PAN Ingin Ada Perjumpaan Empat Partai Kukuhkan Gabungan

PAN Ingin Ada Perjumpaan Empat Partai Kukuhkan Gabungan


loading…

JAKARTA – Partai Amanat Nasional (PAN) berharap adanya perjumpaan empat partai yaitu Gerindra, Demokrat, PAN dan PKS demi membicarakan pembentukan poros kedua. alasannya, selama ini perjumpaan yang terjadi cuma antara dua partai saja secara terpisah temporer, demi membangun poros baru perlu adanya komunikasi tidak sedikit partai secara bersama-sama.Ketua DPP PAN Yandri Susanto menjelaskan, ketika ini memang sedang dibangun komunikasi dengan lintas partai. Yandri percaya komunikasi lintas partai itu masuk didalamnya perjumpaan Ketua Umum Gerindra Prabowo Subianto dan Ketua Umum Demokrat Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) ndak mengecilkan satu sama lain dan perlu adanya titik temu dari seluruhnya ego.

Yandri pun mengingatkan supaya antarpartai ndak saling mengunci komunikasi gabungan.”Misalnya, calon presiden wajib dari partai A cawapres wajib dari partai B. Mengunci bagai itu aku kira komunikasi ndak bakal berlanjut. Namun jika bagaimana membangun negeri ini dengan lebih bagus, bagaimana tanggung jawabnya  bagaimana gabungan ini aku kira itu bakal berkemajuan komunikasi bagai itu. Namun misalkan jika mengunci kami jika gabungan dengan Gerindra, wakil wajib dari kami maka itu bakal membikin situasi komunikasi dengan partai lain tentu bakal sebagai ndak bagus,” kata Yandri di Gedung DPR, Jakarta pada Kamis, 24 Mei 2018 kemarin.

Guna itu, menurut Yandri, alangkah baiknya kalau partai di luar penyokong Joko Widodo duduk bersama-sama demi membentuk poros kedua bersama-sama. Misalnya, ingin menyokong Prabowo maka partai-partai wajib duduk bersama-sama demi menyepakati gabungan dan menentukan cawapresnya.

Loading...
loading...

“Namun jika misalkan dalam komunikasi cuma satu penjuru sekarang misalnya Gerindra dengan PAN ndak ada Demokratnya ndak ada PKS-nya, dengan PKB atau baru satu-satu sekarang. Aku kira itu baru tahap penjajakan saja belum pasti bakal mengambil sebuah keputusan,” ujarnya.

Lalu, lanjut dia, dalam penentuan cawapres indikatornya ndak melulu hasil survei tapi pun akseptabilitas tokoh itu di kalangan mitra gabungan.”Jadi menurut aku, cuma demi selaku, boleh jadi acuan tapi ndak selaku harga mati,” imbuhnya.

Yandri berpandangan, kian tidak sedikit partai yang berkoalisi bakal kian bagus. Namun, politik masih dinamis dan belum ada yang pasti sampai nanti deadline registrasi terakhir di Komisi Pemilihan Umum (KPU).

Temporer itu, Wakil Ketua Umum DPP Partai Gerindra Edhy Prabowo menjelaskan, masih tidak sedikit waktu demi membicarakan gabungan dan cawapres Prabowo sebagaimana pengumuman terbuka Prabowo. Gerindra ndak pernah buru-buru dalam mengambil keputusan siapapun yang bakal dicalonkan. Gerindra masih menimbang dan memperhatikan secara seksama sebab perlu kehati-hatian.

“Negara kita ini telah berlebihan besar. Jika kita mengurusnya dengan grusa-grusu. Makanya kita perlu tenang kejernihan wakilnya pun wajib diambil dari banyak elemen, sehingga mewakili,” kata Edhy di Gedung DPR.

(whb)

PAN Ingin Ada Perjumpaan Empat Partai Kukuhkan Gabungan

Loading...

[Source]

loading...

You might like

About the Author: Ahmad Naufal

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *