Berita Turki

Pasca Kudeta di Turki, 1.043 Sekolah dan 15 Universitas Ditutup

Jasa Web Alhadiy

ANKARA, Turki TerkiniPasca kudeta di Turki, rezim Erdogan metutup 1.043 sekolah dan 15 universitas dalam Sehari. Erdogan terus melakukan pembersihan pendukung Ulama Fethullah Gulen di Turki hingga Sabtu kemarin dengan penutupan ratusan sekolah swasta, badan amal dan lembaga-lembaga lain atas tuduhan memiliki hubungan dengan ulama yang berbasis di AS itu.

Pasca kudeta di Turki yang gagal mengakibatkan pendukung Fethullah Gulen mengalami aksi pembersihan oleh rezim Erdogan. Ankara menyatakan keadaan darurat pasca kudeta di Turki gagal. Sebelumnya ratusan Paspampres Erdogan ditangkap atas tuduhan keterkaitan dengan gerakan Fethullah Gulen. Juga kerabat Fethullah Gulen ditangkap karena dituduh berperan dalam aksi kudeta.

Pasca kudeta di Turki yang gagal tersebut, langkah penutupan 1.043 Sekolah dan 15 Universitas yang dilakukan oleh Presiden Recep Tayyip Erdogan pasca kudeta di Turki itu adalah yang pertama sejak keadaan darurat diberlakukan pada hari Rabu. Presiden Turki itu telah memerintahkan penutupan 1.043 sekolah swasta, 1.229 badan amal dan yayasan, 19 serikat pekerja, 15 universitas dan 35 lembaga medis, sebagaimana dilaporkan kantor berita negara Anadolu pada hari Sabtu (23/07/2016) .

 

 

Pasca Kudeta di Turki, 1.043 Sekolah dan 15 Universitas Ditutup.
Pasca Kudeta di Turki, 1.043 Sekolah dan 15 Universitas Ditutup rezim Erdogan.

Organisasi-organisasi yang dijadwalkan akan ditutup pasca kudeta di Turki, diduga memiliki hubungan dengan ulama Sunni yang berbasis di AS, Fethullah Gulen, mantan sekutu Erdogan sendiri, yang berubah menjadi musuhnya yang terus diburu. Pemerintah Turki menuduh Gulen di belakang upaya kudeta pekan lalu serta serangan-serangan yang sebelumnya.

Rezim Erdogan merespon keras aksi kudeta akhir pekan lalu, yang diklaim setidaknya menewaskan 246 nyawa. Pasca kudeta di Turki tersebut, rezim Erdogan melancarkan pembersihan besar-besaran terhadap siapapun yang diduga pendukung Gulen baik itu militer, polisi, hakim, pejabat kota dan cabang-cabang lain dari pemerintahan.

Langkah-langkah serupa Pasca kudeta di Turki, yang diperintahkan Erdogan pada hari Sabtu memungkinkan penahanan tanpa tuntutan yang lebih lama.

Tiga bulan darurat Negara yang diumumkan pada hari Rabu memberikan otoritas eksekutif Turki untuk mengesahkan undang-undang tanpa dukungan parlemen dan membatasi hak serta kebebasan selama mereka anggap itu perlu. Dmikian laporan berita mengenai tindakan rezim Erdogan pasca kudeta di Turki.

 

Jasa Web Alhadiy
Tags

Related Articles

Jika ada ditemukan artikel yang salah, dan lain-lannya, silahkan tinggalkan komentar. Terima kasih.

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

Adblock Detected

Please consider supporting us by disabling your ad blocker