorang khalifah/Raja
      3. Kalid bin Walid cuma 1 – seorang panglima perang
      Kalau ente telah yakin mengikuti sunnah, pertanyaan ane nih
      Sudahkah ente benar-benar mengikuti mereka, seperti mereka yang memiliki baju ?
      Kalau ente sudah mengikuti sunnah, ane bersyukur. *(Buku haekal dan buku Khalid bin Walid pedang Allah)

    2. ADUUHHHH KO JD PADA JADI TUKANG FITNAH SIH……….JADI MALES DEH…….MUNGKIN KALO COPAS ITU BENAR GA ADA SALAHNYA KAN……….

  41. @ABU HAFSHAH

    Ya ampun mas….. panjang benar copasannya….. bisa ndak diringkas aja inti sarinya.

    saya juga mau tanya tafsir wahabi ini : “Kursi adalah tempat meletakkan kaki Allah, sedangkan ‘Arsy tidak ada yang dapat mengetahui ukuran besarnya melainkan hanya Allah Ta’ala.” kok anda percaya sih Ibnu Abbas menafsirkannya seperti ini ? anda merasa menjisimkan Allah tidak sih ?

    1. Maaf Mas Dianth, Kami terpaksa mendelete koment COPAS Abu Hafshah karena luar biasa panjangnya. Benar seperti Mas Dianth katakan semerstinya beliau bisa meringkas artikel yg mau diCOPASnya itu sehingga menjadi inti dari artikel tsb, setelah itu bisa dikirim sebagai koment-nya.

      Ini sekaligus pemberitahuan bagi komentator yg lain, agar tidak kirim koment COPAS terlalu panjang. Cobalah ambil inti dari artikel yg akan antum COPAS tsb.

      Demikian, mohon maaf….

  42. KOMENT INI TERPAKSA DIDELETE!!!

    Abu Hafshah, silahkan antum terus berkomentar sesuai yg antum Pahami, jangan terlalu memaksakan diri kirim komentar. Maaf COPAS-Coment antum terpaksa didelete karena terlalu banyak dan berbeli-belit, seandainya dicetak jadi buku bisa mencapai 100 halaman. Koment Kopas antum sungguh luar biasa panjangnya.

    Kami mohon jika antum koment lagi cukup kirimkan apa yg jadi inti artikel yg akan antum kopas tsb.

    UMMATI PRESS

  43. Saudaraku semua, memang pusing baca copasan dari ABU HAFSHAH. Ternyata tidak ada tuh keterangan bahwa ada orang yang hanya bertauhid Rubbubiyah tapi tidak bertauhid uluhiyah, yang ada malah TAUHID adalah pengakuan Rubbubiyah Allah dan UluhiyahNya sekaligus. Lebih aneh lagi sepertinya wahabi menganggap penamaan Ahlussunah wal jamaah sudah kurang tepat lagi, sehingga mesti diganti dengan salafi, padahal sudah ijma bahwa nama yang dipakai adalah Ahlussunah wal jamaah. lucunya lagi anggapan itu terjadi karena Ahlussunah wal jamaah adalah Asy ariyah dan maturidiyah, sehingga karena kedua akidah itu dianggap telah menyimpang maka mereka pakai nama lain. Penyimpangan akidah asyariyah dan maturudiyah salah satunya adalah berkenaan dengan pemahaman tentang sifat-sifat Allah. Menurut Wahabi yang benar adalah akidah mereka yang mengambil zhahir ayat-ayat mutasyabihat tentang sifat Allah, seperti Istiwa, tangan, wajah, di atas langit, kaki, dsbnya, sedangkan akidah Asyariyah dan maturudiyah karena memahaminya dengan takwil, yaitu takwil ijmali dan takwil tafsili, maka dianggap sesat. Apakah mereka tidak sadar bahwa akidah aswaja dengan ajaran sifat wajib 20 nya, telah menyelamatkan akidah Islam dari pengaruh filsafat yunani dan romawi yang begitu kuatnya mendera umat islam. Bahkan dengan akidah ini, umat islam di Indonesia terselamatkan dari kristenisasi yang dilakukan melalui penjajahan Belanda. Alhamdulillah. Maka lihatlah bagaimana tafsir mereka terhadap kursi Allah : “Kursi adalah tempat meletakkan kaki Allah, sedangkan ‘Arsy tidak ada yang dapat mengetahui ukuran besarnya melainkan hanya Allah Ta’ala.” ( jangan-jangan nanti ada pertanyaan, manakah lebih besar kursi atau kaki ? ) Masya Allah, apakah akidah seperti ini yang disebut akidah salaf? inikah yang didakwahkan sehingga disebut dakwah tauhid? Astaghfirullahal ‘azhim.

  44. KOMENT INI TERPAKSA DIDELETE!!!

    Abu Hafshah, silahkan antum terus berkomentar sesuai yg antum Pahami, jangan terlalu memaksakan diri kirim komentar. Maaf COPAS-Coment antum terpaksa didelete karena terlalu banyak dan berbeli-belit, seandainya dicetak jadi buku bisa mencapai 100 halaman. Koment Kopas antum sungguh luar biasa panjangnya.

    Kami mohon jika antum koment lagi cukup kirimkan apa yg jadi inti artikel yg akan antum kopas tsb.

    UMMATI PRESS

  45. KOMENT INI TERPAKSA DIDELETE!!!

    Abu Hafshah, silahkan antum terus berkomentar sesuai yg antum Pahami, jangan terlalu memaksakan diri kirim komentar. Maaf COPAS-Coment antum terpaksa didelete karena terlalu banyak dan berbeli-belit, seandainya dicetak jadi buku bisa mencapai 100 halaman. Koment Kopas antum sungguh luar biasa panjangnya.

    Kami mohon jika antum koment lagi cukup kirimkan apa yg jadi inti artikel yg akan antum kopas tsb.

    UMMATI PRESS

    1. MAS ADMIN ANTUM YANG ADIL DONG………………………………………………………………………………………….

  46. KOMENT INI TERPAKSA DIDELETE!!!

    Abu Hafshah, silahkan antum terus berkomentar sesuai yg antum Pahami, jangan terlalu memaksakan diri kirim komentar. Maaf COPAS-Coment antum terpaksa didelete karena terlalu banyak dan berbeli-belit, seandainya dicetak jadi buku bisa mencapai 100 halaman. Koment Kopas antum sungguh luar biasa panjangnya.

    Kami mohon jika antum koment lagi cukup kirimkan apa yg jadi inti artikel yg akan antum kopas tsb.

    UMMATI PRESS

  47. Insya’ Alloh beliau disembuhkan oleh Alloh Ta’aala. Amiin.

    Assalamu ‘alaikum warahmatuLlahi wabarakatuh

    Dimohon kehadirannya pada acara :

    “Bedah “Buku Putih Kyai NU” karya Afrokhi Abdul Ghoni dan Launching buku “ Meluruskan Kesalahan Buku Putih Kyai NU” karya Tim FBMPP (Forum Bahtsul Masail Pon.Pes) Pare Kediri”.

    Yang Insya Allah akan diselenggarakan pada:

    Hari/tanggal : Ahad, 22 Mei 2011
    Jam : 08.00 WIB s.d. selesai
    Tempat : Sekolah Tinggi Agama Islam Hasanuddin ( STAIH ) Pare Kediri
    Jl. Kelapa 84 Jombangan Tertek Pare Kediri Jawa Timur.

    Dengan Nara Sumber :

    1. Dafid Fuadi ( FBMPP/editor “ Meluruskan Kesalahan Buku Putih Kyai NU”)
    2. Ust. Muhammad Idrus Ramli (LBM NU Jember)
    3. Afrokhi Abdul Ghoni ( penulis “Buku Putih Kyai NU”)

    Undangan untuk umum.
    Wassalamu ‘alaikum warahmatullahi wa barakatuh

    1. jundumuhammad@

      Mas Jundu, kira-kira Afrokhi Abdul Ghoni berani hadir gak ya? Nanti seperti koleganya yg terdahulu H. Mahrus Ali yg gaka ada nyali untuk dialog langsung? Dialog kok takut ya, heran sama orang yg terkena virus Wahabi.

      Pokok saya acungi dua jempol kpd Afrokhi kalau ada nyali untuk hadir. Apalagi itu sepertinya bukan acara debat, mestinya harus berani hadir demi kebenaran yg diyakininya.

  48. Ya Allah Penguasa alam semesta, Pemilik penyakit dan obat penyembuhnya. Anugerahkan kesehatan kepada Guru Mulia Habib Munzir Al Musawa yang telah membangkitkan kepada kami rasa cinta kepada SayyidinA wa Maulana Muhammad SAWW. Amin Ya Rabbal’alamin.

  49. InsyaAllah Ustad@ ane doakan semoga cepet sembuh dan dapat terus menjalankan Dakwahnya.
    Mohon maaf juga Ustad@, kemarin waktu diblog ustad@ lagi diskusi sama ajam, anak (2th) ane pegang maouse, baru nulis eh dia pencet.
    Mohon maaf lagi ustad@ artikel Islami.
    Wassalam.

  50. afwan mengganggu di tengah perdebatan.
    Mohon fatihah bagi kesembuhan Habib Munzir bin Fuad al-Musawa Mawla Jawi yg tengah dirawat karena peradangan di kepala beliau kambuh lagi. Jazakumullah khairan

    1. Ya Allah, kami memohon kepada-MU Tuhan Yang Maha Agung, Tuhan yg menguasai arasy yang agung anugrahkan kesembuhan bagi sakitnya Habibana Munzir,
      Allohumma Rabbana taqobbal minna bisyirril Fatihah…..

  51. Artikel di atas Alhamdulillah bagus banget sangat bermanfaat buat ana yg baru keluar dari NU……..insyaAllah bermanfaat buat yang lagi pada berdebat diatas

  52. [blockquote]joyo marto : Yang jelas, tidak ada riwayat Nabi dan para Sahabatnya memakai celana cingkrang, celana cingkrang tidak ada contoh dari Nabi Saw jagi para Sahabatnya.
    Kalian dikerjain Yahudi disuruh pakai celana cingkrang biar kelihatan lucu (LC).[/blockquote]

    [blockquote]Da2n : Iya Mas Joyo maklum lah, ya memang seragmnya orang-orang klo ke SAWAH ya kyk gtu kan celanane cingkrang2. Pis man…[/blockquote]

    Anda berdua salah mas.
    Bahkan banyak riwayat yang menyebutkan bahwa celana Nabi dan para sahabat beliau radhiyallaahu ‘anhum adalah memang di atas mata kaki atau cingkrang.

    Riwayat2 itu diantaranya :
    “Dari ibnu ‘Umar dia berkata : “Aku menemui Nabi shallalaahu ‘alaihi wa sallam sedangkan pakaian yang saya kenakan bersuara karena terseret.”
    Lalu rasulullah terdengar bertanya : “Siapakah ini?”
    Aku menjawab : “‘Abdullah bin ‘Umar.
    Beliau lalu bersabda : “Jika kamu benar ‘Abdullah bin ‘Umar, maka angkatlah kain (pakaianmu).
    Maka akupun mengangkat pakaianku sampai pertengahan kedua betis.
    Dan demikianlah cara berpakain ‘Abdullah bin ‘Umar sampai meninggalnya.
    (Musnad Ahmad bagian Musnad ‘Abdullah bin ‘Umar radhiyallaahu ‘anhu)

    Dari ‘Ubadah bin Khalaf radhiyallaahu ‘anhu ia berkata :
    “Aku tiba di Medinah. Aku saat itu memakain kain dari selimut kelabu dan menyeretnya.
    Lalu ada seseorang yang mencelaku dengan tongkatnya.
    Orang itu berkata : “Ingat, bila kau angkat bajumu, maka itu akan membuatnya awet dan bersih.”
    Aku pun menoleh ke arah orang tersebut dan ternyata DIA ADALAH RASULULLAH SHALLALLAAHU ‘ALAIHI WA SALLAM.
    Aku lalu berkata : “Wahai rasulullah, ini hanyal selimut kelabu.”
    Beliau menjawab : “Meski itu hanya selimut kelabu. BUKANKAH AKU INI SEBAGAI TELADANMU??”
    Lalu aku melihat ke sarung beliau. Ternyata SARUNG BELIAU BERADA DI ATAS KEDUA MATA KAKI BELIAU, DI BAWAH BETIS.”
    (Musnad Ahmad bagian Sisa Musnad Sahabat Anshar)

    Betapa menyenangkannya jika orang2 SAWAH ternyata meneladani rasulullah shallallaahu ‘alaihi wa sallam dalam cara berpakaiannya.

    Betapa menyedihkannya saat ada sebagian kaum muslim umat Muhammad shallallaahu ‘alaihi wa sallam yang malah mengejeknya, bahkan ada yang mengatakan bahwa memakai celana cingkrang di atas mata kaki itu adalah suruhan orang Yahudi.

    Allaahul Musta’an.

    1. Maksudnya, emang ada di jaman Nabi klo pake celana??

      Klo emang pengin niru Nabi, langsung aja pake gamis, jangan pake celana.
      Celana itu buatan orang kafir, ngapain ente samain, katanya pengin beda??

      Niru itu sekalian, jangan jadi kaum setengah-setengah.
      Pake celana buatan kaum kafir, tapi dicingkrangin dengan dalih niru nabi. Lucu ^_^

      1. mambaul kita tinggalin aja NU…..soalnya ana dah tobat dari NU………dan lagi bahasa temen temen di atas kurang mengikuti Kyai NU……..

        1. Emang ente @baru belajar nih, makanya g paham agama, kejebak ama Salafi-Wahabi.

          Masalah bahasa ente wajibin ikut Kyai NU, tapi masalah akidah ente tinggalin tuh NU. Aneh..

          1. MUNGKIN MAS MAMO AJA KALI YG MERASA ANEH……..SUDAH LAH KITA SAMA SAMA BELAJAR AJA GA USAH DEBAT SEPERTI INI GA ADA MANFAATNYA BUAT KITA………HILANGKAN SEGALA PRASANGKA TENTANG SALAFI WAHABI MEREKA TIDAK SEPERTI ITU MAS……..OK MAS ANA SHOLAT ASHAR DULU YAH……..

          2. nih orang komennya ngawur ????? salah orang ya kali ???? udah nama bukan manusia ,…..

  53. Kelemahan mendasar dari para pengikut Salafi Wahabi adalah melupakan sejarah. Padahal banyak hikmah yang bisa kita petik dari lembaran2 sejarah Islam baik di Dunia maupun di Indonesia. Coba telisik dengan teliti bagaimana ajaran Wahabi berasal dan bagaimana perkembangannya sampai di Indonesia. Pelajari juga bagaimana Islam pertama kali datang dan diterima di Indonesia hingga akhirnya menjadi bangsa Muslim terbesar di dunia. Dan yang tak kalah penting, pelajari juga bagaimana Nahdhatul Ulama dapat menjadi Organisasi Islam terbesar di Indonesia dibandingkan dengan Muhammadiyah yg notabene berdiri lebih awal.

    Last but not least >>> pelajari Apa, Siapa dan Mengapa WALISONGO bisa mengislamkan Indonesia…???

  54. udah nama gonta ganti komen copasan lagi ……kalau ana yg punya blog LANGSUNG TAK HAPUS PUS PUS ………..DASAR SALAPOY …..

    1. Selain melupakan sejarah, kelemahan mereka juga membangun argumen dengan COPAS, padahal hasil COPASan itu tidak masuk dalam pemikiran mereka namun sesuai dengan hawa nafsu yg mereka andalkan.
      Disamping itu, untuk menutupi kelemahan tersebut mereka bergonta-ganti nama seakan banyak yg setuju dengan mereka, tapi mereka lupa bahwa IP address mereka itu sama.

      Ksihan..

      1. KATANYA KITA DI SURUH BACA KITAB NT PUNYA…NT BACA JUGA DONK ARTIKEL ANA WALUPUN DI COPAS TANPA ADA RASA HASAD DNGKI SAMA ANTUM …..

        1. Berargumen dengan COPAS menunjukkan hawa nafsu yg menguasai ente, karena ente merasa g ada ilmu, makanya ente halalin segala cara agar terlihat hebat.

          Tanpa rasa hasud & dengki memang g ada, tapi rasa riya’ & ingin menang sendiri tanpa mau repot mencari ilmu pasti memenuhi kepala ente & antek Wahabiyyun lain.

          Jurus pamungkas Wahabi = COPAS!!
          Tak ada beda..

    2. mamo jangan gitu dong………kata kata mas mamo kasar banget sih…..setau ana yg pernah di NU para kyai ga kasar deh bahasanya………

      1. Ya,,ya..
        Nanti ente bandingin dengan Kyai Wahabi ya..
        Apakah wiridan mereka menyebut asma Allah,,atau kata-kata berkutat pada ‘khurafat-bid’ah-sesat-musyrik-kafir’.

        1. GA JUGA TUH………ALHAMDULILLAH WALUPUN ANA BARU BELAJAR ANA DAPAT ILMU YG BEGITU LUAS DAN TUTURKATA YANG PENUH DENGAN LEMAH LEMBUT….GA SEPERTI MAS MAMO TUDUHKAN KEPADA MEREKA……..MEREKA GA PERNAH MENGKAFIRKAN SESAMA MUSLIM,ATAU MENGANGGAP SESAT SESEORANG,………

          1. YUK KITA BELAJAR SAMA SAMA MAS………NANTI ANTUM DEBAT AJA USTADNYA…….ITU JUGA KALO ANTUM BISA……..

          2. @bbn mana dari ana yang kasar broo ?????? ngga pernah mengkafirkan masa ??? terus hujjah2 group nt yang nuduh orang ziaroh kubur apa tuh ???? orang tahlilan , maulidan , upacara bendera 17 san , apa tuh ????

  55. Ahlus Sunnah wal Jama’ah mengimani bahwa ‘Arsy Allah dan Kursi-Nya adalah benar adanya. Allah Subhanahu wa Ta’ala berfirman:

    “Maka, Mahatinggi Allah, Raja Yang sebenarnya; tidak ada yang berhak diibadahi dengan benar selain Dia, Rabb (Yang mempunyai) ‘Arsy yang mulia.” [Al-Mu’minuun: 116]

    Juga firman-Nya:
    “Yang mempunyai ‘Arsy, lagi Mahamulia.” [ Al-Buruuj: 15]

    Apabila seseorang Muslim mengalami kesulitan, Rasulullah Shallallahu ‘alaihi wa sallam mengajarkan untuk membaca:

    áÇó Åöáóåó ÅöáÇøó Çááåõ ÇáúÚóÙöíúãõ ÇáúÍóáöíúãõ¡ áÇó Åöáóåó ÅöáÇøó Çááåõ ÑóÈøõ ÇáúÚóÑúÔö ÇáúÚóÙöíúãö¡ áÇó Åöáóåó ÅöáÇøó Çááåõ ÑóÈøõ ÇáÓøóãÇóæóÇÊö¡ æóÑóÈøõ ÇúáÃóÑúÖö¡ æóÑóÈøõ ÇáúÚóÑúÔö ÇáúßóÑöíúãö.

    “Tidak ada ilah yang berhak diibadahi dengan benar selain Allah, Yang Mahaagung lagi Maha Penyantun. Tidak ada ilah yang berhak diibadahi dengan benar selain Allah, Rabb (Pemilik) ‘Arsy yang agung. Tidak ada ilah yang berhak diibadahi dengan benar selain Allah, Rabb langit dan juga Rabb bumi, serta Rabb Pemilik ‘Arsy yang mulia.” [1]

    Rasulullah Shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda:

    …ÝóÅöÐóÇ ÓóÃóáúÊõãõ Çááåó ÝóÇÓúÃóáõæúåõ ÇáúÝöÑúÏóæúÓó¡ ÝóÅöäøóåõ ÃóæúÓóØõ ÇáúÌóäøóÉö¡ æóÃóÚúáóì ÇáúÌóäøóÉö æóÝóæúÞóåõ ÚóÑúÔõ ÇáÑøóÍúãóäö…

    “… Apabila engkau memohon kepada Allah, maka mohon-lah kepada-Nya Surga Firdaus. Sesungguhnya ia (adalah) Surga yang paling utama dan paling tinggi. Di atasnya terdapat ‘Arsy Allah yang Maha Pengasih…” [2]

    ‘Arsy yaitu singgasana yang memiliki beberapa tiang yang dipikul oleh para Malaikat. Ia menyerupai kubah bagi alam semesta. ‘Arsy juga merupakan atap seluruh makhluk. [3]

    ‘Arsy Allah dipikul oleh para Malaikat, dan jarak antara pundak Malaikat tersebut dengan telinganya sejauh perjalanan burung terbang selama 700 tahun. Rasulullah Shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda:

    ÃõÐöäó áöí Ãóäú ÃõÍóÏöøËó Úóäú ãóáóßò ãöäú ãóáÇóÆößóÉö Çááåö ãöäú ÍóãóáóÉö ÇáúÚóÑúÔö Åöäøó ãóÇ Èóíúäó ÔóÍúãóÉö ÃõÐõäöåö Åöáóì ÚóÇÊöÞöåö ãóÓöíúÑóÉõ ÓóÈúÚö ãöÇÆóÉö ÚóÇãò.

    “Telah diizinkan bagiku untuk bercerita tentang sosok Malaikat dari Malaikat-Malaikat Allah Azza wa Jalla yang bertugas sebagai pemikul ‘Arsy, bahwa jarak antara daun telinganya sampai ke bahunya adalah sejauh perjalanan 700 tahun.” [4]

    Rasulullah Shallallahu ‘alaihi wa sallam juga bersabda:

    ãóÇ ÇáÓøóãóÇæóÇÊõ ÇáÓøóÈúÚõ Ýöí ÇáúßõÑúÓöíöø ÅöáÇøó ßóÍóáúÞóÉò ãõáúÞóÇÉò ÈöÃóÑúÖö ÝóáÇóÉò¡ æóÝóÖúáõ ÇáúÚóÑúÔö Úóáóì ÇáúßõÑúÓöíöø ßóÝóÖúáö Êöáúßó ÇáúÝóáÇóÉö Úóáóì Êöáúßó ÇáúÍóáúÞóÉö.

    “Perumpamaan langit yang tujuh dibandingkan dengan Kursi seperti cincin yang dilemparkan di padang sahara yang luas, dan keunggulan ‘Arsy atas Kursi seperti keunggulan padang sahara yang luas itu atas cincin tersebut.” [5]

    Adapun tentang Kursi, Allah Subhanahu wa Ta’ala berfirman:

    “Dan Kursi Allah meliputi langit dan bumi.” [Al-Baqarah : 255]

    Dari Sa’id bin Jubair bahwasanya ketika Sahabat ‘Abdullah bin ‘Abbas Radhiyallahu ‘anhu menafsirkan firman Allah: æóÓöÚó ßõÑúÓöíøõåõ ÇáÓøóãóÇæóÇÊö æóÇúáÃóÑúÖó “Kursi Allah meliputi langit dan bumi,” beliau berkata:

    ÇóáúßõÑúÓöíøõ ãóæúÖöÚõ ÇáúÞóÏóãóíúäö æóÇáúÚóÑúÔõ áÇó íóÞúÏõÑõ ÞóÏúÑóåõ ÅöáÇøó Çááåõ ÊóÚóÇáóì.

    “Kursi adalah tempat meletakkan kaki Allah, sedangkan ‘Arsy tidak ada yang dapat mengetahui ukuran besarnya melainkan hanya Allah Ta’ala.” [6]

    Imam ath-Thahawi (wafat th. 321 H) rahimahullah berkata: “Allah tidak membutuhkan ‘Arsy dan apa yang di bawahnya. Allah menguasai segala sesuatu dan apa yang di atasnya. Dan Dia tidak memberi kemampuan kepada makhluk-Nya untuk mengetahui segala sesuatu.”

    Kemudian beliau rahimahullah menjelaskan: “Bahwa Allah mencipta-kan ‘Arsy dan bersemayam di atasnya, bukanlah karena Allah membutuhkan ‘Arsy tetapi Allah mempunyai hikmah tersendiri tentang hal itu.” [7]

    [Disalin dari kitab Syarah Aqidah Ahlus Sunnah Wal Jama’ah, Penulis Yazid bin Abdul Qadir Jawas, Penerbit Pustaka Imam Asy-Syafi’i, PO BOX 7803/JACC 13340A. Cetakan Ketiga Jumadil Awwal 1427H/Juni 2006M]
    _________
    Foote Note
    [1]. HR. Al-Bukhari (no. 6345), Muslim (no. 2730), at-Tirmidzi (no. 3435) dan Ibnu Majah (no. 3883), dari Sahabat Ibnu ‘Abbas Radhiyallahu ‘anhu.
    [2]. HR. Al-Bukhari (no. 2790, 7423), Ahmad (II/335, 339) dan Ibnu Abi ‘Ashim (no. 581), dari Sahabat Abu Hurairah Radhiyallahu ‘anhu
    [3]. Syarhul ‘Aqiidah ath-Thahaawiyah (hal. 366-367), takhrij dan ta’liq Syu’aib al-Arnauth dan ‘Abdullah bin ‘Abdil Muhsin at-Turki.
    [4]. Hadits shahih, diriwayatkan oleh Abu Dawud (no. 4727), dari Sahabat Jabir bin ‘Abdillah Radhiyallahu ‘anhu, sanadnya shahih. Lihat Silsilatul Ahaadiits ash-Shahiihah (no. 151), Syarhul ‘Aqiidah ath-Thahaawiyah (hal. 368) takhrij dan ta’liq Syu’aib al-Arnauth dan ‘Abdullah bin ‘Abdil Muhsin at-Turki.
    [5]. HR. Muhammad bin Abi Syaibah dalam Kitaabul ‘Arsy, dari Sahabat Abu Dzarr al-Ghifari Radhiyallahu ‘anhu . Dihasankan oleh Syaikh al-Albani dalam Silsilatul Ahaadiits ash-Shahiihah (I/223 no. 109).
    [6]. Diriwayatkan oleh ath-Thabrani dalam Mu’jamul Kabiir (no. 12404), al-Hakim (II/282) dan dishahihkannya serta disetujui oleh adz-Dzahabi. Lihat Syarhul ‘Aqiidah ath-Thahaawiyah (hal. 368-369), takhrij dan ta’liq Syu’aib al-Arnauth dan ‘Abdullah bin ‘Abdil Muhsin at-Turki.
    [7]. Ibid, hal. 372.

    1. Wah, kacau balau dah kalau teman-teman gue tdk boleh COAPAS, lha gue n teman-teman cuma bisa koment COPAS, mudah dan cepat tanpa mikir, beres deh. Terus gemana ini kalau tidak dibolehkan COPAS lagi? Gue n teman-teman wahabi tak bisa koment dung?

      Nah nah nah…. Itu Coment COPASnya teman gue Abu hafshah mengalami kecelakaan, hurufny sampai berantakan tdk dapat dibaca ya? didelete sekalian aja Bos Ummati.

      Terus terang, gue n teman-teman tidak akan bisa koment bagus tanpa COPAS. Karena kami ilmuan COPAS, he he he…. Jangan marah ya?

  56. Kami katakan, bahwa pembagian yang disyaratkan tersebut kedudukannya seperti pembagian para pakar ilmu Nahwu terhadap kata dalam bahasa Arab menjadi isim (nama), fi’il (kata kerja) dan harf (imbuhan). Apakah yang demikian itu suatu hal tercela, padahal sesuai dengan kenyataan dan hakekat perkaranya.

    Betapa tepatnya perkataan Syaikh Bakr Abu Zaid dalam risalahnya “At-Tahdzir” halaman 30 berkisar pembagian tauhid. Kata beliau : “Pembagian ini adalah hasil istiqra (telaah) para ulama Salaf terdahulu seperti yang diisyaratakan oleh Ibnu Mandah dan Ibnu Jarir Ath-Thabari serta yang lainnya. Hal ini pun diakui oleh Ibnul Qayim. Begitu pula Syaikh Zabidi dalam “Taaj Al-Aruus” dan Syaikh Syanqithi dalam “Adhwa Al-Bayaan” dan yang lainnya. Semoga Allah merahmati semuanya

    Ini adalah hasil telaah yang paripurna dari nash-nash syar’i , seperti yang dikenal dalam setiap bidang ilmu. Seperti hasil tela’ah pakar ilmu Nahwu terhadap bahasa Arab menjadi : isim, fi’il dan harf. Dan orang-orang Arab tidak mencela dan melecehkan para pakar Nahwu tersebut terhadap hasil tela’ahnya”.

    Berkata Syaikh Al-Baijuri dalam “Syarh Jauharah At-Tauhid” halaman 97. Firman Allah ; ‘Alhamdulillahir rabbil ‘alamiin’, mengisyaratkan pada pengakuan ‘Tauhid Rububiyah, yang konsekwensinya adalah pengakuan terhadap Tauhid Uluhiyah. Adapun konsekwensi Tauhid Uluhiyah adalah terlaksananya Ubudiyah. Hal ini menjadi kewajiban pertama bagi seorang hamba untuk mengenal Allah Yang Maha Suci. Kata beliau selanjutnya : “Kebanyakan surat-surat Al-Qur’an dan ayat-ayatnya mengandung macam-macam tauhid ini, bahkan Al-Qur’an dari awal hingga akhir menerangkan dan mengejawantahkan (menjelaskan)”.

    Kami katakan : “Sesungguhnya pembagian tauhid menjadi tiga ini, dikandung dalam banyak surat di dalam Al-Qur’an Al-Karim. Yang paling tampak serta paling jelas adalah dalam dua surat, yaitu Al-Fatihah dan An-Naas, dimana keduanya adalah pembuka dan penutup Al-qur’an.

    Oleh karena itu firman-Nya Yang Maha Suci ; ‘Alhamdulillahir rabbil ‘alamiin’, mengandung pengukuhan akan ke-rububiyah-an Allah Jalla wa Alaa terhadap seluruh makhluk-Nya, dan firman-Nya Yang Maha Suci : ‘Ar-Rahmanir Rahiim Maliki Yaumid Diin’ di disini mengandung pengukuhan terhadap sifat-sifat-Nya Yang Maha Tinggi dan nama-nama-Nya Yang Maha Mulia, sedangkan firman-Nya Yang Maha Suci : ‘Iyaaka Na’budu Wa Iyaaka Nasta’iin’ di sana mengandung pengukuhan ke-ubudiyah-an seluruh makhluk kepada-Nya dan ke-uluhiyah-an Allah atas mereka.

    Kemudian berkata Imam Ibnu Athiyah (wafat ; 546H) dalam kitabnya Al-Muharrar Al-Wajiiz, juz I, hal.75. Firman-Nya : ‘Iyaaka Na’budu’ adalah ucapan seorang yang beriman kepada-Nya yang menunjukkan pengakuan terhadap ke-rububiyah-an Allah, mengingat kebanyakan manusia beribadah kepada selain-Nya yang berupa berhala-berhala dan lain sebagainya”.

    Jadi pembagian tauhid menjadi tiga tersebut adalah pembagian secara ilmu dan merupakan hasil tela’ah seperti yang dikenal dalam kaidah keilmuan. Barangsiapa yang mengingkarinya berarti tidak ber-tafaquh terhadap Kitab Allah, tidak mengetahui kedudukan Allah, mengetahui sebagian dan tidak mengetahui sebagian yang lainnya. Allah pemberi petunjuk ke jalan nan lurus kepada siapa yang Dia kehendaki.

    Wallahu ‘alam

  57. @abu jufri:
    ente hebat bener, sampe keluar dalil-dalilnya hanya karena masalah ‘lapor ke MUI’.
    wlpn terlepas apa yg ente bualin di atas itu COPAS ato g.

    tapi klo ente memang hebat, monggo dijelaskan dalil pembagian Tauhid 3 seperti yg ditanyakan mas @ucep. hhe

  58. @ustadz Abu jufri, saya jg ingin jawaban dari pertanyaan mas ucep di atas, soalnya saya pernah dimarahi ustad Abu jufri, wakatu saya cerita tahlilan di beijing dan kami dituduh memakan makanan yg disediakan ahlul musibah. lalu dengan tegas utadz Abu jufri mengatakan bahwa tahlilan bukan acara keagamaan. pertanyaan saya, apakah tauhid masalah keagamaan? tauhid dibagi tiga itu apa ada dalilnya? mohon pencerahannya ustadz! Terima kasih

  59. Abu Jufri@
    Ente selalu menanyakan dalil dalam hal berdiskusi, padahal itu adalah bab khilafiyah yang ada awal tapi gak ujungnya.
    Sekarang menyambung pertanyaan Farhanalfarisi@, tentang Tauhid dibagi 3, sekarang buktikan mana Dalil nya tentang Tauhid dibagi 3 ?, Tauhid ini merupakan siar pertama yang ada sejak Nabi Adam diciptakan sampai kepada Rasulullah SAW.
    Tolong berikan dalilnya.
    Wassalam

      1. BARANGKALI BUKAN SALAFI YANG NGAWUR.TAPI KITA YANG GA MAU BELAJAR………JADINYA BAHASA KITA JUGA IKUTAN NGAWUR…….

        1. Kita? siapa ya? makanya disarankan, belajar pada para kyai, ustadz atau Mu`allim yang waro`, pengayom masyarakat, bukannya kepada yang membuat gerah kaum muslimin kebanyakan dengan melabelkan ahli bid`ah dengan mudahnya kepada pengamal maulid, ziarah dan tahlilan.

  60. ALHAMDULILLAH ………
    orang-2 sawah benar2 kasihan. mengaku paling murni tahuidnya, paling sesuai dengan Nabi, paling ngerti sunnah, tidak mau taqlid, tidak taasshub pada satu ulama’, dll, tapi kenyataanya…… (tau sendirilah dari koment2 mereka)

  61. @farhanalfarisy
    AFWAN AKHI DARI KE 3 POINT ITU SEMUA BUKANLAH ALASAN UNTUK TIDAK MAU MEMBERITAHUKAN KESESATAN SEBUAH GOLONGAN DALAM AGAMA ISLAM. DIKARENAKAN ALLAH AZZAWAJALLAH BERFIRMAN :
    #Katakanlah: ”Tunjukkanlah bukti kebenaranmu jika kamu adalah orang yang benar”. (Al-Baqarah: 111)
    #“Sesungguhnya orang-orang yang menyembunyikan apa yang telah Kami turunkan berupa keterangan-keterangan (yang jelas) dan petunjuk, setelah Kami menerangkannya kepada manusia dalam Al-Kitab, mereka itu dila’nati Allah dan dila’nati (pula) oleh semua (makhluk) yang dapat mela’nati, Kecuali mereka yang telah taubat dan mengadakan perbaikan dan menerangkan (kebenaran),QS. Al-Baqarah : 159
    #“Sesungguhnya orang-orang yang menyembunyikan apa yang telah Kami turunkan berupa keterangan-keterangan (yang jelas) dan petunjuk, setelah Kami menerangkannya kepada manusia dalam Al-Kitab, mereka itu dila’nati Allah dan dila’nati (pula) oleh semua (makhluk) yang dapat mela’nati”, (QS. 2:159)
    #dari Abi Bakr As-Shidiq, (Ia) berkhutbah di atas mimbar Rasulullah dan berkata : ” Wahai manusia sesungguhnya kalian membaca ayat ini dan menerapkannya bukan pada tempatnya, sungguh saya telah mendengar Rasulullah bersabda : Artinya : ” Sesungguhnya manusia apabila melihat kemungkaran, kemudian tidak merubahnya, maka hampir-hampir Allah menimpakan azab dari-Nya kepada mereka semua”. ( H.R. Ahmad di musnadnya dari Abi Bakr, dishohihkan oleh Syeikh Al-Albani kitab Shohih Al Jami , no: 1974, juz; 1/ 398.)
    #” Barang siapa dari kalian melihat kemungkaran maka hendaklah dia merubah kemungkaran tersebut dengan tangannya , apabila tidak sanggup, (rubahlah) dengan lisannya, apabila tidak sanggup, (rubahlah) dengan hatinya, yang demikian adalah selemah-lemah keimanan “. (H.R. Muslim dan lainnya dari Abi Said Al Khudri.)
    kitab Shohih Al Jami , no: 1974, juz; 1/ 398.).
    Dari Abi Dzar ia berkata : Telah bersabda Nabi saw kepada saya :”Katakanlah kebenaran walaupun pahit.” Riwayat : Ibnu Hibban
    ….ANA KIRA UDAH CUKUP DALIL UNTUK MENYANGGAH ATAS ARGUMEN SAUDARA YANG BERALASAN TIDAK ADANYA KEBERANIAN MENUNJUKKAN BUKTI2 ILMIAH DAN SHARIH KEPADA YANG BERSANGKUTAN. JADI APA SEKARANG SAUDARA SUDAH ADA KEBERANIAN..??
    TAPI KOK FATWANYA MALAH JADI KEBALIK YAH SAUDARAKU…????? M.U.I YANG SALAH ATAU MEREKA ITU ANTUM ANGGAP G BERILMU..?? ATAU….?????
    #UNTUK PERTANYAAN KE 2 ANA LINK AJA SITUSNYA YAH
    :http://basweidan.wordpress.com/tag/salafi/
    SELAMAT MEMBACA MUDAH2AN BERMANFAAT..

  62. u saudaraku @abu jufri, begini y mas. knpa klw wahabi dianggap sesat tdk kalian laporkan ke MUI . sy coba jwb y mas, sdra2 ku dr aswaja tdk akan melapor ke MUI krna 1.Tuhan kt sama ALLAH SUBHANA WA TA’ALA. 2. Syahadat kt sama. 3. Nabi kt sama SAYYIDINA MUHAMMAD bin ABDULLAH. 3. kitab kt jg sama Al qur’an. bgmna sdra2 ku dr aswaja mau melapor ke MUI? disinikan yg dipermasalahkan adalah mslh tauhid terbagi 3. sdra ku mas abu jufri skrng sy mau tanya, jika sy berbeda pndpat tntang tauhid yg 3 apa sy musryk?

  63. @mbah redy abu jamal ini no hp sy 085697960815 jika sampeyan berkenan kiranya bs memberi sdkt gmbran tntang tawasul…syukron.. salam juga u mas ahmad,momo,afif,mambaul ilmi,ucep,prass,gondrong,abah zahra,joyo marto,baihaqi, juga teman2 dr salafi irfan,antinu(mengapa hrs anti nu mas?) jazakumullah u ustadz d ummati atas ilmu nya…

  64. @mbah redy abu jamal ini no hp sy 085697960815 jika sampeyan berkenan kiranya bs memberi sdkt gmbran tntang tawasul…syukron.. salam juga u mas ahmad,momo,afif,mambaul ilmi,ucep,prass,gondrong,abah arsa, juga teman2 dr salafi irfan,antinu(mengapa hrs anti nu mas?) jazakumullah u ustadz d ummati atas ilmu nya…

  65. hmm untuk mengetahui apakah kitab itu dipalsukan (atau lebih tepatnya di sisipi dan ada yang dibuang / tahrif) silahkan telusuri sanad kitab tersebut..setahu saya kelemahan Wahabi adalah tidak mementingkan adanya sanad dan riwayah kitab…dan menurut saya juga,beberapa tahrif kitab terjadi baru akhir2 abad ke 20..maka biasanya nuskhoh2 kitab yang lama bisa menjadi landasan untuk meng”hukumi” apakah kitab itu telah di tahrif ataupun tidak

  66. assalamualaikum, maaf sblmnya sy mau tanya diluar artikel..u mas @admin dan semua sdra2 ku seiman..”apakah ittiba’ itu wajib u orang awam agama sprti sy ini?” syukron atas penjelasannya…slm kenal n ukhuwah u semuanya. owh y klw mbah redy lagi ol skrng sy minta pnjlsan tntang tawasul yg nb amalan dr tasawuf…syukron n smga brmanfaat u sy.

    1. Mas Farhanalfaris

      Salam kenal mas…..

      Sebenarnya saya sih pingin menuliskan tentang tawasul tetapi kalau ditulis terkesan rumit, soalnya dah saya coba tulis dilaptop pake MS Word dan saya baca lagi kok malah sulit dipahami. Kalau disampaikan lewat ucapan malah lebih enak dan langsung gamblang.

      1. Mbah rendy@
        Sebaiknya ditulis disini aja mas biar wahabi lebih mengerti tentang tawasul, kalau ada yang menentang kami siap menghadang kok mas.
        Karena ane lihat dari tulisan n coment All Wahabi gak ngarti itu tawasul, yang mereka tahu cuma memohon pertolongan pada yang mati, padahal sebenarnya itu tidak, seperti kalau ane mau zikir ane bertawasul terlebih dahulu dengan mengirimkan Fatehah dari Rasulullah sampai buyut kakek ane, kalau itu juga dibuat bid’ah / Syirik oleh All Wahabi berarti nyata-nyata All Wahabi telah jauh penjabaran tentang Islamnya dan gak mengerti.

    2. Farhanalfarisi@

      Mas Farhan, Istilah ittiba’ itu adalah istilah yg dipopulerkan oleh Salafy Wahabi, yang maksudnya adalah mengikuti Al-Qur’an dan Al-Sunnah (Hadits) Nabi Saw secara langsung.

      Dalam pengertian seperti itu, kita yg orang awam tidak wajib. Karena pengertian ittiba’ yang demikian hanya dapat dilakukan oleh para Mujtahid mutlaq, seperti Imam Syafi’i, Imam Hanafi, Imam Malik, dan Imam Hanbali. Kita orang awam tidak mempunyai “perangkat ilmu” yang menjadi syarat untuk ittiba’ secara langsung, jelaslah hal itu hanya dapat dilakukan oleh para mujtahid. Nah, kita orang awam dapat ittiba’ secara tidak langsung, yaitu dengan mengikuti hasil ijtihad dari para mujtahid. Dalam hal ini dikenal dengan istilah taqlid, dan orang yang taqlid disebut muqollid. Justru yang wajib bagi orang awam seperti kita adalah menjadi muqollid. Wallahu a’lam….

      Selanjutnya silahkan baca tentang hal ini, klik link di bawah ini:

      http://www.ummatipress.com/2010/03/26/jika-bukan-mujtahid-itu-berarti-muqallid/

      http://www.ummatipress.com/2010/03/11/pentingnya-bermazhab-bagi-ummat-islam/

  67. Sebenarnya SANGAT DAN SANGAT TIDAK ANEH JIKA KAUM SALWAH INI BENCI SAMA HABIB. AYO KITA BUKA-BUKA SEJARAH ISLAM PASCA KHALIFAH SAYYIDINA UMAR BIN KHATHTHAB.

    Bukankah setelah itu mulai terbuka perseteruan untuk memperebutkan posisi khalifah hingga terjadi pembunuhan. Ini terus berlanjut hingga masa Sayyidina Hasan bin Ali bin Abi Thalib. Nah, bukankah demi keutuhan umat akhirnya posisi kekhalifahan di berikan ke Muawiyah oleh Sayyidina Hasan.
    Dalam satu riwayat, Sayyidina Hasan menyerahkan posisi kekhalifahan dunia pada Muawiyah tetapi posisi kekhalifahan ruhani tetap dia pegang. Dari sini mulailah terjadi pemisahan posisi kekhalifahan lahir dan ruhani yg sebelumnya utuh dan satu.

    Sejarah akhirnya mencatat, kekhalifahan lahir selalu pasang surut yg puncaknya diserbunya dinasti Abbasiyah oleh tentara Mongol thn 1258 M.

    Namun, kekhalifahan ruhani Islam tetap jaya dan kokoh hingga hari ini. Buktinya, tasawuf tetap tumbuh dan berkembang. Para auliya juga tetap ada di dunia ini hingga kini hingga kiamat kelak.

    Dalam tradisi sufi, Sayyidina Hasan bin Ali bin Abi Thalib adalah seorang Qutub Awwal dan posisi Qutub selalu berganti sesuai kehendak Allah. Pergantian Qutub tidak melalui proses kudeta seperti perebutan kepemimpinan duniawi.

    Harus kita akui bahwa, dunia ruhani Islam adalah paling bersih dan shahih dibandingkan dengan semua konsepsi dan tradisi diluar Islam. Dari posisi kekhalifahan ruhani, Islam tetap kokoh dan jaya sampai kiamat kelak.

    INI SEKEDAR BUAT BAHAN RENUNGAN BUAT ALL ASWAJA……..DAN AKHIRNYA TETAPLAH KITA BERJUANG DEMI AQIDAH YANG LURUS SERTA TETAP TAWAKAL KPD ALLAH SWT.

    1. Bani Umayah dan Bani Hasyim memang 2 keluarga terkemuka dari suku Quraisy…. Bani Umayah terkenal dengan gaya hidupnya yang mewah… kalo Bani Hasyim terkenal dengan akhlaknya yang mulia… Kalo dari Bani Umayah karakternya berbeda2… ada yang gila dunia dan rusak akhlaknya ( karena memang terbiasa kemewahan ) tetapi ada juga yang akhlaknya mulia seperti Sayidina Ustman bin Affan dan Umar bin Abdul Aziz…
      Kalo dari Bani Hasyim, tidak diragukan lagi keagungan akhlaknya….
      Memang pemisahan antara khalifah dunia dengan ruhani ( istilah Mbah Redy ) menjadi pilihan yang pelik bagi Sayidina Hasan… Ketika ditanya oleh keluarga Bani Hasyim lainnya beliau berkata… biarlah Kekhalifahan untuk mereka… sedangkan kita sudah diberikan Kenabian oleh Allah SWT… dan beliau lebih memilih menjaga Kenabian ketimbang kekhalifahan… dan terbukti risalah kenabian dari kakeknya, Rasulullah SAAW, masih terjaga hingga saat ini….

      1. Abah Zahra@

        Ahsantum, memang demikianlah fakta sejarah yg mungkin saja tidak diketahui pengikut wahabi, sebab fakta tersembunyi seperti ini memang tidak pernah diungkap di kajian ilmiyahnya Salafy Wahabi. Justru yg diungkap secara lebih menonjol itu semangat pembelaan terhadap Mu’awiyah yg tidak proporsional.

  68. Salam hangat juga bwt mas mamo, mas joy, mas mambaul, mbah jamal dan ALL ASWAJA serta ALL SAWAH
    Semoga senantiasa dalam limpahan PETUNJUK dan KEBERKAHAN. Aamiin

  69. Mau menambahkan tentang topik di atas.
    Setelah saya membaca tuntas buku Syaikh Idahram di atas, jujur saya tidak percaya bahwa ada kaum/sekte yg menganut paham Musyabbihah & Mujassimah. Saya kira Syaikh Idahram hanya berusaha menyudutkan Wahabi saja.

    Tapi setelah saya menyempatkan diri membaca sebuah buku terjemahan berjudul ‘Peringatan Kesalahan Aqidah dalam Fathul Bari’, yg dikarang oleh Ali ibn Abdul Aziz ibn Ali asy-Syibil, saya menyesal telah su’udzan pada Syaikh Idahram. Juga semakin memantapkan hati saya bahwa buku Syaikh Idahram di atas memang berkualitas.

    Isi buku asy-Syibil tersebut antara lain:

    1. Wahabi menentang tafwidh & mewajibkan memaknai Al-Qur’an secara dzahir.
    2. Mengharamkan tawaqquf dari makna dzahir Qur’an.
    3. Allah dikatakan mempunyai sifat menetap pada ketinggian (istiwa’)
    4. Menganggap Allah mempunyai tangan (yad), dan wajib mengimaninya
    5. Mengatakan bahwa Allah mempunyai rasa malu pd makhluknya!!
    6. Mengatakan Allah mempunyai penciuman seperti manusia, sehingga bau mulut orang yg berpuasa seperti harum kesturi bagi Dzat Allah!
    7. Allah dikatakan bisa tertawa!

    Apakah benar kalau Wahabi sudah tersesat sejauh ini? Dan apakah ini menjadi bukti sabda Rasulullah SAW:
    “Barangsiapa berkata pada saudaranya ‘hai kafir’,,maka salah satunya akan menjadi kafir.” (HR. Imam Bukhari)

    @All Salafi-Wahabi:
    Tolong dijelaskan akidah yg memiliki keyakinan bahwa Allah mempunyai tangan, tapi bukan tangan seperti makhluk-Nya.
    Saya kira orang paling PANDAI maupun orang paling BODOH, ketika disebutkan kata ‘tangan’ maka akan terbayang tangan makhluk. Maka paham Wahabi ini ada di level mana??

  70. Thanks Mbah jamal nasehatnya…

    Saya sekarang lagi fokus mempersempit ruang gerak SAWAH didaerah saya.

    ya agar Virusnya tidak menyebar, masalahnya beberapa remaja temen saya udah mulai pada kena virus INI BIDAH ITU SYIRIK.

    Alhamdulillah ada beberapa temen yang masih bisa diOBATI. Walau rada sedih ada beberapa teman udah AKUT terjangkiti VIRUSnya. ya saya tinggal BERDOA saja semoga ALLAH berikan HIDAYAH ruju ilal HAQQ
    bi AQIDAH AHLUSSUNNAH WAL JAMAAH. Aamiin

    1. Naulil :
      Walau rada sedih ada beberapa teman udah AKUT terjangkiti VIRUSnya. ya saya tinggal BERDOA saja semoga ALLAH berikan HIDAYAH ruju ilal HAQQ
      bi AQIDAH AHLUSSUNNAH WAL JAMAAH. Aamiin

      Sudah KRONIS mas @Naulil, bukan AKUT.
      AKUT adalah infeksi penyakit yg menimbulkan gejala dalam waktu dekat, biasanya penyakit AKUT mudah diobati
      KRONIS adalah infeksi penyakit yg tidak menimbulkan gejala dalam waktu lebih dari 2 x 24 jam, & setelah menimbulkan gejala asimptomatik juga parah & sulit untuk diobati.

      Hha,,Al-Afwu terbawa konsep kuliah. Semoga bisa menjadi suasana segar & bisa tersenyum 🙂

    2. Dalam keluarga besar saya juga ada yg sawah, tampaknya aja khusyu lha kok selingkuh juga he he he he. Saya cuman merasa kasihan sekali. Coba mertuanya konsultasi ke saya, Insya Allah saya bisa nasehatin biar ga keterusan selingkuh. Soale saya dapat resep ampuh buat sembuhin lelaki selingkuh ha ha ha ha

    3. Naulil@
      ada cara jitu yang membuat SAWAH Kapok memberikan pelajaran sama orang awam, ini yang ane lakukan belakangan ini :
      Bagikan Copy Aqidah ASWAJA ke Masjid-masjid terdekat, aqidah itu bisa didownload di ummati-ummati, Alhamdulillah daerah ane bersih 100 % dari Wahabi n Persis, Kantor Persis aja mau pindah sekarang, sebab kosong.
      Ane gak benci sama SAWAH, Caranya itu yang ane benci banget, Gampang banget bilang Bid’ah, Kafir, Syrik, besok-besok apalagi yang dikomentari

  71. Naulil

    Iya deh mas, marilah kita lebih sabar menghadapi kaum rendah diri (sal wah), kalau mereka mencaci ya kita ga usah ikut mencaci.

    YANG PASTI, SESEORANG KALAU AMAL SHOLEHNYA BENAR DAN DITERIMA ALLAH, SALAH SATU TANDANYA ADALAH UCAPANNYA TIDAK MENGANDUNG KEMUNGKARAN.
    CONTOHNYA ADALAH UCAPAN MENGKAFIRKAN SESAMA MUSLIM.
    NAH, MARILAH KITA SEMUA ALL ASWAJA SELALU INTROSPEKSI HATI KITA. BERJUANG MEMBELA AHLU SUNNAH WAL JAMAAH TETAP WAJIB DAN SELALU WAJIB TETAPI WAJIB PULA DENGAN AKHLAK SEBAGAIMANA DICONTOHKAN ROSUL, SAHABAT, TABIIN DAN JUGA PARA AULIYA.

  72. For Ikhwan All SAWAH
    saya ada pertanyaan, Mohon dijawab dengan tulus dan kejujuran mungkin bisa menambah wawasan saya agar lebih memahami karakter orang SAWAH.

    1. Ditempat saya orang-orang SAWAH masih mau menjadi MAKMUM orang ASWAJA ketika shalat, bukankah menurut SAWAH orang ASWAJA adalah Ahlul Bid’ah dan Kesesatan? Tapi mengapa orqang SAWAH masih mau menjadi MAKMUM orang ASWAJA?

    2. Kenapa giliran IMAMnya ASWAJA lagi baca DOA setelah shalat. Orang-orang SAWAH tidak ada yang MAU mengaminkan, malah langsung keluar ngobrol-ngobrol disamping Mushala dengan orang SAWAH lainnya?

    Syukran,

    1. Naulil

      Saya juga sering menemukan kasus seperti nt. Kita masih berdzikir, eee mereka abis salam langsung kabur. Tapi ya saya ga merasa aneh karena itu sudah tabiatnya.

  73. Oke mas joy
    Sami’na Wa atho’na

    Mohon dimaklumi kadang-kadang saya lepas rem coz udah gregetan…ga kuat nahan gitu
    Tapi sebatas itu aja kug ga sampai mencaci dan memaki apalagi mengkafirkan he2x
    Paling sindiran-sindiran aja kug dengan bahasa orang yang lagi gregetan.

    1. Naulil@

      Ya Mas Naulil, setelah saya baca lagi ternyata itu bukan cacian, hanya sidiran yg cukup tajam, bagus kok untuk stimulasi agar kaum SAWAH mau mikir….. Agar mereka juga mikir kalau mau caci maki sebab mereka juga tidak sesemurna yg dibayangkannya sendiri.

    2. Sekali lagi saya minta maaf mas @Naulil.
      Setelah sekali lagi membaca memang hanya sindiran,,bukan cacian.

      Al-Afwu bagi mas @Naulil & mas @Joyo Marto karena kesalahan saya menafsirkan kata-kata.
      Salam ikhwah fillah Aswaja!

      1. Dengan senang hati saya terima sebagai nasehat dan masukan.
        Mudah2an Allah SWT menjaga lisan kita dari mencaci,mencela,dan merendahkan.

  74. Mamba’ul Ilmi Zulfitri & Naulil n All Asawaja@

    Ya udah, kita saling memahami saja kalau ada kritik dari sesama teman sebaiknya kita sikapi dengan hati terbuka dan legowo, angap aja sebagai “rem cakram” agar tidak kebablasan. Dan tolong saya pun agar diingatkan/ditegur jika dalam koment-koment saya berikutnya atau yang sudah lewat ada koment yg “kelewatan/kebablasan”, terimakasih….

  75. tau ga teman-teman
    Ciri orang SAWAH dalam Shalat
    LUCU tau…..

    Klo bersedekap sambil membusungkan tangan diatas DADA…
    Klo berdiri kakinya SERAKAH banged sampe yang disampingnya kaga kebagian. Jatah 2 orang e ia pake sendiri.
    -Klo lagi sujud nech Tangannya MEKANGKANG sampe yang disampingnya kena sikutnya.
    -Klo lagi Tahiyat nech TELUNJUKnya bergoyang-goyang sampe pusing yang disampingnya.
    -Klo abis shalat nech kaga Mau SALAMAN cos gue kaga kenal ama elu…he2x
    -Abis gitu doa yang dibaca : ALLAHUMMA LANTAS JALAN……

    Ciri-ciri lainnya
    -Jenggotnya nech panjang-panjang pi AWUT-AWUTAN he2x kayaknya perlu disisir ma di shampoin
    -Jidatnya ada bekas kebentur lantai
    -Celananya kehabisan BAHAN sehingga NYINGKRANG

    temen-temen ada yang mau nambahain…..
    ntar kita bikin BUKU CIRI-CIRI ORANG SAWAH ckckcckccckccckkkkkk……

    1. Sebaiknya jangan saling mencaci akh,,
      Membenci Wahabiyyun boleh,,tapi alangkah baiknya kita benci kebiasaan mereka dalam mem-bid’ah-sesat-musyrik-kafir-kan saudara seimannya saja. Adapun kebiasaan mreka yg lain biarlah berjalan asal tidak mengkafir-kafirkan Muslim lainnya.

      Saran saja,,sehingga nanti kalo ada pngunjung baru blog ini tidak terkesan kita (Aswaja) sama dengan Wahabiyyun 🙂

      Al-Afwu apabila ada salah kata.

      1. @ Mambaul
        Nauli tidak sedang mencaci tapi sedang menunjukkan ciri khas pengikut aliran sesat wahabi. itu semua memang benar ciri khas wahabi.

        saya juga ada pengalaman shalat jamaah magrib bersebelahan dgn wahabi, dari rakaat pertama kaki saya udah ditempel, lalu saya tarik masih ditempel lagi sampai rakaat ke 3 ditempel terus sehingga kakinya mengangkang lebar banget karena merasa terganggu kakinya saya injak aja. setelah shalat matanya melotot aja ke saya, belon lagi waktu sujut tangannya menyikut.

        1. @abah asra

          Kwak ka ka kakakkkk kakkkk kakk kakk kakk…. Pengalaman yg sangat kocak abah asra.

          Hayo siapa lagi ada cerita pengalaman lucu saat berinteraksi dg Wahabi?

          Klau saya ada, tapi gak lucu. Begini, di suatu Masjid saya shalat sendiri karena shalat jamaah sudah lewat. Setelah shalat saya wiridan lalu berdo’a. Tiba-tiba setelah selesai saya dipanggil seseorang berjenggot berantakan dan wajahnya sangar dan saya pun ditegur menurutnya shalat saya bid’ah karena pakai wiridan yg lama. Itu bukan contoh dari Rasul Saw katanya.

          Wiridan yg saya lakukan tadi kan diluar Shalat? Kata saya. Dia bilang, tapi itu bagian dari shalat!!!

          Saya balik bertanya, bukankah difinisi shalat adalah dimulai dari takbiratul ikram dan diakhiri dg salam? Nah, yg wiridan yg saya lakukan tadi stelah salam kan Pak? (Hmm, saya gak mau kalah, he he he….)

          Dia menimpali: dasar tidak sami’na wa atho’na!!! lalu pergi sambil bersungut-sungut.

          Saya pun ngelus dada, kok ada seh zaman edan begini yg galak banget? Aduh, ngimpi apa aku semalam bisa ketemu orang berjenggot berantakan dan galak itu. Sekian….

  76. info yang dibingkai dengan bahasa orang awam…
    agar orang awam tidak terjebak dengan penampilan mereka…
    ketahuilah saudara-saudara kita terperangkap salah satunya dengan jerat penampilannya

    afwan for all

  77. abah asra :
    maklum saja, dinasti saudi sebagai biangnya wahabi masih keturunannya muawiyah yang berdarah yahudi.

    oted :
    deto@
    saya maklum kalau you kecewa berat karena Yau memang Wahabi yg selalu marah jika ada yg mengkritis Mu’awiyah. Para Sahabat Nabi adalah baik semuanya, tapi khususnya Mu’awiyah memang perlu dicermati secara obyektif berdasar sejarah biografi para sahabat Nabi. Bukankah keburukan Sahabat yg satu ini bisa dibaca dalam sejarah atau biografiya?

    Subhanallah,
    ana tidak akan melanjutkan dialog, meskipun para sahabat tidak terlepas dari kesalahan, tapi Allah telah meridhoi mereka, maka mencela sahabat bukanlah akhlaq ahlus sunnah wal jamaah, semoga Allah menunjuki kita semua jalan yang lurus

  78. abeeayang@

    Agama yg kalian ikuti tidak ada ilmunya, jadi tidak perlu ada yg diributkan. Agama kalian itu 100% doktrin gak dinamis sama seperti Salafy Wahabi, sama-sama doktrin. Hanya orang-orang jumud akalnya aja yg mau didoktrin, nurut, manut tanpa mikir….

  79. abah asra :
    maklum saja, dinasti saudi sebagai biangnya wahabi masih keturunannya muawiyah yang berdarah yahudi.

    oted :
    deto@
    saya maklum kalau you kecewa berat karena Yau memang Wahabi yg selalu marah jika ada yg mengkritis Mu’awiyah. Para Sahabat Nabi adalah baik semuanya, tapi khususnya Mu’awiyah memang perlu dicermati secara obyektif berdasar sejarah biografi para sahabat Nabi. Bukankah keburukan Sahabat yg satu ini bisa dibaca dalam sejarah atau biografiya?

    ana tidak akan melanjutkan dialog, meskipun para sahabat tidak terlepas dari kesalahan, tapi Allah telah meridhoi mereka, maka mencela sahabat bukanlah akhlaq ahlus sunnah wal jamaah, semoga Allah menunjuki kita semua jalan yang lurus

    1. Sebaiknya itu diserukan pada Wahabiyyun saja,,karena mereka lah yg lebih gemar mengkafirkan orang yg ziarah kubur-istighatsah-tawassul. Padahal para sahabat pun banyak yg bertawassul-ziarah kubur-istighatsah,,maka Wahabiyyun juga mengkafirkan mayoritas sahabat trmasuk Khulafa’ ar-Rasyidin.

    2. @ deto
      para wahabiyun terutama dinasti saud, memang sangat menghormati bahkan memuliakan Muawiyah ketimbang Rosulullah SAW dan Ahlul Baitnya sebab muawiyah yang yahudi adalah nenek moyang dari dinasti saud, pennjajah dua kota suci Mekah dan Madinah sekarang ini, atas dukungan Israel(Yahudi) dan Amerika juga demi minyak yang melimpah di saudi. sedangkan dinasti saud ingin berkusa turun temurun di saudi arabia selama-lamanya. Semoga reformasi yg terjadi di Mesir dan Tunisia terjadi juga di Saudi, berganti menjadi Republik Islam yg lebih baik dan demokratis.

      1. Betul mas, sungguh memprihatinkan bahwa pusat Islam takluk dikaki Yahudi dan pada gila harta dunia.

        Lihat aja, negara tujuan TKW kita yg paling bejad adalah Arab Saudi. Korban pelecehan sexual paling top he he he.

        1. Ya itulah faham Wahabi yg beratuhid tiga(Trinitas) yg merasa paling benar sendiri. bagi yg tidak safaham halal dibunuh dan diperlakukan keji, contoh paling nyata TKW kita disiksa, diperkosa upahnya tidak dibayar bahkan dibunuh jadi rasa kemanusiaannya tidak ada sama sekali karena kaum yg tidak dari mereka dianggap binatang.

  80. WAKAKAKAKAKAKAKA….GILE BENER NIH POST, DIKOMENIN BANYAK BANGET…DEBAT KUSIR…WAKAKAKKAWAKAKAKA
    ORANG2 KERAS KEPALA PADA RIBUT GAK MUTU GINIH…TETANGGA (KRISTEN, HINDU, BUDHA DE EL EL) PADA RUKUN, EH KITA MALAH RIBUT NGURUSIN SUNAHLAH…FATWALAH…HAHAHAHA…

  81. SAWAH SAWAH
    ibarat bocah masih BAU KENCUR
    ibarat tanaman masih SEUMUR JAGUNG
    ibarat katak dalam TEMPURUNG

    saran saya belajarlah dari ulama ASWAJA. agar khazanah wawasan pemikiran SAWAH semakin luas, semakin toleran, semakin bisa meghargai perbedaan, semakin bisa mejaga perasaan.

    KITA semua saudara seiman jangan jadikan ini perusak dan penghambat dakwah Islam.

    harusnya ulama ASWAJA bisa lebih fokus dakwah dikalangan Non Muslim. tapi waktuny habis hanya gara-gara meladeni SAWAH yang mengusik ketenangan padahal SAWAH masih seiman. cobalah SAWAH ngertiin dan memahami ada tugas ulama ASWAJA yang harus diteruskan ada perbaikan akidah, akhlak, ekonomi, sosial dlsb.

    tugas ulama ASWAJA masih banyak dan berat, janganlah SAWAH menghambat dengan memuculkan masalah-masalah KHILAFIYAH yang sudah lama diPendam dan diPETI ESkan.

    janganlah menjadi penghambat DAKWAH ISLAM, para ulama ASWAJA telah mengislamkan 90% penduduk indonesia. masih ada 10% lagi itulah tugas DAKWAH kita. para ulama pendahulu kita mengISLAMKAN penduduk indonesia tanpa kekerasan, tanpa makian dan cacian.

    Tapi lihatlah hasilnya bumi Nusantara ini mayoritas Islam bahkan di dunia.
    Apa SAWAH ingin ISLAM bercerai berai sehinga sisanya yang 10% non Muslim jadi enggan karena melihat ISLAM yang terpecah belah dan saling mencaci.

    Mari saudaraku SAWAH, jika memang SAWAH benar-benar saudara SEIMAN maka SAWAH akan memahami keadaan ASWAJA….bantu DAKWAH ASWAJA…
    untuk mengislamkan yang 10% lagi…

  82. ini lagi ngomongin HADIS DHAIF, HADIS PALSU…
    udah jelas ulama ASWAJA itu kaga make HADIS PALSU….
    klo HADIS DHAIF ya dipake bwt FADHOILUL AMAL…

    yang lucu ulame SAWAH bikn hadis SHOHIH jadi pada DHAIF gara-gara biar sesuai dengan kepentingan ckckcckcck……ya ngejar target

    ulama ASWAJA itu tau gmn kug menempatkan HADIS DHAIF. mereka tidak make dalam masalah Hukum.

    klo orang SAWAH itu kaga ada yang make HADIS DHAIF itulah bedanya dengan ASWAJA.

    bisa bayangkan HADIS itu kan jutaan….tapi berapa banyak coba yang sampai pada kita???? berapa banyak hadis yang dihafal para MUHADDIS ASWAJA….ta yang sampai pada kita cuman ribuan saja…..sisanya kemana???

    Makanya saya mengikuti imam madzhab 4 karena saya yakin banyak perbuatan mereka yang berdasarkan hadis….
    tapi riwayat hadisnya tidak sampai kepada kita…

    makanya saya juga ga ALERGI ma hadis dhaif apalagi matannya tidak bertentangan dengan Al-Qur’an atau Hadis shahih……

    INGET YA ULAMA ASWAJA KAGA MAKE YANG NAMANYA HADIS MAUDLU. jgn dicampur aduk ye…

  83. halah-halah SAWAH SAWAH…..
    dikasi tau baik-baik malah NGEYEL…
    mana ada orang SAWAH dialog,Tabayun,Mudzakarah…mau????
    diajak paling-paling ngibrit….
    klo ngga 1000 alasan kaga mau hadir….
    klo ngga ya datang sekali…besok ga dateng lagi…
    ya maklum daripada malu…kehabisan dalil…udah gitu salah nempatin dalilnya…
    dah gitu lucunya lagi kitab yang dibawa BAJAKAN ckckckckckck….

    ga ada AMANAH ILMIAHnya gitu kug koar-koar ngajak debat ILMIAH…

    dikit-dikit ngomong ini BIDAH itu SYIRIK, lha wong dia sendiri pelakunya kaga NYADAR….walah-walah…saena’e udele dewe klo ngomong

    kaga nerima pembagian BIDAH dari Imam madzhab 4. lucunya dia bagi BIDAH jadi 2. padahal dalil yang mereka pake SEMUA BIDAH SESAT….????coba mas pikir nyambung kaga? mikir mas mikir….???

    e dia ngomongin TAWASUL ama orang meninggal SYIRIK, dikasi dalil shohih kaga terima malah di Dhoifkan….

    yang lucu lagi neh…..
    klo ditempat q mereka masih mau shalat dibelakang ASWAJA…giliran abis shalat kaga mau SALAMAN, kaga mau DZIKIR BERJAMAAH…
    pas Imam baca DOA…..coba apa yang mereka lakukan? mereka langsung keluar dan NGOBROL diluar tanpa ada rasa HORMAT dan TA’DZIM.

    seolah-olah doanya orang ASWAJA bagi mereka itu GA MAKBUL x ye…
    atau berbau SYIRIK hahahahahhahaa…….

    harusnya kaidahnya dirubah sekalian “tidak boleh makmum dengan orang ASWAJA karena mereka AHLUL BID’AH AHLI KESESATAN….AHLI NERAKA….”

    IRONIS sekali……..

    gini kug pengikut SUNNAH???

    Pantesan ya mereka jauh dari HIDAYAH, ada orang mendoakan e dia ngibrit, ada pengajian diundang juga kaga pernah hadir……

    ya akhirnya jadi KATAK dalam TEMPURUNG

    sok tinggi…sok pinter berkoar-koar
    ga taunya pinternya cuman setinggi-seluas TEMPURUNG doank ckcckckckkc

    sorry sobat-sobat, klo baca komen saya….dibwt santai aja
    jangan ESMOSI….he2x

  84. @MIZ
    iya nih setuju mas, silakan berpendapat bagi all SA-WAH, tapi etika berdiskusi di ranah maya mohon diperhatikan pula. Saya kira cukup dengan menuliskan komentar sendiri dan sebutkan referensinya.

    1. MIZ n Jafar@

      Betul mas-mas ASWAJA semua, Koment COPAS gaya wahabi ini memang harus diperangi.

      Jangan ditriru kelakuan Wahabi model yg pada koment di sini. Saya setuju sebaiknya di delete aja tanpa dikasih notes. Mau enaknya aja mereka cuma pakai jurus: pencet Ctrl+C trus Ctrl+V. Kalau gak ada ilmu tak usah koment biar urtadz2 kalian aja yg pada koment di sini. Kalian nyimak aja oke?

      Jangan2 ustadz2 kalian juga yg ngajari kalian jadi tukang COPAS makanya kalian ikutu ya?

  85. @Admin UMMATI:
    Tolong yg mengeluarkan jurus COPAS dihapus saja,,otaknya ada di jari,,pencet Ctrl+C trus Ctrl+V

    @all antek Wahabiyyun:
    Bisanya menghujat,,ditambah jurus COPAS,,dimana wibawa ente??
    Mengotori diskusi dengan jurus COPAS?? Klo masih punya malu mending angkat kaki daripada bisanya cuman COPAS mulu!!

  86. BENARKAH MEREKA PARA ULAMA PEMBELA ISLAM?!

    Saya lanjutkan menukil penyebutan al-Mudzabdzab terhadap kitab-kitab dan ulama yang berlawanan dengan Syaikh al-Albani, dia menyebutkan diantara ulama yang membantah Syaikh al-Albani rahimahullahu :

    1.Ulama Ahli Hadits India, Habiburrahman al-Azhami yang menulis kitab Al-Albani Syudzudzuhu wa Akhtha’uhu (Keganjilan dan kekeliruan Albani) dalam 4 jilid.

    2. Ulama Siria yaitu DR. Muhammad Said Ramadhani al-Buthi yang mengarang al-Laamadzhabiyyah Akhtaru Bid’atin Tuhaddidu asy-Syari’atal Islamiyyah (Tidak bermadzhab bid’ah terbahaya yang menentang Syariat Islam) dan kitab As-Salafiyyatu Marhalatun Zamaniyyatun Mubarakatun La Madzhabun Islamiyyi (Salafiyah adalah tahapan zaman yang penuh berkah bukan madzhab Islami)

    3.Ulama Ahli Hadits Maroko yaitu Abdullah bin Shiddiq al-Ghumari yang menulis Irghamul Mubtadi’ al-Ghabi bi Jawazit Tawassul bin Nabiy fir Raddi ’ala al-Albani al-Wabi (Pukulan Terhadap Pelaku Bid’ah yang Dungu Tentang Bolehnya Bertawasul Dengan Nabi Sebagai Bantahan Terhadap Albani Yang Jahat), al-Qoulul Muqni’ fir Raddi ’ala al-Albani al-Mubtadi’ (Perkataan Yang Terang Di Dalam Membantah Albani Si Pelaku Bid’ah) dan Itqaan as-Sun’ah fi Tahqiqi Ma’nal Bid’ah (Aktivitas Yang Mulia di dalam Penelitian Makna Bid’ah)

    4.Abdul Aziz bin Muhammad bin Shiddiq al-Ghumari yang menulis Bayaanu Naqdul Naaqish al-Mu’tadi (Penjelasan Tentang Kritikan Terhadap Penentang Yang Lemah)

    5. Ulama Siria yaitu Abdul Fattah Abu Ghuddah yang menulis ar-Radd ’alal Abaathil wa iftiraa`at Nashir Albani wa Shahibihi Zuhair asy-Syawisy wa Mu’azirihima (Bantahan Terhadap Kebatilan dan Kedustaan Nashir Albani dan Sahabat Lamanya Zuhair Syawisy dan Para Pengikut Keduanya).

    6. Ulama Mesir yaitu Muhammad Awwama yang menulis Adabul Ikhtilaaf (Etika Bertikai).

    7. Ulama Mesir yaitu Mamduh Sa’id Mamduh yang menulis Wushul at-Tahani bi Itsbaati Sunniyat as-Subhah war Radd ’alal Albani (Meraih Cahaya Manfaat dan Ketetapan Sunnahnya Tasbih dan Bantahan Terhadap Albani) dan Tanbiihul Muslim ila Ta’addil Albani ’ala Shahih Muslim (Peringatan Terhadap Muslim Tentang Kelancangan Albani Terhadap Shahih Muslim).

    8.Ahli Hadits Saudi yaitu Ismail Muhammad al-Anshari yang menulis Ta’aqqubaat ’ala Silsilatil Ahaadits adl-Dlaaifah wal Maudlu’ lil Albani (Kerancuan Silsilah Hadits-Hadits Lemah dan Palsu Karya Albani), Tashhih Sholaatit Taraawih Isyriina Rak’atan war Raddu ’alal Albani fi Tadl’ifihi (Pensahihahan Sholat Tarawih 20 Raka’at dan Bantahan Terhadap Albani Atas Pendhaifannya) dan Ibaahatut Tahalli bidz Dzahab al-Muhallaq lin Nisaa’ war Raddu ’alal Albani fi Tahriimihi (Bolehnya Memakai Emas Melingkar Bagi Wanita dan Bantahan Terhadap Albani Atas Pengharamannya).

    9.Ulama Siria yaitu Badruddin Hasan Diab yang menulis Anwaarul Mashaabih ’ala Zhulumaatil Albani fi Shalatit Tarawih (Pelita Penerang Terhadap Kegelapan Albani Di Dalam Masalah Shalat Tarawih).

    10.Direktur Urusan Keagamaan di Dubai, yaitu Isa bin Abdullah bin Mani’ al-Himyari yang menulis al-I’lam bil Istihbaabi Syaddur Rihaal li Ziyaarati Qobri Khayral Anaam Shallallahu ‘alaihi wa Sallam (Penjelasan Tentang Bolehnya Bepergian Jauh Dalam Rangka Berziarah ke Kubur Manusia Terbaik Shallallahu ‘alaihi wa Sallam) dan al-Bi’datul Hasanah Ashlun Min Ushulutit Tasyri’ (Bid’ah Hasanah adalah Pokok dari Pokok-Pokok Dasar Pensyariatan).
    11.

    Menteri Urusan Islam dan Keagamaan di Uni Emirat Arab yaitu Muhammad bin Ahmad al-Khazraji yang menulis sebuah artikel berjudul al-Albani : Tatharuffatuhu (Al-Albani : keekstrimannya)
    12.

    Ulama Siria yaitu Firad Muhammad Walid Ways dalam kitabnya Ibnul Mulaqqin yang berjudul Sunniyatul Jum’ah al-Qobliyah (Sunnahnya Sholat Qabliyah Jum’at).
    13.Ulama Siria yaitu Samir al-Istanbuli yang menulis al-Ahad, al-Ijma’ wan Naskhu

    14. Ulama Yordania yaitu Hasan Ali as-Saqqof yang menulis 2 jilid buku berjudul Tanaqudlaat al-Albani al-Wadlihah fima waqo’a fi tashiihil Ahaadits wa tadl’ifiha minal Akhtho’ wal Gholath (Kontradiksi Nyata Albani Di Dalam Kekeliruan dan Kesalahan Pensahihan dan Pendhaifan Hadits-Hadits), Ihtijaajul Kha’ib bi Ibaarati Man-idda’al Ijma’ fahuwa Kaadzib (Pendalilan Yang Lemah Terhadap Ungkapan Barangsiapa Yang Mengaku Adanya Ijma’ Maka Dia Telah Berdusta), al-Qoulu ats-Tsabt fi Shiyaami Yawmis Sabti (Ucapan Yang Mantap Tentang Berpuasa Pada Hari Sabtu), al-Lajif adh-Dhu’af al-Mutala’ib bi Ahkamil I’tikaaf (Pukulan Yang Mematikan Bagi Orang-Orang Yang Bermain-Main Dengan Hukum I’tikaf), Shahih Shifatus Sholatin Nabi, I’lamul Kha’id bi Tahrimil Qur’an ’alal Junub wal Ha’idl (Penjelasan Yang Terang Tentang Haramnya al-Qur’an Bagi Orang Yang Junub dan Haidh), Shahih Syarh Aqidah
    ath-Thohawiyah.

    Setelah mencomot nukilan-nukilan di atas, si Mudzabdzab ini berkomentar :

    Alhamdulilah, telah bangkit para ulama pembela Islam untuk meluruskan penyimpangan-penyimpangan yang disebarkan oleh ’orang yang tidak bertanggung jawab’, sehingga ummat ini tetap dalam jalan yang sesuai dengan al-Haq yaitu al-Kitab dan as-Sunnah

    Saya Jawab :
    http://abusalma.wordpress.com/2007/03/12/perisai-penangkis-di-dalam-membela-al-imam-al-albani-dari-kejahatan-%E2%80%9Dal-mudzabdzab%E2%80%9D-at-tahriri-2/

    1. MIZ n Jafar@

      Betul mas-mas semua, Koment COPAS gaya wahabi ini memang harus diperangi. Jangan ditriru kelakuan Wahabi model yg pada koment di sini. Sebaiknya di delete aja tanpa dikasih notes. Mau enaknya aja mereka cuma pakai jurus: pencet Ctrl+C trus Ctrl+V. Kalau gak ada ilmu tak usah koment biar urtadz2 kalian aja yg koment di sini.

      Jangan ustadz2 kalian juga tukang COPAS makanya kalian ikutu ya?

    2. Mau tahu kenapa antek Wahabiyyun rada error??
      Penyebabnya adalah:
      1. Berguru pada blog-blog sesat sehingga mereka sesat & menyesatkan
      2. Menimba ilmu dari mbah Google sehingga jangan pernah bertanya sanad keilmuan pada mereka
      3. Karena 2 sebab di atas,,mengakibatkan otak mereka tidak berfungsi dengan seharusnya apalagi utk memahami Al-Qur’an & Sunnah,,sehingga tidak mampu berargumen daripada sekedar COPAS!!

    3. saya jawab : Alhamdulillah sudah banyak ulama yang membongkar kedok ulama SAWAH, semakin keliatan klo SAWAH memang biang keladi munculnya keresahan,percekcokan, cacian, makian, permusuhan didunia ini.

      dimana ada SAWAH disitu muncul keresahan, apalagi orang-orangnya pada BELAGU bawa dalil INI BIDAH ITU SYIRIK

      padahal….

  87. percayalah semakin nampakakan semakin jelas kebohonganya ,percayalah murid manhaj salaf pasti akan membantahnya cepat atau lambat,dan akan menterjemahkan dalam bahasa indonesia yang bantahan tersebut telah lama beredar di timur tengah

    1. Manhaj salaf?? Emang salaf itu aliran??

      Bisa disebutkan 1 dalil ttg yang disebut ‘manhaj salaf’??
      Saya orang awam,,tolong diberikan dalilnya.

  88. lihatlah para shahabat yang shalat dengan celana yang biasa dipakai orang-orang Persia ketika berhasil menakhlukkan wilayah mereka. Kaum muslimin saat ini memakai pakaian yang mulanya merupakan pakaian non muslim. Para sahabat ketika memasuki kota persia mereka melakukan salat dengan memakai celana orang-orang persia. Para ulama juga menyebutkan jika terdapat kesepakatan masyarakat untuk memanjangkan sebagian jenis pakaian yang biasa dipakai, sehingga setiap masyarakat memliki ciri khas tersendiri yang diketahui oleh mereka, maka hal itu tidak diharamkan, tapi yang diharamkan adalah yang digunakan dengan niat menyombongkan diri.

    Saya berkata : Bukankah para sahabat adalah salaf shaleh?

    Wallahu ta’ala a’lam

    Dar Al-Iftaa | ??? ??????? ???????

    1. deto@
      Masalah celana cingkrang, kta lihat aja ya
      1. Ahmad dinnejab Presiden (syiah), selalu & pasti pakai celana cingkrang, walau acara kenegaraan
      2. Raja Faizal bin Abdul Aziz Al Saud (Wahabi), jangankan mata kakinya sepatu aja gak kelihatan
      3. Yusuf Qardawi Guru bersar Al Azhar (ASWAJA), terlihat sepatunya
      Jadi bagaimana ini? jadi hadist itu siapa yang mempromosikan, Syiah kah?, Wahabi kah? atau ASWAJA?. tinggal pilih aja

  89. semua ASWAJA@
    akhi2 semua, tolong diingatkan jika ada tulisan yang menyeret kita kepada pemahaman untuk menghakimi sahabat seperti koment #354, ana kecewa berat, para sahabat adalah salaf buat kita semua, lebih salaf dibanding imam 4 mahzab, dialog tentang wahabi dll silahkan, tetapi jika koment seperti ini dibiarkan ana mengajak semua untuk keluar dari majelis ini karena takut hati kita akan dipalingkan dari kebenaran, jazakallahu khoiron

    1. deto@

      saya maklum kalau you kecewa berat karena Yau memang Wahabi yg selalu marah jika ada yg mengkritis Mu’awiyah. Para Sahabat Nabi adalah baik semuanya, tapi khususnya Mu’awiyah memang perlu dicermati secara obyektif berdasar sejarah biografi para sahabat Nabi. Bukankah keburukan Sahabat yg satu ini bisa dibaca dalam sejarah atau biografiya?

  90. Imam Abu Hanifah,,Imam Malik ibn Anas,,Imam Asy-Syafi’i,,Imam Ahmad ibn Hanbal
    vs
    Ibn Taimiyyah,,Muhammad ibn Abdul Wahhab,,Nashiruddin Al-Albani

    Yang mana Salaf ASLI,,yg mana Salaf ABAL-ABAL??
    Siapa penganut faham Salaf ASLI,,siapa penganut ‘salaf-salafan’ tapi ngaku paling mirip Salaf??

    Siapa yg suka baca kitab,,siapa yg bisanya hanya COPAS??

  91. abu jufrit@

    Copasnya nggak sukses tuh, kacau banget tulisannya gemana bunyinya tu? lain kali baca bismillah dulu biar dapat ridlo-NYA.

  92. @rony
    antum tanya aja ama admintny, mangkanya ana jawab sebelum postigin lagi yang diats noh ana tulis “TEST DULU” “TEST LAGI” karena dah lengkap jwaban tuk antum.
    KOAR2…??? BAHLUL…???? AKHI..AKHII.. JAZAKALLAHU KHAIRAN
    @Ajam Kampung
    ANTUM UDAH LIAT GURUNYA HASAN ASSAQOFF….???? ????? ???????
    AL KAUTSARI NEH GURUNYA YANG MURIDNYA AMPE NGATAIN SYAIKH AL BANY MELEMAHKAN HADIST BUKHARI…LIAT BAGAIMANA DIA MENENTANG DENGAN HAWA NAFSUNYA (BUKAN ILMIAH).DAN MENGANGGAP LEMAH BERDASARKAN AKALNYA SAJA….???? ANTUM TAU G AL KAUTSARI INI SIAPA..??? BUKAKNKAH BELIAU ULAMA KALIAN!!!!????????????????????
    BUKA MATA LEBAR2 BERWDU DULU YAH …DAN BACA BISMILLAH
    1. Hadits ”Allah menciptakan debu…” yang diriwayatkan oleh Imam Muslim yang ditolaknya di dalam kitab gelapnya al-Asma’ wash Shifaat. (hal. 26,383).

    2. Hadits kisah tentang Musa menyebabkan Nabi Shallallahu ‘alaihi wa Sallam kembali kepada Allah pada malam Israa’ tentang kewajiban sholat 50 rakaat, yang muttafaq ’alaihi, namun ditolaknya di dalam al-Asma’ wash Shifaat (hal. 189)

    3. Hadits tentang dilihatnya Allah pada hari kiamat yang Muttafaq ’alaihi, ditolaknya di dalam al-Asma’ wash Shifat (hal. 292).

    4. Hadits tentang hari kiamat bumi akan menjadi dataran putih yang dikeluarkan oleh Bukhari Muslim, ditolaknya dalam al-Asma’ wash Shifat (hal. 320)

    5. Hadits tentang ”dimana Allah” kepada seorang budak sahaya wanita yang masih anak-anak yang dikeluarkan oleh Muslim, ditolaknya di dalam al-Asma’ wash Shifat (hal. 421)
    @ucep
    ANTUM LEBIH MENGERTI.. PIKIR AJA NDIRI KAN DAH DEWASA..JGN JADI KURA2 DALAM PERAHU.
    @mbah redhy abu jamal
    Dalam sufi, murid yang baik adalah murid yang memiliki ketaatan kepada guru sebagaimana ketaatan jenazah di hadapan orang-orang yang memandikannya.SUFI..SUFIII

    1. abu jufri n all Wahabiyyun@

      – Kalau menulis koment gunakan tata bahasa yg baik biar enak dibaca.

      – Kalau hobby copas artikel, jangan digunakan buat koment, bikinlah blog sendiri dan silahkan copas artikel2 sebanyak-banyaknya di blog antum.

      @admin, kalau ada koment COPAS artikel terlalu panjang kaya si deto dan all Wahabiyyun, didelete aja juga nggak apa-apa. Mereka gak sopan main copas ngotorin blog orang aja, benar-benar pada gak tahu diri deh para Wahabiyyun itu. Baru lihat Copasan segitu banyaknya sudah bikin pusing, boro-boro baca, males ah. Orang yg Copas sendiri juga belum tentu baca semua apa yg dicopasnya itu.

    2. @ jufri
      ente ngarang lagi bilangin koment ngak masuk lah, makanya ada test test lagi
      klo niat mau jawabnya tinggal jawab lagi aja masukin lagi.
      klo alesannya cape ngetik, itu bisa ngetik panjang lebar meskipun ngak tau ujungnya kemana.
      ketik aja lagi gitu aja kok repot………
      sekali lagi jangan banyak alesan

    3. Abu Jufri@
      Ane pnya buku nih judulnya :
      1. Manhaj & Aqidah Imam Syafi’i karangan Dr Muhammad AW Aqil
      2. Syarah Aqidah Ahlus Sunnah Waljamaah karangan Abdul Qadis Jawas
      3. Ensklopedi Larangan menurut Alquran dan Sunnah karangan Syaikh Salim
      4. Hukum & Tata cara mengurus Jenazah karangan Albani
      Isinya jauh dari yang pernah ane pelajarin dibuku-buku klasik, buku itu dah ane potong 2, mau potongannya itu, nti ane kirim.
      Ente jawab dulu pertanyaan ane dong, ane mau belajar nih.

    4. @abu juper

      Masih mending kaum sufi daripada wahabiyun yg ga percaya diri. Tauhid aja dibagi 3 tapi ditanya arti rububiyah, uluhiyah aja ga ada yg brani jawab. Maklum ilmu cuman dari syekh google aja he he he.

  93. @abu jufri:
    Ibn Taimiyyah,,Muhammad ibn Abdul Wahhab,,Nashiruddin Al-Albani
    dibanding
    Imam Abu Hanifah,,Imam Malik ibn Anas,,Imam Asy-Syafi’i,,Imam Ahmad ibn Hanbal

    Lebih salaf mana??
    Bukan kah ke-4 Imam Madzhab adalah generasi Salaf ASLI??
    Dan bukankah Ibn Taimiyyah,,MiAW,,Albani apalagi,,hanyalah berkoar salaf,,padahal hanyalah Salaf ABAL-ABAL??

    Tapi anehnya,,pengikut Salaf ABAL-ABAL sukanya membid’ah-sesat-musyrik-kafirkan pengikut Salaf ASLI??

    Memang,,kebenaran Islam itu hanya untuk orang-orang yg berfikir menggunakan akal & otaknya,,bukan untuk orang-orang yg berfikir menggunakan hawa nafsunya & pantatnya.

  94. @abu jufri:
    Ibn Taimiyyah,,Muhammad ibn Abdul Wahhab,,Nashiruddin Al-Albani
    dibanding
    Imam Abu Hanifah,,Imam Malik ibn Anas,,Imam Asy-Syafi’i,,Imam Ahmad ibn Hanbal

    Lebih salaf mana??
    Bukan kah ke-4 Imam Madzhab adalah generasi Salaf ASLI??
    Dan bukankah Ibn Taimiyyah,,MiAW,,Albani apalagi,,hanyalah berkoar salaf,,padahal hanyalah Salaf ABAL-ABAL??

    Tapi anehnya,,pengikut Salaf ABAL-ABAL sukanya membid’ah-sesat-musyrik-kafirkan pengikut Salaf ASLI??

    Memang,,kebenaran Islam itu hanya untuk orang-orang yg berfikir menggunakan akal & otaknya,,bukan untuk orang-orang yg berfikir menggunakan hawa nafsunya & pantatnya..

  95. @abu jufri:
    Ibn Taimiyyah,,Muhammad ibn Abdul Wahhab,,Nashiruddin Al-Albani
    dibanding
    Imam Abu Hanifah,,Imam Malik ibn Anas,,Imam Asy-Syafi’i,,Imam Ahmad ibn Hanbal

    Lebih salaf mana??
    Bukan kah ke-4 Imam Madzhab adalah generasi Salaf ASLI??
    Dan bukankah Ibn Taimiyyah,,MiAW,,Albani apalagi,,hanyalah berkoar salaf,,padahal hanyalah Salaf ABAL-ABAL??

    Tapi anehnya,,pengikut Salaf ABAL-ABAL sukanya membid’ah-sesat-musyrik-kafirkan pengikut Salaf ASLI??

    Memang,,kebenaran Islam itu hanya untuk orang-orang yg berfikir menggunakan akal & otaknya,,bukan untuk orang-orang yg berfikir menggunakan hawa nafsunya & pantatnya

  96. @Abu Jufri:
    Paham Aswaja itu paham Salaf ASLI,,bukankah Imam Abu Hanifah,,Imam Malik ibn Anas,,Imam Asy-Syafi’i,,Imam Ahmad ibn Hanbal,,adalah generasi Salaf ASLI??

    Dan paham ente berakar dari Ibn Taimiyyah,,ditambah Muhammad ibn Abdul Wahhab,,Nashiruddin Al-Albani,,& kroco-kroconya??

    Tapi anehnya,,ente & Wahabiyyun kata fiqh 4 Madzhab adalah bid’ah & sesat,,seluruh muqallid kalian kafirin.
    Sementara kalian menganut paham Ibn Taimiyyah,,MiAW,,Albani,,merasa paling benar,,paling mirip generasi Salaf,,paling pantas berijtihad??

    Akar Ulama’ kalian,,Ibn Taimiyyah,,dibanding Imam Asy-Syafi’i,,lahir lebih dulu mana?? Lebih Salaf mana??? lebih ASLI mana??
    Apalagi si MiAW?? Albani g usah ditanya…

    Sadar OY,,kami para Aswaja lah yg mengikuti paham generasi Salaf ASLI.
    Sementara ente & Wahabiyyun itu sok ikut manhaj Salaf,,padahal Salaf ABAL-ABAL!!

  97. @abu jupri

    Ya memang seperti itulah isi hampir semua buku terbitan wahabi di Indonesia. Terkesan sekali sangat diagungkan ibnu taymiyah seperti tidak ada ulama lain yg lebih hebat dari ibnu taymiyah.

    Pemujaan yg sangat berlebihan tp anehnya banyak tulisan karya ulama wahabi yg mengecam tasawuf yg katanya sangat mengagungkan gurunya. Tuduhan yg salah kaprah dan gebyah uyah/generalisir. Kaum sufi bukan mengagungkan guru tetapi selalu menjaga adab dan tata krama dengan guru dan itu ada aturan dan petunjuknya.

  98. khususon @abu jupri al wahabi ndablegi …….Masih saja ada ulama yang gemar menjuluki saudara muslim lainnya sebagai ahlul bid’ah namun mereka sendiri belum paham tentang bid’ah bahkan pada akhirnya mereka sendiri pun tanpa disadari telah melakukan bid’ah dlolalah karena menyembah kepada selainNya. Mau tahu bagaimana pada akhirnya mereka menyembah kepada selainNya silahkan simak tulisan kami berikut ini.

    naaaaaah selanjutnya klik http://mutiarazuhud.wordpress.com/2011/05/03/lagi-tentang-bidah/
    jangan nggak dibaca ya @jup …..salam ..

  99. Abu Jufri@
    “PERHATIKAN LIHAT PARA AHLI BID’AH KETIKA MEREKA SEDANG BERHADAPAN DENGAN PARA SYAIKHUL ISLAM .. APA YANG MEREKA PERBUAT….?? TIDAK LAEN MEREKA TIDAK BERKUTIK SAMA SEKALI DALAM MENGHADAPI PARA ILMU SYAKHUL ISLAM, DIKARENAKAN MEREKA TAK MAMPU LAGI MELAWAN HUJJAH DARI AL QUR’AN DAN SUNNAH YANG DENGAN FAHAM SALAFIAH.. MEREKA HENDAK PUTUS ASA TETAPI ADA IDE (DARI SYETAN)UNTUK MELAWAN AHLI TAUHID AGAR SYUBUHAT AHLI AHWA DAN AHLI BID’AH TETAP TERJAGA YAITU DENGAN MENUDUH BAHWA PARA SYAIKHUL ISLAM TELAH MEROBAH KITAB2 KLASIK KARYA PARA ULAMA (SENJATA TERAKHIR).”
    Apa yang ente maksud disini, ahli tauhid dan kata syubuhat ?
    Wassalam

  100. Like Father Like Son
    Buah Jatuh tdk jauh dr pohonnya
    Guru Kencing Berdiri, Murid kecing berlari..
    Nah..

    Kenapa Org2 SaWahh sampe sedemikian kelakuannya!!
    [ngeyell, walo fakta didepan mata.. , hoby bohong dan sejenisnya]
    yaa.. karna guru2nya spt itu. Wajar sobat!
    Mereka sebenarnya butuh difahami, dimaklumi..
    Bukankah begitu?
    ==============
    Like Father Like Son
    Buah Jatuh tdk jauh dr pohonnya
    Guru Kencing Berdiri, Murid kecing berlari..
    Nah.. Itulah Yang dilakukan para Ahli Bid’ah dalam ketidakmampuan mereka Ta’asub buta ama yang digelari mereka syaik (GURU) dalam menghadapi Amanat yang mulia ini hujjah yang terang benderang yang ditinggalkan oleh Rasullullah Salallahualahiwasalam malamnya bagai di siang hari.
    PERHATIKAN LIHAT PARA AHLI BID’AH KETIKA MEREKA SEDANG BERHADAPAN DENGAN PARA SYAIKHUL ISLAM .. APA YANG MEREKA PERBUAT….?? TIDAK LAEN MEREKA TIDAK BERKUTIK SAMA SEKALI DALAM MENGHADAPI PARA ILMU SYAKHUL ISLAM, DIKARENAKAN MEREKA TAK MAMPU LAGI MELAWAN HUJJAH DARI AL QUR’AN DAN SUNNAH YANG DENGAN FAHAM SALAFIAH.. MEREKA HENDAK PUTUS ASA TETAPI ADA IDE (DARI SYETAN)UNTUK MELAWAN AHLI TAUHID AGAR SYUBUHAT AHLI AHWA DAN AHLI BID’AH TETAP TERJAGA YAITU DENGAN MENUDUH BAHWA PARA SYAIKHUL ISLAM TELAH MEROBAH KITAB2 KLASIK KARYA PARA ULAMA (SENJATA TERAKHIR).
    LIHAT…….. BAGAIMANA KALIAN MERIWAYATKAN BANYAK HADITS2 MAUDHU DAN DHAIFF DAN SANGAAATTT GEMAR SEKALI MEMBAWAKANNYA TANPA MENJELASKAN DERAJAT HADITS TSBT… MANA GHIRAH KALIAN YANG KATANYA AMANAH…? MANA KEADILAN DAN AKHLAQ KALIAN YANG KATANYA ASWAJA (AHLUS-SUFI-WAL-JAMAA’AH). TAPI MENUDUH AHLUSUUNAH MEMALSUKAN KITAB ULAMA…?? INGETT YANG KALIAN SERING BAWAKAN HADITS..HADITS…HADITSS AKHII….. KALO HADITS UDAH PALSU DIGEMARI APA LAGI YANG SEPERTI KITAB2…
    TABAYYUN AKHI JANGAN MENGIKUTI AL AHWA INGET AYAT : janganlah kamu mengikuti apa yang kamu tidak mempunyai pengetahuan tentangnya. Sesungguhnya pendengaran, penglihatan dan hati, semuanya itu akan diminta pertanggungan jawabnya (Al-Israa’: 36).
    WALLAHU A’LAM

    1. @ abu jupri
      siapa yang ente maksud syaikhul islam, apakah ibnu tai miyah yang ente maksud ?
      kalo ibnu tai miyah, hebat sekali beliau itu sampai kalian gelari syaikul islam sedangkan Nabi Muhammad SAW, disebut Saidina kalian bid’ahkan karena dianggap mengkultuskan beliau SAW. jadi kesimpulannya ibnu tai miyah lebih mulia dari Rosulullah SAW bagi kalian pengikut wahabi sesat. apa gak salah ?

    2. Abu Juprit ente itu ngomong apa…ngga jelas ngalor ngidul…

      Bagi kami kaum ahlussunnah wal jama’ah, hadits maudhu’ tidak kami jadikan sebagai landasan/hujjah. Akan tetapi, terhadap hadits dhoif, kami kaum ahlussunnah wal jama’ah menjadikannya sebagai dalil fadho’il al-a’maal. Perlu diperhatikan disini, bahwasanya HADITS MAUDHU’ itu sangat berbeda dengan HADITS DHOIF.

      Kami kaum ahlussunnah wal jama’ah, tidak pernah berani mengutak-atik hadits-hadits shohih untuk dijadikan hadits dhoif bahkan maudhu’. Kami menganggap bahwa semua hadits-hadits shohih yang termaktub di dalam kitab al-Jamii’ ash-Shohiih al-Bukhari wa Muslim adalah SHOHIH SEMUANYA, TIDAK ADA YANG DHOIF MAUPUN MAUDHU’.

      Dan tidak ada satupun ulama’ Ahlussunnah wal jama’ah dari zaman dahulu sampai zaman sekarang yang berani mengutak-atik keshohihan hadits-hadits di dalam kitab tersebut.

      Akan tetapi sangat berbeda dengan zaman sekarang, ini adalah FAKTA, bahwasanya al-Albani ulama’ kaum Wahhabiyyun dengan sangat LANCANG, mencoreng keshohihan hadits-hadits di dalam kitab tersebut. Dan kenyataannya pula, sekarang, muncul BID’AH baru, yaitu: “Bagi kaum wahhabi, sebuah hadits kalau tidak ada EMBEL-EMBEL DISHOHIHKAN oleh al-Albani, maka DERAJAT HADITS TERSEBUT DINYATAKAN DHOIF BAHKAN MAUDHU’, MESKIPUN HADITS TERSEBUT TERMAKTUB DI DALAM KITAB al-Jamii’ ash-shohiih al-Bukhari wa Muslim.”

      FAKTANYA, sekali lagi ingat ini adalah FAKTA! al-Albani berani sekali dan LANCANG MENDHOIFKAN BAHKAN ME-MAUDHU’-KAN Hadits-hadits yang nyata-nyata SHOHIH.

      Tentu, kami kaum ahlussunnah wal jama’ah, di dalam menilai kedalaman keilmuan tentang ad-diin, tentunya keilmuan al-Imaam al-Bukhari dan al-Imaam Muslim rahimahumullaah jauh lebih unggul dari pada keilmuannya al-Albani. Maka, tindakan al-Albani di dalam menghukumi hadits-hadits SHOHIH menjadi DHOIF dan MAUDHU’ di dalam kitab tersebut adalah BATHIL.

    3. @ jufri
      tolong sebelum koar-koar lagi kemana-mana jawab dulu pertanyaan saya
      pertanyaannya simple kok
      kalo anda sedekah untuk mayit keberapanya?
      klo ngak bisa jawab tolong jangan bicara macem-macem, keliaatan bodonya.
      saran saya mah kalo bodomah jangan teriak teriak ini itu tambah tambah dosa
      diem aja cukup

      1. abah asra@
        ana pengin penjelasan tentang perkataan antum “maklum saja, dinasti saudi sebagai biangnya wahabi masih keturunannya muawiyah yang berdarah yahudi” tuduhan tentang wahabi sudah ana jawab di koment no #333, kenapa sekarang bawa2 nama sahabat muawiyah kemudian dihubungkan kepada yahudi, bukankan jika ada perselisihan diantara para sahabat kita disuruh diam, tidak sepantasnya kita mengucapkan apa2 yang bukan menjadi hak kita, dan bukankah para sahabat sudah mendapatkan gelar orang2 yang ridho kepada Allah dan Allah pun ridho kepada mereka, apa yang membuat kita yang bermahzab 4 ini merasa lebih baik dari para sahabat, semoga Allah menunjukimu.

  101. setuju bgt mas miftah…
    salam kenal

    orang sawah ya gitu, diajak diskusi klo udah mentok dalilnya….e ngless langsung pindah tema…udah gitu mentok lagi ngless pindah tema lagi…terus gitu mlu

    Judulnya udaha jelas diatas itu….
    “Pemalsuan Kitab-kitab Ulama Oleh Tangan-tangan Salafy Wahabi”
    e…..bahasnya melenceng kemana-mana…
    ya harap dimaklumi karena udah terlanjur malu ma gengsi, klo ulama-ulama mereka paling demen tuh ngerubah, ngebajak karya ulama-ulama ASWAJA…
    dari sini sebenarnya udah ketauan klo PINTU HIDAYAH udah dibuka lebar-lebar
    tapi anehnya neh….mereka seolah-oleh ga pernah mau tahu klo ulama-ulamanya tuh jago ngerubah, ngebajak kitab-kitab ulama ASWAJA

    lebih parahnya lagi neh kitab bajakan itu buat pegangan dalam berdalil untuk menyerang AWSAJA….
    ya ga lucu lah…
    dikira ualama ASWAJA bisa ditipu, dibodohin gitu…
    sorry ya kitab yang asli masih ada tuh ama ulama-ulama ASWAJA

    udahlah saudara-saudariku SAWAH kembalilah ke jalan salafus salih yang ajarannya bersambung sanadnya sampai RASULULLAH SAW

    ikutilah ulama-ulama ASWAJA, yang disana banyak ahli bait Nabi SAW, dan Nabi SAW sudah memerintahkan kita untuk membawa bekal Al-QURAN dan SUNNAH serta AL-QURAN dan AHLI BAIT sebagai jalan menuju keselamatan dan menghindari KESESATAN

    semoga saudara-saudari kita SAWAH mendapat pencerahan…

  102. Like Father Like Son
    Buah Jatuh tdk jauh dr pohonnya
    Guru Kencing Berdiri, Murid kecing berlari..
    Nah..

    Kenapa Org2 SaWahh sampe sedemikian kelakuannya!!
    [ngeyell, walo fakta didepan mata.. , hoby bohong dan sejenisnya]
    yaa.. karna guru2nya spt itu. Wajar sobat!
    Mereka sebenarnya butuh difahami, dimaklumi..
    Bukankah begitu?

    1. Enggak ada satupun buku2 faham wahabi yg dipalsu, diubah dan diedit oleh ulama2 faham ahlusunnah waljamaah yg asli, tapi sebaliknya kitab2 ulama ahlusunnah yang asli banyak dipalsukan oleh ulama2 yg ngaku-ngaku ahlusunnah (albani, bin baz, utsaimin dll misioner wahabi) di toko2 gramedia banyak bertebaran kitab2 ulama klasik ASWAJA yg diterbitkan oleh penerbit wahabi yg isinnya tentu sudah diubah sesuai dgn faham wahabi misalnya kitab Imam Nawawi, kitab Imam Syafe’i, yg ditahkik oleh albani, kurang ajarnya lagi ada penerbit yg menamakan “Pustaka Imam Syafe’i”.

  103. Abu Hurairah@
    Lebih dekat mana, ulama-ulama klasik dengan Ibnu taimiyah (H.728) atau Muhammad ibn Abdul Wahab (H.1115). Sabda Rasulullah saw : Umat yang terbaik dizamanku, kemudian setelah itu, dst……”. Sekarang lebih percaya mana ente? yang klasik lebih dekat zaman Rasulullah atau yang baru-baru ini.
    Kalau ane lebih percaya hadist, makanya buku klasik selalu ane cari n beli.

  104. Abu Hurairah :
    y iyalah harus dibakar dan dilenyapkan,

    waduh provokatif banget

    Abu Hurairah :
    ‘Ulama antum pun ane yakin ingin bersikap demikina terhadap kitab-kitab ‘ulama kami.

    Yang ini lebih tendesius dan menjurus ke fitnah, bisa dikemukakan faktanya? karena fakta yang ada dalam buku ini justru menujukkan penghapusan atau perubahan isi dari karya para `Ulama yang diaanggap tidak sesuai dengan paham Wahabi.

  105. kiye edi@ hadist yg dibaca jangan setengah2 kan ada lanjutannya, yg berkenaan dng sayidina Abu Bakar sidiq, jaman dahulu org2 kaya pake baju menjulur ketanah dan menyombongkan diri, sedangkan yg pake celana pendek org2 miskin ttp sekarang yg pake celana menjulur ketanah tdk hanya org kaya saja, skrg org2 miskin aja pake celana menjulur ketanah, jd intinya terletak pd kata kunci yaitu “kesombongan”. apakah kita bisa m’baca hati seseorang apakah sombong atau tdk, hendaknya kita jgn menilai seseorang dari tampilan luarnya saja,,bagaimana dengan org pake cingkrang tp hatinya mempunyai sifat yg merendahkan org lain, meremehkan org lain menganggap yg lain ahlul bid’ah dan menganggap diri dan kelompoknya paling nyalaf paling sunnah bukankah itu bentuk suatu kesombongan????

    1. ferry aswaja@
      Menjulurkan celana di bawah mata kaki tanpa sombong

      Dari Abu Huroiroh radhiyallahu ‘anhu, Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda,

      ??? ???????? ???? ????????????? ???? ????????? ????? ????????

      “Kain yang berada di bawah mata kaki itu berada di neraka.” (HR. Bukhari no. 5787)

      Dari hadits-hadits di atas terdapat dua bentuk menjulurkan celana dan masing-masing memiliki konsekuensi yang berbeda. Kasus yang pertama -sebagaimana terdapat dalam hadits Ibnu Umar di atas- yaitu menjulurkan celana di bawah mata kaki (isbal) dengan sombong. Hukuman untuk kasus pertama ini sangat berat yaitu Allah tidak akan berbicara dengannya, juga tidak akan melihatnya dan tidak akan disucikan serta baginya azab (siksaan) yang pedih. Bentuk pertama ini termasuk dosa besar.

      Kasus yang kedua adalah apabila seseorang menjulurkan celananya tanpa sombong. Maka ini juga dikhawatirkan termasuk dosa besar karena Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam mengancam perbuatan semacam ini dengan neraka.

      Perhatikan bahwasanya hukum di antara dua kasus ini berbeda. Tidak bisa kita membawa hadits muthlaq dari Abu Huroiroh pada kasus kedua ke hadits muqoyyad dari Ibnu Umar pada kasus pertama karena hukum masing-masing berbeda. Bahkan ada sebuah hadits dari Abu Sa’id Al Khudri yang menjelaskan dua kasus ini sekaligus dan membedakan hukum masing-masing. Lihatlah hadits yang dimaksud sebagai berikut.

      ???????? ??????????? ????? ?????? ???????? ????? ?????? – ???? ??? ??????? – ?????? ???????? ???????? ????????????? ??? ????? ???????? ???? ????????????? ?????? ??? ???????? ???? ????? ????????? ??????? ???? ???????? ??????? ????????

      “Pakaian seorang muslim adalah hingga setengah betis. Tidaklah mengapa jika diturunkan antara setengah betis dan dua mata kaki. Jika pakaian tersebut berada di bawah mata kaki maka tempatnya di neraka. Dan apabila pakaian itu diseret dalam keadaan sombong, Allah tidak akan melihat kepadanya (pada hari kiamat nanti).” (HR. Abu Daud no. 4095. Dikatakan shohih oleh Syaikh Al Albani dalam Shohih Al Jami’ Ash Shogir, 921)

      Jika kita perhatikan dalam hadits ini, terlihat bahwa hukum untuk kasus pertama dan kedua berbeda.

      Sebagian ulama ada yang berpendapat bahwa jika menjulurkan celana tanpa sombong maka hukumnya makruh karena menganggap bahwa hadits Abu Huroiroh pada kasus kedua dapat dibawa ke hadits Ibnu Umar pada kasus pertama. Maka berarti yang dimaksudkan dengan menjulurkan celana di bawah mata kaki sehingga mendapat ancaman (siksaan) adalah yang menjulurkan celananya dengan sombong. Jika tidak dilakukan dengan sombong, hukumnya makruh. Hal inilah yang dipilih oleh An Nawawi dalam Syarh Muslim dan Riyadhus Shalihin, juga merupakan pendapat Imam Syafi’i serta pendapat ini juga dipilih oleh Syaikh Abdullah Ali Bassam di Tawdhihul Ahkam min Bulughil Marom -semoga Allah merahmati mereka-.

      Namun, pendapat ini kurang tepat. Jika kita melihat dari hadits-hadits yang ada menunjukkan bahwa hukum masing-masing kasus berbeda. Jika hal ini dilakukan dengan sombong, hukumannya sendiri. Jika dilakukan tidak dengan sombong, maka kembali ke hadits mutlak yang menunjukkan adanya ancaman neraka. Bahkan dalam hadits Abu Sa’id Al Khudri dibedakan hukum di antara dua kasus ini. Perhatikan baik-baik hadits Abu Sa’id di atas: Jika pakaian tersebut berada di bawah mata kaki maka tempatnya di neraka. Dan apabila pakaian itu diseret dalam keadaan sombong, Allah tidak akan melihat kepadanya (pada hari kiamat nanti). Jadi, yang menjulurkan celana dengan sombong ataupun tidak, tetap mendapatkan hukuman. Wallahu a’lam bish showab.

      Catatan: Perlu kami tambahkan bahwa para ulama yang menyatakan makruh seperti An Nawawi dan lainnya, mereka tidak pernah menyatakan bahwa hukum isbal adalah boleh kalau tidak dengan sombong. Mohon, jangan disalahpahami maksud ulama yang mengatakan demikian. Ingatlah bahwa para ulama tersebut hanya menyatakan makruh dan bukan menyatakan boleh berisbal. Ini yang banyak salah dipahami oleh sebagian orang yang mengikuti pendapat mereka. Maka hendaklah perkara makruh itu dijauhi, jika memang kita masih memilih pendapat yang lemah tersebut. Janganlah terus-menerus dalam melakukan yang makruh. Semoga Allah memberi taufik kepada kita semua.

      Sedikit Kerancuan, Abu Bakar Pernah Menjulurkan Celana Hingga di Bawah Mata Kaki

      Bagaimana jika ada yang berdalil dengan perbuatan Abu Bakr di mana Abu Bakr dahulu pernah menjulurkan celana hingga di bawah mata kaki?

      Syaikh Muhammad bin Sholih Al ‘Utsaimin rahimahullah pernah mendapat pertanyaan semacam ini, lalu beliau memberikan jawaban sebagai berikut.

      Adapun yang berdalil dengan hadits Abu Bakr radhiyallahu ‘anhu, maka kami katakan tidak ada baginya hujjah (pembela atau dalil) ditinjau dari dua sisi.

      Pertama, Abu Bakr radhiyallahu ‘anhu mengatakan, ”Sesungguhnya salah satu ujung sarungku biasa melorot kecuali jika aku menjaga dengan seksama.” Maka ini bukan berarti dia melorotkan (menjulurkan) sarungnya karena kemauan dia. Namun sarungnya tersebut melorot dan selalu dijaga. Orang-orang yang isbal (menjulurkan celana hingga di bawah mata kaki, pen) biasa menganggap bahwa mereka tidaklah menjulurkan pakaian mereka karena maksud sombong. Kami katakan kepada orang semacam ini : Jika kalian maksudkan menjulurkan celana hingga berada di bawah mata kaki tanpa bermaksud sombong, maka bagian yang melorot tersebut akan disiksa di neraka. Namun jika kalian menjulurkan celana tersebut dengan sombong, maka kalian akan disiksa dengan azab (siksaan) yang lebih pedih daripada itu yaitu Allah tidak akan berbicara dengan kalian pada hari kiamat, tidak akan melihat kalian, tidak akan mensucikan kalian dan bagi kalian siksaan yang pedih.

      Kedua, Sesungguhnya Abu Bakr sudah diberi tazkiyah (rekomendasi atau penilaian baik) dari Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallamdan sudah diakui bahwa Abu Bakr tidaklah melakukannya karena sombong. Lalu apakah di antara mereka yang berperilaku seperti di atas (dengan menjulurkan celana dan tidak bermaksud sombong, pen) sudah mendapatkan tazkiyah dan syahadah(rekomendasi)?! Akan tetapi syaithon membuka jalan untuk sebagian orang agar mengikuti ayat atau hadits yang samar (dalam pandangan mereka, pen) lalu ayat atau hadits tersebut digunakan untuk membenarkan apa yang mereka lakukan. Allah-llah yang memberi petunjuk ke jalan yang lurus kepada siapa yang Allah kehendaki. Kita memohon kepada Allah agar mendapatkan petunjuk dan ampunan. (Lihat Fatawal Aqidah wa Arkanil Islam, Darul Aqidah, hal. 547-548).

      Marilah Mengagungkan dan Melaksanakan Ajaran Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam

      Allah Ta’ala berfirman,

      ???? ?????? ?????????? ?????? ??????? ???????

      “Barangsiapa yang menta’ati Rasul, sesungguhnya ia telah menta’ati Allah.” (QS. An Nisa’ [4] : 80)

      ???????????? ????????? ???????????? ???? ???????? ???? ??????????? ???????? ???? ??????????? ??????? ???????

      “Maka hendaklah orang-orang yang menyalahi perintahnya takut akan ditimpa cobaan atau ditimpa azab yang pedih.” (QS. An Nur [24] : 63)

      ?????? ?????????? ?????????? ????? ????? ?????????? ?????? ?????????? ??????????

      “Dan jika kamu ta’at kepadanya, niscaya kamu mendapat petunjuk. Dan tidak lain kewajiban rasul itu melainkan menyampaikan (amanat Allah) dengan terang.” (QS. An Nur [24] : 54)

      Hal ini juga dapat dilihat dalam hadits Al ‘Irbadh bin Sariyah radhiyallahu ‘anhu seolah-olah inilah nasehat terakhir Nabishallallahu ‘alaihi wa sallam. Beliau shallallahu ‘alaihi wa sallam menasehati para sahabat radhiyallahu ‘anhum,

      ???????????? ?????????? ????????? ???????????? ????????????? ??????????????? ??????? ????????? ??????????????

      “Berpegangteguhlah dengan sunnahku dan sunnah khulafa’ur rosyidin yang mendapatkan petunjuk (dalam ilmu dan amal). Pegang teguhlah sunnah tersebut dengan gigi geraham kalian.” (HR. Abu Daud, At Tirmidzi, Ibnu Majah, Ibnu Hibban. At Tirmidizi mengatakan hadits ini hasan shohih. Syaikh Al Albani mengatakan hadits ini shohih. Lihat Shohih At Targhib wa At Tarhib no. 37)

      Salah seorang khulafa’ur rosyidin dan manusia terbaik setelah Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam, Abu Bakar Ash Shiddiqradhiyallahu ‘anhu mengatakan,

      ?????? ???????? ??????? ????? ???????? ????? ?????? ????? ???????? ?? ??????? ???????? ???? ?????? ???????? ???? ?????? ??????? ???? ???????? ??????? ???? ???????? ???? ????????

      ”Aku tidaklah biarkan satupun yang Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam amalkan kecuali aku mengamalkannya karena aku takut jika meninggalkannya sedikit saja, aku akan menyimpang.” (Lihat Shohih wa Dho’if Sunan Abi Daud, Syaikh Al Albani mengatakan bahwa atsar ini shohih)

      Sahabat Sangat Perhatian dengan Masalah Celana

      Sebagai penutup dari pembahasan ini, kami akan membawakan sebuah kisah yang menceritakan sangat perhatiannya salaf (shahabat) dengan masalah celana di atas mata kaki, sampai-sampai di ujung kematian masih memperingatkan hal ini.

      Dalam shohih Bukhari dan shohih Ibnu Hibban, dikisahkan mengenai kematian Umar bin Al Khaththab setelah dibunuh seseorang ketika shalat. Lalu orang-orang mendatanginya di saat menjelang kematiannya. Lalu datanglah pula seorang pemuda. Setelah Umar ngobrol sebentar dengannya, ketika dia beranjak pergi, terlihat pakaiannya menyeret tanah (dalam keadaan isbal). Lalu Umar berkata,

      ??????? ??????? ??????????

      “Panggil pemuda tadi!” Lalu Umar berkata,

      ????? ????? ??????? ???????? ? ????????? ??????? ?????????? ????????? ????????? ?

      “Wahai anak saudaraku. Tinggikanlah pakaianmu! Sesungguhnya itu akan lebih mengawetkan pakaianmu dan akan lebih bertakwa kepada Rabbmu.”

      Jadi, masalah isbal (celana menyeret tanah) adalah perkara yang amat penting. Jika ada yang mengatakan ‘kok masalah celana saja dipermasalahkan?’ Maka cukup kisah ini sebagai jawabannya. Kita menekankan masalah ini karena salaf (shahabat) juga menekankannya. -Semoga kita dimudahkan dalam melaksanakan ketaatan kepada Allah-
      sumber:http://ahndiyaz.blogspot.com/2010/07/isbal-tanpa-bermaksud-sombong.html

      1. sedikit mengomentari @deto…..maaf apa iya dahulu sudah tercipta/ ada yang membuat celana seperti yang ada pada masa sekarang ??? kalaupun ada insyaAlloh akan susah apabila kain celana model sekarang dijulurkan/diseret (kayaknya nggak ada ) buat berjalan aja susah . terus hukum itu termasuk apa ??? wajib , sunah ,atau apa ??? semua ada aturan berikut konsekwensinya ….maaf bila nggak berkenan ……bukan berarti membenarkan isbal cuma pemahamannya yang sedikit berbeda wallohu’alam …

      2. Panjang amat komentnya deto, nte sendiri udah baca koment-mu ini? Kalau aku ogah deh, baru lihat aja udah nggak menarik buat dibaca.

        Coba inti dari koment.mu di atas itu apa, kalau memang you udah baca koment sendiri?

    2. komentar ana tentang isbal tidak disetujui ya akh, ko dihapus
      isbal tanpa rasa sombong submer:http://ustadzkholid.com/tanya-ustadz/fiqih-tanya-ustadz/isbal-tanpa-bermaksud-sombong/
      sebagai manusia kita pasti memiliki kesalahan, kita menasehati bukan karena benci, tetapi karena sesama muslim harus saling menasihati, menolak kebenaran juga bentuk kesombongan selain merendahkan orang lain, jangan disembunyikan dari para pencari ilmu, kita menasihati bagi yang masih isbal karena tidak sesuai sunnah, lalu mengapa nasihat agar jangan isbal ditentang. Mudah2an komentar ini tidak dihapus lagi, Barokallahu fiikum

      1. deto@

        deto manyun, itu di atas koment Isbal Copy Paste Nte masih ada, kok tega amat nuduh Mas Admin mendeletenya? Coment COPAS model deto ini kalau saya jadi adminnya sudah pasti gak saya kasih ampun, langsung sadelete tanpa konfirmasi biar tahu diri. Komentar COPAS segitu panjangnya siapa mau baca, baru lihat aja udah pingin muntah dan mumet kok.

        Lain kali kalau gak bisa koment, janga koment lagi ya? Atau yang mau Nte COPAS itu baca dulu, lalu ambil intinya dan pakai deh itu koment, oke? Masa gitu aja harus saya ajarin, cape deh ngurusin anak-anak wahabi.

      2. Betulkan solusi isbal itu mesti pakai celana cingkrang? Kalau menurut saya pakai celana cingkrang itu tidak harus, bahkan bisa menimbulkan problem psikologis. Malu deh rasanya pakai celana cingkrang, nggak keren gitu loh?

        Kalau saya pribadi lebih pas paka sarung yg panjangnya di atas tumit kalau lagi sholat. Kalau jalan2 ya pakai celana yg keren biar pantes tapi tidak ada rasa sombong dg celana yang pantas tersebut. Udah kebiasaan jadi sudah pasti nggak ada rasa sombong memakainya. Biasa ajalah orang lain lain juga pada pakai celana panjang lebih keren ketimbang celana cingkrang.

  106. y iyalah harus dibakar dan dilenyapkan, krn klau tidak dilakukan demikian niscaya akan membawa mudaharat yang besar di muka bumi milik Alloh ta’ala ini.

    ‘Ulama antum pun ane yakin ingin bersikap demikina terhadap kitab-kitab ‘ulama kami.
    jadi sebelum berkata lebih baik berkaca dahulu.

    ‘ulama kalian sangat membenci ‘ulama ahlus sunnah
    begitupun ‘ulama kami sangat membencu ‘ulama ahli bid’ah.

    1. logika yang menyesatkan…….insyaAlloh ulama Ahlusunah Waljama’ah tidak akan membenci siapapun meskipun mereka non muslim apalagi sesama muslim yang sudah bersyahadat ………semua itu kehendak Alloh ta’ala ….

      1. akhi mamo@
        kutipan …….insyaAlloh ulama Ahlusunah Waljama’ah tidak akan membenci siapapun meskipun mereka non muslim apalagi sesama muslim yang sudah bersyahadat ………
        lalu bagaimana penjelasan dari hadis ini ya akhi “Barangsiapa yang memberi karena Allah, menahan karena Allah, membenci karena Allah dan menikah karena Allah, maka telah sempurna keimanannya.” (HR Ahmad, At Tirmidzi, Al Hakim Abu Dawud)

        Imam an-Nawawi rahimahullâh menyebutkan, termasuk nasihat untuk Allâh Ta’ala adalah dengan berjihad melawan orang-orang yang kufur kepada-Nya dan berdakwah mengajak manusia ke jalan Allâh Ta’ala. Adapun makna nasihat untuk Allâh Ta’ala, ialah beriman kepada Allâh Ta’ala, menafikan sekutu bagi-Nya, tidak mengingkari sifat-sifat- Nya, mensifatkan Allâh Ta’ala dengan seluruh sifat yang sempurna dan mulia, mensucikan Allâh Ta’ala dari semua sifat-sifat yang kurang, melaksanakan ketaatan kepada-Nya, menjauhkan maksiat, mencintai karena Allâh Ta’ala, benci karena-Nya, loyal (mencintai) orang yang taat kepada-Nya, memusuhi orang yang durhaka kepada-Nya, berjihad melawan orang yang kufur kepada-Nya, mengakui nikmat-Nya, dan bersyukur atas segala nikmat-Nya …
        Semoga Allah memberikan ilmu yang bermanfaat kepada kita semua

        1. @deto dalam memahami Al Qur’an dan hadits tidak semudah dgn menterjemahkan saja namun perlu ilmu mas …….tidak hanya dgn memori aja mas harus oleh orang2 yang berkompeten dan ahlinya dalam bidangnya terkadang menurut aqal orang awam spt saya keliatan benar namun belum tentu menurut yang ahlinya ……..Kita sebaiknya tidak membenci orang kafir atau mereka yang murtad sehingga tidak dapat berlaku adil. Bagaimana mengelola kebencian dapat ditemukan dalam tulisan pada
          http://mutiarazuhud.wordpress.com/2011/02/11/mengelola-kebencian/

          Perlakuan kita terhadap orang kafir maupun mereka yang murtad adalah sebagaimana perlakuan terhadap kaum non muslim. Sebagai contoh dapat dilihat dalam tulisan pada
          http://mutiarazuhud.wordpress.com/2010/05/07/2009/10/03/etik-dengan-non-muslim/
          nah @ deto belajarlah ilmu islam kepada yang betul2 ahli dalam bidangnya ….salam

          1. wa ‘alaykum salam
            akhi mamo@
            mari kita satukan pandangan
            ana setuju kita harus mengelola kebencian, bukan untuk dilampiaskan sekehendak kita sehingga mengambil hak yang bukan milik kita, seperti menegakkan hukuman itu adalah hak penguasa, tetapi tentunya antum juga setuju jika dalam hati kita pasti ada kebencian terhadap apa2 yang dibenci Allah, ana yakin itu, bentuk pengelolaan juga tidak menafikkan adanya kebencian tersebut, tetapi bagaimana kita mengarahkannya kepada jalan yang diridhoi Allah, bukan melawan apa2 yang dibenci Allah dengan sesuatu yang dibenci Allah pula, semoga kita sepakat dalam hal ini.

          2. afwan, ada sedikit tambahan, untuk menasihati penguasa yang berlaku kurang adil, sebaiknya jangan didepan masyarakat umum (demo di jalan atau di atas mimbar) atau lewat media masa (koran, televisi, web dsb) karena akan menimbulkan gelisah bagi masyarakat juga rasa tidak senang pada penguasa karena kewibawaanya kita rampas, kita datangi baik2 kemudian sampaikan maksud kita dengan cara yang baik juga, jika itu tidak berhasil ya sudah tugas kita cuma sampai disitu, barokallahu fiik

          3. @deto semua itu kehendak Alloh SWT tinggal bagaimana kita mensikapinya dan Kita paham sesungguhnya apa yang mereka lakukan adalah dorongan kewajiban mempraktekkan amar ma’ruf nahi munkar. Namun hal yang harus kita ingat bersama dalam mempraktekkan amar ma’ruf nahi munkar sebaiknya dilakukan dengan cara-cara yang bijak dan tutur kata yang baik ( bil hikmah wal mau’idzoh al – hasanah ).nah @ deto semoga bermanfaat …dan link yan ana berikan silahkan nt pelajari insyaAlloh menambah ketenangan dalam jiwa…wassalam .

          4. deto@

            Kamu ini ngomomg apa kok kaya ngmongnya bin Baz,utsaimin n Albani dalam membela para penguasa Arab saudi?

  107. Kiye edi@, ente lihat kata kunci dari hadist-hadist yang ente sebutkan “Sombong”, kata sombong dalam ilmu kalam hanya ada dihati kan. Kalau pakai celana cingkrang tapi dengan kesombongan atau pakai sarung yang terbuat dari sutra dengan kesombongan atau pakai Jubah dengan cingkrang dengan kesombongan atau pakai topi/kopiah dengan kesombongan bagaimana mas?

    1. ucep@ isbal yang dimaksud bukan hanya karena kesombongan, coba baca yang lain,
      abu syamil@ & ‘ajam kampung, untuk orang sekelas beliau yang menulis buku setebal itu bila menggunakan nama samaran akan mendatangkan prasangka buruk, orang akan bertanya sanadnya dan tidak ketemu karena tidak jelas siapa beliau, mudah2an bisa difahami pernyataan ana.
      untuk yang sudah jelas sanadnya saja masih dituduh tanpa sanad, http://bantahansalafytobat.wordpress.com/2011/01/05/nasehat-terhadap-tim-bahtsul-masa%E2%80%99il-pcnu-jember-tentang-syaikh-al-albany-bagian-i/
      link penjelasan tengang wahabi http://bantahansalafytobat.wordpress.com/2011/03/14/perbedaan-wahabi-dan-salafy/ semoga bermanfaat, barokallahu fiikum

  108. maaf mas bukan salafi tapi wahabi salafiyun, terlalu terhormat menyebut mereka salafi(org2 terdahulu) mereka susah mas menjawabnya, karena masih ada hasad dan dengki dari hati para wahabi salafiyun, terutama kepada para Aswaja Asya’irah al maturydiah as sufiiyah, pengennya mereka yg wafat sepeti itu, tp hati mereka lalai dan berpaling dr kebenaran, wong mereka aja melakukan bi’ah tp tdk mengakui, celana cangkring nggak ada zaman nabi tapi mereka pake, mereka merubah tempat saii, menembok tempat melontar jumroh tapi mereka nggak nyadar, pake Al Qur’an digital, bikin radio, bikin partai untuk memecah belah umat padahal tidak ada dizaman Rosullullah dan masih banyak lagi, sementara kita melakukan apa yg diperbolehkan Rosullullah, siapa yg membuat tradisi-tradisi yg baik dalam islam maka mereka akan mendapatkan pahalanya,

    1. Tuk Mas Ferry ASWAJA
      Minta tolong dicek dikitab-kitab Hadits tentang Celana Cingkrang (Musbil) :

      Nabi Shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda :

      “Artinya : Apa yang ada di bawah kedua mata kaki berupa sarung (kain) maka tempatnya di neraka” [Hadits Riwayat Bukhari]

      Dan beliau juga berkata lagi:

      “Artinya : Allah tidak akan melihat orang yang menyeret sarungnya karena sombong”.

      Dan dalam sebuah riwayat yang berbunyi :

      “Artinya : Allah tidak akan melihat di hari kiamat kepada orang-orang yang menyeret pakaiannya karena sombong.” [Hadits Riwayat Malik, Bukhari, dan Muslim]

      Dan beliau Shallallahu ‘alaihi wa sallam juga bersabda :

      “Artinya : Ada tiga golongan yang tidak akan dilihat oleh Allah hari kiamat, tidak dilihat dan tidak disucikan (dari dosa) serta mendapatkan azab yang sangat pedih, yaitu pelaku Isbal (musbil), pengungkit pemberian dan orang yang menjual barang dagangannya dengan sumpah palsu.” [Hadits Riwayat Muslim, Abu Dawud, Turmudzi, Ibn Majah, Nasa’i]

      “Artinya : Sesungguhnya Allah tidak menerima shalat seseorang yang melakukan Isbal.” [Hadits Riwayat Abu Dawud dengan sanad yang shahih. Imam Nawawi mengatakan di dalam Riyadlush Shalihin dengan tahqiq Al Arnauth hal: 358]

      Mudah-mudahan aja kita bisa meneladani Beliau Rosululloh Sollallohu ‘alaihi wassallam..

      1. Yang jelas, tidak ada riwayat Nabi dan para Sahabatnya memakai celana cingkrang, celana cingkrang tidak ada contoh dari Nabi Saw jagi para Sahabatnya.

        Kalian dikerjain Yahudi disuruh pakai celana cingkrang biar kelihatan lucu (LC).

    2. Gak apa-apa kok mas ferry, Salafy kan singkatan dari Salah Fikir kan, makanya kalau mereka memberi jawaban kan selalu muter-muter.

  109. ‘Ajam Kampung@

    Mas, tidak masalah dg nama samaran (nick name). Mengenai sebutan saya di atas antara Ibnu abi irfan, Aku Adalah Salafi dan ‘Ajam adalah sama orangnya. Hal ini pernah ketahuan dari grafatarnya yg sama di antara ketiga nama itu pada komentar-komentar di bulan-bulan yg telah lewat. Ibnu Abi irfan pernah diskusi dg Ahmad syahid di blog ini secara alot karena si IAI ngeyel. Kemudian ‘Ajam diskusi dg Mutiara Zuhud (Mas Zon Jonggol) juga alot dan ngeyel. Kemudian yg terakhir dia pakai nama: “Aku Adalah salafi”. Sepandai-pandai tupai melompat akhirnya akan jatuh juga, begitulah kra-kira prbahasa yg pas untuk orang yg mengaku: Aku Adalah Salafi.

    Oh ya Mas Ajam Kampung, antum bukan ‘Ajam yg debat dg Mas Zon itu kan? Pasti bukan, sebab gaya antum beda dg ‘Ajam yg itu.

    Tapi saya sarankan, sebaiknya agar antum ganti nama samaran dg nama manusia aja biar tambah siiip gitu. Hal ini sebenarnya pernah di”undangkan” oleh admin agar pakai nama manusia. Sebab dulu blog ini pernah kacau oleh nick nama yg bukan nama manusia. Coba lihat di sini: http://www.ummatipress.com/2011/02/20/peraturan-baru-bagi-para-pengirim-komentar-di-ummati-press/

    1. Maksud saya begini lho mas, komentator disini seperti anti nu, Ajam, ibnu abi irfan, dkk khan pakai nama samaran ngga ada masalah. Lha kenapa pada saat pengarang buku tersebut menggunnakan nama samaran “syech Idahram” hal ini menjadi masalah?

      Bukankah orang-orang seperti anti nu dkk yang notabene pakai nama samaran juga membawakan kebenaran versi mereka sendiri. Dan bukankah mereka juga tidak punya sanad atas ilmu yang sampai kepada mereka?

      1. ‘Ajam Kampung@

        Waladalah, Mas Mas, he he he….sampai gak enak ane pada antum. Thank you ya atas klarifikasinya, sudah jelas kok sekarang, lain kali ditujukan yg lebih jelas biar gak salah paham lagi.

  110. amiin…smga mas @admin serta semua saudara2 ku seiman baik aswaja maupun salafi ttp istiqamah n amanah dlm menyampaikan ilmu…sekarang saya tanya khusus kpd sdra ku seiman dr salafi, dgn kejadian bpk saya yg mengucapkan kalimah tauhid saat sakratul maut n tersenyum bahagia saat d mandikan pdhal bpk sy sering ziarah kubur, tabaruk,tahlilan,menghadiri maulid Nabi,isra mi’raj…jk btl semua itu bid’ah tntu bpk sy tdk sprti itu saat sakratul maut krna semua bid’ah adalah sesat dlm pndngan salafi..syukron.

  111. Bukankah yang berkomentar disini semua pakai nama samaran? anti nu, ajam, deto, ibnu abi irfan, abu jufri, abu syamil, farhanalfarisi, ummati, ‘Ajam Kampung dll.

    Apakah ada masalah dengan nama samaran?

  112. jazakumullah mas ucep,mamba’ul ilmi,@admin atas jwbnnya dan perlu saudara2 ku seiman baik salaf maupun aswaja ketahui bhwa mayit itu adlh bpk saya, yang sering ziarah kubur ke para waliullah n habaib,memimpin tahlilan yasinan,menghadiri maulid Nabi,tabaruk, yg semua ini d anggap bid’ah oleh saudara2 seiman dari salaf…dan saya menyaksikan sendiri bpk sy sakratul maut serta memandikan jasadnya..SubhanALLAH…

    1. farhanalfarisi@

      Alhamdulillah…, kami ikut bahagia…. Semoga ayah antum kelak ditempatkan di sorga tertinggi bertetangga dg Rasulullah Saw, amin…

      Kunci ibadah yg diterima Allah Swt itu adalah niat ikhlas lillahi ta’la (niat ikhlas tertuju kepada Allah Swt semata-mata, dan Allah Swt maha tahu apa yg tergerak dalam hati hamba-hambanya).

      Terimakasih sharingnya, semoga bermanfaat bagi pengunjung yg lain, barokallohu fik.

    2. Subhanalloh, Alhamdulillah…. Sharing yg luar biasa sampai merinding saya, terimakasih. Setuju dg Mas Admin, kuncinya niyat yg ikhlas karena Allah Swt.

  113. Bismillah..
    nampaknya udah selesai. batas disini ngasih pengertiannya.. mudah2an bermanfaat.. bagi para muqollid agar lebih mengerti akan bahayanya Praktek Syirik dan Bid’ah, Hanya Dari Allahlah hidayah itu datang jangan adakan penghalang2 hidayah tersebut mampir pada diri kita. kuncinya ber Ittiba dan ikhlas, berilmu, memahami, meneliti dan mengamalkan jgn ta’asub buta.
    wallahualam

    1. abu jufri n All Wahabi@

      Abu Jufri, aqidah tauhid 3, rububiyah, uluhiyah, asama wa sifat adalah pangkal praktek kemusyrikan, sadarilah oleh kalian wahai para pengikut Wahabisme. Ajaran tauhid 3 bukan ajaran Islam, Nabi Saw tidak pernah mengajarkan tauhid semacam itu. Tidak pernah dikenal ajaran tauhid 3 (trinitas) dalam Islam, sejak zaman Nabi Saw, Sahabat, Tabi’in, tabi’ut Tabi’in, dan ajaran itu muncul sejak sang Ahli Bid’ah Sejati Ibnu Taymiyah mengajarkan tauhid 3 (trinitas). Sadarilah oleh kalian wahai para pengikut Wahabisme. Ajaran Tauhid tiga itu adalah pangkal praktek kemusyrikan yg sesungguhnya. Yang bisa terjerumus dalam praktek musyrik itu bukan hanya saat pergi berziarah, saat tawassul, saat bertabarruk, bahkan dalam rumah kalian pun kalian bisa terjerumus dalam praktek musyrik, lebih-lebih jika aqidah kalian itu tauhid trinitas. Camkan ini dan renungkan, pikirkan secara mendalam sebab ini menyangkut amal ibadah kalian apakah akan sia-sia atau diterima disisi Allah Swt.

    2. Mas Abu Jufri@,
      Ane ingin bertanya, seringkah kata syirik itu anda ucapkan. Kalau sering apa menurut anda tentang syirik, baik secara bahasa maupun secara Lughah. Ane mau tahu, karena ane ingin belajar karena itu sangat berat buat saya yang tidak mengerti tentang syirik.
      Wassalam

  114. mudah2an gak ada kata2 yg kotor dan hujat menghujat dalam diskusi ini. Karna bg sya yg baru mengerti sdikit ilmu agama, hati sya sangat miris,,, semoga Allah memberi hidayah kpd kta smua..

  115. @Aku adalah salafi, Waduh bener-bener PEMBOHONG/PENDUSTA ente, masa Kitab Ihya Ulumudin dibilang / dianggap kitab suci, ente sama tuh dengan @anti nu. Ingat mas hadist “Sekali kita berbohong, maka 10 malaikat lari darinya”, jadi nanti banyakan IBLIS nya dari pada malaikat di diri ente.
    Wassalam

  116. kitab IHYA ULUMUDDIN yang jadi kitab suci kaum asy’ariyun banyak dicela oleh para ulama ahlus sunnah, bahkan ulama syafi’iyyah sendiri seperti An Nawawi dan Adz Dzahabi. tapi kenapa hanya wahabi saja yang jadi sasaran celaan asy’ariyun???

    1. Aku Adalah Salafi@ alias @Ibnu abi irfan alias @’Ajam
      (orang Salafy Wahabi yg satu ini gonta-ganti nama sampai kehabisan nama akhirnya pakai nama yg lucu: Aku Adalah Salafy! he he he …)

      Nte suka ngomong ngawur dan mengekor hawa nafsu, makin kacau ente, prutasi ya, he he he ….

      Mana ada orang Islam yg anggap Ihya’ Ulumuddin sebagai kitab suci, Nte kebanyakan menghayal dan terobsesi yg aneh-aneh kaya’nya. Ane punya saran, sebaiknya antum segera pergi ke psikiater untuk periksa kejiwaan sepertinya ada gangguan.

      Setahu ane tidak ada ulama Ahlussunnah Waljamaah yg mencela Ihya’ ulumuddin, kalau ulama Wahabi tuh baru benar mereka memang mencela, bahkan lebih dari itu mereka mengnggap Imam Gozali (penulis Ihya’) sesat dan kafir. Apakah Nte gak merasa aneh dan janggal dg Ulama-ulama Salafy Wahabi yg gampang mencela sesama ulama? Atau mungkin Nte justru bangga dg ulama seperti itu? Celaka deh, na’dzubillah min dzalik….

      1. tanggapan lucu dari sorang Asy’ariyun ketika dikatakan padanya bahwa kitab IHYA’ mengandung hadits2 palsu bahkan tiada sanad, dia berkata “Ah, yang menilai palsu itu kan Al Albani si tukang jam”.

        tapi ketika disodorkan padanya salah satu contoh hadits tanpa sanad dalam IHYA’ dan ana menyuruhnya untuk membawakan sanadnya, dia diam saja.

  117. Mas Farhanalfaris,
    Ini saya ambil dari Kitab “Tafsir Kalimat Tauhid – karangan Imam Fakhrurudin Ar Razi Bab 8 hal 179″ – Al Imam Muhammad bin Ali Al Hakim Al Tarmidzi meriwayatkan dari Mu’az bin jabal bahwa Rasulullah saw bersabda ” setiap jiwa yang mati dalam keadaan menyaksi bahwa Tidak ada tuhan selain Allah dan bahwa aku adalah Rasulullah, serta kesaksiannya itu dipersaksikan dengan hati yang yakin, pasti Allah akan mengampuninya.
    Syahadat yang dipersaksikan dengan hati yang yakin ini adalah syahadat yang dipersaksikan saat maut, saat jiwa telah mati dari syahwat, saat jiwa yang mengelak dari ketakutan akan maut telah pasrah, saat keinginan telah musnah. Disaat-saat menjelang kematian, sebuah kesaksian menjadi kesaksian puncak sehingga jika seseorang mengucapkan kesaksian saat maut tentu akan mendapat ampunan Allah.”
    Ini yang dapat saya bantu mas.

  118. @anti nu:
    WOE,,DIMANA ENTE??
    Ente punya PR ni…
    1. Klarifikasi nukilan Al-Umm ente comment di atas.

    2. Cari dalil baca mushaf Qur’an yg sekarang ramai beredar,,apakah ada dalil baca mushaf?? Trus mushaf Qur’an udah g karu-karuan,,ada titik-titiknya,,ada harakat-harakatnya. BAGAIMANA HUKUM BACANYA???

    3. Cari dalil hukum tulis hadits,,karena Nabi bersabda:
    “Jangan kalian tuliskan perkataanku selain Al-Qur’an, barangsiapa yg telah terlanjur menuliskannya hendaklah dihapuskan, dan kalian boleh meriwayatkan perkataanku secara lisan. Barangsiapa yang dengan sengaja mendustaiku, maka tempatnya di neraka.” (HR. Imam Muslim)

    Hadits di atas jelas menunjukkan hukum menasakh bolehnya tulis hadits,,lalu ada kah hadits yg men-nasakh boleh tulis hadits lagi??

    Forum Wahabi di FB kocar-kacir jawab ini,,sampe bawa-bawa atsar untuk membantah. Ingat,,Kitabullah hny bisa dinasakh oleh Kitabullah,,Sunnah juga hanya bisa dinasakh oleh Sunnah,,maka saya minta Hadits yg nasakh ini,,oke??

    1. Larangan Menulis Hadits
      Ketika para sahanat belajar pada Nabi dengan menerima hadist-hadist, mereka menerimanya dengan panca indera saja. Alasan larangan menulis hadist ini mempunyai legimitasi kuat dari Nabi ketika itu dengan beberapa ultimatum antara lain:

      “Jangan kamu tulis sesuatu yg telah kamu terima dariku selain Al-Qur’an.”

      “Barang siapa menuliskan yg ia terima dariku selain Al-Quran hendaklah ia hapus.”

      “Ceritakan saja yg kamu terima dariku tidak mengapa. Barang siapa yg sengaja berdusta atas namaku maka hendaklah ia menduduki tempat duduknya di neraka.”

      Alasan larangan penulisan hadist ini agar terhindar kemungkinan sebagian sahabat penulis wahyu memasukkan hadist ke dalam lembaran-lembaran Al-Quran. Karena ada anggapan sebagian sahabat ketika itu bahwa semua yang dikatakan Rasulullah Saw adalah wahtu semua sehingga dimungkinkan tercampur antara tulisan Al-Qur’an dan Hadist. Dan mungkin saja pada generasi mendatang yang tidak menyaksikan turunya Al-Qur’an tidak mustahil adanya dugaan bahwa seluruh yg tertulis adalah wahyu semuanya hingga bercampur aduk antara Al-Quran denagn hadis.

      Sebagian Sahabat Diperintah Menulis Hadist
      Namun ada beberapa orang sahabat tertentu yang diperintahkan menulis hadist. Misalnya hadist riwayat Abu Hurairah yang menerangkan bahwa ketika kota Mekah telah dikuasai oleh Rasulullah Saw., Beliau berpidato di hadapan para sahabat. Ketika berpidato, tiba-tiba berdiri seseorang yang berasal dari Yaman bernama Abu Syah. Kemudian dia bertanya kepada Rasulullah Saw. ujarnya Ya Rasulullah! Tulislah untukku! Rasulullah menjawab, “ Tulislah oleh kalian untuknya!
      Menurut Abu Abdir Rahman, tidak ada satu riwayat tentang perintah menulis hadis dengan riwayat paling sahih kecuali hadist ini. Sebab Rasulullah Saw. dengan tegas memerintahkannya.
      Sejarahpun mencatat ada beberapa naskah tulisan hadis yang milik pribadi yang ditulis beberapa sahabat dan tabi’i. Para sahabat yg mempunyai naskah hadis antara lain:

      Abdullah bin Amr bin Ash
      Abdullah bin Amr bin Ash adalah salah seorang sahabat yg selalu menulis apa yg pernah didengarnya dari Nabi Saw. Tindakan ini pernah didengar oleh orang-orang Quraisy ujarnya, “ Apakah kau tulis apa yang kaudengar dari Nabi? Sedang beliau itu sebagai manusia kadang-kadang berbicara dalam suasana suka dan kadang-kadang berbicara dalan suasana duka? Atas teguran tersebut ia segera menanyakan tentang tindakannya kepada Nabi Saw . Jawab Rasulullah saw. “Tulislah! Demi Zat yg nyawaku ada di tangan-Nya tidaklah keluar daripadanya selain hak.”
      Nabi Saw. mengizinkan Abdullah bin Amr bin Ash menulis hadist karena ia telah bisa membaca dan menulis.
      Naskah Abdullah bin Amr dinamai Shahifah Shadiqah /Buku yang benar karena ditulis langsung dari Nabi Saw. Naskah ini berisi sebanyak 1000 hadis dan dihafal serta dipelihara oleh keluarganya sepeninggal penulisnya. Cucunya yaNg bernama Amr bin Syu’aib meriwayatkan hadis-hadis tersebut sebanyak 500 hadis.
      Bila naskah Shadiqah tidak sampai kepada kita menurut bentuk aslinya maka dapatlah kita temukan secara kutipan pada kitab Musnad Ahmad Sunan Abu Dawud Sunan An-Nasai Sunan At-Tirmuzi dan Sunan Ibnu Majah.

      Jabir bin Abdullah al-Anshari
      Naskah hadis Jabir bin Abdullah al-Anshari dinamai. Shahifah Jabir
      Imam Ahmad di dalam musnadnya menukil hadis-hadis Humam bin Munabbih keseluruhannya. Dan Imam Bukhari banyak sekali menukil hadis-hadis tersebut ke dalam kitab sahihnya terdapat dalam beberapa bab.
      Ketiga buah naskah hadis tersebut di atas merupakan di antara sekian banyak tulisan hadist yg ditulis secara pribadi oleh para sahabat dan tabi’i yg muncul pada abad pertama.

      Kompromi Antara Larangan Atau Perintah Menulis Hadist
      Dalil-dalil larangan menulis hadist di satu pihak dan adanya suruhan di pihak lain bukanlah dalil yang saling bertentangan akan justeru saling menguatkan dan dapat dikompromikan yaitu:

      # Bahwa larangan menulis hadist terjadi pada awal turunya Islam utk memelihara agar hadist tidak bercampur dgn Alquran. Tetapi setelah bertambahnya kaum muslimin dan telah banyak yg mengenal Al-Quran maka hukum melarang menulisnya telah dihapus dengan perintah yg membolehkannya.

      # Bahwa larangan hadis itu bersifat umum sedang perizinan menulisnya bersifat khusus bagi orang yg mempunyai keahlian tulis-menulis hingga terjaga dari kekeliruan dalam menulisnya dan tidak dikhawatirkan akan salah seperti Abdullah bin Amr bin Ash.

      # Bahwa larangan menulis hadis ditujukan kepada orang yangg lebih kuat menghafalnya daripada menulisnya sedang izin menulisnya diberikan kepada orang yangg tidak kuat hafalannya seperti Abu Syah.

      sumber:http://www.facebook.com/note.php?note_id=154181891574&_fb_noscript=1

    2. dalil membaca mushaf

      Diriwayatkan oleh Al-Baihaqi bahwa sahaya Ummul Mukminin Aisyah radhiyallahu ‘anha yang bernama Zakwan telah shalat menjadi imam bagi Aisyah ra. di bulan Ramadhan. Dia menjadi imam sambil membaca Al-Quran dari mushaf. Hal yang sama juga dalam shalat nafilah (sunnah) yang lain.

      Riwayat ini sampai kepada kita lewat hadits yang dikeluarkan oleh Al-Baihaqi (2/253).

      sumber:http://www.ustsarwat.com/web/ust.php?id=1162516244

      1. @deto:
        to,,deto,,nama aja g mirip manusia. lain kali g usah pake ilmu copas khas Wahabiyyun,,pusing ane bacanya.

        1. Al-Qur’an nya yg seperti apa to?? Yg sudah di-mushaf kan?? Yg ada titik-titik dan harakatnya?? pasti bukan kan.
        Trus ente baca Qur’an yg sperti apa?? Bid’ah itu neraka lo.

        2. Yg diminta Abu Syah itu penulisan seluruh hadits ato cuma pidato Nabi?? Atas dasar apa kamu mengatakan klo riwayat itu dan lainnya adalah bukti nasakh nya halal tulis hadits??

        Ente berani bilang kompromi masalah agama?? Bukannya ente kata semua yg tidak dicontohkan Nabi itu BID’AH dan masuk NERAKA?? Ente Wahabiyyun klo sudah seenak jidatnya langsung ngomong kompromi,,sementara lain ente kafirin.

        Klo kami para Aswaja sih gampang jawabnya,,itu semua adalah BID’AH HASANAH.
        Tapi ente & Wahabiyyun kata tak ada bid’ah yg baik kan?? Semua masuk neraka??

        So,,klo ente baca mushaf Qur’an yg penuh bid’ah (titik-titik dan harakat),,trus baca hadits,,ingat klo ente bakal masuk neraka ya..Hahaha…

  119. saya mau tanya ke semuanya baik @admin,salafi,maupun aswaja…jika seseorang sakratul maut mengucapkan la ilaha illALLAH dan saat d mandikan terlihat senyuman bahagia apa itu artinya husnulkhatimah? tlng jwb y…syukron

    1. Hanya Allah yg menentukan apakah itu Khusnulkhatimah nya. Saya tidak berani menjawab.
      Mungkin ada ikhwah Aswaja yg mw menambahkan??

      Jangan tanya Salafi-Wahabi,,karena saya pernah baca artikel Wahabi,,katanya pendiri Wahabi,,MiAW:
      “Aku tidak mengerti arti kata Laa Ilaaha Illallahu, sampai aku menemukan & menyebarkan ajaran (Wahabi) ini. Begitu pula seluruh guru-guruku.”

      Intinya,,wlpn Muslim,,bersyahadat 1000x,,ucap kalimat tahlil Laa Ilaaha Illallahu,,tapi g masuk/menerima ajaran Wahabi,,itu di-cap KAFIR.

      Na’udzubillah.

      1. Mamba’ul Ilmi Zulfitri@

        Mas MIZ, itulah kacaunya balaunya Syaikh MiAW, karena ucapannya itu secara otomatis mengaggap salah berat Ulama-ulama Sebelum Syaikh MiAW, dan ini hal yg mustahil sebab agama Islam ini diturunkan dari generasi ke generasi berikutnya secara bersanad. Sedangkan MiAW itu tidak memiliki sanad keilmuan alias nyempal/memisahkan diri dari pemahaman para Ulama sebelumnya.

        Ketika saya masih sebagai Salafy saya tidak menyadari kesalahan Syaikh MiAW sampai akhirnya saya menemukan blog-blog ASWAJA seperti Ummati, Abu Salafy, Salafy Tobat, Mutiara Zuhud, Sufi Muda dll. Sejak itulah kesadaran saya muncul secara perlahan setelah memikirkan secara serius apa-apa informasi dari bloh-blog tersebut. Memang sangat kritis dan menjengkelkan blog-blog ASWAJA ini bagi mereka yg belum menemui kesadarannya, tapi begitu hati ini tercerahkan kita menjadi sadar dan bisa melihat kesalahan-kesalahan ajaran Wahabi.

        Saya dan keluarga juga teman-teman saya jadi rajin berkunjung ke blog-blog seperti ini sebab informasinya sangat menarik dan menggugah kesadaran-kesadaran baru. Terima kasih untuk segalanya yg telah saya ambil manfaatnya dari blog-blog seperti Ummati Press dan blog ASWAJA lainnya.

    2. Ada hadits shohih seperti di bawah ini yg menjelaskan ciri-ciri seperti yg antum tanyakan:

      ???? ????? ????? ????????? ??? ?????? ?????? ????? ?????? ?????????

      “Barang siapa yang akhir perkataannya (menjelang maut) adalah ‘lailaha illallah’, maka dia akan masuk surga.” (HR. Abu Daud)

      Berdasarkan hadits ini, insyaalloh orang tersebut khusnul khotimah, amin…..

    3. Mas farhan

      Insya Allah khusnul khotimah mas, karena mengucapkan kalimah Laa ilaha ilallah dengan ikhlas itu ya pada saat sakarotul maut. Nah, jika mampu ya insya Allah akan khusnul khotimah dan semoga kelak masuk syurga mas

  120. Wah bener-bener ente, ingat mas neraka itu panaaaas, jangan sembarangan ente bicara ini agama yang sudah jelas mas.
    Bagaimana kitab Al Umm yang ente baca ? ane belum ketemu yang ente tulis itu.

  121. @anti nu:
    Nah,,ketahuan ente bohong ni,,untung akhi @ucep segera kroscek.
    Ente baca & nukil langsung dari kitab kah?? Ato ente salah ingat?? Ato kami yg salah baca??
    Ato ente berguru ama mbah Google,,trus ente copas?? G heran ente bebal…

    Kesempatan klarifikasi deh,,coba ente nukil yg bener,,jilid berapa-bab apa??
    Oh ya,,ente kan pandai smpe berani ANTI NU,,coba cari dalil yg saya tanyakan di atas,,& jangan cari sama mbah Google or di kitab Albani lo ya..

    @ucep:
    Terimakasih mas @ucep,,sudah kroscek Al-Umm. Saya di warnet ni,,maklum g pasang internet d rumah.
    Saya juga kaget dengar berita itu dari ustadz saya. Wahabiyyun itu tiap ada apa aja minta dalil,,tapi yg sudah ada dirubah-rubah. Maklum,,surga kan punya si Albani,,hha… Aneh bin ajaib.

  122. mang ucep@ustdz wahby tlh mengecek kitab syu’abul Iman karya al-iman al-Baihaqi,bhkan melacak melalui program’maktabah syamilah yng menghmpn rbuan ktab ,syang hadist dng redaksi diatas tdk ditmkan .
    bgmana mgkn al-waqidi lngsng merwyatkan dr Rosululloh pdhal al-waqidi wafat th 207 H ,al waqidi tlh dilemahkan hdstnya oleh mayoritas ulama ahli hadist ,al Bukhori,an-nasai,ad-daroqutni,dll

  123. Mas anti nu, berapa banyak kata kafir dalam kitab Fatawa Albani ?
    ente mengiringi Kitab Al Umm jilid 1 hal 318 – Isinya pembahasan tentang “mendahulukan Imam ke depan pada shalat Khauf” tidak ada kata-kata yang menerangkan tulisan ente atau saya yang salah baca, maaf nih mas.
    Mas Mamba’ul, memang saya dengar juga begitu, padahal itu dari Rasulullah saw.

  124. @anti nu:
    lihat nama ente aja udah getem-getem ane,,untung ni semua cuma comment..
    jawab pertanyaan ane,,jangan ngeles. Ane punya Al-Umm lo ya,,cuma ane g hafal (pastinya),,ntar di rumah ane cek,,ketahuan bohong nambah daftar kebodohan & kebohongan Wahabiyyun lo ya..

    Nah,,mumpung di tangan ente ada Al-Umm,,bisa cek ada g dalil baca mushaf Qur’an & tulis hadits???

    Oh ya,,cek dulu pen-tahqiq Al-Umm yg ente pegang,,jangan-jangan di tahqiq Albani,,dibuang aja klo ada nama Nashiruddin Al-Albani disitu,,ntar ane ganti deh,,janji…

  125. saya sering bc artikel d sini dan mengagumi keluasan ilmu tmn2 semua..u mas ahmad,momo,abah,arumi,farid,duffal,ajam,abu hanan, gondrong dll jazakumullah tlh memberikan ilmu meski terkadang berbeda pendapat. sungguh sy respek dgn anda2 semua…tetap d jalur diskusi biar sy yg awam ini dpt mengambil manfaat dr diskusi ini..@admin saya juga respek dgn admin ummati…

  126. tuduhan wahaby mengkafirkan orang islam adlh fitnah ,dan itu adlh senjata ampuh untk memusuhi wahaby,wahaby plng berhati2 mengkafirkan ssorng bkn individu yng memvonis kfr tdknya seseorang.al-Imam asy-syafi’i
    ”dan saya membenci berkumpul2 dalam kematian sekalipun tanpa diiringi tangisan …..(AL-Umm1/318)

    1. Bismillah Ar-rahmaan Ar-rahiim.

      1. Soal “wahhabiyyun mengkafirkan orang Islam adalah fitnah.”

      Fakta kok dibilang fitnah lho…. banyak bukti lho…ini saya kasih bukti kalau ulama’ wahhabiyyun itu suka melakukan TAKFIR terhadap umat Islam:

      Petikan ini diambil dari kitab “Liqa al-Bab al-Maftuh” karya AL-UTSAIMIN, cet. Dar al-Wathan, Riyadl, 1414 H, halaman 42).
      =================================================================================
      Soal: “Apakah Ibn Hajar al-‘Asqalani dan an-Nawawi dari golongan Ahlussunnah atau bukan?”.
      Jawab (‘Utsaimin): “Dilihat dari metode keduanya dalam menetapkan Nama-Nama dan Sifat-Sifat Allah maka keduanya bukan dari golongan Ahlussunnah”.
      =================================================================================
      Lihat, bagaimana Utsaimin dengan enteng mengatakan “KEDUANYA (ibn Hajar al-Asqolani dan imam an-Nawawi) BUKAN DARI GOLONGAN AHLUSSUNNAH. ”

      Nah, Kalau bukan dari golongan Ahlussunnah, terus mereka (ibn Hajar al-Asqolani dan imam an-Nawawi) masuk golongan mana? Wal iyaadzu billaah dari prasangka demikian.

      Bukankah ini bukti kalau wahhabiyyun MELAKUKAN TAKFIR TERHADAP UMAT ISLAM? BAHKAN YANG DIKAFIRKAN ADALAH ULAMA’.

      2. Antum menukil pendapat al-Imaam asy-Syafi’i rahimahullaah dengan menuliskan referensi “Kitab Al Umm juz 1 halaman 318”.

      Langsung saja ana Buka kitab al-Umm yang saya punya, cetakan Daar al-Wafaa’ Almanshuurah Mesir. Ternyata disitu untuk juz 1 hanya sampai halaman 118 saja. Dan juz 1 itupun secara garis besar berisi biografi al-Imaam asy-Syafi’i rahimahullah.

      Baiklah, saya berprasangka baik kepada antum, mungkin antum salah ketik. Kemudian saya lanjutkan membuka juz 2 halaman 318, disitu justru al-Imaam asy-Syaafi’i rahimahullah membahas tentang SHOLAT, khususnya lagi membahas tentang sholatnya para musafir.

      Sekarang, antum harus secara jujur dan inshof wajib mengklarifikasi referensi antum tersebut.

      1. Mas “jam Kampung@

        Siip Mas, bonkar terus kebohongan anak-anak Wahabi sampai akar-akarnya, he he he…. Mantab, barokallohu fik.

  127. @abu jufri:
    haduh,,ane g ada budget buat dibuang-buang beli kitabnya Albani. Ente bela pun ane g peduli,,yg penting ane sama sekali g yakin ama Albani.
    “Ini tidak sepatutnya dilakukan seorang Muslim yg beriman”,,lantas Albani mo sebut apa Imam Bukhari?? G usah ngeles,,bolak-balik klarifikasi gara-gara bolak-balik kafir-kafirin orang..

    Ni,,Albani…

    @ucep:
    Saya setuju,,kan tiap tahiyat kita emang salam pada Rasulullah. Tapi saya dengar-dengar katanya Wahabiyyun mo ganti kalimat itu,,gara-gara kalimat itu dianggap Syirik. Akhirnya mereka mo ngerubah apa yg sudah ditetapkan Nabi,,tapi orang lain dikafirin,,wkwkwk

    @All Sa-Wah:
    Hukum asal ibadah adalah dilarang selama tak ada perintah,,tak terkecuali,,iya kan??
    Ada dalil tentang baca mushaf Qur’an?? Karena Nabi tak pernah contohkan..
    Ada dalil yg menasakh hukum tulis hadits?? Karena Nabi telah me-mansukh hukum tulis hadits,,lihat shahih Imam Muslim (yg asli lo ya,,jgn editan Albani or Wahabiyyun)??

    Saya tunggu jawabannya Sa-Wah.

  128. mengapa syaikh Idahram menyamarkan namanya alasannya kita semua belum tau, baru dalam tahap menerka2, yang membuat ana bertanya-tanya kenapa dalam pengantar buku-beliau diambil dari orang dengan firqoh JIL, apakah JIL dan teman2nya yang paling senang dengan terbitnya buku ini, berburuk sangka itu tercela, tetapi tentunya perbuatan yang menimbulkan prasangka buruk juga harus dijauhi, banyak yang berharap kita semua mengedepankan metode ilmiah umtuk mendapatkan ilmu, apalagi untuk menghukumi suatu golongan, tetapi sayang jika sanadnya tidak jelas permasalahan juga akan menjadi kabur, ditambah pengantarnya/JIL dikenal dengan golongan yang menjauhkan islam dari pemeluknya dengan rayuan kebebasan, ana berharap ada alasan yang bisa diterima untuk menjelaskan permasalahan ini ya akhi, syukron

    1. Pertanyaan aneh ini diulang lagi.
      Emang siapa yg JIL?? Pengantarnya itu ketua PBNU & guru besar UIN Syarif Hidayatullah

      Emang ente ngasih pengantar juga,,kok katanya ada JIL?? jangan ngarang..

      1. Emang siapa yang JIl?
        Ana cuma “pengantar bagi pembaca untuk berfikir objektif dan meneliti berita yang sampai kepada kita” tidak satupun tulisan di sini yang merupakan hasil karya karangan ana.
        Ini tulisan dari Da’i ASWAJA
        “Membuka Kedok Tokoh-Tokoh Liberal dalam Tubuh NU” karya KH. Muh. Najih Maimoen”

  129. Seandainya dibiarkan saja tanpa dikritik pun ajaran Wahabi pasti akan menemui ajalnya. Akhirnya kebenaranlah yg akan muncul sebagai pemenang abadi. Kontradiksi sesama Wahabi pun itu sudah menunjukkan tanda-tanda akan datangnya ajal Wahabisme.

    Orang yg mau merenung dan berpikir pasti akan menemui kejanggalan-kejanggalan ajaran Wahabisme, pada saat itulah Hidayah Allah swt masuk dalam hatinya. Hanya orang-orang yg malas mikir saja yg masih bersedia mengikuti ajaran Wahabisme.

  130. Itulah Mas mbah rendhy, Kaum yang mengaku salafy/wahaby. Kalau saya pelajari mereka dicekoki ocehan guru-gurunya, tanpa membaca kitab-kitab sebagai bekal ilmu tapi mereka sudah berani dan yakin bisa berdebat/bicara sama lawan bicaranya seolah-olah mereka sudah jago sama Islam bahkan merasa lebih tahu tentang Islam. yang paling jengkel kalau bicaranya sampai memvonis hukum bid’ah, sesat sampai kafir, tanpa melihat kajian ilmu.
    Bedanya Salafussalih mengislamkan orang kafir, tapi ini mengkafirkan orang Islam — MasyaAllah.

  131. Kalau dalilnya selamatan/sedekah buat orang meninggal ada kok. Ga percaya ya……

    Nt cari aja di Bukhori-Muslim dan riwayat dari Imam Ahmad bin Hanbal. kalau nt wahabiyun membaca semuanya dengan teliti pasti nemukan kok. Kalau ndak berarti kurang banyak mempelajari kitab he he he he

  132. Mas anti nu, kan salah satu dari banyak dalil n prakteknya sudah ane sebutkan diatas, masa mesti nulis panjang-panjang, kan nanti gak ngarti juga ente.
    Ini kan bab khilafiyah, ente punya dalil ane punya dalil, mau dikerjakan syukur n gak dikerjakan syukur, Toh Allah SWT yang menentukan dosanya, bid’ah, syirik atau munafik, fasik and Kafir.
    Wassalam

  133. ‘AJARAN WAHIDIYAH’
    LILLAH: segala perbuatan daniati ibadah pd Alloh SWT, kecuali yg dilarang, kecuali yg tdk diridloi Alloh SWT wa Rosuulihi SAW,
    BILLAH : segala perbuatan disadari dirasakan bahwa yang menciptakan segala sesuatu adalah Alloh SWT.(termasuk gerakan kita)
    LIRROSUL: segala perbuatan diniati mengikuti Rosuulalloh SAW, kecuali yg dilarang/ yg tdk diridloi Alloh SWT wa Rosuulihi SAW,
    BIRROSUL : segala gerak perbuatan di sadari bahwa mendapat jasa dari Rosuulalloh SAW, kecuali yg tdk diridloi Alloh SWT wa Rosuulihi SAW,
    …………………..
    http://WWW.WAHIDIYAH.ORG

  134. Tentang prakteknya, dalam beberapa malam rasulullah saw selalu pergi kemakam Baqi (makam para suhada), yang sekarang ditutup pagar tembok oleh kerajaan Arab Saudi.
    Wassalam

  135. Apa iya ulama-ulama yg membolehkan yasinan dan tahlilan itu semua BODOH dan TOLOL tentang Al Qur’an dan al Hadits serta Ijma’ ulama?
    Emang cuman ulama salafy wahabi doang yang paling memahami tentang kedua sumber suci hukum Islam itu?

    Apa iya ulama2 yg membolehkan yasinan, tahlilan dan haul itu BODOH mengenai ilmu tauhid sehingga mengorbankan tauhidnya demi mengadopsi ajaran Hindu? Ayo sebutkan siapa ulama yg mengadopsi dan mencampurkan ajaran hindu dengan Islam.

    Seperti halnya istilah fana, dalam Hindu juga ada. Demikian juga dalam ilmu tasawuf juga ada, TETAPI KEDUANYA SANGAT JAUH BERBEDA BAGAI LANGIT DAN BUMI. Dan istilah fana dalam tasawuf bukan diambil dari ajaran Hindu karena TIDAK ADA SATU TOKOH ULAMA SUFI YG MEMPUNYAI KAITAN DENGAN HINDUISME.

    YG MENGATAKAN BAHWA AJARAN TASAWUF KENA PENGARUH HINDU DAN YUNANI, SUNGGUH TOLOL DAN DANGKAL ILMUNYA BIARPUN BERGELAS SYEKH ATAU DOKTOR SEKALIPUN.

  136. Mas Anti nu
    Setelah ane amati, ternyata membuat Tahlilan 1,3,7,40 n 1000 hari ada maknanya.
    hari 1 mayit masuk lubang kubur, hari 3 jasad mayit mulai bengkak, hari 7 jasad mayit mulai pecah n bau dan hari 40 jasad (non tulang n rambut) mulai jadi tanah, hari 100 rambut jadi tanah, hari 1000 tulang-tulang bersatu seperti ditarik kesatu titik (berkumpul). Ini sudah terbukti didunia kedokteran dan waktu melihat tragedi tsunami aceh – masya Allah, juga waktu menggali kubur (kenapa tulang berkumpul jadi satu tumpukan?)
    Tentang dalil, coba lihat kumpulan hadist qudsi no. 1 dan 2 karangan Imam Nawawi dan Asqalani.
    Ente jangan munafik, ente yakin tahlilan bid’ah, tapi mengucapkan salam kepada yang mati sering diucapkan 5 waktu, Assalamulaika ayuhan Nabiyyu Warahmatullahi wabarakatuh, asalamualaina wa’ala ibadishalahin,
    Saya mau tanya, adakah nabi yang masih hidup dan kata assalamualaina untuk siapa? berdasarkan Ilmu Nahwu n Lughah.
    Wassalam.

  137. @ mas jufri
    katanya tahlilan ngak boleh satunya, duanya, tujuhnya, empat puluhnya, terus kalo anda shodakoh untuk dihadiahkan pahalanya untuk mayit keberapanya mas???
    mohon dijawab

    untuk ngikutin umat hindu udah dijawab tuh ama mbah rendy

    sekali lagi takut lupa tolong dijawab pertanyaan saya diatas

  138. p’de syamil TDK AD dalil melarang yasinan am tahlilan berarti boleh..menurut aswaja.skrng ae tanya dalìl untk yasinan ama tahlil stelah kematian menurut rosululloh AD/TIDAK …BESERTA CONTOHNYA AD/TDK.

    1. @ANTI NU

      Apa bedanya dapet ilmu dari sekedar membaca kitab dengan mendengar langsung dari ulama yg memang ahli dalam kitab tersebut?

      Apakah ajaran Islam itu sesempit sebagaimana tampak pada kaum wahabiyun?

      Sekiranya Nabi Muhammad saw masih hidup pada jaman ini, menurut nt sudah pasti melarang yasinan dan tahlilan?

      Nah, tauhid dibagi menjadi 3 itu ada contohnya dari Nabi tidak mas?

      Perlu nt pahami, mengakui Rububiyah kok tidak berubudiyah artinya dah KAFIR.

  139. Buat all wahabiyun,

    APAKAH NT SEMUA SUDAH YAQIN 1000% DAN SUDAH DIBERITAHU OLEH ALLAH SECARA LANGSUNG JIKA SEBAGIAN UMAT MUHAMMAD SAW MASUK NERAKA JAHANAM HANYA GARA-GARA MELAKUKAN SELAMATAN BUAT ORANG TUANYA DENGAN BACAAN YASIN DAN TAHLIL?

  140. He he he, all salafy-wahaby.

    Bukankah puasa hari asy syura itu sebelumnya puasanya umat Yahudi? Lalu beliau juga puasa tetapi biar beda dengan kaum Yahudi ditambah 1 hari dan kitapun sampai hari ini juga berpuasa hari asy syura?.

    Apa menurut nt, Nabi kita meniru kaum Yahudi…?

  141. Buat ane ga usah terlalu rumit dan berbelit. Ane kelak ridho kok bila di masukkan neraka hanya karena ane melakukan tahlil dan yasinan buat kedua orang tua ane. Toh niat ane melakukan itu sebagai bakti anak kpd orang tua. Gitu aja kok repot he he he.

    Coba, apa nt dari sal-wah. Bagaimana jika kelak nt dimasukkan neraka karena keyakinan nt tentang tauhid yg dibagi 3 dan Allah betempat?

    1. mbah redhy abu jamal@

      Betul mBah, kacau nih, gara-gara meladeni wahabi ane kebawa sama gaya Wahabi, he he he….

      Lagian mereka memang gak bakalan bisa membantah apa yg ada di artikel di atas kok, dijamin deh mereka KO soal pemalsuan kitab-kitab Ulama sebab buktinya sangat banyak. Salam kenal mbah Redhy.

  142. @prass
    Mangkanya kalo ustad prass g tau TANYA AMA AHLINYA DAN BUKUNYA UDAH ADA TINGGAL GOGLING BENTUK COVER BUKUNYA N CARI BELI. KALO G TAU BAHASANYA BELAJAR DAHULU KALO MAU CARI YANG LEBIH CEPAT YA TANYA USTAD ABDUL AZIZ, ANA UDAH KASIH RUJUKANNYA MASIH NGEYEL N NYOLLETEH. UDAH LIAT VIDEO LENGKAPNYA (Ustad Abdul Aziz ceramah sendiri)?? disana di scan juga kitab dan bacaanya coba cari sana (berusaha jangan manja).

    @abah zahra”
    “Lebih jauh lagi, ia juga meminta maaf karena tidak bisa menghentikan profesinya yakni menjadi ustadz gadungan wahhabi karena perluan materi. Semoga Allah memberikan petunjuk kepadanya. Amin….”
    ========
    Apa maksudnya…? DASAR TUKANG FITNAH..!! SUMBER G VALID SUMBER KACANG-KACANGAN.. BELAJAR DIMANA ANTUM NEH SAPA GURUNYA..??? AMA HABIB SAPA??
    KALO MAU MEMBUKTIKAN ITU DENGAN JELAS DAN VALID JUGA BISA DIPERTANGGUNG JAWABKAN, BUKAN CUMA TULISAN MURAHAN GINI. GIMANA MAU ILMIAH DAN BAWA BUKTI YANG SHARIH, BEGINI AJA MASIH BELEPOTAN NGURUSNYA.. PANTESAN AJA BUKU DIATAS LARIS .. WONG POLA PIKIRANNYA JUGA SAMA, MANA PENGARANGNYA BENTUKNYA CUMA KHAYALAN LAGI, MASYAALLAH…
    @abah zahra
    “sekali lagi ya, ibadah membaca Al-Qur’an, berdzikir, tausiyah, sholawat, berdoa dan mendo’akan, silaturrahim, dll adalah ibadah yang secara syariat tidak dibatasi waktu”
    ==========
    MOHON DI CEK LAGI PERKATAANYA “tidak dibatasi waktu” …?????????????
    nyang antum lakukan selamtan tumpengan nasi itu dilakukan
    1. setiap apa?
    2. jenisnya Apa?
    3. tempatnya dimana?
    4. baca2annya apa aja?
    5. harinya berapa aja?
    6. Mulainya waktu/jam berapa?
    MANGKANYA CEK DULU PERKATAANNYA BISA JADI BUMERANG ..
    Pak ustad yang saya hormati.. Agama Islam sudah sempurna dan sudah dipaketin Ma Allah daN RasulNya Shallallahualahiwasalam, Setiap yang diperintahkannya Wajib di ikuti dan Setiap Larangan Kita wajib Menjauhi. jadi Apabila Sang Pembawa Syariat menyuruh kita Sholat Awal Waktu masuknya ya Sami’na Wa Atho’na, dan jika sang pembuat Syariat memerintahkan kita menutup Aurat Sami’na Wa Atho’na… g da hubungannya dengan orang kuufar yang memakai pakaian yang mirip dengan perintah Allah dan RasulNya Shallallahualahiwasalam Kaum muslimin jadi inggin menyelisihi mereka.
    Rasulullah Shallallahualahiwasalam bersabda : Apakah kalian ingin mengatakan sebagaimana yang dikatakan Ahli Kitab sebelum kamu; kami dengar namun kami durhaka? Tetapi katakanlah ‘kami dengar dan patuh, Wahai Rabb, kami mohon ampunan-Mu dan kepada-Mu tempat kembali.’ Tatkala mereka mengukuhkan hal itu dan lisan mereka telah kelu, turunlah setelah itu ayat ‘Aamanar Rasuul…sampai al-Mashiir. (al-Baqarah:285)’ Dan tatkala mereka melakukan hal itu, Allah pun menghapus (hukum)-nya dengan menurunkan firman-Nya, “Laa Yukallifullah…hingga selesai.(al-Baqarah:286)” [HR.Muslim, no.125 dan Ahmad, II/412].
    jadi fahamilah dahulu tentang Kaidah Ushul Fiqih yaitu dilarang beribadah sampai adanya dalil yang memerintahkannya dan juga sebaliknya di halalkan dalam muamalah sampai ada dalil yang melarangnya. jadi setelah tahu tidak terdapat dalil sahih dari Alqur’an dan Sunnah serta Faham Salaf dan rupanya malah terdapat larangan dan tasyabuh pada Agama Hindu jadi berlipat2 kesalahannya, mudah2an bisa menjadi renungan dan bermanfaat.
    Wallahu alam.

      1. @aj
        duh abang ane nanya ame ente kiranya ente itu tahu semua nya bukan cuma bla3x aja,..
        kalo gitu mah yaah podo wae kang…
        yo wis baca tuh di link yg bang gondrong kasih ya…thanks

        1. ane ambil cuplikannya aja ya biar pd tahu semua..dr link yg bang gondrong kasih..
          ———————–
          “Setelah tak ubek² Manawa Dharmasastra tidak menemukan yang tentang itu, cuman menemukan bahwa upacara peringatan kepada leluhur (upacara sradha) adalah tanggalan pertama setiap awal bulan (MD III, sloka 122 dan sloka 127), nah pada sloka selanjutnya disebutkan juga tentang penghormatan leluhur yang dilakukan 3 kali setahun (awal musim hujan, musim panas dan musim dingin), kemudian dijelaskan pula tentang apa yang dipersembahkan pada setiap bulan dalam tahun pertama…
          ————
          kembali lagi, karena budaya Hindu sudah berasimilasi dengan banyak budaya yang ada sehingga menjadikan Hindu memiliki keberagaman.
          namun sejauh yang saya tau dalam Hindu tidak diterangkan akan adanya Peringatan kematian 1.3.7.40 Dst
          ———–
          sippp… jadi gini gan
          seperti yang ane bilang tadi jadi dalam ajaran Hindu (setau ane) peace
          tidak ditemukan adanya peringatan kematian 1.3.7 dst
          ———–
          biar jelas semuanya,..
          tak ada itu…

    1. masalah Ustadz Abdul Aziz, maaf bukan ane yang ngasih longk nya, tapi ane percaya juga sih sama isinya, kalo ga percaya ente cek aja langsung ke orangnya…
      masalah tahlilan yang isinya ibadah membaca Al-Qur’an, berdzikir, tausiyah, sholawat, berdoa dan mendo’akan, silaturrahim, dll emang bener kan ga dibatasi waktu? sebulan yg lalu ane ikut tahlilan, tetangga ane udah lama tinggal di bogor karena anak2nya udah di bogor, meninggal kamis, di depok bikin tahlilan 3 hari doank, isinya ngaji, tausyiah, dzikir, terus permohonan maaf dari anak2nya, mohon diikhlaskan kesalahan si mayit, silaturrahim… udah gitu doank… cuman 3 hari sampe malam minggu doank karena hari minggunya anak-anaknya udah pada balik ke bogor….
      gada make tumpengan segala… makanya ane udah bilang masalah tumpengan, masalah orang jongkok di luar pada makan, masalah rokok di taro di gelas, masalah tarif, masalah selamatan, itu dibahas di bab lain… jangan di campur2….

  143. P’DE syamil ae kg kbur ,ae hdup ditengah ahli yasin dan tahlil ,jd ae tau kebiasaan mereka ini bkn fitnah,orang islam blm tentu baik smemuanya ,rampok ktp islam,koruptor ,maling sm jg .yng ae bahas kan berhubngan am yasin tahlil

    1. Lha tadi malam kita kan dialog langsung, tiba-tiba Nte ngilang gak muncul-muncul, itu namanya apa, kabur apa ngacir heh?

      Ok, kalau gak berani dialog langsung tidak apa, masih membahas masalah Tahlil dan yasin, coba sebutkan dalil yg melarang baca Yasin dan Tahlil.

  144. sekali lagi ya, ibadah membaca Al-Qur’an, berdzikir, tausiyah, sholawat, berdoa dan mendo’akan, silaturrahim, dll adalah ibadah yang secara syariat tidak dibatasi waktu, boleh pagi, siang, malam, ba’da isya, subuh, zuhur, hari kesatu, kedua, kedua ribu, ke lima puluh ribu,… semuanya boleh…. gada urusan sama agama lain, misalnya hindu atau apalah…dan juga masalah amplop, makan diluar… juga gada hubungannya dengan pembahasan….
    sama aja dengan adzan… ternyata menurut penelitian lebah kawin pada waktu masuknya sholat / adzan, terus gara2 ada yang bilang sholatnya orang Islam sama waktunya dengan lebah kawin maka kita jadi ga sholat di awal waktu?
    atau karena ulos adalah pakaian tradisional batak / agama palbegu maka ga boleh nutup aurat ( pake jilbab ) make kain ulos?
    atau karena celana jeans asalnya celana koboi, kita ga boleh nutup aurat ( dan sholat ) pake celana jeans ?

  145. assalamualaikum,…

    buat perbandingan di atas,silahkan baca di tanya jawab islam-hindu di sini :

    Insya Allah kita akan temui jawabannya,…apakah benar ataukah tidak..

    wassalamu alaikum…

  146. @prass
    pak ustad sabar yah. coba cari buku dan sumbernya yah. semangatt…
    1. MAhanarayana Upanisad
    2. manawadarma sastra wedasemerti hal: 99,192,193
    3. Buku karya Ali Suripto (duta dari agama hindu) “NILAI2 HINDU DALAM BUDAYA JAWA”
    DIBELAKANG BUKU TSBT ADA NO TELP BELIAU. Silahkan di gugat kalo itu milik islam
    4. samaweda 373 ayat pertama.
    afwan ini bukan berarti ana mengetahui asal (utama) muasal ibadah tersebut dari ini jadi g mau jalani (termasuk salahsatu), TETAPI DIKARENAKAN LARANGAN RASULULLAH SALLALLAHUALAHIWASALAM DAN TIDAK ADA CONTOHNYA JUGA TERTOLAK DAN DI ANCAM DENGAN NERAKA.
    Wallahualam

    1. Abu Jufri@

      Mana hadits Rasulullah Saw yang melarang tahlilan, coba sebutkan dalilnya sebab kata Nte di atas karena tahlilan dilarang oleh Rasulullah Saw.

      Mungkin Nte terobsesi keterangan sang Mantan Hindu yg jadi korban kebohongan Wahabi ya? Dia namanya Ustadz Abdul ‘Aziz sang mantan hindu yang merupakan “korban” brainwoshing kalangan Wahhabi sehingga dalam tausiyahnya menjelek-jelekkan NU. Namun, Ustadz Abdul ‘Aziz telah meminta maaf kepada warga NU karena tausiyahnya tersebut yang dilakukan di Masjid Bina Patra Cepu. Ia telah mengakui kesalahannya dalam menafsiri Al-Qur’an dan Hadits. Pengakuan tersebut dilakukan di hadapan Rahmatullah Muhammad Iwan Sa’adullah bahkan ia juga memiliki kesimpulan bahwa orang NU adalah benar serta ajarannya merupakan ajaran Rasulullah Shallallahu ‘alayhi wa Sallam dengan di lengkapi sanad dan silsilah keilmuan. Selain itu, ia juga mengakui bahwa selama ini ia menafsiriAl-Qur’an dan Hadits dengan akalnya sendiri dan banyak salahnya.

      Lebih jauh lagi, ia juga meminta maaf karena tidak bisa menghentikan profesinya yakni menjadi ustadz gadungan wahhabi karena perluan materi. Semoga Allah memberikan petunjuk kepadanya. Amin….
      Ane dapat dari sini nih: http://ashhabur-royi.blogspot.com/2011/05/kesaksian-mantan-hindu-tahlilan-bukan.htm

    2. boss tulis aja bacaannya,..
      ntar juga kita akan ketahui kitab pokok hukum hindu ada berapa,..yg ente tulis itu termasuk yg mana,..kitab purana bagian yg mana,…
      seperti di dlm agama kita, ada alqur’nya,ada seperti hadit nya,atau pendpat para ulamanya,atau ustadz2 nya..begitu,..
      nah yg ente tulis ntar ketahuan bagian pokok atau hanya pendapat para pendeta/rahibnya aja,bgt boss…

      1. skalian tulisan aslinya lalu artinya ya jangan artiannya aja,mis hal 99 tertulis..hal 192 tertulis..hal 193 tertulis…
        bukan cuma artian : termashurlah….dst biar kita tahu semua,thanks

  147. prass@

    Mas Pras, yang harus segera disadari oleh seluruh kaum muslimin adalah bahwa dakwah Salafy Wahabi adalah dakwah rekayasa kebohongan atas nama kebenaran. Kebenaran yang yg mereka klaim tidak ada yg terbukti.

    Mereka mengklaim paling bertauhid ternyata tauhidnya TRINITAS (tauhid 3 (tiga). Mereka mengklaim memerangi bid’ah terbukti mereka adalah ahli bid’ah yg paling transparan/jelas. Mereka mengaku ahlussunnah ternyata yg sebenarnya mereka adalah ahlu ingkar sunnah. Itulah yg sebenarnya mereka itu, apakah pihak Salafy Wahabi ada yg mau membantah kenyataan yg saya katakan ini? Silahkan, kalau dirasa perlu silahkan Ustdaz Amir Abdat maju untuk membantah, saya tunggu.

    1. wkwkwk..
      silahkan ente tulis itu bacaan kitab disini,..nggak ada ya…
      wkwkwk..ente tahu nggak upanishad dlm kitab hindu itu bagian yg mana..??

  148. Bismillah..
    Tampakanya ana musti jawab satu persatu pertanyaan ustadz-ustadz Aswaja neh..
    @saepul
    ustadz apa hubunganya dengan link yg antum kasih? ustad abdul aziz telah memberitahukan ITULAH CARA BERAGAMA DARI HINDU..!!!. soal klaim bahwa ustad tersebut minta maaf ya g da hubungannya yang jelas beliau menjelaskan bahwa itu adalah berasal dari AGAM HINDU.
    1. tahlilan/selamatan 1,3,7,40,100,1000 hari.
    2. Tingkepan/mitoni/ 7 bulan/nujuh bulan kandungan
    3. HAUL/danyangan
    4. bawa keranda dipayungin
    5. nerobos dibawah keranda waktu mulai keluar dari rumah duka
    6. gelang pawitra/ Tamimah/Azimat yang dikalungkan pada bayi di lengan/pinggang
    7. memberi penerangan lampu pada kuburan Ari2 bayi
    8. percaya pada ruh leluhur/nenek moyang mengawasi
    9. ritual sesajen dan ritual pada bayi meengurung, menginjak tangga kecil
    10..dll….
    Kalo ada dalil ya monggo ustad disebutkan darimana asal ritual ini.. monggo tak tungguin.
    @Abu Syamil
    http://bantahansalafytobat.wordpress.com/2011/01/05/bantahan-terhadap-buku-meniti-kesempurnaan-iman-karya-habib-munzir-al-musawa-bag-i-istighotsah/
    http://kajiansurabaya.wordpress.com/2011/01/24/bantahan-terhadap-buku-%E2%80%98meniti-kesempurnaan-iman%E2%80%99-bagian-ii/
    pak ustad.. mungkin bener kata pak ustad kalo sufiah itu otaknya ditaruh deket dengkul ato pantat masa katanya Allah bersatu dengan mahluk,, sippplah ustad atas masukannya jazakallahkhair.. o iya ustadz syaik bin bazz emang g diakui oleh ahli nasi tumpengan dan ahli natal nabi sebagai ulama karena proyek mereka udah ancur gara2 fatwa tauhid yang hanya minta ridho dari Allah bukan dari ahli nasi tumpengan ahli model dan fulus juga dengan ahli doyan kawin kontrak.
    @Mambaul Ilmi Zulfitri
    https://bantahansalafytobat.wordpress.com/2010/10/20/bantahan-6-kedustaan-tuduhan-al-albany-mengkafirkan-al-bukhari/
    apa ada yang salah..??? ustad..ustad…. ada-adaaaa aja…
    @Jafar
    ustad.. bukan itu yang jadi masalah
    Kenapa kita harus berbuat bid’ah? Coba kita renungkan kisah berikut ini!
    Pada suatu hari Said bin Musayyib (seorang tokoh dari kalangan tabi’in) -sesudah adzan subuh- melihat seorang laki-laki shalat dua rakaat kemudian salam, lalu dia kembali mengulangi shalat dua rakaat kemudian salam, dan begitu seterusnya
    Kemudian Said bin Musayyib pun berkata kepadanya: “Jangan engkau lakukan hal yang demikian!”
    Maka orang tersebut pun berkata: “Wahai Abu Muhammad! Apakah Allah azza wa jalla akan mengazabku karena aku shalat?”
    Ketika kita menegur seseorang ketika ia melakukan suatu perkara bid’ah, seperti dzikir berjamaah, dan maulid Nabi, mereka justru berkata: “Apakah Allah azza wa jalla akan mengazabku karena ibadah ini?”
    Coba kita renungkan jawaban Said bin Musayyib yang menggambarkan kesungguhan di dalam mengikuti sunnah Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam, beliau berkata: “Tidak, Allah azza wa jalla tidak akan mengazabmu karena shalat, akan tetapi engkau akan mendapatkan azab karena engkau menyelisihi sunnah.”
    “Man ‘amila amalan laysa alayhi amruna fa huwa raddun” yang artinya
    “Barangsiapa beramal yang mana tidak ada contohnya dari kami maka ia
    tertolak” (HR. Muslim).”

    Dari Jarir bin Abdullah Al Bajaliy, ia berkata : ” Kami (yakni para shahabat semuanya) memandang/menganggap (yakni menurut madzhab kami para shahabat) bahwa berkumpul-kumpul di tempat ahli mayit dan membuatkan makanan sesudah ditanamnya mayit termasuk dari bagian meratap”
    TAKHRIJ HADITS
    Hadits ini atau atsar di atas dikeluarkan oleh Imam Ibnu Majah (No. 1612 dan ini adalah lafadzhnya) dan Imam Ahmad di musnadnya (2/204 dan riwayat yang kedua bersama tambahannya keduanya adalah dari riwayat beliau), dari jalan Ismail bin Abi Khalid dari Qais bin Abi Hazim dari Jarir sebagaimana tersebut di atas.
    @abah zahra
    ustad.. tulung difahami dulu jawabnay sama dengan nyang diatas noh, kalo namanya syariat yah musti ada dalil dong bukan cuma omdo, syariat dari kiainya kali ustad, afwan
    @Abu Syamil
    Iya ustad emang benerrr banget ana setuju dengan ucapan antum ..Sungguh mengherankan orang2 yg gak mampu berpikir itu bagaikan kebo dicucuk hidungnya nurut apa kata Kiai,habib ato nenek moyang mereka pake embel cinta n yang pasti Nasi juga fulus..bener-bener aneh yah ustadz dikasih dalil eh bukanya ngikut malah nyeloteh di hati n ngedumel tapi g berani ngejawab n g tau apa yang mau dijawab.. aneh yah orang2 itu.
    @Naulil
    wah pak ustad berlebih banget pujiannya. g da yang malu, g da yang unggul, g da yang valid apalagi bukti2 murahan gitu, jauh dari kebenaran pak ustadz. soal ustad abdul aziz itu udah bener dan bagus kok sudah mengungkapkan kedok serigala berbulu domba para pengejar nasi tumpengan, jadi model di acara HAUL, Raup Fulus amplop Tebel pulangnya.. apa g asyik tuh proyek. dan Sumbernya g jelas juga menunjukan bahwa ustad tersebut rujuk dari ceramahnya (biasalah kan suka yang g jelas/mutsyabihat. barakalahufikm
    @Mambaul Ilmi Zulfitri
    afwan.. emang ana sering ngumpul dengan yang ber KTP nya Islam tapi ibadahnya cara Hindu (Selamatan), nashrani (maulidan/natal)..? piye gini pak..? o iya pak kok bise ngomong gini ke ana? (“Intinya,,ente tuh salah bergaul. Orang non-Islam ente gaulin,,akhirnya orang Islam ente kafirin.”). ===> jangan malu2 ah kalo mau antum aja yang mau kan sebenarnya …? dah geram…? silahkan monggo….
    @Bima AsSyafi’i
    pak ustad.. yang ana katakan itu kebiasaan bukan personal apalagi ke tema orang yang sedang dalam pembicaraan..intinya kalou memang begitu realitanya ya baguslah TETAPI jagan katakan itu adalah ibadah dari Islam tapi katakanlah itu cara kami sendiri dalam beribadah terhadap karib kami. afwan kalo udah kesinggung
    #Abu Syamil
    (Ada kejadian nyata nih, tetangga saya yg ngontrak dekat rumah saya, istrinya meninggal. Mereka sungguh miskin, kontrakannya saja belum bayar tiga bulan. Bisa dibayangkan bagaimana krisisnya keuangan keluarga tersebut. Alhamdulillah, tahlilan 7 hari di rumah kontrakannya juga bisa berjalan lancar dan ramai/membludak hadirin dg suguhan yg disumbang oleh para tetangga. Dan hari selasa depan (10 Mei 2011) adalah hari ke 40, juga akan diselenggarakan tahlilan. Coba deh cocokkan teori Wahabi yg kalian desas-deseskan dengan fakta kejadian tetangga saya, betapa ajaibnya, dan bagaimana melesetnya tuduhan kalian. Semoga kalian sadar akan kekeliruan kalian dalam menilai tahlilan berdasar teori kalian itu)
    ===============
    SUBHANALLAH LAHAULAWALQUATAILLABILLAHI… Akhiii!!! coba pikir baik2? mereka udah 3 bulan masih nunggak g bayar sewa rumah, miskin lagi, Kenapa mereka menyumbangkan sumbangan yang pada akhirnya untuk diberikan pada penyumbang lagi secara umum..?? bukaknkah yang namanya meringankan itu sebaiknya digunakan untuk bayar sewa rumah 3 bulan, membeli barang keperluan sehari2..dsb.. dimana letak akal dan pikir…ups mungkin bener apa yang antum katakan pada komentya, di …tat ato di ….kull ? pilih ajalah salah satunya..
    kalo beribadah ntu bukannya yang ditanya mana larangannya wahai pak ustad, tapi dalil yang memerintahkan kita agar mengerjakan perintah tadi. Maksudnya selamatan tumpengan dan yasinan dalam selamatan bukan ibadah mahdloh??? darimna antum katakan bukan mahdloh?
    coba antum simak baik2 salah satu terdapat ciri ibadah tersebut pasti mahdloh.
    1. waktu
    2. jenis
    3. sifat
    4. jumlah
    5. tempat
    6. tata caranya.
    mau g mau kembali lagi hadits tersebut… kena lagi
    O iya pak dari tadi antum ngomong ndiri yah ngapain tuh. udahlah liat tuh di desa2 nyang udah biasa, ana juga pernah nemui begitu. jadi tanya pade masing2 yah ada g nyang begituan.
    Maaf yah jika terlalu panjang
    Wallahualam

    1. Rumah kontrakannya sudah lunas sekarang, dan kisah ini benar 100%!!! Nte boleh cek ke TKP, Jl. H. Dogon No. 17 Rt 11/2 Pondok Kelapa Jaktim, di situ ada rumah baru besar tingkat 2, itu rumah saya. Agak masuk 5 rumah di situ ada kontrakan petak 6 rumah, di situlah keluarga itu tinggal. Silahkan cek nanti sekalian mampir ke rumah saya n kita bisa diskusi, Oke?

      Nah, yg bikin kacau agama ini, pernyataan Nte tahlilan Yasinan termasuk ibadah mahdloh, he he he…. Nte belajar agama yg bener. Coba tanya ke Abdul Hakim Amir Abdat atau Abdul Qodir Jawwas biar Nte paham apa itu ibadah Mahdloh.

      Mengenai tuduhan Nte saya ngomong sendiri, coba Nte periksa kiriman koment saya. Tadinya saya dialog langsung dg si @Antunu, tiba-tiba dia ngilang n kabur.

  149. for All Wahabbi..
    yg mengatakan tahlilan 3,5,7,40,100,1000 hari ajaran dr agama hindu/budha silahkan tunjukkan di kitab weda dan tripitaka mana ? halaman berapa? tolong tunjukkan disini,biar kita semua baca,jangan cuma ngoceh2 doang nggak karuan,kalo nggak nemu silahkan tanya sama ustadz2 wahabbi ente kali aja die2 pada tahu…

  150. Maaf para penonton, si antu nu-nya sudah kabur, jadi saya pamit undur dulu. Orang tidak berhadapan langsung aja keder gemana kalau berhadapan langsung, pasti tidak bisa ngomong lagi. Yah begitulah mereka itu, seperti pintar kalau ngomong sendirian, giliaran dialog langsung keder deh. Pertanda ilmunya kering ….
    wasslam….

  151. He he he …. keder ya, makanya jangan banyak omong ngawur Nte, diladenin malah ngacir tanpa pamit, welleh welleh….

  152. Hei, jangan kabur Nte, jangan malu-maluin orang Sunda Nte, Orang-orang Sun da yg ane kenal di Jakarta semuanya pada tahlilan n Yasinan. Mereka orang sholih dan rajin ibadah dan kelakuannya tidak seperti Nte…..

  153. nggak percaya!!! Tidak masuk akal, mana ada orang beragama Islam berbuat seperti itu, setahu saya di daerah sunda daerah nte tidak seperti dalam gambaran nte itu. Saya tinggal di daerah Sukabumi hampir dua tahun dan gaul dg masyrakat di beberapa desa tidak seperti itu. Nte ngibul n dusta.

  154. di daerah ae yasinan ama tahlil ad tarifnya
    1,2,3…7 hari beda tarifnya , boro 2 bw makanan yng lain pd yasinan ee diluar ngarokok ama ngabisin makanan ,
    ngk percaya??

    1. kamu mas anti nu kalo ada yang bilangin ulama kamu ini itu udah ada faktanya kamu bilang fitnah fitnah. eh sendirinya ngomongin apa apa ngak ada buktinya apa itu bukan fitnah bukan kah kelompok anda bilang fitnah itu lebih kejam dari pembunuhan?
      dasar tukan standar ganda

    2. Yang lagi diomongin kan masalah ibadahnya seperti membaca Al-Qur’an, tausiyah, sholawat, berdoa dan mendo’akan, silaturrahim, kenapa ngebahas yang di luar, yang lagi makan? Sekalian aja bahas tukang jualan, hansip, orang lewat, dll… Tapi itu masalah lain, dibahas di bab lainnya donk….

  155. nah lho ,yng yasinan ama tahlilan ditanya
    malah ngebantah yng ae tnyken kan gmpang tnggal jwab ..ad/tidak ad cñthnya gitu aj koq mbulet p’de ..

    1. dalam hal ibadah yg bukan ibadah mahdloh walaupun tidak ada contohnya asalkan tidak ada larangannya tentu boleh dilakukan. Nah, adakah larangannya tahlilan dan yasinan? Sebutkan haditsnya, kalau tidak ada yg shohih atau dhoif yg maudlu’ juga boleh, silahkan…..

  156. saya pernah ngadaain tahlilan untuk ayah saya. kami sekeluarga sangat berterima kasih atas kedatangan para tamu yang dengan ikhlas datang untuk membaca tahlil dan mendoakan ayah saya. adapun makanan yang kami suguhkan tiada lain adalah tanda terima kasih kami terhadap hadirin yang datang dan adab apabila ada tamu datang untuk kami jamu dan kami niatkan shodakoh kami tidak merasa berat dan repot karena kami menyakini bahwa makanan yang kami siapkan dan hidangkan pahalanya akan sampai pada ayah kami.
    jadi klo ada yang tidak senang pada tahlilan dan membicarakan bahwa para tamu yang tahlilan memberatkan dan menambah beban kepada ahli musibah perkataan itu bohong belaka dan hanya datang dari orang yang pelit dan bodoh.

    1. Setuju Mas Roni, tidak ada yg ngomong keberatan masalah memberi hidangan kecuali orang-orang yg memang sudah ada penyakit pelit/kikir dalam hatinya. Lagian kalau memang yg ngadain tahlilan itu orang miskin tentunya yg hadir juga tidak ada yg mengharap disuguhi makanan sebagaimana ketika kita tahlilan di rumah orang kaya pun tidak berharap disuguhi makanan, kalau ada tuduhan semacam itu hanya keluar dari orang-orang yang hatinya berpenyaki akibat serangan virus Wahabi.

      Ada kejadian nyata nih, tetangga saya yg ngontrak dekat rumah saya, istrinya meninggal. Mereka sungguh miskin, kontrakannya saja belum bayar tiga bulan. Bisa dibayangkan bagaimana krisisnya keuangan keluarga tersebut. Alhamdulillah, tahlilan 7 hari di rumah kontrakannya juga bisa berjalan lancar dan ramai/membludak hadirin dg suguhan yg disumbang oleh para tetangga. Dan hari selasa depan (10 Mei 2011) adalah hari ke 40, juga akan diselenggarakan tahlilan. Coba deh cocokkan teori Wahabi yg kalian desas-deseskan dengan fakta kejadian tetangga saya, betapa ajaibnya, dan bagaimana melesetnya tuduhan kalian. Semoga kalian sadar akan kekeliruan kalian dalam menilai tahlilan berdasar teori kalian itu.

  157. p’de abu ibadah boleh kcali ad larangan ,dan semua ibdah yng wajib atw sunnah pasty ad dalil dan contohnya dr rosululloh dan 4 sahabat ,yasinan dan tahlilan dicontohkan nggk?

  158. lha wong saya nanya mlh ditanya., p’de?
    aswaja kan srng yasinan ama tahlilan jd lbh tahu dong
    …klo ae ngk yasin ame tahlil jd ngk tau p’de

    1. Antinu, itu berarti ente juga gak tahu/gak lihat sendiri keadaan waktu itu. Juga tidak ada haditsnya yg mengabarkan bahwa waktu itu tidak dibacakan Yasin n tahlil. Juga tidak ada hadits atau ayat qur’an yg melarang yasinan n tahlilan, hukum asal ibadah itu boleh kecuali ada larangan. Hal ini sudah dibahas panjang lebar antara Mas baihaqi VS Dufall AlWahabi, akhirnya dufall KO di sini

  159. @Ustadz Abu Jufri. Saya hanya ingin tanya, darimana Ustadz tau kalo sohibul musibah menyediakan makanan, terus kami yang hadir semua memakan dan membebani sohibul musibah. Wallaahi!! saya bersumpah, bahwa makanan yang disediakan adalah bawaan para peta’ziah setelah adanya permintaan dari sohibul musibah meminta diadakan acara tahlilan di rumahnya, mengingat merasa kehilangan suami/ayah, sementara tetangga sekelilingnya non muslim semua. Saya tidak tahu kenapa Anda menghubung2kan dengan Habib Munzir Al Musawa. Kalo memang saya dan para jamaah menyelisihi syariat, harusnya cukup kami yang Anda hujat. Jangan Habib Munzir Al Musawa.

  160. Abusyamil@hidayah itu milik Allah,bukan milik rodja atau siapapun.rodja hanyalah wasilah.
    Mambaul@nt tadi
    Jadi khotib ya,pantesan datangnya belakangan.(memang benar,ketika satu bidah muncul,maka satu sunnah hilang)siapa lagi yg akan menghidupkan sunnah ini,berpikirlah wahai aswaja.

    1. Joko@

      Roja itulah yg sebenarnya penyebar bid’ah yg sesungguhnya. Kalian aja yg gak ngerti karena kurang ilmu, ilmu yg sempit menyebabkan menelan mentah-mentah apa-apa yg disampaikan oleh para pembohong.

  161. Antum dan para Wahabi sendiri apakah juga melihat setelah Wafatnya Nabi Saw tidak dibacakan Yasin ama tahlil? Jawab!!!

  162. nyang ana tanyain para sahabat ktka rosululloh meninggal malemnya dibacain yasin ama tahlil nggk?bkn yang lain p’de aswaja

  163. @abu juhri:
    Mulut ente kayaknya sering diraut ama kata-kata bid’ah-sesat-musyrik-kafir,,makanya tuh mulut runcing bener.
    Makanya klo kumpul itu sama orang Islam,,
    ,,klo tahlilan baca Qur’an. Eh ente kumpul ama orang Hindu,,klo kumpul y baca kitabnya & muja dewanya.
    ,,klo Mauludan memperingati Nabi Muhammad SAW & baca shalawat. Eh ente kumpul ama orang Nasara,,boro-boro shalawat,,klo misa yg ada ingat Yesus & baca Injil.

    Intinya,,ente tuh salah bergaul. Orang non-Islam ente gaulin,,akhirnya orang Islam ente kafirin.

    @abah asra:
    ..sama-sama musuh Islam.
    Yah mereka kan tahu seluk-beluk kehidupan Rasulullah SAW. Rasulullah berdo’a jam berapa aja,,hari apa,,do’anya gimana,,dst.
    Klo orang-orangan Sa-Wah ada video rekaman Nabi Muhammad SAW,,g usah pelit lah dibagi disini,,supaya kita g tersesat bid’ah versi Sa-Wah.

    @Joko:
    Shalat di masjid yang adzannya 2x,,sebelum naik khatib mimbar dibacain hadits Nabi dulu,,yang jamaahnya klo wiridan pake tasbih & angkat tangan juga usap muka waktu berdoa. Napa?? Mo ikut jumatan kemari??
    Maaf,,saya tidak punya radio. Mending baca kitab Ulama’ Aswaja (yg asli) atau ikut kajian ‘Kyai NU’ klo ada waktu kosong daripada mendengarkan bualan orang yg ngaku ‘Mantan Kyai NU’.

  164. syariat yng gmana p’de ,ktka rosululloh wafat para sahabt beliau yng dijamin surga oleh ALLOH AZZA WA JALLA ngadaken yasinan am tahlilan ngk p’de ?

    1. Syariat yang ini nih, membaca Al-Qur’an, tausiyah, sholawat, berdoa dan mendo’akan, silaturrahim, ada kah dibatasi hanya pada waktu2 tertentu saja ( seperti sholat atau naik haji misalnya )? Barangkali menurut wahabi ibadah2 tersebut ada batasan2 waktunya ??

    2. anti nu@

      Bid’ah yg sesat itu yg melenceng/menyelisihi syare’at. Terus apanya Ysinan n tahlilan yg menyelishi syare’at? Coba tunjukkan yg mana dari yasinann / tahlilan itu yg menyelishi syare’at?

      Kalau jalian para Wahabi itu benar-benar memiliki ilmu agama yg memadai mustahil akan mengatakan baca ysin n tahlil itu bid’ah (sesat). Kenapa kalian berkata demikian itu akibat pemahaman ilmu kalian yg sempit.

  165. orang-orang SA-WAH itu biasanya susah kembali ke ASWAJA dan membaur dengan majelis-majelis itu karena kebanyakan udah terlanjur malu….gengsi….
    padahal sudah ditunjukin dalil, scan kitab, bukti-bukti/data-data valid dan otentik

    nah ini ni yang repot……….dan suse ngobatinnye

  166. akhirnya abu jufri harus mengakui keungguan all aswaja setelah all aswaja menampilkan bukti video dari seorang mantan Hindu yang bernama Ustadz Abdul‘Aziz he…he…he…

    rasa-rasanya jadi malu dech….he he he

  167. Mambaul@nt jam segitu tulis komentar,sholat jumat dimana ya? ,ana balik nanya, antum pernah ikut kajian salaf belum,kalo belum denger aja rodja 756am,jangan radio rasil ya,awas ketuker.terutama malam kamis ustd zainal yg mantan kyai nu.simak baik2 ada ga cacian didalamnya.

    1. Joko@

      Jam 11.49 masih bisa kirim komennt sebab adzan jum’at jam 12.00. Apalagi jika mesjidnya dekat, kalau mau kritik mikir dulu kenapa sih Mas Joko? Mungkin setelah kirim koment Mas Mambaul langsung berasng ke masjid, gitu Mas Joko.

      Oh, jadi antum anti Radio Rasil, pantesan kalian susah diajak bersatu dalam Islam yg rahmatan lil alamin. Padahal Radio Rasil menyerukan kerukunan antara sesama Muslim dan iotulah missi utamanya, terbukti yg mengisi ada Wahabi moderatnya kalau pagi jam 6 s/d jam 7, berarti kalian Salafi Wahabi ini ternyata Wahabi keras kepala ajaran dari Saudi Arabia. Kalau Wahabi yg ngisi Rasil itu Wahabi dari Yaman masih bisa diajak kerja sama dalam dakwah tauhid.

      Saya sendiri sudah dengerin Radio Roja sejak tahun 2006 setiap hari, tapi kok kagak terpengaruh sama sekali ya, itu karena saya sudah punya “filter”, sedangkan Nte langsung telan mentah2 apa yg dikatakan Amir abda, abdul qodir jawwas, badrus salam, zaenal abidin, bahkan sampai sekarang pun saya masih dengerin itu radio Roja. Sekarang Radio tsb ngomongin isu-isu bid’ahnya pada tengah malam sampai dini hari. Koplak deh wahabi-wahabi itu, sembunyi-sembunyi pada waktu tengah malam, padahal saya pun sering nguping juga. Ajaran yagn benar-benar menyesatkan ummat, tetapi yg disesatkan malah pada merasa bangga, sungguh mengherankan orang2 yg gak mampu berpikir itu bagaikan kebo dicucuk hidungnya nurut apa kata mereka yg dibayar fulus Saudi, sungguh kasihan sekali para pengikut ini.

      1. Al-Afwu,,saya lupa untuk menanggapi..
        Ini dikarenakan koneksi internet yg lemot,,saya sudah kirim comment tapi g jalan-jalan,,akhirnya saya tinggal jum’atan..

        1. Insyaallah setiap muslim akan menerima kebenaran. kebekuan hati itu terjadi bila kita fanatik dengan suatu golongan tanpa memahami pandangan kelompok lain, kebekuan hati terjadi bila kita merasa paling suci dan merasa menjadi orang yang paling tahu akan kebenaran disisi lain kita tidak mau menerima pendapat dan pemahaman yang berbeda terhadap suatu masalah dimana sumber hukumnya sama yaitu Al Quran dan Sunnah. kebekuan hati juga terjadi bila kita menolak akal sehat kita dan hati nurani kita dalam menanggapi perbedaan.

  168. Tahlilan, yasinan, mauludan, dll….. adalah gabungan dari ibadah2 yang diperintah seperti, membaca Al-Qur’an, tausiyah, sholawat, berdoa dan mendo’akan, silaturrahim, dan lain-lain ibadah yang tidak dibatasi oleh waktu secara syari’at. ( Tidak seperti sholat atau pergi haji, misalnya ). Jadi sesuai syariat boleh dilakukan kapan saja… pagi, siang, sore, ba’da Isya,… hari kesatu, hari kedua, hari ketiga, hari ke tujuh belas …
    Ummat Islam udah ngerti hal2 tersebut..dan ga berani ngerubah syari’at…
    Kalo ada yang berani ngelarang-larang itu namanya udah ngerubah syariat…. silakan berurusan dengan Allah aja sendiri….
    Orang Hindu aja gada yang berani ngelarang2…. bahkan dulu waktu kerajaan Hindu lagi jaya2nya pun….

    Di luar negeri yang berani ngerubah syariat cuma Yahudi… contoh remaja ga boleh sholat di Masjid AlAqsa… itu ngerubah syariat… ga boleh khotbah begini… begitu… dll

    Eh, ternyata di Indonesia ada juga lho yang berani ngerubah syariat Allah, katanya ga boleh membaca Al-Qur’an, tausiyah, sholawat, berdoa dan mendo’akan, silaturrahim, di hari ketiga, ketujuh, …. dst, dst…

    Kok bisa sama ya keberaniannya ngerubah syariat Allah, sama yang di luar negeri?? jangan-jangan sama-sama …..

  169. @abu jufri

    abu jufri :
    @Jafar
    Benar ana sewot kalo selamtan Berasalan dari Agama Hindu itu di atasnamakan dalam Agama islam. Jadi jika kalian mengklain itu adalah ibadahnya Agama Islam Jelas aja ana sewot, wong dari hindu dklaim jadi Islam. dan jika kalian katakan itu ibadah yang suka2 kami ya silahkan tapi jangan mengatasnamakan Islam.

    mas/pa/om Abu, mo nanya nih, pernah ga sih ikut tahlilan? atau sekedar lewat mendengar jama`ah yang sedang tahlilan? apa sih yang dibaca? apakah puji-pujian terhadap dewa Brahma, Wisnu atau Shiwa?

    abu jufri :
    @Jafar

    maaf juga bilang sama Pak Habib juga jangan cuma bisa fitnah dan buat bantahan g ilmiah untuk Ulama Ahlusunnah dan juga tolong kasih tau ama pak habib yah itu rupanya Ajaran dari Hindu mudah2an Pak habib tersebut bisa merenung jangan dibilang itu dari Islam yah kan katanya Dzururiyat.. terima kasih

    maaf juga, silakan sampaikan sendiri sama beliau ya, saya tidak menerima amanat. 🙂

  170. @Joko:
    Kalau seseorang berada dalam lingkungan yg baik,,Insya Allah akan ikut baik juga
    Pun sebaliknya demikian.

    Joko :
    selama ana ngaji di pengajian salaf,blm pernah mendengar sekalipun dari mulut2 ustd salaf menuduh kaum muslimin ini dng tuduhan yg nt sebutkan td,kalau lah ada kata2 bidah,syirik dan lainnya,mereka hanya menyampaikan apa yg ada dikitab2 para ulama,dan ingat kitab yg di pelajari bukan hanya kitab
    Syaikh Albani,syaikh Muhammad,tapi banyak dari ulama ahlussunnah yg lain.

    Sekarang saya mau tanya. Klo seseorang membaca kitab-kitab yg penuh cacian,,ikut kajian-kajian yg isinya membid’ahkan-mensesatkan-memusyrikkan-mengkafirkan Muslim lainnya,,apakah orang tsb akan bisa menjaga lisannya??

    Justru itulah yg dibahas oleh buku di atas dan Admin @Ummati,,apakah benar dalam buku yg dibahas dalam kajian Salafi-Wahabi itu asli?? Sedangkan dalam salah 1 video postingan @Ummati telah dibahas Albani memalsukan kitab Imam Bukhari “Adab al-Mufrad”,,belum lagi yg lain.

    http://www.youtube.com/watch?v=yyxjkQqptgI&feature=related

    Insya Allah saya percaya klo kajian Sa-Wah itu mengkaji kitab Ulama’ Aswaja,,tapi pertanyaan saya,,apakah kitab tersebut dapat dipegang originalitas isinya?? Mungkin saja dalam kajian yg ente ikutin mengkaji kitab “Adab al-Mufrad” nya Imam Bukhari,,tapi sudah copy-paste oleh Albani dengan hawa nafsunya,,seperti contoh yg diberikan oleh @Ummati. Wallahu A’lam.

  171. @Jafar
    Benar ana sewot kalo selamtan Berasalan dari Agama Hindu itu di atasnamakan dalam Agama islam. Jadi jika kalian mengklain itu adalah ibadahnya Agama Islam Jelas aja ana sewot, wong dari hindu dklaim jadi Islam. dan jika kalian katakan itu ibadah yang suka2 kami ya silahkan tapi jangan mengatasnamakan Islam.
    maaf juga bilang sama Pak Habib juga jangan cuma bisa fitnah dan buat bantahan g ilmiah untuk Ulama Ahlusunnah dan juga tolong kasih tau ama pak habib yah itu rupanya Ajaran dari Hindu mudah2an Pak habib tersebut bisa merenung jangan dibilang itu dari Islam yah kan katanya Dzururiyat.. terima kasih

    1. abu jufri@

      Nte kebakaran jenggot ya karena Bin Baz dikritik Habib Munzir? Lagian siapa yg bilang Bin Baz itu Ulama Ahlussunnah, bukankah dunia Islam mengenalnya dia Iyu Ulama/dedengkot Wahabi sang pembawa dan penyebar fitnah Islam?

      Nih bukti finah dari Wahabi, Kesaksian Mantan Hindu “Tahlilan Bukan Dari Islam” ; Korban Brainwoshing Kalangan Wahhabi Akhirnya Minta Maaf

      Abdul ‘Aziz – Mantan Pendeta Hindu
      Alhamdulillah, kita bersyukur kepada Allah. Kejadian ini merupakan pelajaran berharga bagi kaum Muslimin lainnya. Beredar sebuah video acara diskusi diyoutube dengan alamat http://www.youtube.com/watch?v=GvCGzLFTRlA. Didalam video yang diberi judul dengan Kesaksian Mantan Hindu – Tahlilan Bukan Dari Islam ini, nampak sebagai pembicara adalah Ustadz Afrokhi Abdul Ghani dan seorang mantan Hindu yang bernama Ustadz Abdul ‘Aziz, Semoga Allah merahmati dan memberikan hidayah kepada keduanya, Amin. Hal yang di diskusikan memang sangat krusial dan bisa memicu pergesekan antara umat Islam, sebab tahlilan sendiri yang menjadi inti pembahasan acara tersebut merupakan amaliyah umat Islam kebanyakan.

      Afrokhi Abdul Ghani adalah penulis buku yang berjudul “BUKU PUTIH KIYAI NU” yang katanya juga pengasuh pondok pesantren “Rahmatullah” yang memiliki keberanian besar menentang arus ajaran para kiayi yang tidak sejalan dengan al-Qur’an dan As-Sunnah. Kiyai yang mengaku sebagai mantan kiayi NU ini pernah di datangi oleh Tim Sarkubiyah dengan dipimpin oleh KH. Thobary Syadzili bersama asatidz lainnya, namun ternyata tidak di temui. Hasil investigasi terhadap Afrokhi bisa di baca disini. Dan guna mengcounter kekeliruan buku yang di tulis Arfokhi tersebut, maka di terbitkan juga buku berjudul ” MELURUSKAN KESALAHAN BUKU PUTIH KIAI NU (karya Afrokhi A. Ghoni) | Penulis: Tim FMPP (Forum Musy Pon.Pes. ) Pare Kedir [1].

      Adapun Ustadz Abdul ‘Aziz merupakan mantan hindu yang merupakan “korban” brainwoshing kalangan Wahhabi sehingga dalam tausiyahnya menjelek-jelekkan NU. Namun, Ustadz Abdul ‘Aziz telah meminta maaf kepada warga NU karena tausiyahnya tersebut yang dilakukan di Masjid Bina Patra Cepu. Ia telah mengakui kesalahannya dalam menafsiri Al-Qur’an dan Hadits. Pengakuan tersebut dilakukan di hadapan Rahmatullah Muhammad Iwan Sa’adullah bahkan ia juga memiliki kesimpulan bahwa orang NU adalah benar serta ajarannya merupakan ajaran Rasulullah Shallallahu ‘alayhi wa Sallam dengan di lengkapi sanad dan silsilah keilmuan. Selain itu, ia juga mengakui bahwa selama ini ia menafsiriAl-Qur’an dan Hadits dengan akalnya sendiri dan banyak salahnya.

      Lebih jauh lagi, ia juga meminta maaf karena tidak bisa menghentikan profesinya yakni menjadi ustadz gadungan wahhabi karena perluan materi. Semoga Allah memberikan petunjuk kepadanya. Amin.

      Catatan Kaki :
      [1.] Editor: Dafid Fuadi & LBM NU Jember | Penerbit: BINA ASWAJA Surabaya 2011 | Tebal: 299 hal |Harga : Rp. 42.000,- |Pemesanan menghubungi : Ust. Syafeq 087 853 372 523

      lebih lengkap lihat disini: http://ashhabur-royi.blogspot.com/2011/05/kesaksian-mantan-hindu-tahlilan-bukan.html

  172. @abu jufri
    wah kenapa wan abu yang sewot, yang tahlil kan kami, yang berbelasungkawa kami juga. klo emang tidak suka dengan tahlil, yang g apa2, kami juga tidak maksa kok. Dan maaf, untuk sekedar saling mengingatkan, mohon jangan suul adab dengan sesama muslim terlebih dengan dzurriyah rosul.

  173. darimana ahlusunnah mulai beribadah selametan tumpengan, baca yasin di rumah duka. bukannya bantu ini malah nambah beban orang yang terkena musibah..pake alasan menghibur segala lah, bukannya mereka yang terkena musibah di buatkan makanan eehhh… ini boro2 buatin malah makan dari makanan yang mereka buat untuk yang katanya sang penghibur ini.
    ============================
    yah….mas abu jufri belum tau…
    lha wong kemarin saya abis ngadain acara tahlillan….
    tau ga???????
    kue, makanan itu pada datang dianterin ama tetangga, teman dan kerabat….
    dan umumnya begitu….
    para tetangga juga paham bagaimana mereka menjaga perasaan shahibul musibah….
    makanya para tetangga, teman, kerabat dengan senang hati membantu semampunya agar shahibul mushibah terhibur dan tidak berlarut dalam kesedihan….gitu

    semua itu dilakukan tanpa diminta, tanpa pamrih dan itulah makna persaudaraan yang sesungguhnya bagi sesama muslim….

    indah bukan????

    itu baru 1 pengalaman pribadi saya mengenai acara tahlilan…

    saya masih punya buannyak kisah menarik lainnya
    tentang ” merajut ukhuwah,menjalin silaturrahim dalam TAHLILAN”

    he…..he….he….

    santai aja baca komen saya
    jangan panas ya

  174. @Bima As-Sufi’i
    @Mas Jafar dan Abu Syamil, trims atas doanya. Semalam alhamdulillah sebelum baca yasin, tahlil dan doa sesuai permintaan mantu almarhum. Ustadnya menyampaikan pengantar dengan membahas “Tahlil dan Hidangan di Rumah Duka” dari Artikel Islami – Blok Pembela Ahlus Sunnah……
    ======
    Blok pembela ahlusunnah..??? darimana ahlusunnah mulai beribadah selametan tumpengan, baca yasin di rumah duka. bukannya bantu ini malah nambah beban orang yang terkena musibah..pake alasan menghibur segala lah, bukannya mereka yang terkena musibah di buatkan makanan eehhh… ini boro2 buatin malah makan dari makanan yang mereka buat untuk yang katanya sang penghibur ini.
    kalo pak habib mundzir bilang tahlilan itu adalah dari hindu cuma mitos, sebaiknya tanya pendeta hindu bib jangan mikir sendiri dalam islam kagak ada yang namanya kenduri, selamatan, tahlilan yang ada dari kitab2 hindu samaweda, upanisad dll… g pecaya tanya ke matan penndeta hindu Ustadz abdul Aziz. Beliau lebih tau daripada Pak Habib dalam ibadah hindu. jadi saran ana sebaiknya pak habib belajar dengan beliau dan buktikan, jangn cuma Alasan perut, adat, kehormatan dan uang yang jadi penghalang bib untuk mencari keridhoan Allah azzawajalla.
    wallahualam

    1. abu jufri@

      Nte protes mmelulu, bahkan di blog yg sangat bebas seperti UMMATI ini pun Nte masih protes. Ada gak blog Wahabi yg seperti ini, berani terbuka walaupun berbeda dg kalian? Saya tidak pernah menemukan blog Wahabi yang berani buka-bukaan seperti ini. Sering saya berkomentar di blog-blog Salafy Wahabi tak ada satu pun yg ditampilkan. Nte koment di sini langsung muncul pun Nte masih protes, dasar otak Nte di dengkul atau panta Nte kali ye??? Terus terang saya marah pada Nte soala ini!!!

      1. Mas Abu Jufri, saya dulu santri aswaja, tetapi setelah sampai kepada saya dakwah salafi,cenderung sependapat dengan salafi (kurang lebih selama 7th). Tapi sejak menemukan jawaban dalil ilmiah yang dikemukanan aswaja, saya mulai ragu akan hujah yg disampaikan salafi..
        Terimakasih untuk Bp. ummati, dan santri / ustad aswaja semuanya, yng telah memberikan pencerahan, bahwa aswaja berpegang teguh pd ur’an Sunnah, dan Ulama yg hanif. Salam kenal semuanya..
        Akan tetapi, mas abu jufri, dan saudara2 salafi lainya, saya ingin menyimak dialog diblog semacam ini di blog salafi, untuk tabayyun.. Mohon ditunjukkan..

        1. Mas Abu Sholeh, pendapat-pendapat salafi juga ada yang sesuai Al Quran dan Sunnah, tetapi dalam beberapa hal memang berbeda pemahamannya dengan kelompok Ahlussunah. Alhamdulillah, bila kita mempelajari kedua pendapat secara netral maka dengan anugerah Allah kita akan menerima kebenaran. Yang penting dalam masalah akidah jangan salah jalan, sedangkan masalah fikih kita bisa menerima salah satu pendapat dengan menghormati pendapat orang lain. Semoga kita semua ditunjukkan ke Jalan yang lurus.

  175. @Mas Jafar, Alhamdulillah kami semua yang semalam hadir maupun yang berhalangan, insya Allah akan menshalatkan jenazah ba’da Sholat Jum’at di Masjid Niu Jie, kemudian akan bersama-sama mengantarkan ke pemakaman khusus Muslim. Mohon dua Mas dan teman2 pengunjung setia Ummati.

  176. @mas Bima, Amin.
    Begitulah indahnya islam yang kami rasakan, dan semoga saudara-saudara muslim yang lain yang masih alergi dengan Tahlil bisa memahami, menghargai dan kemudian bisa mengikutinya, karena banyak hal positif yang bisa diperoleh dari Tahlilan. Semua itu semata-mata berharap Ridho Allah SWT, mendo`akan jenazah dan idkholussurur kepada keluarga yang ditinggalkan, dengan menunjukkan empati dan bela sungkawa sebagai bukti muslim satu dengan muslim lainnya adalah saudara.

  177. @Mas Jafar dan Abu Syamil, trims atas doanya. Semalam alhamdulillah sebelum baca yasin, tahlil dan doa sesuai permintaan mantu almarhum. Ustadnya menyampaikan pengantar dengan membahas “Tahlil dan Hidangan di Rumah Duka” dari Artikel Islami – Blok Pembela Ahlus Sunnah. Alhamdulillah sekitar 20 jamaah yang hadir merasa tercerahkan. Kalo saya pribadi menilai ada rasa silaturahmi yang sangat tinggi, sehingga berkali-kali sohibul musibah menyatakan rasa terima kasihnya. Semoga doa antum berdua menjadi kebaikan bagi antum, kita semua, dan almarhum beserta keluarganya. Amin.

  178. gini aja sebelum baca ntuh buku PENGARANGNYA CUMA KHAYALAN ane kasih bayangannya aj ntar mirip disini, paling lebih kurang gitulah.
    http://abul-jauzaa.blogspot.com/2009/05/ibnu-taimiyyah-dan-maulid-nabi.html
    http://abul-jauzaa.blogspot.com/2009/06/al-imam-abul-hasan-al-asyariy-asyaairah.html
    @Jafar
    http://bantahansalafytobat.wordpress.com/2010/10/20/bantahan-6-kedustaan-tuduhan-al-albany-mengkafirkan-al-bukhari/
    @http://bantahansalafytobat.wordpress.com/2011/03/22/studi-kritis-terhadap-kesalahan-buku-%E2%80%98itiqad-ahlu-sunnah-wal-jamaah%E2%80%9D-yang-ditulis-oleh-kh-sirajuddin-abbas/
    @bagi Pak habib
    http://bantahansalafytobat.wordpress.com/2011/01/05/bantahan-terhadap-buku-meniti-kesempurnaan-iman-karya-habib-munzir-al-musawa-bag-i-istighotsah/

  179. Bismillah Ar-rahmaan Ar-rahiim.

    Memang banyak sekali kitab-kitab karangan Ulama’ ahlussunnah wal jama’ah yang ditahrif/diubah oleh Wahhabiyyun, beberapa contohnya adalah kitab Hasyiyah ash-Showi (lihat dan kitab al-Ibaanah an ushul ad-diyaanah (lihat

    Pentahrifan tersebut adalah fakta dan bukan fitnah belaka.

  180. Alhamdulillah dapat modal ilmu. Kebetulan malam ini ada rencana tahlilan meninggalnya orang tua teman. Mereka Ahlul musibah mengharap sekali teman-temannya hadir. Maklum di Beijing kan ga ada tetangga muslim. Sementara jenazah juga masih menginap di masjid setempat, tidk bisa di bawah ke rumah. Semoga kehadiran kami menjadi penghiburnya dan bisa perkuat ukhuwah sambil mendoakan. Amin

    1. Inna lillahi wainna ilaihi roji’uun…..
      Semoga Allah Swt mengampuni dosa-dosanya, dan diluaskan kubrnya dan kelak Allah Swt berkenan memasukkan Alamrhumah dalam Surga-NYA.

      Alfatehah
      Amin….

  181. seru nih, mas Joko VS mas Mambaul.
    Maaf nih ikut nimbrung.
    Menambahkan, bagi mas Joko bukti tentang kekeliruan Albani dalam menilai Imam Bukhori

    silakan buka dan berikan bantahan yang ilmiah jika menurut mas Joko hal tersebut tidak benar.

    Joko :
    Mambaul@Alhamdulillah,nt berkomentar baik,tapi yg baik itu blm tentu benar,

    jadi yang benar itu hanya menurut ulama-ulama ahlussunnah salafi versi wahabi aja ya?

    Joko :
    ingat kitab yg di pelajari bukan hanya kitab
    Syaikh Albani,syaikh Muhammad,tapi banyak dari ulama ahlussunnah yg lain.

    Siapa tuh?

    Mas Mambaul salam kenal, ASWAJA the best .

  182. Mambaul@Alhamdulillah,nt berkomentar baik,tapi yg baik itu blm tentu benar,akhi,selama ana ngaji di pengajian salaf,blm pernah mendengar sekalipun dari mulut2 ustd salaf menuduh kaum muslimin ini dng tuduhan yg nt sebutkan td,kalau lah ada kata2 bidah,syirik dan lainnya,mereka hanya menyampaikan apa yg ada dikitab2 para ulama,dan ingat kitab yg di pelajari bukan hanya kitab
    Syaikh Albani,syaikh Muhammad,tapi banyak dari ulama ahlussunnah yg lain.

  183. @Joko & anti nu:
    Betul akhi,,fitnah itu lebih kejam dari pembunuhan.
    Sama hal nya dengan Wahabiyyun yg memfitnah orang tawassul,,orang Mauludan,,orang tahlilan,,dengan kata-kata fitnah bid’ah-sesat-musyrik-kafir.
    Dan klo tuduhan itu salah,,semoga Allah memberikan balasan yg setimpal pada Wahabiyyun,,AMIN…

    Mencela Ulama’?? Siapa??
    Klo Albani mencela Ibn Taimiyyah,,mengkafirkan Imam Bukhari,,dan memalsukan kitab-kitab Ulama’,,itu semua boleh??

    Mengingat 1 ciri Ulama’ aja g dimiliki Muhammad ibn Abdul Wahhab (MiAW) & Albani,,malah sebaliknya dengan gampang mereka menghujat dan mengkafirkan Ulama’ lain yg tidak sepaham. Saya tidak menganggap MiAW atau Albani itu Ulama’,,apalagi sampai menjulukinya ‘Syaikh’. Albani itu diakui seluruh dunia? Dunia mana? Dunia Wahabi iya,,tapi klo dunia nyata yg mayoritas Aswaja?? Jangan mimpi..

    Wahabiyyun kata sama Rasulullah SAW g boleh ghuluw,,mereka mengkafirkan orang yg berkata “Sayyidina Muhammad Shallahu ‘alaihi Wasallam”. Sebaiknya ente juga ngaca dengan mengatakan “Al-Hafidz Syaikh Nashiruddin Al-Albani” (ditambahin “muhaddits masa kini” pula),,menurut paham Wahabiyyun yg ente anut itu ente dan seluruh antek Wahabi itu udah kafir.

    Ingat akhi,,orang itu mesti sadar diri.
    Mesti muhasabah & berkaca,,siapa dirinya,,sampai mana keilmuannya.

    Saya akui,,saya masih belajar. Masih banyak kitab-kitab Ulama’ yg belum saya baca.
    Saya pun masih belajar tentang kaidah-kaidah ushul,,pun masih samar menemukan bayan-bayan dalam ayat-ayat Al-Qur’an,,juga banyak lagi ilmu Illahi yang belum saya temui apalagi menguasai.

    Ingat,,orang yang bodoh tapi diam,,itu sama baiknya dengan orang pandai yg berbicara.
    Sebaliknya,,orang pandai tapi diam,,itu sama buruknya dengan orang bodoh yang berbicara. Orang pandai tidak berbicara,,dia akan membiarkan orang bodoh tampil ke depan dan berfatwa dengan kebodohannya,,mengajak sesat sekitarnya sementara ilmu yang ada terpendam.

    Tapi tahukah anda,,orang jenis apa yang lebih buruk dari ke 2 jenis di atas??
    Yaitu orang bodoh yang berbicara,,dan dalam perkataannya dia berandai dia lah yang terhebat,,sementara orang lain dibilang bodoh-bid’ah-sesat-musyrik-kafir hanya karena keilmuannya yang dangkal sehingga ia berbeda pendapat dengan para mayoritas Ulama’ mu’tabar. Udah gitu buku-buku Ulama’ dipelintir,,dihilangkan sebagian,,dan diedit agar sesuai hawa nafsunya.

    Darimanakah kata-kata bid’ah-sesat-musyrik-kafir yang beredar di masyarakat?
    Apakah dari mulut orang-orang yg merayakan Maulud & Isra’ Mi’raj??
    Apakah dari mulut orang-orang yg bertawassul pada Rasulullah SAW & Waliyullah??
    Apakah dari mulut orang-orang yg tahlilan dan berdzikir jama’ah??
    Apakah dari mulut orang-orang awam (muqallid) yg taqlid pada Imam Madzhab yg 4 & mencintai para Ulama’??

    Ataukah fitnah keji ini dilontarkan pada sesama Muslim..
    ..dari mulut orang-orang yg mengatakan Maulud & Isra’ Mi’raj itu ghuluw??
    ..dari mulut orang-orang yg mengatakan Tawassul itu menyembah selain Allah??
    ..dari mulut orang-orang yg mengatakan tahlilan & dzikir jamaah itu menganggu??
    ..dari mulut orang-orang yg mengaku bisa berijtihad,,bisa meng-istinbath-kan hukum hanya dari Al-Qur’an & Sunnah,,mengaku lebih baik dari para Ulama’?? Padahal kaidah ushul paling mendasar saja tidak tahu??

    Siapa yang memfitnah,,dan siapa yang difitnah??
    Siapa yang mampu mengarang kitab dengan keilmuan yang luas,,dan siapa yang bisanya cuma memalsukan kitab-kitab Ulama’ agar sesuai dengan hawa nafsunya??

    Ulama’ Aswaja,,atau Ulama’ Wahabi??
    Wallahu A’lam.

    1. akhi Mamba’ul Ilmi Zulfitri, mengapa syaikh Idahram menyamarkan namanya alasannya kita semua belum tau, baru dalam tahap menerka2, yang membuat ana bertanya-tanya kenapa dalam pengantar buku-beliau diambil dari orang dengan firqoh JIL, apakah JIL dan teman2nya yang paling senang dengan terbitnya buku ini, berburuk sangka itu tercela, tetapi tentunya perbuatan yang menimbulkan prasangka buruk juga harus dijauhi, banyak yang berharap kita semua mengedepankan metode ilmiah umtuk mendapatkan ilmu, apalagi untuk menghukumi suatu golongan, tetapi sayang jika sanadnya tidak jelas permasalahan juga akan menjadi kabur, ditambah pengantarnya/JIL dikenal dengan golongan yang menjauhkan islam dari pemeluknya dengan rayuan kebebasan, ana berharap ada alasan yang bisa diterima untuk menjelaskan permasalahan ini ya akhi, syukron

  184. Maaf mambaul@ana baca tulisan nt isinya hanya fitnah saja,darimana nt bisa katakan syaikh albani mengkafirkan imam bukhori,syaikh albani gurunya setan,dan beliau nt katakan sering merubah kitab para ulama.antum katakan itu semua hanya mengikuti perkataan orang lain tanpa bukti.jangan lah antum mengatakan sesuatu yg antum tdk mengetahuinya. Diskusilah yg ilmiah jng men
    cela ulama.ingat mulut ulama itu berbisa.mohon maaf bila ada kata2 yg menyakitkan.

    1. Mau buktinya??
      Beli dong buku di atas,,terus cocokin sama kitab asli yg disebutkan,,nanti kan tahu.
      Jangan hanya banyak tanya saja.

    2. @ Joko
      mulut ulama wahabi semacam albani emang beracun, karena gampang sekali mengkafirkan, membid’ahkan, memusrikkan, orang2 yang tidak sefaham dengan faham sesat wahabi.
      untuk lebih jelasnya apa, siapa dan bagaimana wahabi itu, silahkan klik dan putar video dibawah ini

  185. Ingat baul@fitnah lebih kejam dari pembunuhan,kalo tuduhan antum salah semoga Allah memberikan balasannya yg setimpal.

    1. Joko@

      Marah nih yeeee? Emang apa yg nte tahu tentang Syekh Albani, jangan guluw kepada Ulama yg gak bener, sesatnya bisa murokkab lho!

  186. Ya Allah cucurkanlah selalu Rahmat-Mu atas akhi Mambaul Ilmi Zulfitri untuk istiqomah pada dakwah Aswaja dan semoga ilmu yang disampaikan menjadi ilmu yang bermanfaat bagi umat Muhammad SAW.

    1. Amin..
      Juga untuk Admin @Ummati,,yg telah mengumpulkan ikhwah fillah Aswaja dalam forum ini,,semoga selalu dirahmati Allah SWT.

      Salam kenal,,@Bima AsSyafi’i.
      Namanya membuat saya teringat Ulama’ yg sgt saya kagumi,,Imam Muhammad ibn Idris Asy-Syafi’i 🙂

  187. Lihat apa yang dikatakan bukan siapa yang mengatakan! Lihat tu komentar mas manbaul ilmi di sini. Saya sangat setuju. Mending beli dulu bukunya. Kaji isinya. Jika ndak bener baru bikin buku bantahannya. Jangan asal ngomong fitnahlah, penulisnya ga kompetenlah. Itu kata-kata orang pengecut yang ndak bs ngebuktiin argumennya. Anda mau saya bilang “PENGECUT”???? Itu namanya Anda taklid buta dengan ulama2 WAHABI.

    1. abu jufri@

      Abul Jauza ngomong apa juga gak bisa dipercaya lah wong dia itu juga nyontek guru-gurunya yg wahabi tukang dusta, ya toh?

  188. p’de zul jngn emosi slow aj..wahaby jg ngk marah difitnah ama anti wahaby..biasa koq
    klo emang wahby memalsukan ktab 2 ulama sunnah pakai jalur hukum yng sah ke PEMERINTAH brangkali ,atw ke MUI biar hkum yng mengadili..
    jngan cuma artikel ama buku ..

    1. Wahabi ga marah karena apa yang ditulis tuh bener. 2 Ulama ahlus sunnah????? Makanya baca! Ada buanyak kitab yang wahabi palsukan

  189. @Yusuf Ibrahim
    Y bisa dilihat buku”nya si Mahrus yg konon ada 10 buah,,ente sudah punya semua belum? Lihat apa isinya,,paling juga sama aja. Hujjah”nya yg dpake si Mahrus itu sama,,tak ada beda. Pembahasannya pun sama.
    Lagian LBM NU itu g bodoh,,ngabisin uang buat nerbitin buku yang akibatnya debat kusir. Klo emang si Mahrus itu ‘jantan’,,seharusnya berani datang dialog terbuka. Jangan beraninya cuma koar-koar mulu ampe 10 buku,,tapi intinya sama semua.
    Biar ampe berbusa g bakal menang si Mahrus klo dia mau datang 1x aja k dialog terbuka.

    Klo saya sih malu,,nerbitin 10 buku tapi intinya sama,,dan semuanya menghujat. Itukah moral Ulama’ yg konon ‘Mantan Kiai’,,NU pula??

    Saya kira,,bukti klo Albani dan konco”nya memalsukan kitab itu bukan omong kosong. Saya kira UMMATI sudah memposting video bedah buku Albani yg mengedit buku Imam Bukhari. Dan bedah buku itu diteliti oleh lebih dari 10 Ulama’ yg hadir saat itu.

    Lagi-lagi tanya sebelum membaca. Ini buku kritik,,bukan buku akidah,,ente paham g?
    Saya beli buku Mahrus Ali itu g peduli dia punya sanad g,,karena saya ingin tahu apa betul dia membawa-bawa nama NU dengan menghujatnya.
    G perlu ente yakini buta buku ini. Klo emang Wahabiyyun mampu ngebantah,,coba teliti buku” yg disebutin,,betul tidak itu buku dipelintir ama Albani dan konconya atau tidak.
    Ingat!! Buku ini g perlu ente jadiin akidah ibadah,,karena buku ini bukan buku akidah!

    Masalah buku begini ente tanya sanad. Tapi masalah akidah ente taqlid ama MiAW & Albani,,tapi ente g selidiki apa bener mereka punya sanad??
    Klo punya sanad,,kok bisa beda ama mayoritas Islam?? Ini sanad ngawur atau apa??

    Saya udah baca Al-Umm,,Al-Muwaththa’,,Fath al-Mu’in,,dan buku-buku Ulama’ lain,,dan saya mendapatkan 1 ciri Ulama’,,yaitu:
    APABILA MEREKA BERBEDA PENDAPAT,,MEREKA TIDAK MEMBODOHKAN YANG LAIN,,TIDAK MENGATAKAN KAFIR-MUSYRIK-SESAT-BID’AH PADA YANG LAIN.

    Bahkan mereka sangat jarang meng-HARAM-kan sesuatu hanya karena mereka tidak menemukan nash yg jelas tentangnya.
    Paling keras,,Ulama’ itu menghukum MAKRUH,,itupun didahulukan kata ‘pendapatku tentang hal ini….’

    Tapi coba baca buku MiAW,,Albani,,dan konco-konconya. Begitu beda pendapat,,hadits didho’ifkan. Bukan hanya itu,,bahkan sampai membodohkan Ulama’ yg beda pendapat. Albani membodohkan Ibn Taimiyyah masalah tarjih hadits (video Buya Yahya),,dan lain sebagainya.

    Itu lah Ulama’ yg ente taqlid. Sedangkan muqallid yang taqlid ama Imam As-Syafi’i kalian kafirin,,padahal ente itu lebih dari yang ente omongin karena taqlid buta masalah akidah sama begundal kayak Albani!!!

      1. Wuaha ha ha ha…. rame deh! Abah Zahra, bisa jadi apa yg dikatakan oleh Mas @Mambaul Ilmi Zulfitri itu benar lho, bahwa Syekh Albani itu Begundal yaitu Begundal Yahudi. Ingat kan beberapa tahun yg lalu, sang Syekh Wahabi tsb pernah mengeluarkan FATWA KAFIR kepada rakyat Palestina yg gak mau pergi meninggalkan negeri Palestina untuk diberikan kepada Israel yg Yahudi itu. Apa namanua tuh kalau membela Israel dan megkafirkan rakyat Palestine karena terus berjuang melawan Yahudi? Apakah itu bukan begundal namanya?

        1. Maaf saya hanya menyimak tapi gatel..

          Jangan bawa2 peristiwa ‘debat terbuka buku mantan kyai NU’ itu Mas @Mambaul Ilmi Zulfitri..
          Saya jadi geli..

    1. -mambaul-

      padahal pertanyaan saya hanyalah siapa ‘syaikh idahram’? itu saja….tapi kenapa jawabannya jadi mutar-muter tidak karuan begini?….kemana-mana tidak terarah….

      sekedar menanggapi ;

      “Lagian LBM NU itu g bodoh,,ngabisin uang buat nerbitin buku yang akibatnya debat kusir…..”
      ——————————
      pertama, membuat buku bantahan ilmiah koq dibilang ngabisin duit sih? sejak kpn membantah melalui buku dibilang ‘debat kusir’, bukankah justru ‘debat kusir’ malah bisa terjadi jika terjadi dialog langsung? seperti disini contohnya….

      kedua, ya sudah anggaplah jika memang benar ngabisin duit, kalo begitu, jika kedepannya nanti bukunya ‘syaikh idahram’ tsb tidak dibantah oleh orang2 ‘wahhabi’, berarti boleh donk saya memakai kaidah sampeyan….kalo orang2 ‘wahhabi’ tdk membantah buku ‘syaikh idahram’ tsb, bisa saja orang2 ‘wahhabi’ ini tidak bodoh karena utk apa menerbitkan buku (bantahan) yg ujung2nya adalah debat kusir….jadi jika tdk ada bantahan dr ‘wahhabi’, belum tentu semua isi buku tsb benar…..bukan begitu? boleh kan saya menggunakan kaidah sampeyan?

      “….Klo emang si Mahrus itu ‘jantan’,,seharusnya berani datang dialog terbuka….”
      ————————————
      lantas bagaimana dengan ‘syaikh idahram’ yg menyembunyikan identitasnya? sesesat-sesatnya Mahrus Ali dan Syaikh Albani menurut sampeyan, mereka masih menggunakan nama asli mereka koq, identitasnya jelas, wujudnya ada….jika kita banding-bandingkan, mana yg lebih ‘jantan’ coba?

      “Jangan beraninya cuma koar-koar mulu ampe 10 buku….”
      ————————————
      begitu juga sampeyan mas, kalo memang ‘wahhabi’ sesat, sbg laki-laki anda datang langsung donk ke MUI dg membawa bukti-bukti bahwa ‘wahhabi’ itu sesat biar nanti MUI mengeluarkan fatwa sesat thd ‘ajaran salafi wahhabi’, jgn cuma berkoar-koar di kalangan ‘grass root’ umat Islam aja…okeh….

      “Klo saya sih malu,,nerbitin 10 buku tapi intinya sama,,dan semuanya menghujat…”
      ——————————————
      anda mampu atau tidak menulis 10 buku? jgn seperti komentator sepak bola ya mas, yg cuma bisa komentar, tapi blm tentu bisa main bola….
      boleh donk sekali lagi saya menggunakan kaidah sampeyan, buku Mahrus Ali tsb bukan hujatan mas tapi kritikan….boleh kan? kalo tidak boleh, knp anda boleh, saya tidak boleh?

      “Tapi masalah akidah ente taqlid ama MiAW & Albani,,tapi ente g selidiki apa bener mereka punya sanad??….”
      ———————————-
      justru saya ini sedang menggunakan kaidah sampeyan mas, dari td saya bertanya ‘syaikh idahram’ itu siapa? jawabannya koq mutar-muter, ngalor-ngidul begitu…

      saya ini justru sedang menggunakan ‘senjata’ yg biasa kalian pakai utk ‘menyerang’ org2 wahhabi mas, makannya itu saya tanya, ‘syaikh idahram’ itu siapa? bagaimana latar belakang keilmuannya? pernah belajar dmna? kalo perlu saya meminjam ‘pertanyaan’ kalian, ‘syaikh idahram’ itu punya sanad sampai Rasulullah atau tidak?

      jgn sampai org2 wahhabi yg tdk punya sanad sampai ke Rasulullah Shalallahu ‘alaihi wasalam selalu di’hujat’, tp org yg tdk dikenal sanad keilmuanya, jgnkan sanad keilmuan, identitasnya saja tdk dikenal, justru dibela dan dipakai kata-katanya….entah logika apa yg dipakai….

      Waallahu ‘alam…

      sekian dan terima kasih…

  190. p’de saepul kan udh bca,tolong biografinya syaikh idarham ditulis dikit aj ngk ush bnyak.2
    biar wahaby tau.,sanadnya beliau

  191. Abu jupri. Klu ga paham ilmu tasawuf mending diem aja. Toh nt semua kan anti sufi, jd otak nt isinya kotor mulu soale data yg msk jg dah kotor

  192. wah kata pengantar buku tsbut rupanya dari J.I.L dan PRO SYIAH…. wajar ajalah buku tsbut laris karena pengarang buku tsbut masih khayalan (emang sufi suka ngayal) kayak mahdinya syiah.
    seperti biasa yang dilakukan para muqollidiyunn selamatan tumpengan berkata : MANA SANAD GURU TERSEBUT TIDAK ADA SANAD BERARTI GURUNYA SETANNN..!!! SYAIK IDAHRAM TIDAK BERSANAD BERARTI GURUNYA .. . . . .. BORO2 NANYA SANAD TAMPANG MUKENYA AJE KAGAK AADA YANG TAU TUH ORANG…. JANGAN-JANGAN DIA……..

    1. Ini lagi komentar tentang yg ngasih pengantarlah, penulisnya ga kompetenlah. Bisanya muter-muter doang!!! Liat baek2 isinya jangan sampulnya!!! Dasar Pengecut

  193. sekedar informasi bagi yang membanggakan professor tsbut…

    di copy n trus paste kan aja di http-nya karena semua link udah di blok ama admintnya.

  194. ustdz2 wahaby akan membedah buku syaikh idahram..dan akn membantah syubhat2 beliau. @syamil antum tau bapaknya syaikh Albani ngk ?klo menuduh mbok yao jngan sembarangan ..p’de syamil ktnya aswaja koq tulisanya ky gitu..

    1. Bedah bukunya jangan di kalangan internal doang. Kalo dah fanatik buta ma wahabi dicekokin argumen yg ga bener ya manggut-manggut doang. Undang juga ulama-ulama ASWAJA yg kompeten. Atau bikin pengumuman di website2 ASWAJA tentang tempat tanggal dilakukan bedah bukunya supaya bisa dihadiri oleh semua kalangan.

  195. Kanggo semuanya, insya Allah bagi yang udah membaca buku ini semakin menambah pencerahan. Kecuali bagi orang2 yang memang hatinya tertutup dari pencerahan.

  196. Baihaqi
    Kalau itu sih tidak perlu mikir sampai botak Mas, sebabnya kenapa MUI tidak memvonis sesat Salafy Wahabi adalah karena MUI takut ummat Islam Indonesia dilarang pergi Haji ke Makkah Al Mukarromah dan Ziarah Makam Nabi Saw. Seandainya Induk Wahabi itu bukan penguasa Haromain, pastilah akan sangat mudah menjatuhkan vonisnya. Itulah problemnya, kalau saja pusat Wahabi itu ada di Iraq atau di Inggris/Amerika, tentu Ummat Islam akan lebih mudah semudah memvonis sesat Ahmadiyah. Paham Mas? Semoga yg lain juga bisa paham akan hal ini, agar ke depannya tidak bertanya lagi dg pertanyaan bodoh…….
    =========
    Sebentar akhi ana mau tanya, ilmu antum neh dapet belajar dari mana? kok bisa langsung tau bahwa tindakan MUI adalah mirip “taqiyyahnya” dalam syiah. antum belajar ama habib mana??apa dengan pak mundzir ini…? apakah sama pola pikir beliau sama dengan anda???
    jika antum mengklaim perkataan MUI sebgaimana ucapan yang mungkin antum sudah ke derajat “kasyaf” “ma’rifat” yg mengetahui isi hati seseorang atupun suatu golongan dengan kasyaf tadi… kalo emang ini alaasannya ana g banyak koment dan ana hanya maklum atas argumen2 yang disebutkan tadi.
    TAPI BERANIKAH ANTUM SECARA JANTAN/LAKI-LAKI (BUKAN BENCONG KALENG) PERGI KE MUI SANA DAN TUNJUKAN DIRIMU BAHWA MUI HANYA TAQIYAH AJA DAN ANTUM SEBAGAI JAMINAN BAGI MUI. DAN KATAKAN PADA MUI DISANA RUBAH STATEMEN FATWA YANG PAHIT DI BACA DAN DIDENGAR OLEH MUSUH2 TAUHID. BERANIIIIIIIIIII??? JGN2 MIRIP ABUSALAFY,ABU SYAFIQ, SECONDPRINCE,IBNU JAKFARI, DAN YANG TIDAK KETINGGALAN UMMATI.W.
    barakallahufik..

  197. bukan mengkultuskan mas antinu? tapi sangat mencintai dan ta’dzim ma ulama he.. he.. he..sehingga all aswaja ga berani memalsukan, mentahrif, membajak amanah ilmiah para ulama salafus salih…..

    dan begitulah akhlak seharusnya seorang ulama, intelektual, dan para cendikia…

    bagaimana mas antinu…??? tetap tidak bergoyah hati anda untuk mencoba mencari sisi kebenaran laen yang sudah didepan mata????

    hayoo….tunggu apa lagi
    coba dibaca buku Syaikh Idahram, kemudian ricek kebenaran isinya, terutama bukti-bukti scanner kitab asli ama palsu kemudian bandingkan…..dan rujuk dengan kitab aslinya…
    dan berikan penilaian dengan kejujuran,netral,obyektif
    tanpa ada nafsu dan keegoisan???

    mudah-mudahan ada pencerahan???

    Salam ukhuwah bwt mas antinu dari saya.

    (mas naulil)

  198. Kalo orang-orang SAWAH bilang “Syaih Idahram itu siapa? Siapa gurunya?”, saya balik tanya ke ente hai orang-orangan SAWAH “Siapa sih al-albani itu? siapa gurunya? kuk tiba-tiba jadi ahli hadits dadakan? Kok berani-beraninya mendhoifkan hadits-hadits riwayat al-imam Bukhari rahimahullaah ya? Padahal sejak zaman dahulu ngga ada tuh satu pun ulama’ ahlussunnah wal jama’ah yang mendhoifkan hadits-hadits riwayat al-Bukhari di dalam kitabnya Jamii’ ash-shohiih al-Bukhari?????”

    1. ‘Ajam Kampung@

      Ada yg bilang gurunya Albani adalah Syetan, sebab menurut para Ulama belajar agama itu harus dg guru, kalau gak punya guru berarti gurunya syetan nah,,, Albani belajar agama (Ilmu Hadits) secara otodidak, makanya dia disesatkan oleh gurunya (Yaitu Syetan).

      1. @Abu Syamil,

        Apakah antum prnah membaca biografinya Syaikh kami Al Bani..?? sehingga antum berani mengatakan gurunya syetan..??? semoga Allah mengampuni antum, kalau tidak benar betapa kejinya antum memfitnah sedemikian rupa.

  199. baru 3 buku p’de ulil
    1 kontainer pun ngk akan merubah manhaj ae,wahaby tdk pernah mengkultuskan seseorang walaupun dia ulama ,sbtan trsbt untk menghormati syaikh idarham aj nggk lebih..yng srng mengkultuskan ulama dari kalangan yng ngk senang am wahaby..gtu p’de

  200. p’de zul wahaby anti demo,aplg ngebom haram buat wahaby ,
    yng ngebom kmrn
    aj suka demo anarkis, bukan sifat
    wahaby sprt p’de zul sebutkan

  201. seru juga dialognya
    mas antinu sepertinya harus tiarap karena di bombardir all aswaja dengan 2 senjata yang didatangkan dari Syaikh Idahram….he he he

    sepertinya udah berat bagi all wahabi untuk balik counter attack kepada all aswaja 2 senjata dari Syaikh Idahram membuat all wahabi harus nyari tempat aman atau bahasa kerennya ngeless gtu….

    kira-kira all wahabi mampu ga menahan 2 senjata dari syaikh Idahram….
    atau jangan-jangan all wahabi akan terkubur dengan senjata ke-3 syaikh Idahram yang sebentar lagi akan didatangkan all aswaja…..

    simak kisah selanjutnya…

    to be continued…!!!

    jangan panas ya baca tulisan saya…
    monggo dinikmati saja dengan senang hati

  202. Anti nu@Dan para salafiyin, segera tinggalkan situs bejat ini,mereka telah memfitnah para ulama ahlussunnah.biar mereka koar2 sendiri menurut hawa nafsunya.kalo dibantah tambah runyam.mending masuk ke alamat ini(moslemsunnah.wordpress.com)

    1. Permisi mas, jangan sembarangan ngomong dikit-dikit hawa nafsu. Apa nt sudah benar-benar bisa menguasai hawa nafsu nt sendiri? Sing sabar yo mas………

    2. @ Salafiyin
      siapa yang ente bilang ulama Ahlusunnah, apakah Albani, ibnu wahab, ibnu tai miyah, bin baz, ibnu qoyyim jaujiyah. itumah bukan ulama ahlusunnah tapi ulama wahabiyah takfiriyah.

  203. klo wahabi sesat p’de..polda metro jaya ndak akn ngasih ijin kajian di masjid polda metro jaya artinya..aswaja tau lah jawabanya.

    1. Oh,,jadi yg kemaren meledak di salah satu markas polisi itu Wahabi ya??
      Terima kasih sudah menguak siapa yg keluar-masuk markas polisi dan leluasa ngebom-ngebom disana.

      Toh bagi kalian halal darahnya,,bukankah diluar paham Wahabi emang dinilai kafir y,,betul??
      Makanya pas shalat Jum’at meledakkan diri,,mungkin pelakunya itu marah soalnya ada adzan 2x waktu Jum’atan,,lihat tasbih di masjid tsb,,dan lihat jamaahnya pada angkat tangan dan usap muka setelah berdo’a.
      Semua itu BID’AH,,SYIRIK,,KHURAFAT!! Makanya di-bom..

      Na’udzubillah.

    2. Anti panu comment loe gak mutu banget sih, masa comment kock gitu gitu aja, bosen aq bacanya, comment loe seperti anak SD aja, maaf ya sebelumnya.

  204. p’de zul lha wong coment dr aswaja yng ngomog wahaby sesat..it dr mana hayo.?apkh p,de tau ae antek yahudi klo benar ngk masalah..tp klo ndak benar ?tanyain syaikh idahram ulama besar aswaja

    1. ente bilang syaikh idahram ulama besar aswaja? jangan ghuluw dan mengkultuskan gitu dong…. he.. he… besar mana sama Syaikh Al-bani dan ulama wahabi yang punya penerbitan yang tukang potong / edit karya ulama??

    2. @anti nu:
      Kenapa dibilang sesat??

      Karena Wahabi itu tidak mengakui bid’ah hasanah,,maka semua yang melakukan bid’ah hasanah dikafir-kafirkan
      Karena Wahabiyyun menyuarakan anti-Madzhab dan anti-Taqlid,,padahal mereka sendiri taqlid buta sama MiAW dan si Albani
      Karena Wahabi mengatakan amaliyah selain golongannya itu bid’ah,,tapi anehnya Wahabiyyun sendiri membuat-buat ajaran mendasar yg tidak ada dalilnya,,yaitu Tauhid 3

      Ditambah,,Wahabiyyun mengatakan kafir pada orang yg men-ta’wil ayat-ayat mutasyabihaat,,tapi mereka mengartikan secara dzahir Al-Qur’an,,sehingga mereka percaya Allah itu bertempat,,Allah itu punya wajah dan tangan,,Allah itu duduk di atas Arsy,,dll

      Kenapa dibilang antek Yahudi??
      Karena Wahabiyyun suka memecah belah umat Islam dengan menghembuskan kata-kata BID’AH,,SESAT,,SYIRIK,,KHURAFAT pada amaliyah yang dilakukan ummat Islam.

  205. ini salah satu contoh dari sekian banyak kedustaan sobat karib kalian yah (SufiGaktobat2.wordpres) dalam kajian “ilmiah” nya. baca yah
    tuh ada scannernya juga mungkin ntar ampir sama ama si “pengarang” fitnah buku tersebut jadi yah hati2 aja cermati, telitilah dan fahamilah jgn ta’asub buta, kalo mau cari jalan kebenaran itu musti adil, amanah, ilmiah, TIDAK FANATIK BUTA akhi…
    BARAKALLAHUFIK…

  206. Buku tersebut terbnyata luar biasa, dijamin orang-orang Wahabi tidak bakal sanggup membantahnya. Sebabnya adalah buku tsb disertai full scan kitab yg disoroti sebagai kitab palsu bikinan wahabi. Wahabi itu para penipu tapi merasa benar, itulah konyolnya orang-orang wahabi.

    1. Betul Mas Joyo, kalau sudah ditunjukkan bukti-buktinya, tinggal dicek aja, nah disitu baru wahabi komentar, benar ndak isi buku, kalau benar, rujuk aja deh kepamahaman Ahlussunah. Salam buat Mas Joyo

      1. Mas Joyo dam Mas/mbak Dianth,

        Semoga Allah merahmati antum berdua

        Buku tersebut lemah seperti lemahnya sarang laba-laba, kalau antum pernah duduk di majelis2 taklimnya salaf tentunya buku itu sudah terbantahkan, bagaimana pendapat mengenai imam mahzab,Khawarij,syah dll bagaimana kami mencintai ulama2 mahzab mengambil kebaikan dari mereka tetapi tidak taklid buta(fanatik)
        Pernahkah antum hadiri kajian-kajian salaf…?
        Ana juga dari jawa timur keluarga ana kental dengan tradisi2 NU ( yang tercampur bid’ah ) tapi setelah ana ikuti kajian2 salaf maka menjadi jelaslah mana jalan yang lurus dan mana yang bengkok.

        1. Abu nurul@

          Kajian Salaf atau kajian Salafy? Beda lho antara Salaf dan Salafy, awas jangan tertipu, oke?

          Kalau SALAF tidak ada kaitan dengan Wahabi, tapi kalau SALAFY itu Wahabi itu sendiri.

  207. All salafy wahabi…. Nt semua punya penilaian negatif pada Kang Said, monggo saja. Tp ane jg punya info dan data sangat shahih ttng beliau yg jauh dr pemahaman kalian semua. Dan maaf ane tdk berhak utk tulis disini.

  208. @Mambaul Ilmi Zulfitri, betul juga ya!! Itu kan buku kritik, bukan akidah. Tinggal dibantah aza kalau memang ada yang ga benar. Pasti bisa ditelusuri penulisnya dan bisa dituntut kalau memang memfitnah. Tapi kalo memang mengenai akidah yang merupakan pokok ajaran Islam, kita memang perlu mengetahui sanad yang menulisnya. Maaf itu pendapat awam saya yang masih belajar dan hanya menyimak.

    1. Mambaul Ilmi Zulfitri n Bima AsSyafi’i@

      Ane setuju dg antum berdua, ahsantum. Begini kalau menurut yg yg ane tangkap dari ekspresi Yusuf @Ibrahim n anti nu@, mereka merasa dapat titik serang sehingga ngotot, he he he…. Selama ini mereka gak mampu menandingi hujjah anak-anak ASWAJA, jadi begitu merasa punya titik serang yg menurut mereka strategis, langsung deh “bombardir” dari titik sudut serangan tsb. Itulah konyolnya anak-anak wahabi, nalarnya cupet.

      1. Bersemangat sekali pak Joyo ini….

        Mudah-mudahan bersemangat juga untuk:
        #.Menjadikan Alloh sebagai tempat bergantung, tempat meminta,tempat bersandar.MEMURNIKAN do’a hanya pada Alloh Subhanahu wata’ala, bukan kepada Malaikat,Nabi,Wali APALAGI DUKUN..WAl’iyadu billah
        #.Menjadikan Rosululloh yang kita cintai sebagai suri tauladan, baik perkataan maupun perbuatan.Bukan ADAT ato NENEK MOYANG sebagai Suri tauladannya..

        Ya Alloh berikan kepada kami semua Hidayahmu…

        1. Mayoritas muslim termasuk sufi enjadikan Alloh sebagai tempat bergantung, tempat meminta,tempat bersandar.MEMURNIKAN do’a hanya pada Alloh Subhanahu wata’ala, bukan kepada Malaikat,Nabi,Wali APALAGI DUKUN..WAl’iyadu billah
          Menjadikan Rosululloh yang kita cintai sebagai suri tauladan, baik perkataan maupun perbuatan. Adat dan Nenek moyang bisa dijadikan teladan bila sesuai dengan nilai-nilai agama, kenapa tidak?

        2. Assalammualaikum wr wb.

          Mudah2 Allah slalu merahmati kita smua, meneguhkan iman kita dan mbimbing kita semua ke jalan yg di ridhai-Nya…Amin.
          Hal Rosul sbagi uswatun hasanah, akhir2 ini jarang kami temui secaa nyata dlm hal pergaulan sesama muslim dan muslim ke nonmuslim.
          #Dulu…Tatkala ada org baduy kencing didlm Masjid dan Sahabat akan memarahinya, Rosul mencegah sahabat yg akan mmarahinya.
          #Rosul sangat peduli dg tetangga dan org fakir-miskin-yatim-piatu…tetapi skrg antar tetangga muslim aja enggan silaturrahim…bahkan tdk bertegur sapa…bahkan tetangga mati kelaparan juga ga peduli…kita ribut BERANTEM.
          #Dulu…Rosul sangat mudah/cepat bersedekah mbantu yg kekurangan, bahkan ada yg bilang Rosul bagaikan angin dlm bersedekah/mbantu org fakir dsb…namun apa yg dilakukan kaum MUSLIMIN sekarang…pada BERANTEM.
          #Dulu Rosul berwasiat agar menghormati ke-2 ortunya dan org tua lain…namun anak muda sekarang gampang sekali menhujat dan meng-kafirkan-nya…

          Wahai …. Kaum yg ngaku Muslimin dan Muslimat…mari kita Jadikan Rosul sbagi contoh/uswah secara keseluruhan (JANGAN SBAGIAN SAJA)…dalam sgala hal. Moga Ampunan dan Lautan Rahmah Allah atas kita smua ..slaluslalu…Amin

  209. @anti nu & Yusuf Ibrahim:
    Buku ini bukan buku akidah bro,,hanya buku kritik
    Klo memang ente dan seluruh antek Wahabiyyun mau ngebantah,,beli bukunya,,kaji isinya,,trus bantah isinya.

    Seperti bukunya Mahrus Ali yg katanya ‘menggugat’ amaliyah syirik,,tim LBM NU pun g sombong buat beli bukunya,,dikaji isinya,,trus membuat bantahan terhadap si Mahrus Ali yg konyol itu.

    Klo emang ente mau ngebantah,,g usah sombong beli bukunya. Ntar ente buktiin dengan kitab asli yg dirujuk,,bener g apa yg dikritik.

    Masalah buku kritikan ente n Wahabiyyun nuntut pengetahuan penulisnya,,sanad keilmuannya,,dan lain sebagainya.
    Giliran masalah akidah,,ente taklid buta ama si Albani n Muhammad ibn Abdul Wahhab. Kenapa ente g selidiki,,siapa itu MiAW?? punya sanad g ke Rasulullah??
    Apalagi Albani,,sukanya kafir-kafirin orang sampe Imam Bukhari dikafir-kafirin,,eh ente taklid ama dia,,padahal Albani itu udah g kompeten,,g punya sanad keilmuan pula.

    Sadar oy,,ente salah ngomong pgn tahu sanad ilmu pd buku kritikan,,baca dulu baru komentar
    Cari tuh sanad ilmu si Albani yg ente taklid,,ada sanad g??

    1. -mambaul-

      “Seperti bukunya Mahrus Ali yg katanya ‘menggugat’ amaliyah syirik,,tim LBM NU pun g sombong buat beli bukunya,,dikaji isinya,,trus membuat bantahan terhadap si Mahrus Ali yg konyol itu….”
      ———————————-
      sayangnya buku LBM NU tsb sudah dibantah habis oleh Mahrus Ali di bukunya yg berjudul ” Sesat tanpa sadar……”, dan sampai detik ini pun belum ada buku bantahan thd karya Mahrus Ali tsb….

      “Sadar oy,,ente salah ngomong pgn tahu sanad ilmu pd buku kritikan,,baca dulu baru komentar
      Cari tuh sanad ilmu si Albani yg ente taklid,,ada sanad g??”
      ———————————————
      justru saya ini sedang menggunakan kaidah org2 seperti sampeyan mas, saya justru sedang menggunakan ‘senjata’ yg biasa kalian pakai utk ‘menyerang’ org2 wahhabi, makannya itu saya ingin tanya, syaikh idahram itu siapa? bagaimana latar belakang keilmuannya? pernah belajar dmna? kalo perlu saya meminjam ‘pertanyaan’ kalian, syaikh idahram itu punya sanad sampai Rasulullah atau tidak?

      jgn sampai org2 wahhabi yg tdk punya sanad sampai ke Rasulullah selalu di’serang’, tp org yg tdk dikenal sanad keilmuannya, jgnkan sanad keilmuan, identitasnya saja tdk dikenal, justru dibela dan dipakai kata-katanya…..entah logika apa yg dipakai..

      renungkanlah wahai orang-orang yg memiliki hati dan akal….!

      1. Yusuf Ibrahim@

        Sayangnya Mahrus Ali CS sampai hari ini tidak berani dialog langsung secara terbuka dg LBM NU Jember, dan saya jamin sampai kiyamat pun dia tak akan berani, sebab ilmunya hanya kelihatan seolah unggul secara monolog, tapi kalau secara dialog pasti keok, itulah ilmu Wahabi sudah terbukti di mana-mana di seluruh dunia.

        Maksudnya Whabi itu kelihatan hebat kalau ngomong sendirian, tapi begitu masuk sesi dialog pasti kedodoran. Lihat dialog Buya Yahya dg Wahabi Cirebon, lihat dialog LBM NU Jember dg Wakil Wahabi amat sangat kedodoran yg terjebak bikin istilah MU’min Musyrik, Mu’min kok musyrik itu ilmu apa, Brahim?

        1. -abu syamil-

          anggaplah Mahrus Ali pengecut (tidak berani) dialog secara terbuka, lantas bagaimana dg ‘syaikh idahram’ yg menyembunyikan identitasnya?

          kalaulah Mahrus Ali dikatakan pengecut, kenapa ‘syaikh idahram’ tidak anda katakan pengecut?
          ini suatu ketidak adilan….

          “Dan janganlah sekali-kali kebencianmu terhadap sesuatu kaum, mendorong kamu untuk berlaku tidak adil. Berlaku adillah, karena adil itu lebih dekat kepada takwa….” (Q.S Al-Maidah : 8)

          kalaulah cara dialog dianggap ‘tidak mempan’, yaa LBM NU tentunya tidak kehilangan akal bukan? kenapa mereka tidak terbitkan saja buku bantahan thd karya2-nya Mahrus Ali jika memang merasa sulit mengajak dialog dg Mahrus Ali? bukankah itu jauh lebih elegan dan ilmiah, drpd skedar dialog yg dikhawatirkan mengarah ke debat kusir tidak terarah seperti disini…

          sekedar mengingatkan, buku2nya Mahrus Ali dkk itu krng lbh ada 10 buku, tp bantahanya sendiri hanya baru ada 1 sejauh sepengetahuan saya dan itu pun sudah dibantah pula oleh Mahrus Ali dg bukunya…

          dan saya tidak ingin berlarut-larut tentng masalah ini (ttg Mahrus Ali)

          1. Sejauh yg saya tahu kenapa LBM NU Tidak bikin buku lainnya untuk membantah Mahrus Ali, karena buku-buku Mahrus Ali membicarakan hal yg sama atau muter-muter perso’alan isu-isu bid’ah, musyrik dll hal-hal yg disukai konsumen Wahabi.

            Saya tidak anggap Mahrus Ali pengecut, di situ yg saya maksud adalah rupanya Mahrus Ali tahudiri bahwa dirinya tidak memiliki kapasitas yg memadai untuk menandingi LBM NU Jember.

            Saya berani jamin Mahrus Ali tidak akan punya keberanian dialog langsung secara terbuka dan itu ciri-ciri penganut ajaran sesat menyesatkan. Kapasitas Mahrus Ali tidak memadai, saya aja bisa KO dia, sangat mudah sekali meng KO Wahabi jika dialog langsung, salah satu sebabnya mereka suka bikin pernyataan kontradiksi tanpa sadar, yg ini menunjukkan ilmunya tidak memiliki dasar yg kokoh sehingga menimbulkan kontradiksi.

  210. nah lo…
    PERTANYAAN YANG SANGAT..SANGATT.. SANGATTTTTTT SULIIITTTTTTTTT SEKALI BAGI AHLUL AHWA UNTUK MENJAWAB PERTANYAAN YG SANGAT GAMPANG BAGI ORANG2 YANG JUJUR, ILMIAH, ADIL, BERILMU, AMANAH.. TAPI SAYANGNYA TIDAK BISA DIJAWAB BAGI ORANG YANG SEBALIKNYA.
    WALLAHUALAM

    1. @abu jufri:
      Sangat sulit?? Yg menyulitkan itu ente ato kami??
      Disuruh beli bukunya dan kaji isinya aja kebanyakan tanya,,kebanyakan alasan.

      Ente Wahabiyyun itu sama kayak Bani Israil. Disuruh cari sapi betina,,tanya warnanya. Diberi tahu warnanya,,tanya jenisnya. Diberi tahu jenisnya,,tanya lainnya. Tanya,,tanya,,tanya aja.
      G beda ama Bani Israil,,takut ketahuan belangnya,,eh kebanyakan tanya.

      Baca bukunya,,klo emang ada yg salah menurut ente,,diskusiin disini,,jangan cuma tanya aja.

  211. @abu jamal ane hormati kyknan antm ,walaupun berbeda manhaj tp antum menghormati,itu yng ilmiah tdk menggunakan kata2 kasar atw memprovokasi yng lainya,ana tdk mempermasalahkan cara ibadah selain ana tp klo ana berbeda jngn di masalahkan juga..

    1. @anti nu
      Sapa juga yg mempermasalahkan amaliyah ente??
      Ente g ikut Mauludan,,emg ada yg gugat ente??
      Ente g ikut dzikir & tahlilan,,emg ada yg ngatain ente sesat??
      Ente g ikut ziarah kubur,,emg ada yg kafir-kafirin ente & ngatain ente musyrik??

      Sadar diri,,ente bikin nama pun g ngaca. anti nu,,ngapain ente anti ama NU??
      Apa ente pernah dikatain sesat,,dikatain musyrik,,dikatain kafir ama orang NU??

      Ngaca dulu,,siapa yg suka kafir-kafirin orang masalah ibadah?? Ente & antek Wahabiyyun,,ato Aswaja??

      1. Sudah jelas si anti nu itu antek wahabi, jongosnya dinasti saud, kaki tangannya yahudi yang dapat dana dari petro realnya saudi arabia untk menafkahi hidupnya.

        1. iya mbah abu jamal, jangan pake bahasa kasar dan provokatif..
          eh mbah, kalo nama ‘anti nu’ itu provokatif gak ya mbah??????????????

          salam kanal dari santri yg terpengaruh wahabi, tp insyaalloh sedang menuju tobat.

  212. betul akh yusuf ,seorang penulis hrsnya ad biografinya yng jelas..klo ngk ad gimana bukunya mau di bacå yng ngarang aj ngk jelas .,-.@dianth wahaby orang yng taat ama pemerintah dan anti makar /kekerasan
    apalagi sesama muslim ,p’de smuanya yng demo,bkn rusuh,yng membunuh aparat satpol pp org mana?

    1. kalo penerbit yang memotong / membuang / mengedit karya ulama, tanpa penjelasan dll, namanya apa ya?? Bukannya itu namanya memfitnah ulama? Dan menyesatkan pembaca / kaum muslimin, karena isinya pastilah sudah berbeda dengan kitab aslinya ??

      masalah buku di atas, ente aja belum baca isinya kan ???….
      masalah pengarang ga jelas, ente bisa tanya / korespondensi aja langsung dengan yang memberi pengantar, apa bener beliau Bpk. Said Agil dan Bpk. Azyumardi benar-benar memberi pengantar pada buku tersebut? Beliau kan orang “ngetop”. Pasti gampang bertanya lewat email, facebook atau hotlinenya barangkali…..

    2. anti Nu, wahabi itu mengajarkan taat ama pemerintah setelah mereka memberontak dan menggulingkan pemimpin syah atas Haramain, setelah mereka berkuasa maka mereka katakan haram hukumnya membuat makar kepada pemerintah….. lihai juga ya… kalau sesama muslim sih sepertinya mereka pandai melihat situasi, kalau mereka berkuasa kekerasan fisik sudah dimulai kok dari awal kekuasaanya, kalau belum berkuasa, mereka melakukan teror, baik menjadi teroris bom maupun ‘teroris tafkiri’, yang gemar menteror melaui buletin, majalah, situs-situs internet dsb yang isinya menghujat, membidahkan, menyesatkan, mengaramkan amalan-amalan (masalah khilafiyah) kelompok lain yang berbeda paham dengan alasan dakwah salaf.
      “yng demo,bkn rusuh,yng membunuh aparat satpol pp org mana”? kalau itu sih urusan lain mas, hal itu terjadi karena adanya pembelaan diri dan adanya penyusup-penyusup yang melampiaskan dendamnya kepada aparat, ini masalah konflik massa dengan pemerintah. Berbeda dengan kelompok yang membunuh manusia dengan alasan tauhid dan dakwah agama.

  213. BUAT ALL PENGUNJUNG UMMATI

    DI JAMAN YANG SERBA RUWET DAN SERBA KONSUMTIF/HEDONIS SERTA PECINTA DUNIA INI, AYO DAN MARILAH KITA DEKATI DAN PEGANGI ULAMA-ULAMA YANG MEMPUNYAI SANAD KEILMUAN SAMPAI ROSULALLAH.

  214. Kanggo mas usuf brahim sama konco2nya mendingan ente baca dulu bukunya. Didlmnya kan ada bukti2 otentik tuh kitab2 ulama apa aja ama dibagian mana yg dipalsukannya. Nah klo ente pd masih blum puas tinggal buktiin langsung dah cari rujukan kitab2nya ntu. Smoga ente lebih terbuka kalo emang berjiwa tolibiin. okeh…

  215. @yusuf ibrahim, kalau memang ente mencari Penulis yg kompeten dibidangnya kenapa ente membaca buku-buku wahabi yg tidak kompeten membahas masalah tahlilan, maulid, zikir jamaah dan tawasul? Coba anda baca penulis yg kompeten membahas masalah ini, tentu ente bisa memahami dan penuh toleransi terhadap mereka yg mengamalkannya.

    1. -dianth-

      jawabannya hanya berputar-putar mas, pertanyaan saya hanya siapa syaikh idahram? bagaimana riwayat keilmuannya? karya-karya apa saja yg sudah ia berikan utk umat selama ini sebelumnya?

      1. Yusuf Ibrahim@

        Ente ngotot amat Mas Brahim, punya rencana untuk menmbunuhnya ya?

        Kita semua tahu bahwa di antara pengikut Wahabi itu ada yg amat sangat ekstreem dan fatalis sampai menghalalkan darah sesama muslim. Tentu anda mudeng dg jawaban saya ini kalau memang nte cerdas Mas Brahim.

        1. -joymarto-

          “Ente ngotot amat Mas Brahim, punya rencana untuk menmbunuhnya ya?….”
          ——————
          “Hai orang-orang yang beriman, jauhilah kebanyakan purba-sangka (kecurigaan), karena sebagian dari purba-sangka itu dosa….” (Q.S Al-Hujaraat : 12)

          Semoga Allah Subhanahu wata’ala melindungi saya dari segala macam purba-sangka…..Aminn

          1. Mas Brahim, syukurlah kalau begitu, artinya antum masih ada kenungkinan menemukan kebenaran, terus berjuang Mas, carilah kebenaran dg merenungkan ap-apa yg baru antum dapatkan dalam diskusi, insyaallah dapat Hidayah-NYA, amin….

          2. MUDAH2MUDAHAN MAS JOMARTO JUGA DAPET HIDAYAH JUGE YEH….ANE DOAIN NT IKUT YANG KATA NT SEKTE WAHABI…….INSYAALLAH…..JAUHKAN DIRI DARI SIFAT HASAD YA MAS…ISTIGFAR AJE…..

          3. Mudah-mudahan semua kembali ke dalam akidah yang benar, yang disepakati namanya Ahlussunah wal jamaah.

      2. @yusuf Ibrahim, Syeikh Idahram bisa jadi adalah nama samaran, adapun riwayat keilmuannya tentu saja juga tidak diperlihatkannya, tinggal kita lihat saja pembahasannya, kalau kita sudah membaca dan memahami tulisannya tentu kita bisa menilai tingkat keilmuan beliau, masalah karya-karyanya kita tunggu saja selanjutnya, kan Syekh Idahram baru muncul.

        1. Nah, Mas Dianth tuh cerdas banget, Nama samaran itulah maksud saya Mas….

          Kalau mau tahu tingkat keilmuanya, ya harus baca dulu bukunya baru bisa menilai.

          Yang sudah pasti, jelas hebatlah beliau itu….

        2. -dianth-

          “syeikh Idahram bisa jadi adalah nama samaran, adapun riwayat keilmuannya tentu saja juga tidak diperlihatkannya….”
          ——————————–
          tidak bisa diterima oleh nalar mas, kalo nalar kita masih bersih, tentu kita tidak akan mudah percaya begitu saja dengan org yg tidak dikenal….

          jgn sampai kita memiliki kaidah ; “selama isinya menghujat ‘wahhabi’, walaupun itu keluar dari mulut-mulut org liberal, org tdk dikenal, orientalis, zindiq, tdk hapal Qur’an, maka itulah kebenaran.”

          1. Mas Brahim, syekh Idahram itu mengemukakan fakta full scan isi kitab antara yg dipalsukandg yg asli, terus antum sebut dia menghujat Wahabi, itu bagamana penjelasannya Mas Brahim? Bukankah seharusnya antum berterimakasih karena dikasih tahu tentang ketidak-benaran itu? Bagaimana antum ini Mas, heran banget saya pada Mas Brahim ini.

  216. @anti nu, dari jawaban-jawaban nt nampak jelas jalan pemikiran ente dan pemahaman ente. Wahabi ente bilang sudah biasa di fitnah, dilecehkan, ditertawain, bukannya wahabi yg biasanya memfitnah, melecehkan dan mentertawakan pemahaman kelompok lain. Contohnya aja menfitnah dan melecehkan orang yg ziarah kubur, dgn mengatakan musyrik dan kuburiyin, tapi ketika ada yg memberikan fakta tentang pemalsuan kitab dianggap melecehkan dan fitnah pula. Dari perkataan ente yg bilang jihad melawan kesesatan, nampak jelas kalau ente menganggap dakwah ente kepada kami beraroma perang terhadap orang kafir. Hey bos, kami kalaupun berdakwah ke arab saudi tidak akan menganggap wahabi kafir, dan bukan jihad seperti melawan orang kafir bung, tidak perlu kekerasan kan? Kenapa pikiran orang-orang seperti ente selalu berpikiran seperti itu kepada sesama muslim?

  217. kalo boleh tau, syaikh idahram itu siapa ya? darimana asalnya, gurunya siapa, pernah belajar dimana, lulusan mana, dan karya-karyanya selama ini untuk dunia Islam itu apa saja?

    termia kasih…

    1. Yusuf Ibrahim@

      Syaikh Idahram tidak lain adalah penulis buku trilogi Salafy Wahabi:

      1- “Sejarah Berdarah Sekte Salafi Wahabi”

      2- “Mereka Memalsukan Kitab-Kitab Karya Ulama Klasik: Episode Kebohongan Publik Sekte Salafi Wahabi”

      3- “Ulama Sejagad Menggugat Salafi Wahabi”, buku yg ketega ini baru akan terbit, kita tuinggu ya?

  218. Yusuf Ibrahim@

    Mas Brahim jangan kebakaran jenggot melulu ntar habis jenggotnya, solusinya gampang banget lho, segera beli bukunya di Gramedia atau Gunung Agung atau Kharisma, lalu baca dan kalau antum menemukan hal yg tidak benar silahkan bantah, oke bos? Eh, belinya jangan di toko buku Wahabi, dijamin tidak ada. Namanya juga Wahabi, mana ada yg berani jualan buku yg mengkritiknya. Begitulah kalau mempertahankan kesesatan, tidak berani terbuka terhadap kritik.

    1. -joyo marto-
      “Mas Brahim jangan kebakaran jenggot melulu ntar habis jenggotnya….”
      ——————————-
      “Hai orang-orang yang beriman, janganlah satu kaum mengolok-olok kaum yang lain. Boleh jadi mereka yang diolok-olok lebih baik daripada mereka yang mengolok-olok….” (Q.S Al-Hujaraat : 11)

      saya mau tanya nih mas joy, syaikh idahram itu siapa ya? maaf aja saya ga mau beli buku kalo penulisnya saja saya sendiri msh belum kenal mengenai kredibilitasnya? saya lebih suka membaca buku dengan penulis yg memang kompeten di bidangnya….

      terima kasih…..

      1. sekedar mengingatkan,

        Allah Subhanahu wata’ala berfirman ;

        “Hai orang-orang yang beriman, jika datang kepadamu orang fasik membawa suatu berita, maka periksalah dengan teliti agar kamu tidak menimpakan suatu musibah kepada suatu kaum tanpa mengetahui keadaannya yang menyebabkan kamu menyesal atas perbuatanmu itu.” (Q.S Al-Hujaraat : 6)

          1. he..he..
            ente yg nanya,maka nya baca,,
            nggak usah syeh yg ente sebut dah coba aja cari mbah google,buku ape aja tuh yg telah di….oleh kaum sawah…ntar ade scan kitab nya..

      2. Seorang penulis kalau dia sudah bisa menunjukkan fakta-fakta yg kuat dan tak mungkin digugat/dibantah maka otomatis penulis tersebut sudah memiliki kompeten. Gito lho Mas Brahim. Dan perlu Mas Brahin tahu, jika ada yg coba membantah buku-buku tulisan Syekh Idahram bisa diibaratkan orang tsb meludah ke langit maka akan kena muka sendiri. Hasilnya hanya akan malu-maluin aja.

  219. walah….yg memberikan kata pengantar aja org2 liberal….sudah hal yg lumrah jika org2 liberal memusuhi wahhabi, jadi kesimpulannya barangsiapa yg memusuhi wahhabi yaa itu artinya mereka sama dg org2 liberal tsb….
    tp kalo org yg tdk suka dg wahhabi ini tdk ingin disamakan dg org2 liberal tsb yaa itu artinya mereka hanya berbeda manhaj beragama tp jika dalam urusan memusuhi/memerangi wahhabi, mereka bersatu…..lucu memang….

  220. klo dijawab ,pasti lngsng dibantah dan saya udh tahu bantahanya pasti yng blng wahaby sesat,suka memalsukan kitab,dan seabrek kesesatan …buat wahaby. di artikel lain udh dijawab ikhwan wahaby jd ngk ush dijwab lag P’de.

    1. @anti nu

      Wah nt sakti dong bisa nebak ane he he he, tp salah tuh. Ane cuman pingin tahu saja jawaban menurut nt. Ane juga ga ada niatan untuk debat kusir sama nt kok dan kalaupun ane tahu jawaban nt itu hanya untuk kajian ilmiyah mas.
      Soal nt tetap meyakini pemahaman nt, ane hormati kok dan sebaliknya.

      So, singkatnya mari kita bandingkan jawaban nt dan pemahaman ane. Gitu aja lho mas…

  221. Lho, pak de tanya sm nt dan jawb dong. Pertanyaan pak de kan arti dr rububiyah dan uluhiyah itu apa? Tentu aja versi nt dong

  222. @p’de jamal kan p’dé udh tahu 3 tauhid itu yng ktnya bkn wahaby sesat ,jd ngk ush didebatkan .p’de lbh tau jawabanya

    1. tauhid tiga (3) itu persis sama dg TRINITAS KRISTEN. Itu bukan ajaran Islam, tapi ajaran meniru aqidah kristen, inilah yg segera disadar oleh para pengikut Wahabi. Untuk lebih jelasnya silahkan baca di sini, KLIK

  223. @p’de nur nggk jelas gimana ?kajian tiap ahad,ad radionya’tv streming,krng jelas gimana …klo sesat dan menyesatkan umat islam membubarkan gampang pk aj kepres,atw yng lainya toh klo ad peraturan dr penerintah ya pastti dituruti wahaby,orng wahaby anti demo ama makar ama penguasa yng sah

  224. klo pendapat p’de benar hrsnya sampai kemanapun p’de ikuti itu baru jihad melawan kesesatan klo cuma kekerasan ama fitnah udah ngk berani ,kpn islam bsa ditegakkan di muka bumi,klo wahaby udah biasa difitnah ,ditertawain,dilecehkan p’de..sehari hari ,jd ngk kaget biasa aj.

    1. SETUJU…..KITA MINORITAS YANG INSYAALLAH PUNYA AKHLAK MULIA TANPA HARUS PUNYA RASA DENGKI,HASAD,HAWA,KITE SEBETULNYE ORANG NU MAS CUMA NU YANG MANE DULU….HIDUP NU………KITA JUGA PENGIKUT ULAMA……..

      1. Kalau punya akhlak tentulah wahabi tidak memaksakan kehendak dan pemahamannya dan tentu saja mereka tidak memulai perang ini dengan kelompok asyariyah dan maturudiyah serta ahli sufi…. kenyataannya merekalah yang menurutkan nafsu kefanatikannya atas pemahaman agamanya serta menampakkan kedengkian, hasadnya kepada kelompok ulama ahlussunah, bisa kita lihat di situs-situs resmi wahabi, isinya banyak yang menyesatkan-nyesatkan para ulama di luar golongannya.

  225. @anti nu, kami mau aja ke mekah n madinah, elo kok pura-pura ndak tahu kalau wahabi dibeckingi oleh kekerasan, coba eloe ingat-ingat bagaimana demonstran asal iran dihabisi. Ajaran agama kok dikawal dgn kekejaman.

  226. @anti nu, mengatakan kaum muslimin minta berkah kepada penghuni kubur, musyrik, itu udah basi. Emang loe ndak pernah berharap berkah dari Allah. Pantas aja pikiran kaum wahabi banyak negatifnya dan Ajarannya malah membuat permusuhan n perpecahan sesama muslim, karena ndak ada berkahnya.

    1. UDAH PADE BELAJAR DULU NYANG BENER JANGAN BERDEBAT DI SINI GA ADA MANFAATNYE BUAT KITE ………BELAJAR BELAJAR DAN BELAJAR JANGAN PADA NGOCEH KAGA ADE JUNTRUNGANYE…….BAHAYA BUAT HATI ANTUM SEMUA….YANG JADI MASALAH ITU PENULIS BUKU BERANINYE NGOMONG DI BELAKANG DOANG…..COBA DONG DIALOG LAGI ….BUAT ORANG YG PUNYA SEDIKIT ILMU PASTI BAKALAN KITE TEMUIN KESESAT DARI SANG PENULIS BUKU…MEREKA CUMA PAKE RASA HASAD,DENGKI,AHLUL HAWA…..LIAT AJE MUKA MUKA NYE…..GA BERSINAR…KARENA HATINYE PENUH DENGAN RASA DENGKI. HASAD. GA SUKA KALO SUNNAH BERKEMBANG…..JADI SEBETULNYE CUMA DUA ORANG PENULIS AJE YANG PALING BENAR GELARNYE AJE PROFESOR DR………

      1. mas, yang hasad dengki dsbnya tuh yang suka meributkan dan mempermasalahkan masalah khilafiyah. Masalah muka nggak bersinar tuh ente bisa liat sendiri ulama mana yang mukanya paling serem. Alhamdulillah kebanyakan ulama aswaja dan sufi bila kita memandang wajahnya kita akan ingat Allah.

  227. ziarah kubur ngk syirik tp meminta berkah penghuni kubur yng syirik p’de
    ..gimana tho ,ktya wahaby sesat hrsnya aswaja katanya…
    berani ke mekah dan
    madinah bahwa tata cara ibadah disana sesat jngn cuma di jawa timur menghujat ulama saudi buktikan klo p’de semua benar menurut qur’an dan sunnah.

  228. anti nu :
    ahmadiyah jelas sesat mui berani berfatwa,ldìi juga sesat fatwa mui .,knpa wahaby ngk disesatkan klo bkn resah ,bkn kerusuhan bkn teroris .artnya mui mengerti dan memahami bahwa yng dituduhkan kpd wahaby tdk benar…
    klo ad bukti yng dipercaya MUI bhwa wahaby sprti itu dr dulu vdah dilarang di indonesia..BUKTINYa AMAn2 SAJA

    eh mas anti panu, nih gw jelasin biar ngarti masalah Fatwa sesat MUI. Entu Ahmadiyah dan LDII jelas sesat karena ude kagak sefaham ame Ahlussunnah wal Jama’ah yg sebenernye dan banyak penyimpangan yg terjadi di tengah2 ummat. Karena mereka berbentuk badan organisasi resmi, makanye MUI lgs berfatwa (secara organisasi) mereka adalah (organisasi) sesat. Nah, kalo Wahabi agak runyem masalahnye. Mo dibubarin, kagak ade oragnisasinye…alias pade pake topeng (ngumpet-ngumpet). Liat aje tuh, dulu pake name Salafi (biar kesannye sesuai ame salafush sholeh). Trus die ngaku juge Ahlussunnah wal Jama’ah, nah yg enni lbh kgk pas lagi AQIDAH nye aje ude beda. Orang awwam juge tau kalo Aswaja yg bener tuh Aqidah Asy’ariyah. Jadi kalo emang GENTLE, bikin dong organisasi pake nama Wahabi, jadi biar gampang MUI ngeluarin fatwa sesatnye…!!!

    Ane bise usulin beberapa name buat organisasi ente :
    1. Wahabi Indonesia Pembaharuan jaya, disingkat WAHAI BAHAYA
    2. Kesatuan Bocah Salafi Wahabi, disingkat KEBO SAWAH

    >>>lanjut bang….

    1. @ anti nu
      nama organisasi ente yg diusulkan Bang Nur, boleh dipake soalnya bagus juga singkatannya dan enak diucapkan.

  229. klo ulama saudi wahaby dan kelakuanya sprt yng p,de sebutkan ,pastinya dunia akan mengecam dan melarang ulama saudi utk menjaga mekah/madinah krna islam bkn punya orng saudi ,klo p de semuanya benar bawa hujjah anda ke saudi ganti ulama saudi dng ULAMA NU atw sejenisnya.klo anda benar
    jngan takut…rubah tradisi arab dng tradisi NU biar rame

    1. @ anti nu
      Mekah/Madinah memang bukan punya orang saudi, tapi dinasti saudi punya yahudi/ amerika karena saudi arabia itu terbentuk atas dukungan inggris dan yahudi juga dinasti saud itu masih keturunan muawiyah yang yahudi.
      Coba kalau berani hancurkan makam Nabi SAW dan kedua sahabatnya di masjid Nabawi kalo wahabi berani sekalian aja hancurkan ka’bah, yg katanya wahabi ziarah kubur syirik.

      1. Innalillah, barang siapa yang menyakiti Rasulnya berarti dia memusi Allah. Apakah anda tidak merasa menyakiti Rasulullah bila ingin menghancurkan makamnya?

      2. Innalillah, barang siapa yang menyakiti Rasulnya berarti dia memusuhi Allah. Apakah anda tidak merasa menyakiti Rasulullah bila ingin menghancurkan makamnya?

  230. Ibarat gedung tinggi, fondasinya retak2. Memang gedungnya mewah dan indah tampaknya. Nah, apa tdk bhy? Ini analisa orang desa Jawa Timur

  231. Sesatnya wahabi itu samar2, jd MUI gak brani terang2an memvonis sesat. Tp biarpun samar tp sngt fatal lho.

      1. Ya menurut iman kita lah…. fatal sekali karena menganggap mayoritas muslim sesat dan telah keluar dari jalan sunnah. Padahal mayoritas muslim memegang akidah asyariyah dan maturudiyah / ahlussunah wal jamaah.

  232. Wah berad juga mas, klo MUI sampe mefatwakan Wahabi Sesat….
    mengapa??? Klo di itung-itung resikonya terlalu besar???

    coba klo wahabi itu bukan jadi madzhab resmi di ARAB SAUDI, mungkin sudah dari dulu ulama indonesia lantang dan terang-terangan bilang wahabi sesat.

    masalahnya Mekah Medinah wahabi yang megang coi,
    klo ulama indonesia bilang wahabi sesat bisa-bisa orang indonesia dipersulit naik hajinya…..ha2x
    yang ada bisa diperlakukan seperti kebanyakan TKI di Arab Saudi
    ckckckkckkkk….!!!!

    sorry mas ojo panas….iki cuman komentare wong ndeso
    ojo dimasuki hati…he2x

  233. ahmadiyah jelas sesat mui berani berfatwa,ldìi juga sesat fatwa mui .,knpa wahaby ngk disesatkan klo bkn resah ,bkn kerusuhan bkn teroris .artnya mui mengerti dan memahami bahwa yng dituduhkan kpd wahaby tdk benar…
    klo ad bukti yng dipercaya MUI bhwa wahaby sprti itu dr dulu vdah dilarang di indonesia..BUKTINYa AMAn2 SAJA

    1. anti nu@

      Kalau itu sih tidak perlu mikir sampai botak Mas, sebabnya kenapa MUI tidak memvonis sesat Salafy Wahabi adalah karena MUI takut ummat Islam Indonesia dilarang pergi Haji ke Makkah Al Mukarromah dan Ziarah Makam Nabi Saw. Seandainya Induk Wahabi itu bukan penguasa Haromain, pastilah akan sangat mudah menjatuhkan vonisnya. Itulah problemnya, kalau saja pusat Wahabi itu ada di Iraq atau di Inggris/Amerika, tentu Ummat Islam akan lebih mudah semudah memvonis sesat Ahmadiyah. Paham Mas? Semoga yg lain juga bisa paham akan hal ini, agar ke depannya tidak bertanya lagi dg pertanyaan bodoh seperti pertanyaan si @Antinu ini.

        1. justru paling masuk akal. selama mekkah dan madinah dikuasai oleh Wahabi, tentu saja kita berhati-hati dalam menanggapinya. Alhamdulillah walaupun wahabi menguasai secara zhahir, tapi secara ruhani mekkah dan madinah tetap dikuasai oleh ulama Aswaja.

    2. @ anti nu
      wahabi itu gak terang2an menamakan dirinya Wahabi (seperti halnya Ahmadiyah) tapi malah mengaku-ngaku Salafy, mengaku-ngaku ASWAJA tapi palsu yg tujuannya untuk memecah belah Umat Islam dan berkonspirasi dengan yahudi. coba kalo terang2an menamakan WAHABI, mengaku Islam tapi sesat karena bertauhid tiga (trinitas) pastilah gampang membubarkannnya.

      sorri juga ya mas …. ini juga komentarnya orang awam dari desa …. ha3x

    3. MUI bagaikan menghadapi buah simalakama, Kalau Salafy Wahabi divonis sesat akibatnya jama’ah haji indonesia pasti akan distop oleh saudi. Sedangkan kalau dibiarkan terus berkembang menimbulkan kekacauan di tengah kaum Muslimin. Tapi yg diambil MUI sudah benar dg membiarkan kesesatan Salafy Wahabi, biar ummat Islam sendiri yg menghadapinya, ini lebih menguintungkan daripada Ummat Islam nggak bisa pergi Haji. Gemana setuju kan dg MUI?

      He he he…. maaf, ini juga analisa dari wong kampung sarungan cingkrang (bukan celana cingkrang), he he he…..

  234. Sepertinya 2 buku dari Syaikh Idahram sudah membuat temen-temen SAWAH kelimpungan…???
    Mari kita tunggu buku ke-3 Syaikh Idahram…
    Mampukah temen-temen SAWAH bertahan….???
    Masihkah temen-temen SAWAH Berkelit…???
    Semoga buku tersebut membuka pintu gerbang Hidayah bagi kita semua wabil khusus temen-temen SAWAH untuk kembali duduk bersama satu majelis dalam Akidah ASWAJA. Aamiin ya Robbal ‘Aalamiin

    to be continued….

  235. MUI memang belum mengatakan sesat, bukan tidak. Kalau logika ini anda pakaì, kenapa ya wahabi berani menyesatkan sufi, asy ariyah dan maturidiyah? Ulama-ulama MUI tentu tidak sembarangan menuduh suatu kelompok sesat, seperti ulama wahabi, masalah ahmadiyah juga dikaji dgn mendalam. Sebenarnya sederhana saja, kelompok yg mengatakan akidah mayoritas ulama dan umat islam adalah sesat, tentulah kelompok itu sempalan alias kelompok sesat. Karena nabi telah mengatakan bahwa mayoritas ulama tidak akan sepakat dalam kesesatan. Apalagi masalah akidah.

  236. anti nu :
    wahabi sekarang lebih berkembang di jabodetabek krna selain wahaby ngk fokus dakwah ,sibuk ngurusin organesasi ama partainya.
    klo nggk sibuk ngurusin org lain yng jelas non muslim , nu banyak pengikutnya tp bnyakan ngikut2 ngk tau tu7anya
    kemana..ngk percaya? tanyakan pd rumput yng bergoyang…

    Majelis Rasulullah SAW sekarang lebih berkembang di seluruh Indonesia bahkan ke negeri tetangga. Karena dakwah MR jelas mengajarkan keluhuran akhlaq Rasulullah SAW dan membuat simpati orang2 yg kafir menjadi Muslim. Tapi sayangnya, nun jauh di pelosok pinggiran2 Jakarta, aktifis2 RODJA sibuk mencari dan mengumpulkan DALIL untuk mentakfir orang yang sudah memeluk Islam.

    LIHATLAH DENGAN AQAL DAN FIKIRANMU SERTA HATI YANG BERSIH WAHAI SAUDARA2KU AKTIFIS-AKTIFIS RODJA. PERBUATAN MANA YANG LEBIH BANYAK KALIAN PERBUAT….? BERDAKWAH UNTUK KAFIR MENJADI MUSLIM ATAU SEBALIKNYA BERDAKWAH UNTUK MENGKAFIRKAN YANG SUDAH MUSLIM…???

    tambahan lagi >>> penggunaan nama antum (anti nu) semakin mencerminkan sifat KEDENGKIAN DALAM KEBODOHAN…

    1. OH IYA JANGAN LUPA MR YG ADA INI JUGA LOYAL DGN SBY…..G USAH DITUTUPIN DAH SDH JELAS SBY CERAMAH INDONESIA BUKAN NEGARA ISLAM JD INTE MAU NGIKUT SISTEM JAHILIYYAH YA DEMOKRASI PANCASILA……….YG MEMBUANG HUKUM ALLAH DIGANTI DGN UU BUATAN MANUSIA

  237. Salafy – Wahaby (Sa-Wah) atau al-Salafiyuun al-Cingkrangiyuun…mereka membutakan diri sendiri…mereka bagaikan binatang…bahkan mereka lebih sesat….ulaaika kal-an’aami..bal hum adloll…
    Buktinya: Mrk tidak pernah mau tahu bahwa penggembala-penggembala mereka sesungguhnya telah membuang dan memalsukan isi kitab-kitab ahlusunnah yang tidak sesuai dengan hawa nafsu mereka…

  238. Alhamdulillah buku dari Syaikh Idahram ini sangat ilmiah dan menelanjangi kebusukan Wahabi. Saya nantikan buku ketiganya.

  239. wahabi sekarang lebih berkembang di jabodetabek krna selain wahaby ngk fokus dakwah ,sibuk ngurusin organesasi ama partainya.
    klo nggk sibuk ngurusin org lain yng jelas non muslim , nu banyak pengikutnya tp bnyakan ngikut2 ngk tau tu7anya
    kemana..ngk percaya? tanyakan pd rumput yng bergoyang…

    1. Wahabi banyak di jakarta bukan untuk berdakwah, tetapi sibuk untuk mencuci otak orang yg belum paham supaya membid’ahkan dan mensyirikkan amalan maulid, tahlil, tawassul.

  240. @Dianth

    Iya mas memang betul itu dan yg paling banyak di otak-atik wahabiyun adalah kitab fiqh, hadists dan kalam. Kalau ada bab yg ga sesuai dengan kaum wahabi pasti diubah/dihilangkan dengan tujuan agar sesuai dengan akidah wahabiyun. Ini kan pelecehan intelektual yg luar biasa. Apa syekh-syekh yg melakukan ini punya malu? Kalau ga punya malu ya sama aja dengan gila. Dakwahnya ga elegan sama sekali, menjijikkan.

  241. Turaats atau khazanah / warisan klasik agama ini diwariskan oleh 4 kelompok besar. 1) kelompok fuqaha (ulama fikih), termasuk kelompok ini adalah imam-imam mazhab dan murid-muridnya. 2) kelompok muhadditsin (para ulama hadist), termasuk kelompok ini adalah pengarang kitab hadist yg enam atau sembilan. 3) kelompok mutakallimin (ulama ilmu kalam), kelompok ini yg paling menonjol dari kalangan ahlussunah adalah para ulama asy ariyah dan maturudiyah. 4) kelompok sufi, yg memberikan perhatian terhadap kehidupan spiritual dan ahlak. …. Mereka semua telah berjasa terhadap islam sesuai kemampuan dan perjuangan mereka. Maka tidak ada seorang muslim pun yg sehat akal dan jiwanya meremehkan dan membuang salah satu daripadanya. maka pengkajian terhadap turaats tentu sangat penting, maka kita sudak ketahui pula bahwa dari dulu upaya-upaya memalsukan dan merubah turaats kita telah ada, maka tiada lain yg melakukannya adalah kelompok ahli bidah.

  242. Kelompok yg suka merubah dan memalsukan apalagi melenyapkan kitab-kitab warisan ulama adalah termasuk pembunuh turaats, Abdul Halim Abu Syuqqah, dalam bukunya Naqd al-Aql al muslim, berkata : turaats kita menghadapi 3 kelompok pembunuh, yaitu, 1. Kelompok yg membencinya, yg membunuh turaats itu karena kebenciannya terhadap turaats. 2. Kelompok yg bodoh, yg membunuh turaats itu dgn memperlakukannya tidak layak. Dan 3. Kelompok yg berjiwa lemah, yg membunuh turaats itu karena sedikitnya pemahaman terhadap turaats. Kelompok pertama ada 2 golongan. 1) golongan yg membenci turaats karena pandangannya yg salah terhadap turaats, kelompok ini masih bisa diluruskan. 2) golongan yg membenci turaats karena kedengkiannya terhadap ilmu dan ulama. Kelompok ini tak dapat lagi diperbaiki. … Seharusnya apapun sikap dan penilaian kita terhadap pengarang kitab maupun ajarannya tidak mesti membuat kita tidak adil. Pengkajian terhadap kitab-kitab warisan ulama harus jujur dan terbuka.

  243. @anti nu, kebiasaan anda tidak mau datang bila tak ada amplop adalah kebiasaan jelek, pantas saja anda anti nu, lah wong ahlaknya bejat, kalau anda berahlak mulia tentu akan datang tahlilan ada atau tanpa amplop dan makanan. Kalau belum tobat ya jadi begini.

  244. Kalau panik, komen sal-wah jd ga fokus pd tema awal. Ngoceh kayak bebek ga jls maknanya. Maklum ga punya HATI YG JERNIH

  245. @mas Baìhaqi, pengikut wahabi memang benar menutup mata terhadap info-info dari luar, walaupun hal tersebut adalah fakta. Saya rasa hal ini terkait dengan doktrin fanatisme yang telah membutakan pikirannya. Karena yg ada di otaknya adalah bahwa merekalah satu-satunya pewaris manhaj salaf, kebenaran hanya satu, diluar kelompok mereka adalah ahli bidah, dsbnya. Yah begitulah, awalnya adalah ujub dan bangga akan amal dan pahamnya sendiri, akhirnya jadi buta. Beginilah akhirnya orang-orang yg memahami agama secara tekstualis dan memandang formalitas agama semata, sedangkan akalnya dibuang jauh-jauh.

  246. besuk hari kamis malam jumat yasinan ama tahlilan di rumah kang parjo
    dpt amplop trs bwa berkat double.klo ngk ad amplop ngk usah datang .kebiasaanku jaman dulu kang …ama tmn sekampung .

  247. Kalau memang Sa-Wah itu benar, coba buat buku yang membantah dengan bukti2 yang autentik. Jika mereka hanya bilang “buku itu fitnah, ini fitnah”, sungguh semakin jelas kebobrokan mereka

  248. Wahai salafiyin,tetaplah istiqomah walau fitnah dan celaan baik didunia maya atau didunia nyata terus menerus membombardir,karena kita tahu fitnah dan tuduhan serta hujjah mereka lemah bagai sarang laba laba.

    1. Wahai Salafy Wahabiyyin, segeralah bertobat sebelum terlambat. Hentikan fitnah-fitnah kalian terhadap Islam dan kaum Muslimin. Cepat, cepat, cepat, kalau tidak cepat bisa terlambat akan menyesal di akhirat. Selidiki baik-baik apakah ajaran yg Nte yakini itu kebenaran atau kebohongan, waspadalah waspadalah…!!!!

        1. menganggap mas Baihaqy ahlu bidah, sama saja menganggap sebagian besar muslim ahlu bidah, karena akidah mas Baihaqy dan pemahamannya adalah seperti akidah dan pemahaman mayoritas umat islam.

  249. okelah, menurut kalian wahaby dan jil sama sesatnya, tapi kok kenapa senjata yang kalian pakai di pengantar itu JIL??? kenapa nggak pake dari wahaby saja?? toh sama2 sesat??? dan masih banyak ulama bukan JIL murtad dari pembenci wahaby yang bisa dipakai untuk menjadi pengantar buku!!! atau jangan2 buku ini buatan zindiq2 yang sejenis dengan JIL??? percuma kalian mengaku membela keislaman kalian, kalau tidak sensitif dengan kaum murtad sejenis JIL ini!!! Bukankah masih ada rombongan bahtsul-masail yang jelas2 Islam, bukan JIL yang merekomendasikan tafsir kitab suci ala nasrani kufur!!!! camkan baek2…

    1. Basyir@

      nte ini ngomong apa sih kok gak jelas? JIL yg jadi pengantar buku itu siapa sih? Nte gak lihat ya, Pengantarnya adalah KH Said Agil Siraj (NU) dan Prof Doktor Azyumardi Azra MA (Universitas Islam Negeri Jakarta), mereka bukan JIL. Coba selidiki yg benar biar gak salah omong Nte!!! Kita semua tahu, Mereka berdua adalah orang-orang Ilmiyah dan intelektual kebanggaan Ummat Islam Indonesia.

    2. Ente aneh banget,,emang siapa yg JIL??
      Klo emang yg kasih pengantar emang Ulil Abshar,,itu baru JIL.

      Emang ente tahu darimana klo KH Said Aqil ato Prof Azyumardi itu JIL?? Aneh –“

    1. abu ismail@

      Oh ya Abu Ismail, blogroll tsb ternyata milik Syi’ah, itu sudah lama sekali kami delete setelah diberitahu oleh guru kami Ustadz Artikel Islami. Ini link Artikel Islami,

      Oh ya Abu Ismail, Ustadz Artikel Islami itu mantan Salafy Wahabi lho dan beliau sudah betobat. Bagaimana dg antum sendiri kapan akan bertobat dari Salafy Wahabi?

  250. kepengecutan dan kebobrokan para ahli fitnah kini nampak, ternyata hanya berani berlindung dibawah ketiak JIL, apa yang kalian banggakan? Apa yang menakjubkan? kebodohan diatas kebodohan alias jahil muraqqab, hujjah digunung ente tenggelam dilautan, apa kalian gemar berlindung dari kelompok yang mengatakan jilbab itu budaya, bukan agama, menghalalkan nikah beda agama, dan kiayi yang melindungi ahmadiyah bahkan berangkulan dengan amirnya, subhanallah rupanya buta mata kalian dan hati=hati kalian? apakah ini ajaran Nabi-Mu? subhanallah… kalau sudah yang memberikan kata pengantar adalah orang seperti itu, bagaimana bisa isinya selaras dengan kebenaran?? Bahkan mengenal Islam dan mengambil pendidikan serta guru-gurunya pun para Yahudi, bagaimana bisa mengenal Islam yang haq, kalian ini bodoh atau membodohi diri sendiri? Wallahu musta’an

    1. Antara JIL dan WAHABI itu sama saja, tidak ada bedanya karena esensinya sama, yaitu sama-sama dibentuk YAHUDI untuk merusak Islam dari dalam. Walaupun kelihatan secara dhohir antara keduanya berbeda, tapi secara esensi sama saja, penghancur Islam dari dalam karena sama-sama disusupkan oleh YAHUDI.

      Lihatlah kelakuan ulama-ulama Wahabi yg hoby memalsukan kitab-kitab ulama Salaf yg ada di buku “Mereka Memalsukan Kitab-Kitab Karya Ulama Klasik: Episode Kebohongan Publik Sekte Salafi Wahabi”. Semua yg dipaparkan di buku tsb adalah fakta yg tak akan sanggup dibantah oleh siapapun!!! Ulama harus amanah, kalau tidak amanah lalu bagaimana mereka bisa diikuti ajarannya?

      1. @ mas baihagi, ALL JIL dan Wahabi sama2 kelewat pinter dan muter-muterin fakta, kayak induk semangnya Yahudi(kelewat pinter)!!!!padahal cangkring kaya celananya (sdh diberi tanda oleh Allah) kalau dulu yang pake celana panjang dianggap sombong, eh skrg kebalikanya yang pake celana cangkring menyombongkan diri!!!

  251. Dianth

    Mas Dianth, itulah juga yg ane herankan dg kaum wahabi ini. Kok mereka bisa enjoy ikut bertaklid buta, anut gubyug kepada ulama-ulama wahabi yg tidak amanah. Bagaimana mereka itu bisa demikian enjoy ya? Apakah Mas Dianth mempunyai ulasan atau pandangan tentang hal ini?

    Kalau menurut ane, mereka itu menutup diri dari info-info yg disampaikan oleh selain wahabi walaupun info-info itu full fakta. Itulah penyebab pengikut wahabi menjadi buta mata hatinya. Wallohu a’lam deh…..

  252. @sekarsidan, ente kok bangga amat ya menuduh orang kafir murtad. Bukan masalah pengantar neng, tapi isinya. Jadi kenapa ada ya orang yg bangga bertaklid sama orang yg tidak amanah.

  253. @abu ismail, apa yang tidak bisa dibantah? Semua ajaran wahabi yg menyesatkan sudah dibantah tanpa ada pembelaan yg berkualitas dari wahabi. Masalah fitnah, tidak bisa dikatakan fitnah kalau kenyataannya memang begitu, kasihan amat ente tidak tahu masalah ini.

  254. Cepat atau lambat, ajaran salafy wahabi akan mencapai klimaksnya. Di Arab Saudi pun ajaran Wahabi sudah mulai ditinggalkan oleh pengikutnya seperti oran-orang kristen eropa yg meninggalkan ajaran kristen. begitu pun ajaran salafy Wahabi di Arab Saudi tidak sanggup menentramkan jiwa pemeluknya, seandainya mereka tidak takut Hukum Kekuaasaan Wahabi di sana tentu mereka akan ramai-ramai pindah ke ASWAJA yg benar. Di arab saudi hanya mereka yg pemberani saja yg terang-terangan bukan pemeluk wahabi. Karena kalau bukan wahabi akan dianggap musyrik atau minimal Ahli Bid’ah.

  255. Kayaknya kalau menyelewengkan kitab tasawuf, wahabiyun kesulitan sekali karena tidak punya keahlian dibidang ilmu ini. Bisanya cuman bikin buku mencela tasawuf doang. Padahal jujur aja dari sekian banyak buku karya syekh wahabi arab yg mencela tasawuf dan sudah diterjemahkan ke bhs indonesia SANGAT TIDAK BERMUTU DAN HANYA SAMPAH DOANG. MESKI YG NGARANG NGAKUNYA SYEKH ATAU DOKTOR SEKALIPUN, HASILNYA TETAP SAJA BUKU SAMPAH, SAMPAH DAN SAMPAH.

    Bual all ASWAJA, jangan sekali-kali menyentuh buku seperti itu. Jauhi sebagaimana kita menjauhi perbuatan syaitan.

    1. Setuju.
      Walaupun saya kurang mengerti ilmu Tasawuf,,tapi klo liat buku orang-orangan Sa-Wah,,pasti ketahuan siapa sukanya bohong. Bisanya menghujat,,itulah keahlian orang-orangan Sa-Wah.

  256. Memang tidak aneh kok kelakuan kaum wahabi ini, kaum yg lebih setia dengan yahudi daripada sesama muslim. Buktinya, suka memalsu kitab karya ulama top aswaja juga lebih suka berbisnis dengan sekutu setianya seperti AS dan Inggris. Ga percaya, liat aja banyak juragan arab membeli klub eropa, hidup bermewah ria dan juga investasi di banyak usaha di AS dan Inggris.

  257. NUMPANG INFO YA BOS… bila tidak berkenan silakan dihapus:-)

    LOWONGAN KERJA GAJI RP 3 JUTA HINGGA 15 JUTA PER MINGGU

    1. Perusahaan ODAP (Online Based Data Assignment Program)
    2. Membutuhkan 200 Karyawan Untuk Semua Golongan Individu yang memilki koneksi internet. Dapat dikerjakan dirumah, disekolah, atau dikantor
    3. Dengan penawaran GAJI POKOK 2 JUTA/Bulan Dan Potensi penghasilan hingga Rp3 Juta sampai Rp15 Juta/Minggu.
    4. Jenis Pekerjaan ENTRY DATA(memasukkan data) per data Rp10rb rupiah, bila anda sanggup mengentry hingga 50 data perhari berarti nilai GAJI anda Rp10rbx50=Rp500rb/HARI, bila dalam 1bulan=Rp500rbx30hari=Rp15Juta/bulan
    5. Kami berikan langsung 200ribu didepan untuk menambah semangat kerja anda
    6. Kirim nama lengkap anda & alamat Email anda MELALUI WEBSITE Kami, info dan petunjuk kerja selengkapnya kami kirim via Email >> http://satriyabisniss.wordpress.com/

  258. Orang-orang yang mendukung perbuatan-perbuatan tak bertanggungjawab atas turats-turats ahlussunah, termasuk turats tasawuf adalah orang boedoeh.

  259. Alhamdulillah, sebusuk apapun usaha manusia untuk menghancurkan agama ini, maka ulama ahlussunah akan muncul membela agama Allah. Sesungguhnya yang batil pasti akan musnah.

  260. Memalsukan, mengubah dan menghilangkan sebagian, semuanya, sedikit atau banyak adalah penghianatan atas agama. Orang-orang yang melakukannya tidak layak dianggap berilmu ataupun jadi panutan, orang-orang yang tidak amanah seperti ini tidak pantas disebut ulama. Maka bila ada yang berani membakar dan menghilangkan kitab-kitab ahlisunnah dan tidak bertobat maka bagaimana nasibnya diakherat? Ini juga termasuk yang memusnahkan situs-situs bersejarah islam. Na’udzubillah.

  261. memang mengerikan,,sebuah hasil dari konspirasi besar kaum freemason yang menghasilkan ajaran wahabi. Jika zionist ditampilkan untuk menghancurkan Islam terang-terangan, tapi wahabi ditampilkan untuk menghancurkan Islam dari dalam. Saya memang ga berkompeten dalam pembahasan kitab,tapi saya meniliti konspirasi kaum freemason dari jauh. Pesan saya,jangan jauh dari Ulama Ahlussunnah Wal Jamaah, dunia menuju akhir…

    1. @ irfan
      kamu memang pintar makanya di doktrin sama ustad2 wahabiyun mau aja, ya sama pintarnya dengan kerbau yangg dicocok hidungnya mau dan nurut2 aja.

    2. Dianth :
      mas, yang hasad dengki dsbnya tuh yang suka meributkan dan mempermasalahkan masalah khilafiyah. Masalah muka nggak bersinar tuh ente bisa liat sendiri ulama mana yang mukanya paling serem. Alhamdulillah kebanyakan ulama aswaja dan sufi bila kita memandang wajahnya kita akan ingat Allah.

      Nah ini dia, yang sudah saya pikirkan sejak lama.
      Kenapa air muka imam-2 Wahabi kusam dan menyeramkan semua ya?
      Mulai dari Ibnu Taymiyyah, Abdul Wahhab, Bin Baz, Albani, Fauzan, Kalbani, sampe ke Mahrus Ali. Berbeda jauh dengan air muka ustadz-2 dari golongan Aswaja. Yang teduh, bersih dan enak dipandang.
      Ada yang bisa jawab barangkali?

  262. joyo marto coba sebutin saja contoh penyelewengannya seperti apa?? tau ngga?? kitab asli seperti apa teksnya lalu yg di selewengin seperti apa..kalau kitab kitab sudah di selewengkan oleh salafy..ngapain SAID AQIL SIRAJ Belasan tahun belajar di Ummul Qura Mekka..baca kitab palsu,..belajar kitab yg di palsu..??

  263. ya memang wahabi sangat jengkel dng al maliki …ya dia cuma mau cari kambing hitam saja..sebenarnya kami memang munafiq …itu dulu kami sudah mulai bertobat..nanti kami pasti ikut zikiran

  264. Bagi yang ingin membeli dengan harga diskon 50% (Dari 50rb jadi 25rb), segera beli buku ini di Mall Depok Town Square Lt. 1. Cuma sampai tanggal 2 Mei besok. Sedang ada pameran buku. Langsung masuk ke stan Pustaka Pesantren. Banyak buku lain dengan diskon yang sama, termasuk buku seri pertamanya.

    1. @ Mas Farid
      Kapan kedua buku tsb diedarkan ke Lampung, sebab kalo beli buku secara Online ongkos kirimnya sama dengan harga bukunya jadi harganya 2 kali lipat dari harga resminya.

      1. Wah, maaf. Saya bukan dari penerbitnya. Kemarin kebetulan dapat info diskon dari pustaka pesantren. Coba hubungi lewat FB-nya saja..

  265. @ Admin
    saya bingung dengan alinea yg saya kutip dibawah ini :
    Sering terjadinya kasus-kasus penyelewengan seperti ini dibenarkan oleh ulama-ulama kawakan di Timur Tengah, semisal: Mufti Mesir, Syaikh Prof. Dr. Ali Jum’ah; tokoh ulama Syria, al-Muhaddits asy-Syaikh Abdullah al-Harari al-Habasyi; tokoh ulama Maroko, al-Muhaddits as-Sayyid Ahmad al-Ghimari; tokoh ulama Syria, Prof. Dr. Muhammad Sa’id Ramadhan al-Buthi; tokoh ulama tasawuf di Makah, al-Muhaddits asy-Syaikh Muhammad ibnu Alawi al-Maliki, dan ulama-ulama lainnya.

    ulama2 tsb yg membenarkan penyelewengan, atau buku ulama2 tsb diatas yang diselewengkan sebab setahu saya “asy-Syaikh Muhammad ibnu Alawi al-Maliki” justru yang dimusuhi wahabiyun.

    1. abah asra@

      Abah Asra, maksudnya adalah bahwa para Ulama ASWAJA tsb membenarkan tentang adanya pemalsuan-pemalsuan kitab-kitab ulama klasik (salaf). Jadi, pemalsuan-pemalsuan itu bukan isu-isu saja tetapi benar-benar ada real bisa dibuktikan. Data lebih detailnya ada dalam buku yg sinopsisnya kami posting di atas.

      Kalau yg kami tahu, memang ada buku Sayyid Muhammad Alawy Al-Maliki Al-Hasani yg disalah-pahami/dipelintir oleh Syekh Wahabi yaitu Syekh Abdullah bin Sulaiman bin Mani’ seperti dalam bukunya yg menghujat habis-habisan kasar tanpa akhlak. Buku syekh Wahabi tsb berjudul: Hiwar Ma’a Al-Maliki fii Raddi Munkarotihi waDholalatihi. Syekh Salafy Wahabi ini benar-benar songong dan sombong seolah-olah bertindak mewakili Tuhan, tidak pantas seorang ulama berkata kasar kepada Ulama lainnya.

      1. Alhamdulillah, akhirnya kepalsuan-kepalsuan Salafy Wahabi semakin terekspos ke publik. Ini sangat penting untuk mencegah semakin meluasnya pengaruh Wahabi yg penuh kepalsuan menyebar di tengah Ummat Islam. Semoga dapat menyadarkan orang-orang yang masih waras logikanya.

        1. Bismillah,

          Jikalau wahaby berbahaya,
          Kenapa saya tidak mendapati mereka suka bertawsul dengan orang soleh yg telah meninggal, tdk merayakan acara kematian, tidak sembarang bertabaruk,dsb
          Jujur aja semakin orang benci salafy justru buat saya penasaran.
          Ternmyata mereka beramal sesuai dalil bukan hawa nafsu.

          1. @rudi handoyo
            kenapa ente ga penasaran dengan yang bertawasul dengan meninggal? kenapa ente menanyakan dalil dengan yang tahlilan? kenapa ente ga tanya dalil orang yang bertabaruk? yang adil donk…

          2. @abah zahra
            salam kenal,
            kalo menurut ana justru rudi hadoyo itu penasaran dengan aswaja, buktinya dia suka baca-baca artikel ummati dan menyimak diskusinya….. kaya ana dulu juga begitu,awalnya penaaran, nah makin sering berkunjung jadi tahu ternyata apa yang dilakukan aswaja semua ada dalil dan ilmunya. tar juga kalo sering ngunjungi ummati mas rudi handoyo juga akan terbuka hatinya dan tidak ngikutin hawa nafsu untuk gampang nuduh bid’ah, syirik, kafir. Insya Allah……

          3. sufrit@

            Selamat ya, antum sudah terbebas dar virus Wahabi.

            Oh ya, Yusuf Ibrohim, Ibnu Abi Irfan, dufal, dan Abu Fathul pada kemana ya< Mas? Apakah mereka juga sudah terbebas dari belitan virus Wahabi?

          4. salam kenal juga mas sufrit…
            anehnya mereka itu ga mau mencari ilmu dari beberapa sisi… seolah2 apa yang pemahaman gurunya sudah pasti benar… sehingga mereka kadang tidak adil dalam menyikapi perbedaan, jadi kayak doktrin aja… yaitu doktrin pokoknya… mudah2an mas rudy bisa berbuat adil dalam menuntut ilmu….

          5. Barrakallahufikum Rudi Handoyo,

            Ana setuju banget dengan antum,… contoh kecilnya ajalah siapa yang lebih sering mengikuti sunnah nabi, celana jingkrang, berjenggot, selalu sholat berjemaah, sholat dg sutrah.
            semua itu jarang ana jumpai kecuali dari golongan yang salaf.
            Bila panggilan Tahlilan ,Maulud Nabi dg music2 di mesjid seluruh orang datang tapi bila panggilan azan paling2 hanya segelintir.
            atau Cobalah antum-antum lihat ulama2 NU berapa orang yang berjenggot , Celana jingkrang,..? mana buktinya mereka mencintai nabi Muhammad SAW
            siapa lagi yang kita ikuti kalau tauladannya aja gk mau mencontohkannya…?

            Lihatlah dengan hati saudara2ku seiman, jangan dengan nafsu.

          6. @ Abu Nurul, emang ente tau kelakuan org2 salaf, org2 salaf terdahulu mana ada pake celana, ente ngawur, salaf adalah org2 terdahulu, ente baru bangun kesiangan lagi,,,,he.he.he…skrg ana tanya apa ente tau hati org??? hebat ente,,ente diajarain oleh ustad2 ente untuk menjaga sifat2 yg harus ditanamankan kedalam hati ente yaitu……(KEDENGKIAN)