Berita Irak

Parlemen Irak Gugat Riyadh Atas Tragedi Mina

Parlemen Irak Gugat Riyadh Atas Tragedi Mina di Pengadilan Internasional

Anggota parlemen Irak percaya rezim Arab Saudi berusaha untuk menabur perpecahan di kalangan umat Islam. Dia juga mengatakan Baghdad mendukung Organisasi Kerjasama Islam (OKI) untuk mengambil alih kendali urusan Ibadah Haji bukan oelh Riyadh.

Islam-institute.com, IRAQ – Seorang anggota parlemen Irak menyerukan untuk mengajukan gugatan terhadap pemerintah Arab Saudi di pengadilan pidana internasional atas kematian 1000 lebih jamaah haji di Makkah.

Pada Minggu (27/9), Sattar Ghanem yang merupakan anggota parlemen Irak, mengkritik salah urus Riyadh yang menyebabkan insiden tragedi Mina.

Ia mengatakan negara-negara yang telah kehilangan banyak warga negara mereka dalam tragedi Mina harus tidak berkompromi dan harus mengambil langkah-langkah serius terhadap pemerintah Riyadh.

Anggota parlemen Irak meyakini rezim Arab Saudi berusaha untuk menabur perpecahan di kalangan umat Islam. Dia juga mengatakan Baghdad mendukung Organisasi Kerjasama Islam (OKI) untuk mengambil alih kendali urusan Ibadah Haji bukan oleh Riyadh.

Kepala Polisi Baghdad, Brigadir Ismail Hamid Zair adalah di antara yang tewas dalam insiden himpitan jamaah haji di Mina, pada tanggal 24 September, Kementerian Dalam Negeri Irak mengatakan pada Minggu.

Himpitan manusia yang fatal terjadi di Mina akibat penutupan jalan hingga menimbulkan kerumunan besar peziarah dalam perjalanan untuk berpartisipasi dalam ritual lempa jumrah.

Menurut Kementerian Kesehatan Arab Saudi, jumlah korban tewas akibat insiden itu 770 orang. Namun, Kepala urusan haji dan ziarah Iran, Saeed Ohadi mengatakan bencana itu telah menewaskan sekitar 2.000 peziarah. Perhitungan ini bisa saja benar, mengingat masih banyak jamaah haji dari berbagai negara yang hilang dan belum ditemukan. (al/Arn/Ptv)

Jasa Web Alhadiy
Tags

Related Articles

Jika ada ditemukan artikel yang salah, dan lain-lannya, silahkan tinggalkan komentar. Terima kasih.

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

Adblock Detected

Please consider supporting us by disabling your ad blocker