Pasukan Yaman Pamerkan Rudal Balistik Baru Badr P-1

Tentara Yaman Pamerkan Rudal Balistik Baru Badr P-1

Pasukan Yaman Pamerkan Rudal Balistik Baru Badr P-1

YAMAN – Tentara Angkatan Bersenjata Yaman sudah meluncurkan sebuah rudal jenius yang didesain secara domestik dan diproduksi untuk secara pas mencapai target-target spesifik. Meminimkan kerusakan dan menaikkan kematian kepada target-target yang ditetapkan, saat rezim Riyadh menekan ke depan dengan kampanye pemboman udara yang menakutkan di bermacam wilayah di Yaman.

Biro media Pusat Komando Operasi Yaman, dalam sebuah pernyataan yang diumumkan pada hari Sabtu, Mempublikasikan bahwa rudal Badr P-1 jarak dekat dan padat propelan ialah upgrade dari rudal Badr-1, yang mempunyai panjang 3 meter.

Arab Saudi dan sejumlah sekutu regionalnya melancarkan kampanye angkatan bersenjata yang menghancur-leburkan kepada Yaman pada Maret 2015, dengan target menginstal ulang kekuasaan eks presiden Abd Rabbuh Mansur Hadi dan menghancur-leburkan gerakan populer Houthi Ansarullah.

Pusat Hukum untuk Hak Asasi Manusia dan Kemajuan di Yaman, dalam sebuah pernyataan yang diumumkan pada 15 Oktober, Mempublikasikan bahwa kampanye angkatan bersenjata yang dipimpin Saudi sudah mengakibatkan kematian lebih 17.185 masyarakat sipil, termasuk 3.527 anak kecil dan 2.277 anak kecil. wanita.

Sebanyak 23.822 masyarakat sipil, di antaranya 3.526 anak kecil dan 2.587 perempuan, juga menderita luka-luka, dan waktu ini menderita sebab kekurangan obat-obatan, persediaan medis dan perawatan yang negatif sebab pengepungan Saudi yang melumpuhkan.

Loading...
loading...

Pusat tersebut menyorot bahwa serbuan udara yang dilaksanakan oleh aliansi pimpinan Saudi sudah mengakibatkan menghancur-leburkan 15 bandara dan 14 pelabuhan, dan merusak 2.559 jalan dan jembatan di samping 781 Sarana storage air, 191 pembangkit listrik dan 426 menara telekomunikasi.

Pernyataan itu meneruskan dengan menjelaskan bahwa kampanye pemboman yang dipimpin Saudi sudah menghancur-leburkan lebih dari 421.911 rumah, 930 masjid, 888 sekolah, 327 RS dan Sarana kesehatan ditambah 38 organisasi media, menghentikan operasi 4.500 sekolah dan meninggalkan lebih dari 4 juta orang pengungsi di dalam negeri.

Kecuali itu, gabungan yang dipimpin Saudi sudah menargetkan 1.818 Sarana pemerintah, 749 gudang makanan, 621 truk makanan, 628 toko dan senyawa komersial, 362 stasiun bahan bakar, 265 tanker, 339 pabrik, 310 peternakan unggas dan peternakan, 219 situs arkeologi, 279 Sarana wisatawan dan 112 taman bermain dan kompleks olahraga. [ARN]


Arrahmah News
Shared by Muhammad Zuhdi

loading...

You might like

About the Author: Muhammad Zuhdi

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *