PBB Menyarankan Pihak Bertikai Yaman Tinggalkan Hodeidah


Perundingan damai Yaman di Swedia

STOCKHOLM – Dalam negoisasi antara pihak-pihak yang berseteru di Yaman, PBB mengusulkan supaya  mereka mengundurkan diri dari kota pelabuhan Hodeidah yang diperebutkan, yang Adalah garis hidup bagi jutaan orang yang berhadapan dengan kelaparan, dan menempatkannya di bawah kendali entitas sementara.

Reuters memberitahukan bahwa masih tidak terang apakah gerakan Yaman Houthi Ansarullah dan Tentara yang setia ke eks presiden buron Abd Rabbuh Mansur Hadi akan menerima proposal yang dibuat pada perbincangan damai di Swedia tersebut.

Baca: Permintaan Aneh Gabungan Saudi dalam Perundingan Damai Yaman

seusai ke-2 belah pihak setuju untuk menukar 15.000 tahanan, konsultasi berkisar seputar masalah-masalah yang lebih rumit seperti status Hodeidah dan pembukaan kembali bandara Sana’a.

Houthi menguasai sebagian besar pusat populasi di Yaman, termasuk Hodeidah dan ibu kota Sana’a.

Baca: Terus Serang Yaman Usaha Saudi Gagalkan Pembahasan Damai di Swedia

3 sumber yang akrab dengan perbincangan menjelaskan bahwa proposal yang disajikan oleh mediator PBB Martin Griffiths membayangkan sebuah “komite berbarengan atau badan independen” dibentuk untuk mengelola kota dan pelabuhan sesudah ke-2 pihak mundur.

Pengamat PBB bisa dikerahkan di Hodeidah, kata mereka, sambil menambahkan bahwa perbincangan tetap berlanjut.

Baca: Amerika Otak Kekacauan dan Bencana Kemanusiaan di Yaman

Ke-2 belah pihak sudah Sepakat peran PBB di pelabuhan Laut Merah, titik masuk untuk sebagian besar barang komersial Yaman dan sokongan vital, tetapi tak sama pandangan Soal siapa yang wajib menjalankan kota itu sendiri.

Houthi sendiri menjelaskan bahwa Hodeidah wajib dinyatakan selaku zona netral.

Para duta dari 5 negara member tetap Dewan Keamanan PBB datang dalam perundingan dan mendesak seluruh pihak untuk Sepakat usulan Soal Hodeidah tersebut. (ARN)

Source link

You might like

About the Author: Ahmad Zaini

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.