Berita Yaman

Pejuang Houthi Tangkap 85 Tentara Bayaran Arab Saudi

Jasa Web Alhadiy

85 tentara bayaran Arab Saudi  berhasil ditangkap pejuang Houthi bersama Pasukan Yaman ….

Islam-Institute, YAMAN – Pasukan Yaman dan sekutunya gerakan pejuang Houthi Ansarullah berhasil menangkap 85 tentara bayaran Arab Saudi dalam operasi sapu bersih di Al-Watiah dan Rada wilayah provinsi Bayda.

Televisi al-Masirah mengatakan pada hari Senin (14/03) bahwa “tentara bayaran” berhasil ditahan di kota al-Watiah dan Rada, provinsi Bayda.

Laporan itu juga mengatakan tentara bayaran Arab Saudi yang hendak kembali ke pangkalan mereka di provinsi Ma’rib, disergap pasukan Yaman dan berhasil ditangkap.

Sementara puluhan militan lainnya, beberapa dari mereka anggota Al Qaeda cabang Yaman, dilaporkan ditangkap atau dibunuh di provinsi barat daya Ta’izz.

Pasukan Yaman juga berhasil menguasai dua daerah pegunungan dari militan di provinsi utara Jawf.

Pasukan Yaman telah menggunakan tentara Arab Saudi dan tentara bayaran yang ditangkap sebagai tawar-menawar dalam pembicaraan dengan Saudi, termasuk mantan Presiden buronan Abd Rabbuh Mansur Al-Hadi, yang didukung oleh Riyadh. Awal bulan ini, Yaman bertukar perwira Arab Saudi dengan tujuh pejuang Houthi dalam negosiasi langsung dengan Arab Saudi.

Yaman telah meraih keuntungan dalam serangkaian operasi yang sukses terhadap unsur-unsur yang telah memfasilitasi serangan udara Saudi terhadap Yaman.

Sementara itu, serangan udara Arab Saudi terhadap Yaman mengalami kemunduran besar.

Pada hari Senin pesawat perang Uni Emirat Arab yang berkontribusi dalam serangan udara jatuh di selatan negara itu. Sumber-sumber militer di Arab Saudi juga mengatakan jet tempur jatuh di Aden karena kesalahan teknis selama serangan udara.  (AL/ARN)

 

Jasa Web Alhadiy
Tags

Related Articles

Jika ada ditemukan artikel yang salah, dan lain-lannya, silahkan tinggalkan komentar. Terima kasih.

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

Adblock Detected

Please consider supporting us by disabling your ad blocker