Pasukan Irak Temukan Kuburan Massal Suku Izadi Korban Pembunuhan masal ISIS

Tentara Irak Temukan Kuburan Massal Etnis Izadi Korban Pembantaian ISIS

Pasukan Irak Temukan Kuburan Massal Suku Izadi Korban Pembunuhan masal ISIS

BAGHDAD – serdadu Irak menemukan kuburan massal Suku Izadi yang dibantai oleh teroris ISIS di bagian Tengah kota Sinjar, provinsi Nineveh, sebuah outlet media memberitahukan pada hari Sabtu.

Situs berita al-Forat berbahasa Arab mengutip Organisasi Yazda, yang bertanggung jawab mendaftarkan kekejaman ISIS kepada orang-orang Izadi, memberitahukan bahwa kuburan massal baru korban pembunuhan masal sudah ditemukan di zona industri di Sinjar, Niniwe Barat.

Laporan itu lebih detail menjelaskan bahwa tindakan mematikan massal orang-orang Izadi terjadi saat ISIS berkuasa atas Sinjar.

Kota Sinjar, yang penduduknya sebagian besar minoritas Izadi, diduduki oleh ISIS pada Agustus 2014, al-Forat menjelaskan, dan menambahkan bahwa sejumlah besar lelaki dan perempuan berhadapan dengan eksekusi massal dan dimakamkan di kuburan massal.

Seorang pejabat Kurdi mengungkapkan pada bulan Juni bahwa sebuah kuburan massal yang berisi mayat member ISIS yang cedera dalam perang dan dieksekusi oleh kubu teroris Takfiri ditemukan di bagian timur provinsi Mosul.

“Warga setempat sudah menemukan kuburan massal yang berisi 83 mayat member ISIS asing, diantaranya penduduk Afghanistan, Chechnya, Sudan dan Pakistan di desa Shamsiat,” kata Saeed Mamuzini, seorang petugas media dari cabang Partai Demokratik Kurdistan (PPK) di Mosul, menjelaskan.

Loading...
loading...

Dia menulis bahwa ISIS mengeksekusi anggotanya sebab mereka mengalami cedera serius atau cacat dalam perang, membikin mereka tidak bisa bertarung.

Pejabat senior Irak sudah menyalahkan Arab Saudi, Qatar, dan beberapa negara Arab Teluk Persia atas pertumbuhan terorisme di negara mereka.

ISIS juga mempunyai hubungan dengan intelijen Saudi dan dipercayai secara tidak langsung Disokong oleh rezim Israel. [ARN]


Source by Ahmad Zaini

loading...

You might like

About the Author: Ahmad Zaini

KOLOM KOMENTAR ANDA :