Operasi Besar Fallujah Dihadang ISIS dengan Issu Perang Sektarian

 

Perkembangan Terkini dari Operasi Besar Fallujah

Islam-Institute, BAGHDADprajurit keamanan Irak sukses membebaskan sebuah kota di barat propinsi Anbar dari kubu teroris ISIS dalam tahap pertama semenjak operasi besar Fallujah dihelat untuk merebut kembali kota strategis Fallujah.

Pada hari Senin, pasukan Irak memukul mundur kubu teroris ISIS dari al-Karmah, 13 km (delapan mil) di sebelah timur Fallujah, dan mengibarkan bendera Irak di atas bangunan utama, televisi Al-Sumaria Irak memberitahukan.

Jenderal Abdul Wahab al-Saadi, yang memimpin operasi pembasmian teroris dan merebut kembali Fallujah, menjelaskan pasukan keamanan reguler Irak dan unit mobilisasi populer (Hashadu al-Shaabi) mengambil bagian dalam pembebasan itu.

Komandan itu juga menjelaskan puluhan anggota ISIS meninggal dunia dalam operasi besar Fallujah itu, dan menambahkan tim pencari ranjau sedang bekerja membersihkan kota dari ranjau dan bom, yang mungkin sudah ditanam di jalur atau rumah-rumah warga.

Angkatan bersenjata menganggap al-Karmah selaku jembatan untuk pembebasan Fallujah. Operasi Besar Fallujah untuk pembersihan terorisme diawali pada Minggu malam atas perintah Perdana Menteri Haider al-Abadi.

Pada hari Senin, Abadi memuji “keberhasilan besar” yang diraih pasukan, beberapa jam sesudah meluncurkan operasi angkatan bersenjata untuk merebut kembali Fallujah, dan menjelaskan serbuan sudah tercapai “lebih dari apa yang sudah direncanakan”.

Fallujah terletak kisaran 65 kilometer (40 mil) barat Baghdad. Fallujah sudah berada di bawah kontrol ISIS semenjak tahun 2014, tatkala mereka memulai kampanye pertumpahan darah dan kehancuran di Irak.

Ini ialah benteng terakhir ISIS di provinsi Anbar. Angkatan bersenjata Irak juga merebut kembali pusat kota Ramadi, ibukota provinsi Anbar pada Desember tahun lalu. 

 

Operasi Besar Fallujah: Ratusan Penduduk Fallujah Sukses Lolos dari ISIS

 

FALLUJAH – Dalam Operasi Besar Fallujah menyebabkan sejumlah besar keluarga Irak yang sudah dipakai selaku perisai manusia oleh ISIS di kisaran kota Fallujah, provinsi Anbar di Barat Irak sukses menyelamatkan diri dari cengkraman kubu teroris tersebut.

“Lebih dari 100 keluarga Irak sukses menyelamatkan diri dari daerah al-Nassaf dan al-Hassi ke Barat dan Selatan kota Fallujah,” ungkap Kepala Dewan Komite Keamanan Provinsi Anbar, Raje al-Issawi, sebagaimana dilansir FNA pada hari Rabu (25/05).

Ia mengatakan dengan tegas bahwa masyarakat Irak itu lalu dipindahkan oleh pasukan keamanan Irak ke kamp-kamp pengungsi Fallujah di daerah Ameriya dan Khalediya.

Pada hari Selasa, dalam operasi besar Fallujah, pasukan angkatan bersenjata Irak sukses memukul mundur anggota milisi ISIS dari daerah pertanian di luar Fallujah dalam operasi angkatan bersenjata yang dilancarkan secara besar-besaran untuk merebut kembali kota di Barat Irak tersebut.

ISIS Lakukan Propaganda Perang Sektarian untuk Hadang Operasi Besar Fallujah

BAGHDAD – Sebelum diawali serbuan kepada ISIS dalam operasi besar pembebasan Fallujah oleh pasukan Irak, pemimpin kubu teroris memerintahkan para anggotanya untuk melaksanakan jebakan, meledakkan masjid, rumah-rumah dan gedung-gedung publik di kota, sedemikian menurut sebuah dokumen yang bocor.

ISIS juga meminta para militannya untuk merecord footages dari ledakan dan mempublikasikannya untuk dikesankan selaku tindakan balas dendam kepada Sunni.

Kubu teroris juga memerintahkan orang-orang bersenjata yang mengenakan seragam yang menyerupai pasukan dari Angkatan Mobilisasi Populer menghabisi para tahanan di Fallujah, dan gambar-gambar yang memperlihatkan pembunuhan masal itu beredar luas untuk membangkitkan sentimen anti-Hashadu Sya’bi.

Selain itu, ISIS juga mengancam akan menghabisi seluruh anggotanya yang berkhianat, dan meminta mereka untuk mengevakuasi keluarga mereka ke daerah yang lebih aman. (Al/ARN)

You might like

About the Author: admin

KOLOM KOMENTAR ANDA :