pasukan Yaman Halau pasukan Arab Saudi Di Ma’rib

Website Islam Institute

pasukan Yaman, Ansharullah, Usir pasukan Arab Saudi Di Ma’rib

Kisaran 300 Tentara Arab saudi dan koalisinya, termasuk puluhan masyarakat Uni Emirat, Bahrain, Tentara Arab Saudi meninggal dalam serbuan rudal tunggal ke pangkalan angkatan bersenjata Saudi di wilayah Safer itu, bulan ini.

Islam-institute.com, SANA’A – pasukan Arab saudi dan koalisinya di kota Ma’rib, Yaman Tengah, dihalau oleh serbuan bertubi-tubi rudal Tentara Yaman, pejuang Ansharullah, ditambah serbuan artileri sampai pasukan Arab Saudi diadukan kalah.

Laporan menjelaskan pada hari Rabu(16/9) kemarin, bahwa power serbuan Tentara Yaman dan Ansharullah tersebut sudah melarang jatuhnya kota Ma’rib ke tangan Arab Saudi yang berusaha untuk mengincar kota itu selaku platform untuk melakukan serbuan besar-besaran ke ibukota Sana’a.

Laporan itu juga menyebutkan bahwa rudal dan serbuan roket Tentara Yaman sudah menyebabkan kebangkrutan besar dan kerusakan serius di pihak Angkatan Darat Arab Saudi beserta koalisisnya.

Menurut surat berita Al-Akhbar, power rudal Tentara Yaman sudah memaksa gabungan pimpinan Saudi untuk menyebar rudal patriot di wilayah Safer, Ma’rib yang jadi tempat dimana sejumlah besar para Tentara Arab Saudi beserta koalisinya meninggal cuma dengan 1 saja serbuan rudal dari Yaman pada bulan September.

Kisaran 300 Tentara Arab saudi dan koalisinya, termasuk puluhan masyarakat Uni Emirat, Bahrain, Tentara Arab Saudi meninggal dalam serbuan rudal tunggal ke pangkalan angkatan bersenjata Saudi di wilayah Safer itu, bulan ini.

Pada hari Minggu lalu, Tentara Ansharullah juga sudah menghentikan invasi milisi sokongan Saudi yang berafiliasi dengan eks presdien yang buron, Mansour Hadi.

Para milisi sokongan Tentara gabungan pimpinan Arab Saudi berusaha untuk maju ke wilayah Hamma al-Masaria di Ma’rib tetapi sukses dicegah oleh Tentara Ansarullah, sedemikian diadukan saluran berita Al-Mayadeen pada hari Minggu.

Kamis(17/9) hari ini, Arab Saudi sudah menyerbu Yaman selama 176 hari. Serbuan yang ditujukan untuk mengembalikan kekuasaan ke eks presiden yang buron, Mansour Hadi itu sudah mematikan 5.933 rakyat Yaman, termasuk wanita dan bocah kecil. (lm/fna/Arn)

 

You might like

About the Author: admin

KOLOM KOMENTAR ANDA :

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.