Pejabat di Negara ini Dipasung Masyarakat Kalau Tidak Tepati Janjinya

Loading...

Pejabat di Negara ini Dipasung Masyarakat Kalau Tidak Tepati Janjinya. Di beberapa negara, politisi atau pelayan masarakat yang tidak bekerja dengan benar diganjar dengan cara tidak dipilih kembali.

Tetapi, di Bolivia ternyata ada sistem pengadilan masarakat untuk menghukum pejabat yang tidak becus kerjanya.

Seorang warga asli San Buenaventura, Daniel Salvador, menjelaskan untuk Radio Fides bahwa Javier Delgado diganjar sebab tidak memenuhi janjinya untuk masarakat setempat.

Javier dinilai sudah berbohong untuk mereka dan tidak membikin mereka jadi prioritasnya waktu masarakat ingin berjumpa dengannya.

Itulah yang ditunaikan oleh warga di kota San Buenaventura, sebuah kota kecil di Bolivia utara.

Baru-baru ini mereka mempergunakan hak konstitusional merkea untuk pengadilan masarakat dengan cara memasung Javier Delgado selama 1 jam.

Wali Kota Javier Delgado diganjar pasung selama 1 jam.

Tujuannya, supaya ia tahu bahwa masarakat tidak puas dengan kerja wali kota tersebut.

Dalam foto-foto kelihatan bagian kaki Javier Delgado terpasung di alat hukuman zaman pertengahan dengan dikelilingi masarakat yang marah.

Foto-foto itu pun menyebar luas di media sosial di Amerika Selatan semenjak akhir Februari lalu.

Diadukan, pada 25 Februari lalu Javier Delgado semestinya meresmikan sebuah jembatan yang dibangun dengan biaya negara dan kota praja.

Tetapi, setiba di tempat ia jadi kaget waktu kerumunan masarakat yang sudah menunggunya bukan untuk acara peresmian tetapi untuk memberinya pelajaran.

Bahkan tanpa memberi penjelasan mengapa ia diganjar, masarakat langsung menangkap Javier Delgado dan memasung sebelah kakinya di alat pasung dari kayu.

loading...

Mereka bahkan tidak memberiku kesempatkan untuk tahu mengapa mereka langsung menghukum, tetapi saya tidak melawan sebab menyadari hal itu beresiko perpecahan berlanjut, kata Javier Delgado untuk situs La Razon.

Ia menambahkan, akhirnya mereka memberi Peluang dirinya untuk menerangkan dan lantas meminta maaf.

Javier Delgado diganjar pasung oleh masarakat

Ternyata masarakat menyaksikan bahwa mereka sudah dimanipulasi dan memperoleh info yang salah.

Menurut Delgado, lawan politiknya dan pebisnis setempat mencoba untuk merusak pekerjaan yang sudah ia lakukan lebih dari 2 tahun dalam melayani masarakat.

Ia mengakui orang-orang tersebut menguasai transportasi sungai dan perusahaan penebang kayu yang terpengaruh oleh beberapa kebijakannya.

Lebih negatif lagi, Perkara ini sejatinya ialah yang ketiga kalinya dialami oleh wali kota Javier Delgado merasakan pengadilan masarakat dalam masa 2,5 tahun pemerintahannya.

Yang ke-1, ia ditempatkan di gudang selama beberapa bulan begitu mulai bertugas.

Yang ke-2, para member kota praja menguasai kantornya dan memaksa ia berangkat selama 2 bulan full.

Kuatir akan keselamatannya, ia berangkat ke sebuah kota Jiran, sampai sebuah komisi masyarakat asli yang berwenang mengakhiri konflik tersebut.

Saya ialah satu-satunya dari sedikit orang di semua negeri yang mengalami hukuman tradisional ini, keluh Javier Delgado menutup perbincangan.

loading...

(Tribunnews.com)

Loading...

You might like

About the Author: admin

KOLOM KOMENTAR ANDA :