Nuklir Korea Utara Meningkat, Obama Ancam Jatuhkan Sanksi

Nuklir Korea Utara, PYONGYANG – Obama Dicap Bodoh oleh Korut sebab merespons uji coba nuklir Korea Utara dengan Sanksi. Pemerintah Korea Utara (Korut) marah dengan ancaman penjatuhan sanksi nuklir sepihak oleh Amerika Serikat (AS). seusai Pyongyang menguji coba senjata nuklir untuk kelima kalinya. Korut menyebut Presiden Barack Obama “bodoh” sebab merespons program senjata nuklir Korea Utara dengan sanksi.

Selain AS, Prancis dan Inggris juga menyerukan penjatuhan sanksi baru kepada rezim Korut yang dipimpin Kim Jong-un.  Dewan Keamanan PBB  sudah mengkritik keras uji coba nuklir Korea Utara terbaru rezim Kim Jong-un.

Ledakan Republik Demokratik Rakyat Korea —nama resmi Korut— itu disampaikan pihak Kementerian Luar Negeri. ”Obama sedang berusaha keras untuk menyangkal posisi strategis DPRK selaku negara (dengan) senjata nuklir yang sah. Tetapi itu hal bodoh seperti berusaha untuk menutupi gerhana matahari dengan telapak tangan,” bunyi pernyataan kementerian itu, Senin (12/9/2016).

Nuklir Korea Utara akan terus ditingkatkan

Kementerian Luar Negeri DPRK bersikeras bahwa Pyongyang akan terus meningkatkan power nuklir Korea Utara dalam kualitas dan kuantitas. Hal itu untuk menjaga martabat dan hak untuk hidup DPRK.

Rezim Pyongyang juga menekankan bahwa kesanggupan nuklirnya yang terlalu penting. Dalam rangka untuk ”menjamin perdamaian sejati dari AS” yang percaya bahwa Washington selaku pihak yang wajib disalahkan. Sebab terus meningkatkan ancaman perang nuklir.

Bakda melaksanakan uji coba senjata nuklir Korea Utara yang kelima kalinya. Obama mengklaim sudah berbicara dengan pemimpin Korea Selatan dan Jepang. Mereka setuju untuk bekerja dengan Dewan Keamanan PBB untuk menegakkan langkah-langkah untuk menghukum Korea Utara.

Akan tetapi, Pyongyang nggak gentar dengan ancaman AS. Korut terus menyalahkan AS selaku penyebab mengapa Korut memerlukan senjata nuklir. Dan sebab pula senjata nuklir Kortea Utara akan terus ditingkatkan.

“Baru-baru ini ‘pernyataan’ Obama punya tujuan untuk menggeser (dengan) menyalahkan dan mendukung DPRK sebab mempunyai akses memproleh nuklir. Dan (Obama) kehilangan muka,” bunyi pernyataan Pemerintah Korut melalui seorang juru bicaranya, seperti dilansir IB Times.

 

Simpan

Simpan

Simpan

Simpan

Jasa Website Alhadiy

You might like

About the Author: admin

KOLOM KOMENTAR ANDA :